The first 200 lines.
Subtitle bY VIU Resynced == ANANG KASWANDI ==
"Semua lokasi, karakter, agama, organisasi"
"Dan kejadian dalam drama ini hanyalah fiksi"
"Episode 14"
Kamu memerintahkan Jo Seong Dae
untuk membunuh Park Gun Ho, bukan?
Sebaiknya kamu mengakuinya.
Berhentilah pura-pura tidak tahu soal itu.
Kami menemukan bukti kuat bahwa kamu membunuh Yoon Ji Sun.
Kamu memerintahkan Park Gun Ho
membunuh Lee Dae Chul saat bekerja di penjara,
tapi dia tidak mendengarkanmu. Sebaliknya,
dia memberi tahu semua orang bahwa Lee Dae Chul tidak bersalah.
Itu pasti membuatmu gelisah.
Karena itu kamu menyuruh Jo Seong Dae membunuhnya. Benar?
Kenapa mencari bukti sekarang?
Seharusnya lakukan saat itu.
Karena kamu dan Nam Guk Hyun memanipulasi buktinya bersama.
"Memanipulasi"?
Begini...
Jika itu benar,
seharusnya kamu juga mengetahuinya saat itu.
Selain itu...
Park Gun Ho? Ya.
Polisi mengumumkan bahwa dia bunuh diri.
Kalian mengumumkannya sendiri.
Kenapa menggalinya sekarang?
Itu Nam Guk Hyun...
Benar, Nam Guk Hyun.
Tapi bukankah dia juga seorang polisi?
Itu justru menunjukkan betapa tidak kompeten dan korupnya polisi.
Kalian baru saja mengakuinya.
Apa aku keliru?
Jadi, kamu mengaku bersekongkol dengan Nam Guk Hyun
dan memanipulasi kasusnya?
Jika kamu melakukannya, kami juga akan mengakui bahwa polisi
tidak kompeten dan korup.
Ada cara lain untuk membuat kami terlihat buruk.
Apa kamu tertarik?
Mengakulah bahwa kamu telah membunuh Yoon Ji Sun.
Tapi meski kamu melakukannya,
sidang ulang sudah berakhir.
Jadi, kami tidak bisa mengadilimu karena membunuh Yoon Ji Sun.
Dengan begitu, kamu bisa sekali lagi membuat polisi terlihat
sangat buruk.
Itu terdengar menarik,
tapi biar kupikirkan.
Surat penangkapan itu bukan diarahkan
atas pembunuhanmu terhadap Yoon Ji Sun,
melainkan penghasutan pembunuhan terhadap Park Gun Ho.
Sayangnya, penuntutanmu akan terbatas untuk itu.
Itulah kenyataannya.
Jika kamu bertobat dan mengakui kesalahanmu di sini sekarang,
aku berjanji kita akan berhenti di sini.
Jadi, Lee Dae Chul dihukum mati karena tuduhan palsu,
dan begitu aku membantumu mengungkap kebenarannya,
kamu tidak akan mengejarku lagi.
Itu niat kalian, bukan?
Kamu membunuh Yoon Ji Sun,
dan Lee Dae Chul dihukum mati, padahal semestinya kamu.
Kamu tidak merasa bersalah sama sekali sebagai manusia?
Kalian bahkan
tidak mengira aku membunuh Detektif Jang Jin Soo, bukan?
Kalian pikir orang lain yang membunuhnya, bukan?
Jika begitu, jangan hanya salahkan orang yang membunuh Yoon Ji Sun.
Orang yang membunuh Detektif Jang berperan sangat penting
dalam menghukum mati Lee Dae Chul.
Tangkap dia dan bawa dia kepadaku.
Hanya dengan begitu, aku akan bicara dengannya
dan memikirkan tawaran kalian.
Sial.
Pengacaraku akan memarahiku karena terlalu banyak bicara.
Kita sudah selesai.
Astaga.
Meskipun kita memasukkannya ke sel,
dia akan dibebaskan hanya dalam beberapa tahun.
Lebih buruk lagi, dia tidak akan menyadari perbuatannya sampai mati.
Dia berlagak tangguh.
Tapi sebenarnya, dia gugup dan takut.
Dia pasti menyadari itu.
Ini kali pertama dia menyadari
dia bisa berakhir di penjara. Itu keuntungan kita, ketakutannya.
Maka itu dia menemui Anggota Kongres Yoo Jeong Ryeol agar merasa lega.
Anggota Kongres Yoo Jeong Ryeol?
Kalau terus begini, kita bisa kehilangan pembunuhnya lagi.
Ini laporan DNA dari BFN.
- Bagaimana hasilnya? - Ini DNA Jo Seong Gi.
Dia mantan polisi.
Jadi, kami bisa memeriksanya karena itu disimpan di basis data.
Kamu tahu Jo Seong Gi, bukan?
Ya.
Kamu ingat
pernah bertemu dengannya lima tahun lalu?
Pasti sekitar lima tahun lalu.
Kami baru saja membuktikan bahwa jasad itu adalah Jo Seong Gi.
Lucunya, waktu kematiannya lima tahun lalu.
