Peter Rabbit 2: The Runaway

Peter Rabbit 2: The Runaway

Download Indonesian Subtitle

Release info

Peter-Rabbit-2-The-Runaway-2021-XviD-SEMUA-BRRip-BluRayRip-BDRip-720p-480p 1080p WWW IDFL INFO
A Commentary by Pein Akatsuki
www.IDFL.INFO --- WA (new) 088 132 669 06 --- Skype

Tags

bdrip
brrip
bdr
BluRay
720p
720
XviD
1080
480p
480
BDR
Published on: 2021-07-31
Downloads: 80
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dahulu kala, pada hari yang indah Di suatu pedesaan

Burung - burung bernyanyi, Ikan berlompatan..,..

Tapi tak ada kelinci melompat yang terlihat..,..

Karena semua orang berkumpul untuk Merayakan dua orang yang sangat istimewa..,..

Yang hanya bisa dijelaskan sebagai Buku cerita pernikahan

Aku janji pada diriku tak akan menangis

Itu bodoh.

Halo.

Hai.

Halo.

Selamat datang, teman - teman.

Kita berkumpul di sini hari ini untuk Bergabung dengan Bea dan Thomas dalam pernikahan suci.

Kau mengatasinya dengan baik.

Dia pria baik. Buat dia bahagia.

Juga hari istimewa bagi Keluarga mereka, para kelinci tersayang.

Mantan musuhmu ada di sini untuk tinggal.

Kami sudah berdamai.

Dia akan jadi wali kita.

Tidak, ini cuma memberi sedikit sesuatu di antara mereka.

Dirimu yang lama pasti sudah mengamuk sekarang.

- Aku berubah, sepupu. - Menyambut orang tua baru.

Granat tangan yang menunggu meledak.

- Tidak lagi. - Seorang Ayah, jika kau mau.

Ayah ?

Ayah.

Kau bukan Ayahku !

Kau tak akan pernah jadi Ayahku !

Dan semua orang bisa melihat sempakmu !

Peter. Peter.

Peter.

- Peter, cincinnya. - Apaaa ?

Baik, baik.

Kutaruh di mana ? Apa aku..,..

Di sini ? Tidak, di sini ?

Sebentar. Cincinnya ada di..,..

Selalu di tempat terakhir yang kau cari.

Kau cuma punya dua kantong.

Kalian bisa mencium mempelainya.

Apa ?

-- Baru Menikah---

Dah !

Dah.

- Dah ! - Kami akan merindukanmu.

Jadi Bea dan Tn. McGregor menikah..,..

Dan mereka pergi berbulan Madu

Keadaan tak pernah sedamai ini di Windermere

Sampai beberapa saat kemudian..,..

Kau cabut ini.

Kau lihat ?

Sekarang cobalah.

Ayah, itu Peter Rabbit dari buku.

Aku benci jadi pemeran utamanya.

Tapi setiap cerita hanya Ada satu protagonis, jadi..,..

Peter tak punya Ayah.

Dia dimasukkan ke dalam kue. Itu sebabnya dia nakal.

Apa ?

Itu Flopsy, Mopsy dan Cotton-Tail.

- Aku Flopsy. - Dan aku Mopsy.

Dan aku pahlawannya, Tapi aku tak nakal.

- Apa dia membaca bukunya ? - Apa kau membaca bukunya ?

Aku sangat sibuk.

Aku menabung untuk musim panas ini.

Apa kau penulisnya ?

Aku masih membiasakan diri Orang - orang memanggilku itu.

Itu memang cerita para kelinci. Aku cuma menulisnya.

Dia suamiku. Dia penerbit kami. --- 30% Disumbangkan Untuk Pelestarian Lahan ---

Itu bukan "Penerbit"

Aku cuma..,..

Melakukan pengaturan huruf..,..

Merubah ruang makan kami Jadi tempat percetakan..,..

Membuat litografi artisanal dengan Palet lima warna untuk ilustrasi..,..

Selain dari kebun..,..

- Yang lebih hijau, aku suka..,.. - Jangan ungkap rahasiamu, sayang.

Ini mengagumkan. Kau melukis Kelinci itu dengan penuh cinta.

Yah, itu memang alami, Itu keluarga kami.

Terima kasih atas kontribusimu. Untuk melestarikan tanah mereka.

Terima kasih.

- Dah. - Dah.

Selamat sore ! Selamat untuk kalian berdua !

- Terima kasih, Moira. - Oh, suratnya.

Pilih siapa yang mengambilnya.

Dada. Kaki. Dada.

Telinga. Ekor.

Ya !

Mengapa dia selalu menang ?

Karena dia pencipta permainan itu.

- Peter ? Apa itu kau ? - Johnny ?

Apa yang kau lakukan di luar London ?

Kami kemari untuk mencicipi keju.

- Aku dengar pernikahannya. Sudah ada bayi ? - Itu masih satu bulan.

Aku dan istriku punya 15 anak dalam masa itu.

Ini hari pertamaku menjauh dari mereka Dan, oh, sangat damai dan tenang.

Aku bohong jika kubilang Kami tak merindukan mereka..,..

Dan kami selalu membicarakan mereka.

