The first 200 lines.
Daratan mitos dan jaman sihir,
Takdir sebuah kerajaan besar berada di pundak seorang pemuda.
Ia bernama...
'Merlin.'
Yang Mulia. Dia di sini.
Kau adalah Myror. Yang melegenda. Kau pembunuh yang paling ditakuti
di seluruh daratan.
Katakan,
apa kau sehebat yang mereka ceritakan?
Kau akan membunuh siapapun.
Aku sudah membunuh banyak orang, mereka semua sama bagiku.
Kau bersedia membunuh bangsawan?
Yang Mulia, kau sudah mati jika ada orang yang membayarku untuk membunuhmu.
Aku ingin kau membunuh orang yang membunuh putraku.
Aku ingin kau membunuh
Arthur Pendragon.
Terjemahan Indonesia: RED_dahLIA
Resync by Jun Andrew twitter @jun_arashie
Enjoy.. :)
Itu pasti sakit.
Itulah tujuannya, Merlin, Ini kan bukan perang bantal.
Tolong beri aku tombak lagi.
Kenapa kau berhenti? Aku sangat terbuka. Kau bisa saja menghantamku.
Aku takut melukaimu, Yang Mulia.
Kau punya kesempatan, kau tak boleh ragu-ragu.
Tak akan kulakukan seandainya aku menghadapi lawan yang berbeda.
Kau adalah calon raja, Yang Mulia.
Kau melawanku dalam turnamen tahun lalu.
Berarti kau membiarkanku menang?
Tidak, Yang Mulia.
Tak masalah siapa diriku.
Aku tak mengharap perlakuan khusus darimu, dari siapapun.
Sudah paham?
Bagaimana aku akan membuktikan diri
kalau lawan-lawanku tidak berusaha keras?
Aku yakin ini tidak terjadi sepanjang waktu.
Jadi ini terjadi beberapa kali?
Tidak. Aku tidak yakin.
Sekarang kau yakin! Kau mengatakan hal yang kau pikir ingin kudengar.
Ya.
Er...Tidak. Pertanyaannya apa tadi?
Itulah buktinya.
Seumur hidup aku sudah diperlakukan khusus.
Aku hanya ingin diperlakukan sama seperti semua orang.
Sungguh?
Kau tak tahu betapa beruntungnya kau.
Kalau kau ingin bertukar tempat, beritahu aku.
Itu bukan ide bodoh.
Kau Pangeran Arthur. Kau tak bisa mengubah dirimu.
Ya, aku bisa.
Kami menerima laporan tentang kemunculan makhluk buas.
berkeliaran di hutan dekat Northern Borders.
Seperti apa makhluk buas itu?
Dilaporkan dia bertubuh singa, dan bersayap elang.
dan... berwajah beruang.
Aku yakin pasti itu ciptaan sihir.
Maka kita harus menghancurkannya.
Aku akan pergi ke Northern Borders besok pagi.
Kau akan melewatkan turnamen.
Meski aku sangat ingin bertanding, kewajibanku untuk Camelotlah yang utama.
Kau benar, tentu.
Aku akan menemuimu dalam empat hari.
Jangan beritahu siapapun kalau aku telah kembali ke Camelot.
Kau telat.
Maaf. Gaius...
Lantainya...
Ini bau apa? Baju siapa ini?
Bajuku. Aku mencucinya secara khusus.
Kau yakin ini ide bagus? /Sepertinya berpura-pura jadi orang lain
adalah satu-satunya cara agar orang jujur padaku.
Tolong bawakan tasku. /Kalau kau mau dikira seorang petani,
kau harus membawa tasmu sendiri.
Kau lupa sesuatu, Merlin.
Tak ada yang akan tahu ini tasku.
Pasti ada cara yang lebih mudah untuk membuktikan dirimu.
Diamlah, Merlin.
Aku ada di sana. Odin telah mematok harga untuk kepala Pangeran Arthur.
Pasti dia tak akan berani. /Dia dibutakan oleh duka, Yang Mulia.
Pembunuh bayaran Myror telah menerima bayarannya.
Aku pernah dengar tentang Myror.
Aku yakin dia sudah menuju ke Camelot selagi kita berbincang.
Aku memberimu informasi ini dengan membahayakan diriku sendiri.
Gandakan penjagaan. Aku ingin pembunuh ini ditangkap sebelum dia sampai di Camelot.
Yang Mulia.
Guinevere...
Kau baik sudah mengijinkanku menginap di rumahmu.
Aku senang bisa membantu.
Makanan
Akan kusiapkan makanan untukmu.
Aku tak percaya kau melibatkanku.
Kau tak mungkin mengharap aku mau menginap.
Kita bisa mempercayai Gwen
untuk tidak memberitahu siapapun kalau kau di sini. /Mana ada yang percaya?
Jika kau kesulitan tanpa ranjang besarmu dan bantal empukmu...
Ini tak masalah. Berapa lama persiapannya?
Kau sudah menemukan orang untuk memerankan ksatria di turnamen?
Tentu. Dia seorang petani
dari desa terpencil dan tak ada yang akan mengenalinya.
Tapi apa penampilannya pantas?
