Release info

비켜라운명아 It'sMyLife E92 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-03-14
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Pak Ahn, jika kamu bersaksi untuk kasus ini,

Bu Choi dan Pak Bang tidak akan dihukum.

Kamu tidak akan keberatan?

Meskipun dia melakukan kejahatan yang tidak termaafkan,

dialah yang melahirkanku.

Tidak. Aku sebaiknya dihukum.

Aku memerintahkan dia menculik Nam Jin.

Nam Jin berbohong.

Tolong bawa aku ke penjara.

Tolong kurung aku di penjara agar aku tidak melihat matahari.

Aku tidak memaafkan Anda. Jadi, jangan salah paham.

Aku hanya mengatakan yang sebenarnya di depan jaksa.

"Kantor Jaksa Agung"

Mau kuantar ke mana?

Masuk. Anda akan pulang, bukan?

Tidak. Pulanglah sendiri.

Aku akan menemui Si Woo.

Akan kuantar Anda ke rumah sakit.

Tidak, aku bisa pergi sendiri.

Aku yakin Anda tidak akan melakukan sesuatu yang melukai diri Anda.

Jika ya,

Anda akan melukaiku dan Si Woo seumur hidup.

Ya, Pak Heo.

Terima kasih. Ya.

- Itu Pak Heo? - Ya.

Nam Jin bersaksi tadi.

Sungguh?

Ya.

Dia dibebaskan karena statuta pembatasannya sudah habis.

Ibuku tidak akan dihukum.

Bagus.

Aku terlalu egois, bukan?

Untuk membantu ibuku menghindari hukuman,

aku meminta tolong kepada Nam Jin.

Jadi, cepatlah sembuh.

Baik.

Omong-omong,

aku punya pikiran aneh tadi.

Pikiran aneh?

Cara ibuku menatap Nam Jin

berbeda dari sebelumnya.

Dia tidak seperti

bersalah atau menyesal. Sulit dijelaskan,

tapi kurasa lebih seperti penuh kasih sayang.

Ayo pergi ke makam ayahku saat aku keluar dari rumah sakit.

Makam ayahmu?

Ya.

Aku ingin memperkenalkanmu kepada ayahku.

Bagaimana ibu menghadapi ayahmu saat mati?

Ayahmu

tidak akan pernah memaafkan ibu, bukan?

Kamarku memiliki suasana lebih terang sekarang.

Kapan Ibu melakukan semua ini?

Sebenarnya,

Bu Choi melakukan semuanya.

Dia membeli bunga di pasar bunga dan meletakkannya di sini sendiri.

Kunci mobilmu

dan STNK-nya ada di mejamu.

Aku tidak akan menerima itu. Akan kukembalikan kepadanya.

Jika itu tidak terjadi,

kamu pasti sudah berpendidikan tinggi dan hidup enak

sebagai putra Bu Choi.

Maafkan ibu.

Astaga. Kenapa Ibu meminta maaf kepadaku?

Ibu tahu apa kata Pak Heo?

Jika kepiting, yang berjalan menyamping,

berpikir lobster, yang berjalan ke depan,

adalah induknya saat besar,

akankah kepiting berjalan ke depan

karena belajar dari induknya?

Apa maksudnya kepiting dan lobster?

Ibu tidak mengerti.

Jika aku besar sebagai putra Bu Choi, bukan Ibu,

aku akan merasa sakit dan lelah dari cinta ibu yang rumit.

Aku bahkan tidak akan tahu aku berjalan menyamping.

Karena aku memiliki Ibu,

aku bisa berjalan lurus.

Hei.

Setelah kamu pulih benar,

ibu akan kembali ke Oepo.

Kembali ke Oepo? Kenapa tiba-tiba?

Bagaimana bisa ibu tinggal di sini

saat ibu kandungmu bersamamu?

Ibu tidak boleh pergi.

Jangan katakan itu lagi.

Ibuku hanya satu, yaitu Ibu.

Aku akan ikut jika Ibu pergi. Jangan lupakan itu.

Nam Jin.

Kamu ingat, Si Woo?

Melihat stiker bintang yang bersinar dalam gelap di langit-langit,

kamu bilang ingin mengajak ibu ke antariksa.

Saat SD, impianmu adalah

menjadi ahli astronomi.

Ibu bilang tidak bisa karena kamu akan mewarisi Hyunkang.

Sejak itu, kamu selalu menulis bahwa impianmu

adalah menjadi pengusaha.