Selain itu, waktu saat dia dilaporkan hilang
sangat dekat dengan waktu saat dia bertemu denganmu.
Jadi, kalian pikir aku tersangkanya.
Dari sudut pandang kami, ya.
Kami pikir kamulah orang terakhir yang ditemui Jo Seong Gi.
Kalian tahu sejarah antara Jo Seong Gi dan aku, bukan?
Jadi, kalian tahu aku mencari Jo Seong Gi selama ini.
Setelah semuanya terhubung, aku pasti menjadi tersangka utama.
Tapi menuduhku tidak akan mudah.
Kalian tidak bisa
secara resmi menangkapku atas dasar firasat.
Kamu benar.
Kamu manajer berita lokal Harian Jeonghan,
dan kakakmu adalah Menteri Kehakiman.
Ini akan sulit.
Karena dendamku terhadap Jo Seong Gi,
aku paham kenapa kamu menganggapku sebagai tersangka pembunuhan.
Tapi ini sudah lima tahun,
dan yang tersisa hanyalah mayat.
Akan sangat sulit
mencari bukti kuat.
Jadi, tanpa pengakuan langsung dari si pembunuh,
bukankah kasus ini mustahil disimpulkan?
Kamu tahu bahwa Detektif Jang Jin Soo juga dibunuh
di waktu dan tempat yang sama.
Kamu tahu itu, bukan?
Jadi,
kamu juga menduga aku membunuh Detektif Jang Jin Soo?
Itu juga bisa saja kebetulan.
Yang kuingat dari artikel Reporter Jin Seo Gyeong,
jasad Jo Seong Gi dan Jang Jin Soo
cukup berjauhan saat keduanya ditemukan.
Jika pembunuh memang membunuh kedua orang itu,
kenapa dia mengubur mereka di tempat yang jaraknya berjauhan?
Bukankah biasanya pelaku mengubur di satu lokasi?
Ya, lazimnya begitu.
Namun,
seandainya si pembunuh terbiasa dengan TKP,
bukankah dia ingin memanfaatkan kelaziman itu untuk melawan kita?
Dia membakar kendaraan yang terlibat dalam kejahatan
dan mengubur mayat di bawahnya.
Tindakan itu mengeksploitasi protokol polisi
agar tidak merusak TKP.
Itu teori yang bagus,
tapi itu bukan fakta.
Jika ingin mengubah teori menjadi fakta,
itu akan membutuhkan kerja keras.
Kita bertemu hari ini sebagai saksi. Jadi, cukup untuk hari ini.
Terima kasih atas kerja samanya.
Jika kesaksianku membantu kasusmu,
panggil aku kapan pun kamu mau.
Asalkan tidak mendekati tenggat.
Ada banyak artikel yang harus kuperiksa.
Aku akan pergi rapat.
Astaga, jujur saja,
kita butuh bantuan untuk menangani kasus ini.
Ya, Inspektur?
Kami akan segera ke sana.
Haruskah aku meminta bantuan Inspektur?
Apa dia akan membantu?
Itu akan lebih baik daripada hanya kita berdua.
Masuklah.
Hai.
Kalian sudah makan?
Mari makan bersama.
Duduklah.
- Selamat menikmati. - Terima kasih.
Tunggu.
Minta koki memakai daging berkualitas tinggi saat memasak ini.
- Ini tidak selezat dahulu. - Tentu.
Apa kalian bekerja dari jarak jauh hari ini?
Meskipun begitu, itu tidak penting.
Alasan kita melakukan yang kita lakukan adalah alkohol.
Kamu tidak bisa melakukan ini saat tidak mabuk.
Kenapa kamu tiba-tiba minum di sini?
- Apa terjadi sesuatu? - Buka saja makanannya.
Kamu ingin inspektur yang membukanya?
Aku mendapatkan ini sebagai suap,
dan ini minuman enak.
Kamu cepat teler, tapi juga cepat kembali sadar.
Kenapa kamu menerima alkohol sebagai suap?
Segalanya dirampas olehmu, dan ini satu-satunya penyintas.
Seharusnya aku habiskan minumannya dahulu sebelum menyerahkannya.
Jadi, aku bisa minum selagi menganggur.
Kenapa kamu menganggur?
Aku ingin bersantai karena kalian berdua menyusahkanku.
Apa para petinggi sudah mengirim perintah?
Apa yang mereka katakan kali ini?
Kalian tahu, kesalahan apa pun itu,
tidak semuanya menghilang meski kita sembunyikan.
Selagi aku tidak melihat,
satu demi satu, kesalahan perlahan akan muncul ke permukaan.
Itu sebabnya orang bilang kita tidak bisa jahat dan tenang.
Minumlah.
Ayolah, Inspektur, apa yang terjadi?
Kenapa Anda bicara implisit?
Aku diberhentikan dari jabatanku.
- Kini aku menganggur. - Apa?
Apa karena penyelidikan kami?
Begini, di sini aku adalah korban.
Jika ada kesempatan, aku akan
memecat kalian semua, lalu pergi.
Mereka bahkan tidak memberiku peluang untuk melakukan itu.
Ini tidak masuk akal. Anda harus mengajukan banding.
No comments yet. Be the first to leave one.