Bagus!
Mulai sekarang, kau adalah Sir William of Deira.
Bayangkan kau begitu... arogan.
Ksatria suka berpikir kalau mereka jauh lebih baik dari orang lain.
Bukan arogan. Abaikan dia, dia idiot.
Ksatria harus bersikap terhormat dan mulia.
Itu.. lebih bagus.
Kau harus yakinkan semua orang kalau kau terlahir dari keluarga ningrat.
Sikat baju besiku, nak.
Sekarang kau mulai terbiasa.
Itu bagus. Kau memang harus menyikat baju besi kami.
Yeah.
Senang melihatmu beristirahat, Merlin.
Berarti kau punya energi untuk membersihkan tangki bibitku.
Ini hari yang melelahkan. Kupikir akan kulakukan nanti malam.
Ini ranjangku?
Tentu.
Kuharap kau nyaman.
Aku yakin begitu.
Selamat malam, Guinevere.
Selamat malam, Yang Mulia.
Berhenti.
Tunjukkan dirimu.
Untuk urusan apa kau berada di Istana raja?
Aku datang untuk menemui Pangeran Arthur.
Siapa namamu?
Namaku Myror.
Kenapa kau kemari?
Informasimu salah.
Pangeran Arthur tidak ada dalam rombongan ke Northern Borders.
Pangeran pergi bersama mereka kemarin.
Mereka pasti berpisah. Mungkin dia sudah kembali ke Camelot.
Tidak. Kepulangannya akan diumumkan di Istana.
Sepertinya sang Pangeran tidak ingin ditemukan.
Hm.
Ingat rencananya. Aku akan bertanding di turnamen,
tapi tak ada yang tahu itu aku.
Yang kau lakukan hanya menerima sorak-sorai di akhir laga.
Beraktinglah seolah kau pantas...
..dan orang-orang akan mempercayaimu.
Para ksatria kerajaan, selamat datang di Camelot.
Kalian telah berlatih untuk ini selama bertahun-tahun...
Dia belum terjatuh dari kudanya!
Kukira begitu.
..dan kemampuan kalian diuji.
Hari ini, kalian akan bertarung demi kejayaan dan kehormatan.
Karena inilah ujian penting bagi keberanian.
Ini akan menempa kalian sebagai seorang lelaki.
Hanya yang paling handal,
paling pemberani di antara kalian yang akan menjadi juara.
Mereka siap untukmu, Yang Mulia.
Kau harus pergi dan menyambut sorak-sorai.
Bagaimana caranya?
Kau melambai, mereka bersorak, tidak sulit kok.
Aku yang kerja habis-habisan, orang lain yang dapat pujian.
Aku tahu rasanya.
Saat aku memenangkan turnamen ini,
Akan kubuka kedok asliku, menerima pujian sepantasnya.
Tentu saja.
Jangan cuma berdiri saja, bantu aku melepas baju besiku.
Jangan lupa menyikatnya sebelum besok, kudanya perlu dimandikan
dan jangan lupa perbaiki perisai yang rusak.
Kau punya kabar tentang keberadaan Pangeran Arthur?
Semua orang yakin ia pergi ke Northern Borders.
Tapi aku menemukan pelayan Arthur tetap berada di Camelot.
Siapa pelayannya? /Itu dia.
Kenapa dia bekerja untuk ksatria lain?
Apa ini tentang tangki bibit?
Pikiranmu tajam sekali, Merlin.
Akan kubersihkan besok.
Sebelum atau sesudah menggosok lantai dan selesai mencuci baju?
Dari yang kudengar, para wanita di Istana sangat terkesan dengan Sir William.
Mereka pikir dia sangat tampan.
Tipikal. Mereka tak akan tahu ksatria sejati
jika kepalanya dihantam dengan tombak.
Kenapa kau lakukan ini?
Aku cemas orang-orang menghormatiku hanya karena gelarku.
Aku tak percaya itu.
Kalau itu benar?
Tidak.
Saat aku bertanding sebagai William,
gelarku bukan masalah, tak ada yang memberiku perlakuan khusus.
Jadi, saat aku memenangkan turnamen ini,
Jika aku menang, itu karena aku memang pantas.
Bukan karena aku adalah
Pangeran Arthur.
Kupikir aku mau mandi.
Mungkin itu sulit, mengingat aku tak punya bak mandi.
Sungguh?
Mungkin kau bisa menyiapkan semangkuk air hangat.
Kukira kau punya mangkuk.
Kupikir aku bisa melakukannya.
Aku hanya harus berjalan jauh ke sumur dan menimba air, kan?
Merlin, berdiri. Arthur memang sedang pergi, tapi aku tidak.
Kenapa tangki bibitku masih kotor?
Mengapa kau pikir kau bisa duduk menganggur seharian?
Kau pikir aku duduk-duduk menganggur?
Aku tak punya kesempatan untuk duduk-duduk
dan menganggur sejak aku sampai di Camelot.
Aku terlalu sibuk di sekeliling Arthur. Melakukan ini itu.
Saat aku tidak di sekeliling Arthur, aku bekerja untukmu
No comments yet. Be the first to leave one.