Imutnya.

Tapi tak ada Bayi, Kami keluarga mereka.

Sampai tidak.

Ngomong - ngomong, selamat atas bukunya.

Anak - anakku sangat menyukainya.

Oh, itu bukan soal diriku.

Senang rasanya anak - anak membaca Panutan positif sepertiku.

Peter ! --- Peter Rabbit ! Di Jual Di Dalam ---

Astaga. Kejuku.

Yah, semoga beruntung.

Kuyakin itu cuma insiden.

Itu bukan insiden.

Dia selalu melakukan itu. Dia tak pernah bersikap baik.

Dia menyayangimu. Jangan dengarkan dia.

Dia tak mendengarkanku. Itu masalahnya.

Jangan di depan dia, paham ?

Dia tak bisa memahamiku, benar 'kan ?

Tidak, tapi itu..,..

Jika dia tak bisa memahamiku..,..

Lalu mengapa aku tak bisa Mengatakan apapun yang kumau ?

Katakan hal bagus. Minta maaflah. Katakan hal bagus padanya, sekarang, katakan !

- Aku minta maaf, Peter. - Yang keras.

Maafkan aku, Peter. Aku menyayangimu Seperti orang tua manusia menyayangi..,..

- Hewan kelinci. - Terima kasih.

Kau mengatasinya dengan bagus, Peter.

Penyesalan, minta maaf bahkan sedikit memelas.

Maafkan aku. Apa ?

Aku pakai ini saat aku merasa disalahpahami.

Ayolah, Peter. Kadang kau harus menghadapinya.

Dan ini saat aku merasa dikeroyok.

Kau selalu berlebihan.

Maaf. Apa ?

Apa ini ?

Penerbit Basil-Jones.

Kami memajang seluruh bagian Dengan buku mereka di Harrods.

Itu pajangan terakhir yang Kubuat sebelum aku mengundurkan diri.

Maksudmu dipecat dan secara fisik Di-usir dari toko.

Konyol sekali.

Ini dari Nigel Basil-Jones sendiri.

Dia mau menerbitkan buku-ku.

Tidak.

Dipajang di setiap toko buku, dipromosikan, Diterjemahkan ke banyak bahasa.

Itu mengagumkan.

Bea, kau berhasil. Ini dia ! Ini terjadi !

Berjanjilah saat buku ini sukses besar, Rendah hatilah padaku.

Buku itu soal kita semua.

Terima kasih. Kau sudah melakukannya.

Ding !

Mengapa kau selalu meniru Segala yang kulakukan ?

Baik, kulakukan hal berbeda.

Maaf.

- Ada yang Lapar ? - Ya, aku kelaparan.

Serahkan padaku.

Baik, satu gigitan dan edarkan.

Aku tunggu sampai kita pulang Saat makanannya tak membusuk.

- Ya. - Ya, aku juga.

Yah la-di-da.

Aku tak sadar bersama kelompok sok elit.

- Mari makan malam ! - Ya.

Dan mereka pergi.

Langsung masuk ke tempat yang Dulunya ada gerbangnya.

Bagus bagi mereka.

Apa mereka menanam, menyiangi dan menyirami ?

- Tidak, tapi mereka di sini lebih dulu. - Tepat.

Dan kau masih punya tomatmu.

Tomatku.

Aku tak pernah mengira kalau Orang kota suka berkebun seperti ini.

Aku bahkan mendengar Dia berusaha menjual tomatnya di pasar.

Tanahnya terlalu lembab. Kuambil pengering rambut dulu.

Sudah saatnya dia punya hobi.

Kuharap dia sukses seperti diriku.

Dan apa itu ?

Melewati penilaian.

Kenapa dengan rambutnya ?

Tunggu ! Kau tak perlu memakanku lagi !

Ingat ? Kau di sambut untuk ini semua.

Benar, benar, Masih membiasakan diri.

Aku punya banyak energi.

Kupikirkan pola makanan nabati baru ini Dan aku tak perlu mengejarmu lagi.

Aku seperti..,..

Kau pernah mencoba joging ?

Apa itu joging ?

Lari tanpa hewan ketakutan di depanmu.

- Menurutmu bisa berhasil ? - Kuharap bisa.

Ini dia, manis.

Hei.

Aku tak percaya ini akhirnya menghasilkan.

Biar kujawab !

Mungkin dari penerbit !

Peter, kau tahu dilarang menyentuhnya !

Jujur saja, anak - anakku nanti Akan berperilaku lebih baik.

Halo ?

Aku merindukanmu, Ayah.

Tak ada yang memahamiku sepertimu.

Bea, Bea, benar. Ini dari penerbit.

Halo.

Ya, ini aku.

Tidak ! Tommy !

Itu milik Tn. McGregor.

Tapi kau dulu mencurinya sepanjang waktu.

Kami sekarang berbagi kebun.

Oh, karena dia menikahi wanita itu, Kau mematuhi dia sekarang ?

Tidak, bukan karena itu.

Yah, semacam itu. Tapi..,..

Dengar, jangan sentuh tomatnya, luak !

Oh, baik.

More Indonesian subtitles for Peter Rabbit 2: The Runaway

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left