Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies Episode 103 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Maaf telat. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-05-06
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 103"

Aku terkejut Anda jauh-jauh datang kemari

untuk menemuiku.

Kukira

Anda bilang tidak mau melihatku lagi.

Benar, aku memang mengatakan itu.

Kenapa Anda datang menemuiku?

Siapa yang mengadopsi anak itu?

Apa?

Aku membicarakan putriku yang kamu ambil.

Kenapa tiba-tiba Anda ingin tahu?

Aku ingin mencari dia.

Anda ingin mencari anak itu?

Siapa yang mengadopsi dia?

Jika kamu tidak ingat,

aku harus mencari cara lain.

Tidak, aku akan berusaha mengingatnya.

Aku

akan membantu Anda mencarinya.

Aneh sekali.

Ada apa dengan dia?

Beberapa hari lalu, dia enggan mencari anak itu.

Kini dia ingin mencarinya?

- Ibu. - Biar kubantu.

- Tidak apa-apa. - Anak tidak tahu terima kasih.

- Ibu. - Teganya dia berbuat begitu.

Bibi akan membawa ibumu masuk.

Tidak perlu cemas.

Ibumu hanya sedang sedih,

jadi, dia minum.

Benar.

Kak Go Ya favoritmu itu akan mengurusnya.

Kamu tahu dia bisa menyelesaikan masalah apa pun.

Itu sebabnya aku lebih menyukainya daripada Kakak.

Kakak tahu itu.

Jika kalian tercebur bersamaan,

aku akan menyelamatkan Kak Go Ya lebih dahulu.

Itu sebabnya kakak belajar berenang.

Bagaimanapun, Kak Go Ya tetaplah kakakku.

Tidak ada yang bilang sebaliknya.

Kak Go Ya adalah kakakku.

Semua orang bilang kami mirip.

Astaga. Kamu mengejutkan kakak.

Aku sangat cemas. Kenapa dia seperti itu?

Kamu tahu dia kenapa?

Go Woon pasti sudah mengetahuinya.

Aku pulang.

- Kamu terlambat. - Ya.

Maafkan aku, Nenek.

Apa yang kamu pikirkan?

Nenek tidak menyangka kamu seceroboh ini.

Maafkan aku.

Sebaiknya persiapkan dirimu.

Sa Ra tidak akan memaafkanmu dengan mudah.

Jangan menyerah setengah jalan.

Nenek.

Bisa-bisanya kamu melakukan ini kepada nenek.

Nenek berjanji akan selalu memihakmu

apa pun yang terjadi.

Aku memikirkan pemburu dalam cerita "Snow White".

Menurutmu, apa yang akan terjadi kepadanya?

- Pemburu? - Ya.

Ratu yang jahat

menyuruhnya membunuh Putih Salju.

Jadi, pemburu itu membawanya ke hutan

untuk membunuhnya.

Tapi dia tidak sanggup membunuh Putih Salju,

jadi, alih-alih darah Putih Salju,

dia melumuri pedangnya dengan darah binatang.

Benar.

Kemudian, Ratu mengetahui

bahwa Putih Salju masih hidup.

Karena pemburu tidak melakukan perintahnya,

Ratu mungkin akan membunuhnya.

Kenapa kamu membicarakan dia?

Saat masih kecil,

kupikir

pangeran di cerita itu keren.

Tapi setelah dewasa,

menurutku yang sungguh keren adalah si pemburu, bukan pangeran.

Dia satu-satunya pria di cerita itu yang mempertaruhkan nyawanya

demi Putih Salju.

Kurasa, kini aku lebih memahami si pemburu.

Dia pasti tulus mencintai Putih Salju.

Seperti cintaku kepadamu.

Mari terus bertahan selama yang kita bisa.

Mari lindungi keluarga kita.

Tapi

jika tidak sanggup lagi bertahan,

mari kita pergi ke tempat yang jauh.

Bagiku, tidak ada yang lebih penting darimu.

Aku akan tetap tegar.

Demi kamu, aku akan melewati apa pun.