Ibu tahu kamu mencoba membuat ibu bahagia.

Aneh, bukan?

Kamu berarti segalanya bagi ibu selama 30 tahun ini.

Ibu masih menyayangimu seperti sebelumnya.

Ibu tidak tahu

kenapa orang berkata Nam Jin adalah putra kandung ibu.

Namun,

ibu

tidak bisa menatap mata Nam Jin.

Saat ibu menatapnya,

hati ibu sangat sakit sampai rasanya akan meleleh.

Aku mendengarmu masuk larut malam kemarin.

Kamu tidak tidur sama sekali?

Aku tidak bisa tidur.

Ini.

Aku tidak bisa menerima ini.

Orang udik sepertiku tidak butuh rumah liburan.

Aku juga tidak punya alasan menerima 100.000 dolar darimu.

Aku hanya ingin berterima kasih

karena telah membesarkan Nam Jin dengan sangat baik.

Ini rasa terima kasihku. Jadi, tolong terimalah.

Aku tidak membesarkan Nam Jin untuk membantu siapa pun.

Aku membesarkannya karena dia putraku.

Bukankah konyol mendapatkan hadiah karena membesarkan putra sendiri?

Putramu...

Sekarang, aku tidak bisa menghadapi Nam Jin

atau Si Woo.

Apa yang harus kulakukan

agar putraku

memaafkanku atas perbuatanku?

Tunjukkan ketulusanmu.

Daripada mencoba mendapatkan pengampunan mereka,

cobalah menjadi ibu sesungguhnya.

Jika tidak berhasil, tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Ibu mereka sesungguhnya?

Menyaraplah.

Aku tidak lapar.

Sampai sekarang,

aku selalu membuat sarapan untuk putraku

sebelum dia sekolah atau bekerja apa pun yang terjadi.

Itulah tugas ibu.

Saat putraku memulai harinya,

kamu harus menghibur anakmu dan mendukungnya sebagai ibu.

Ayo.

Duduk.

Baik.

Tidurmu nyenyak?

Bagaimana keadaanmu?

Aku baik-baik saja.

Apa ini?

Pak Lee membeli ekstrak ginseng merah untuk membantu kepulihanmu.

Dia tidak bisa meminumnya.

Setelah transplantasi lever,

dia tidak boleh minum ginseng merah dan obat herbal.

Makanan mentah juga.

Kudengar makanan tinggi protein seperti pollock kering

dan abalone bagus untuk pemulihan.

Baik.

Bu Choi, sepertinya kamu melakukan banyak riset.

- Kamu akan bekerja hari ini? - Ya.

Aku sudah terlalu lama absen.

Tapi kamu bisa menyetir sekarang?

Aku mempekerjakan sopir untuknya.

Pak Ko Seon Gyu akan menjadi sopirnya untuk sementara.

Pak Ko Seon Gyu?

Bukankah dia adik ipar Pak Han? Dia menjual saham perusahaan.

Aku akan mengembalikan sahamnya.

Aku juga akan meminta maaf atas perbuatanku.

Sepertinya dia

telah benar-benar berubah.

Astaga, pelan-pelan.

Aku kesulitan membiasakan diri dengan perubahan mendadak ini.

Nam Jin, kamu akan kesulitan juga, bukan?

Lihatlah.

Dia juga tidak terbiasa melihatmu seperti ini.

Kurasa aku tidak pernah melihatmu tersenyum.

Benar.

Kamu tidak punya alasan tersenyum di depanku.

- Aku akan pergi bekerja. - Apa pun itu,

beri tahu aku jika ada yang bisa kubantu.

Akan kulakukan yang kubisa untuk membantumu.

Anda tidak perlu berusaha sangat keras.

Tidak ada yang berubah.

Aku bersaksi kemarin demi Hyunkang.

Aku tidak mau merusak citra publik perusahaan.

Jadi, Anda tidak perlu berterima kasih kepadaku.

Itu tidak akan mudah.

Nam Jin sangat baik,

tapi dia tegas dan keras kepala.

Namun, dia tersenyum.

Dia tersenyum kepadaku untuk kali pertama.

Aku harus pergi bekerja.

Sekarang, aku tahu harus melakukan apa.

Sebelum mengundurkan diri,

aku harus memperbaiki semuanya.

Bu Choi.

- Semua baik-baik saja? - Ya.

Tolong minta Pak Ju menemuiku di ruanganku.

Baik.

Kamu ingin memecah perusahaan?

Kamu sudah lupa?

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left