The first 200 lines.
"Episode 47"
Nona Cho
Anak siapa
yang kamu kandung?
Apa?
Anak yang kamu kandung.
Itu bukan anakku.
Bagaimana bisa itu anakku?
Jadi, katakan kepadaku.
Anak siapa itu?
Pak Lee.
Apa yang bahkan kita lakukan?
Kita tidak melakukan apa pun.
Tidak ada yang terjadi di antara kita.
Aku tidak pernah punya
perasaan romantis apa pun kepadamu.
Teganya kamu melakukan ini kepadaku?
Kamu masih akan mengklaim bahwa anak ini anakku?
Katakan yang sebenarnya.
Aku tidak mau ada kebohongan lagi
karena aku ingat semuanya sekarang.
Pak Lee...
Ini bukan anakmu.
Maafkan aku. Aku tahu aku melakukan hal buruk!
Teganya kamu melakukan ini.
Kenapa?
Apa aku pernah membuatmu berpikir
kamu bisa mencoba hal seperti ini?
Apa aku melakukan sesuatu yang membuatmu harus berbohong?
Itukah alasanmu membalas dendam kepadaku?
Katakan.
Kenapa kamu melakukan ini?
Pak Lee,
aku sangat mencintaimu
sampai ingin tetap di sisimu dengan cara apa pun.
Apa?
Itu alasanmu?
Itu saja?
Setelah mengacaukan hidupku?
Kamu gila.
Kamu sudah gila.
Yang kuinginkan hanyalah
berada di sisimu.
Karena itu aku melakukannya.
Bi Kim!
Ya, Pak.
Wanita ini gila.
Segera usir dia!
Baik, Pak.
Tunggu.
Kukira dia pergi belajar.
Apa karena ini dia ingin kursus bahasa Inggris?
Untuk menghabiskan waktu bersamanya?
Apa...
Apa yang dia lakukan dengan Nona Dan Dan yang polos?
- Pak Lee, apa yang kamu lakukan? - Kurasa
kita tidak bisa tinggal di rumah yang sama.
Aku menunggunya saat dia tidak ada
dan terus merindukannya.
Ini di luar kendaliku.
Pak Lee!
Hidungmu berdarah. Astaga.
Dan Dan,
dari mana asalmu?
Kamu semanis gulali yang kamu makan.
Aku hanya berusaha melindungi kepalamu,
tapi kita berguling menuruni bukit dan bibir kita malah bersentuhan.
Aku tidak melakukan apa pun!
Namun, kamu...
Kamu menatapku sekitar 0,00001 detik.
Kenapa kamu menatapku?
Aku tidak akan menyembunyikan perasaanku kepada Dan Dan.
Aku bahkan tidak akan memanggilmu Nona Dan Dan lagi.
Kamu hanya Dan Dan bagiku.
Jadi, seperti itulah aku saat kupikir usiaku 22 tahun.
Aku menyukai Nona Park dengan segenap hatiku.
Sa Ra.
Itu tidak benar, bukan?
Apa yang dikatakan Young Guk tadi.
Apa benar kamu
tidak mengandung bayi Young Guk?
Kenapa kamu diam saja?
Benarkah kamu tidak mengandung anak Young Guk?
Apa itu bayi pria lain?
Bu Wang...
Kamu!
Dasar tikus kecil.
Beraninya kamu berbohong tentang siapa yang menghamilimu?
Aku menjalani seluruh hidupku sebagai selingkuhan di rumah ini,
tapi aku tidak pernah melakukan itu.
Jadi, teganya kamu.
Bagaimana bisa kamu macam-macam dengan bayimu sendiri?
Hei, kamu bukan manusia, ya?
Kamu bahkan bukan manusia!
Pergi dari sini. Enyahlah, Berengsek!
Kenapa kamu memanfaatkan anakmu untuk mempermainkan kami?
Bi Kim! Bi Yeoju!
Enyahlah! Keluar dari sini sekarang!
Kurang ajar. Dasar sapi penipu.
- Bi Yeoju, berikan garamnya. - Ini.
Dasar jalang! Dasar gila!