"Kelas Memasak Jang Ok Ja"

Selamat datang, Ji Na.

Maaf karena aku datang sepagi ini.

Jangan cemas.

Jika kamu menemuiku sepagi ini,

pasti ada sesuatu yang penting.

Aku menemui Tae Pyung lagi.

Kamu memutuskan untuk mencari anak itu?

Ya. Aku ingin menutupinya

demi Jae In,

tapi kini aku ingin tahu keadaannya.

Jika dia kesulitan,

aku akan membantunya dari jauh.

Tae Pyung bilang apa?

Katanya dia akan mencoba mengingatnya.

- Kamu mencari sendiri? - Tentu saja.

Tapi akan sulit menemukannya

tanpa bantuan Tae Pyung.

- Kenapa? - Aku sudah mencarinya,

tapi tampaknya tidak ada catatan

dia melepas anak itu untuk diadopsi.

- Bagaimana mungkin? - Tebakanku,

dia tidak melepas anak itu ke yayasan,

tapi memberikannya ke orang lain.

Dia memberikannya sendiri?

Mungkin dia meninggalkannya di depan rumah seseorang atau semacamnya.

Ibu.

Ada apa?

Ibu ada jadwal desinfeksi di rumah sakit hari ini.

Aku akan mengantar Ibu.

Tidak usah.

Apa-apaan kamu?

- Aku hanya ingin membantu. - Yang bisa kamu lakukan

adalah pergi dari hadapanku.

- Ibu. - Kamu tidak dengar?

Ayahmu juga tidak tahu malu.

Kamu sama sepertinya.

Keluar.

Melihatmu membuatku marah.

Aku tidak sanggup.

Keluar dari rumah ini.

Aku tidak bisa

pergi ke mana pun.

Apa?

Ibuku tidak mau melihatku.

Begitu juga dengan Ibu.

Aku tidak bisa kembali kepada siapa pun.

Silakan benci aku,

tapi tolong izinkan aku tinggal di sini.

Meskipun Ibu tidak mau melihatku, tolong biarkan aku tinggal di sini.

- Kamu datang. - Ya.

Bibi siap untuk pergi?

Ya.

Tas bibi tertinggal.

Ini, Ibu.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Hye Eun.

Bisakah kamu mengabariku

tentang kondisi Ibu?

Selain itu,

dia dia belum makan apa pun.

Tolong pastikan dia makan sesuatu sepulang dari rumah sakit.

Baik.

Jangan terlalu khawatir, ya.

Go Ya mencari kalian kemarin.

Sungguh?

Dia pasti ingin menanyakan

maksud Bibi Yang Sook

soal "membesarkan anak orang lain".

- Kamu mendengarnya? - Apa Go Ya

sungguh bukan anak Bibi Yang Sook?

Bukan.

San Deul.

Jika Go Ya menemui ibu, ibu harus bilang apa?

Mungkin seseorang

sudah memberi tahu dia.

Siapa?

Ayahnya.

Apa?

Apa aku bukan anak kandung ibuku?

Baiklah, karena kini sudah mengetahuinya,

aku akan mempertemukan dia dengan ibu kandungnya.

Sedang apa dia di sini?

Halo. Aku ingin menemui Pimpinan Ha Ji Na.

Dia sedang tidak di kantor.

Anda sudah membuat janji?

Belum.

Kalau begitu, aku akan menunggu di sini.

Ada apa?

Kamu di mana?

Apa?

Pikirmu di mana? Aku di kedai adikku.

Jangan berbohong.

Naik ke lantai atap sekarang.

Apa?

Ada apa dengannya?

Maaf, aku akan kembali lain kali.

Baiklah.

Choi Tae Pyung sudah menelepon?

Belum, Bu.

Kenapa kamu ingin menemuiku?

Apa ini kedai adikmu?

Apa pedulimu?

Ada apa kamu kemari?

Biar kuulangi. Apa pedulimu?

Kamu kemari mau menemui Choi Go Ya rupanya.

Kamu tidak bisa menyembunyikannya lagi dariku.

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left