The first 200 lines.
Engsub by DramaFever
Diterjemahkan Oleh AsMa FrUiTy Penterjemah || Anni Panca ||
◆ Ep iso de 22 ◆
Dia masih didalam hutan ini
- Cari Dia - Baik!
Dia memiliki banyak waktu untuk lari
Tidak, Aku yakin dia masih ada disini
Yang Mulia!
Yang Mulia, Yang Mulia...
Yang Mulia!
Kembalilah pada kami, Yang Mulia!
Yeoning.
Aku minta maaf.
Untuk pengampunannya..
Aku akan memohon pengampunan padamu...
Yang Mulia.
Yang Mulia, Yang Mulia!
Kembalilah pada kami, Yang Mulia!
Yang Mulia!
Yang Mulia...
Yang Mulia!
Yang Mulia...
Yang Mulia...
Tuan!
Tuan!
Ada apa?
Raja sudah wafat
Kita harus kembali sekarang
Lee In Jwa!
Sembunyilah seperti tikus dan hidup seperti itu selamanya
Jangan tunjukkan wajahmu lagi
Aku tidak memiliki banyak waktu
Apakah itu akan mengubah sesuatu?
Apakah itu bisa mengembalikan nyawa mereka yang sudah mati dengan sia-sia?
Putra Mahkota!...Bukan Kau, kan?
- Lepaskan Aku! - Tuan.
Aku baru saja bertemu dengan tabib
Dia mengatakan kalau Yang Mulia wafat setelah memakan kepiting mentah dengan saus
Apa yang ingin kau katakan?
Raja sudah lama menderita sakit dan selalu muntah darah
Bagaimana kau bisa memberikan dia kepiting mentah dengan saus dan buah kesemek?
Apa kau tidak tahu kalau makanan itu bisa membuat kesehatannya bertambah parah?
Aku sendiri juga mendengar kalau Raja sudah wafat
Aku tidak tahu kalau beliau wafat karena memakan makanan itu
Bukankah begitu?
Tapi...
Memang kau ini siapa beraninya menghina pewaris Tahta yg sudah menyediakan makanan bagi Raja?
Dimatamu, apakah aku bukan seorang Putra Mahkota?
Pergilah, sekarang juga
Putra Mahkota, apa yang terjadi?
Seperti yang kau dengar
Aku menyediakan makanan kesukaan Raja
Kepiting mentah dengan saus dan buah kesemek
Tolong, katakan padaku. Apa kau yang sudah..
Kau menuduh aku sudah meracuni Raja?
Bisakah kau katakan kalau kau tidak melakukan itu?
Jika kau tidak melakukannya, tolong katakan tidak padaku
Katakan padaku kalau tidak ada yang kau sembunyikan
Katakan padaku tidak ada yang disembunyikan karena kau menggantikannya sebagai Raja
Aku ini temanmu, Baek Dae Gil, yang rela mengorbankan nyawanya untukmu
Katakan padaku dan tidak perlu kau sembunyikan
Tolong, katakan padaku
Jika aku katakan kalau aku tidak melakukannya...
Apa kau akan percaya denganku?
Dulu kita berteman
Kau pikir mungkin untuk berteman dengan jabatanku seperti ini?
Apakah aku harus menjadi temanmu?
Aku tidak butuh teman seperti dirimu
Kita juga bersaudara.
Apakah dongsaeng menghunuskan pedangnya.. untuk bertarung melawan hyung-nim nya?
Apakah Hyung-nim menghalangi jalan dongsaengnya untuk menjadi sukses?
Aku percaya denganmu, Putra Mahkota
Namun, hatimu..
Begitu kau membiarkan kecurigaan tumbuh dalam hatimu...
Kau sudah menyingkirkanku
Putra Mahkota
Bukan Putra Mahkota..
...tapi Yang Mulia
Aku tidak akan dihina sebagai anak dayang istana lagi
Siapapun yang tidak patuh padaku, mencemoohkanku atau menghinaku..
Aku tidak akan memaafkan mereka
Tidak orang tuaku ataupun saudara-saudaraku
Tidak ada lagi yang akan aku katakan padamu
Sebaiknya kau pergi sekarang
Putra Mahkota
Putra Mahkota tidak salah
Ini bukan lagi hal untuk kau terlibat
Dia bukan lagi...
...temanmu
Dae Gil, apa kau benar-benar akan pergi?
Tidak usah repot-repot menghentikan dia
Dia keras kepala seperti ayahnya
Sudah ratusan kali dia pergi dari rumah
Aku datang...
Siapa itu?
Siapa kau ini?