Pergi sekarang juga!
Jangan berani kembali ke sini, Berengsek!
- Ayo masuk. - Sial!
Tutup gerbangnya. Wanita sialan itu.
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Maafkan aku.
- Mari makan saja. - Baiklah.
Coba ini.
- Astaga. - Ini enak.
- Ini dia. - Ini dia.
- Ibu. - Nenek.
Astaga. Apa yang kalian lakukan?
Ibu sangat beruntung hari ini. Dua pria sekaligus?
Kenapa kalian membuat keributan saat sedang makan?
Itu baru ibuku. Aku hanya sangat mencintai Ibu.
Baiklah.
Ini yang terakhir.
Ini sangat lezat. Coba ini.
Ini sama sekali tidak berminyak.
Kamu menyukainya?
Astaga, kenapa lama sekali? Katakan saja.
Bagaimana menurut kalian?
Dae Bum. Paman Gun.
Ini enak sekali.
Ini sesuai seleraku.
Bagaimana menurutmu, Jun O?
Ya...
Sungguh luar biasa.
Kita harus segera menambahkan ini ke menu.
- Astaga, akhirnya selesai. - Kita berhasil!
Astaga.
Ada pesanan baru.
Silakan makan. Akan kugoreng ayam dan kuantar.
Lupakan. Karena pegawai baru, aku harus melakukan pengantaran.
- Pegawai Baru? - Astaga, Paman...
Kedengarannya Paman bayi tim ini.
Dia baru mulai bekerja di sini, jadi, dia bayi di tim ini.
Biar kubantu, Paman.
Rasanya enak sekali.
Selamat menikmati.
Sa Ra!
Sa Ra, kamu baik-baik saja?
Apa ada masalah? Kamu sakit?
Tidak.
Bukan apa-apa.
Kamu tidak terlihat sehat. Biar kubantu.
Lupakan saja. Aku tidak apa-apa.
Jangan ikut campur.
Kamu terlihat seperti akan pingsan.
Aku akan mengantarmu ke rumah Pak Lee.
Aku tidak bisa ke sana.
Aku sudah pindah.
Begitu rupanya.
Kalau begitu, aku akan mengantarmu pulang. Ayo.
Lupakan saja dan minggir!
Kumohon.
Jangan halangi aku.
"Hotel Cleopatra"
Kenapa dia pergi ke hotel sendirian?
Apa yang terjadi?
Pasti telah terjadi sesuatu.
Selamat. Kamu sudah melalui banyak hal.
Kamu akan membiarkan Cho Sa Ra lolos begitu saja?
Jangan biarkan.
Kamu harus membalas perbuatannya.
Akan kusiapkan gugatan.
Jangan.
Aku tidak bisa membiarkan wanita gila itu mengacaukan hidupku lagi.
Aku akan menganggapnya mimpi buruk
dan melanjutkan hidup.
Aku tidak mau dia menyebabkan masalah lagi.
Baiklah.
Lantas, aku akan menerbitkan koreksi tentang tunanganmu.
Baiklah.
Omong-omong,
apa rencanamu dengan Nona Park?
Aku sudah putus dengannya.
Akhirnya ingatanmu pulih.
Terungkap bahwa Nona Cho telah berbohong.
Ini bukan hanya soal Nona Cho.
Nona Park telah melalui hal-hal yang tidak pantas dia dapatkan
di usia yang sangat muda karena aku.
Dia sangat terluka.
Mungkin, itu karena hidupku penuh kekacauan.
Aku tidak mau Nona Park
terjebak dalam hidupku lagi.
Kurasa aku harus merelakannya.
Young Guk...
- Ayah. - Ayah.
Ayah, kudengar ingatan Ayah kembali dari saat usia Ayah 22 tahun.
Benar.
Jadi, ingatan Ayah sudah benar-benar kembali?
Apa ada sesuatu yang masih tidak bisa Ayah ingat?
Sama sekali tidak. Ayah ingat semuanya.
Selamat, Ayah.
Selamat.
Di mana Se Jong?
Dia tidur di kamarnya.
No comments yet. Be the first to leave one.