Man Geum!
Bagaimana kabarmu?
Man Geum!
Dasar Kau ini!
Apa kau tahu betapa menderitanya Dae Gil dan Aku setelah kau mati?
Mengapa kau tidak tetap mati saja?
Mengapa Kau kembali ke dunia yang kotor ini?
Kau pikir aku akan menari kegirangan jika kau melihatmu lagi?
Terimakasih..
...karena sudah melindungi Dae Gil.
Man Geum...
Man Geum! Ini mimpi atau kenyataan?
Oh, Man Geum.
Kau ingin kita semua pergi bersama-sama?
Kemana?
Ke tempat dimana kita bisa membantu rakyat dan hidup damai bersama-sama
Kau bisa melihatnya begitu kita tiba disana
Jangan khawatir. Ini tempat yang nyaman
Dimana tempat yang nyaman itu?
Seharusnya kau pergi jika kau sudah memutuskan untuk pergi
Bagaimana dengan Lee In Jwa? Kau masih belum menemukannya?
Sudah lama sekali dia hilang
Bahkan jika dia masih hidup...
Dia tidak akan bisa bangkit lagi
Ahh, mengapa kalian semua masih ada disini?
Pergi dari sini sekarang juga!
Antarkan ini ke dukun itu
Tuan, kau masih hidup
Nyonya...
Seorang gelandangan diluar memberikanku ini
Jangan mencariku. Tunggu saja.
Suatu hari nanti, aku akan datang menemuimu lagi.
Tidak ada cara untuk mengekspresikan kesedihan bagi mendiang Raja
Kita harus melindungi rakyat di negeri ini dan tidak bisa membiarkan Tahta kerajaan kosong
Demi kekuatan dan kepemimpinan negeri Joseon
Saya menyatakan Putra Mahkota Yi Geum sebagai Raja yang baru
Selamanya bertahta
Hidup Raja!
Selamanya bertahta
Hidup Raja!
Hidup Raja!
Hidup Raja, Hidup Raja!
Hidup Raja!
Apa kau membenciku?
Aku tidak membencimu.
Kita memiliki nasib kita sendiri.
Kita hanya memilih jalan yang berbeda.
Hidup Raja!, Hidup Raja!
Hidup Raja!, Hidup Raja!
Hidup Raja!, Hidup Raja!
Hidup Raja!, Hidup Raja!
Tunggu saja.
Aku akan bangkit lagi.
Aku akan menghancurkan pemerintahan yang korup ini.
Aku akan meruntuhkan pemerintahan.
Tidak, ini tidak mungkin
Dae Gil?
Apa kau benar-benar pergi sekarang?
Jaga dirimu baik-baik
Kau juga, guru
Yang Mulia, selamat!
- Kim Il Kyung. - Ya, Yang Mulia
Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi
Lalu, haruskah aku pergi dari Istana?
Tidak.
Aku perintahkan agar kau dihukum mati
Yang Mulia!
Yang Mulia! Gurauan anda terlalu menyakitkan
Gurauan?
Begitu mendiang Raja naik Tahta
Ratusan menteri dari kubu Noron yang mendukungku sudah dibunuh
Lebih dari tiga ratus orang menteri lainnya sudah diasingkan
Kau pikir aku tidak tahu siapa dibalik semua kejadian ini?
Kim Il Kyung akan dihukum mati!
Yang Mulia!
Gubernur propinsi Mok Ho Ryong.
Kau sudah berbohong dan memberikan kesaksian palsu
Rakyat yang tidak bersalah sudah dibunuh karena dirimu
Yang Mulia, mohon ampuni aku
- Berikan dia huhkuman mati - Baik, Yang Mulia!
Yang Mulia, aku mohon kemurahan hatimu!
- Yang Mulia - Yang Mulia!
Yang Mulia!
Yang Mulia!
Jika ada yang ingin kalian katakan, katakan sekarang
Namun...
Kalian harus mempertaruhkan nyawa kalian terlebih dulu
Kemana perginya dia?
Aku tidak tahu pastinya
Apa dia mengatakan sesuatu..
..sebelum dia pergi?
Aku mengerti
Kau boleh pergi sekarang
Ya, Yang Mulia...
Aku bisa menanggung beban pada tahta ini.
Namun, duduk disini sendirian seperti ini...
..tidak mudah untuk diatasi.
Ada apa?
Ini seperti kita pulang ke kampung halaman kita
Dae Gil, Dae Gil!
- Makan semangka ini - Baik.
Makan yang matang...Ini.
Satu juga untukmu
Unni!
No comments yet. Be the first to leave one.