Release info

오!-삼광빌라-Homemade-Love-Story-E27-E28-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-11-02
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Karena

aku

suka...

Aku

suka kamu.

Tidakkah kamu merasakan hal yang sama?

Benar, bukan?

Tidak.

Aku sungguh tidak menyukaimu.

Astaga, itu merusak suasana.

Bagaimana itu bisa menjadi tanggapanmu?

Nona Lee, bisa lihat sesuatu?

Tentu. Aku datang!

Tunggu sebentar...

Aku...

Kamu baik-baik saja?

Sundulan...

Nona Lee!

Nona Lee.

Punggungku sakit.

Ini. Di sini.

Di sebelah sini.

Aku tidak bisa memakainya sendiri.

- Boleh kulihat halaman berikutnya? - Tentu.

Seperti ini.

"Pemeriksaan fisik Ayah, pukul 11.00"

Aku akan mengirim sisa ideku lewat surel.

- Tentu. - Aku harus kembali ke kantor.

- Terima kasih, Nona Lee. - Semoga harimu menyenangkan.

- Semoga harimu menyenangkan. - Kamu juga.

Tunggu, ke mana Jae Hee?

Dia bilang ada urusan hari ini.

Tunggu sebentar.

Apa yang baru saja terjadi?

Karena

aku

suka kamu.

Apa-apaan ini?

Apa dia baru saja mengungkapkan perasaannya kepadaku?

Begitukah?

Tidak mungkin. Tidak bisa. Ini salah.

Sadarlah, Chae Woon. Ini salah.

Kamu tidak boleh mendekati Koala.

Tolak Koala.

Tidak mungkin.

Itu tidak boleh terjadi.

Jae Hee, aku tahu kamu meluangkan waktu dari jadwal sibukmu.

Kami bisa membawa James sendiri.

Tidak apa-apa.

Omong-omong, aku membawakan air hangat dan bubur.

Dia bisa menjalani pemeriksaan penuh,

karena itu dia tidak makan hari ini.

Benarkah? Terima kasih banyak sudah baik sekali.

Astaga, Jae Hee. Aku yakin kami membuatmu menunggu.

Astaga.

Apa...

Dia memakai bajuku.

Bukankah dia menggemaskan?

James, kamu tampak jauh lebih muda.

Begitukah?

Apa ini cocok denganku?

Tentu saja.

Omong-omong,

kita harus pergi.

Tentu. Kalau begitu, aku akan pergi.

Tentu.

Pakaian ini cocok untukmu.

Terima kasih.

Astaga, aku hampir mati.

Aku bersyukur atas apa yang dilakukan Jae Hee untuknya.

Benar sekali.

Astaga.

Tunggu sebentar.

Tapi kenapa dia berterima kasih kepadaku?

Apa?

Aku membawakan air dan bubur untuk James

untuk dia makan usai menjalani pemeriksaannya,

tapi Jae Hee berterima kasih kepadaku untuk itu.

- Benarkah? - Ya.

James mungkin mengingatkannya kepada ayahnya di rumah.

Begitukah?

Hwak Se,

bukankah James dan Jae Hee

mirip?

Karena kini kamu mengatakannya, mereka memang agak mirip.

Tapi kita juga mirip.

Pantas saja kita keluarga.

Kamu benar. Kita keluarga.

Kamu benar sekali.

Bisa konfirmasi namanya?

Woo Jung Hoo.

Benar.

Dan Anda putranya?

Ya.

Kita tidak akan tahu pasti sampai hasilnya keluar,

tapi tidak ada yang ditemukan selama tes hari ini.

Benarkah? Itu berita bagus.

Teman polisimu itu

pasti membantumu mengatur pemeriksaan untuknya.

Ya.

Sungguh melegakan bisa melihat Jae Hee

menangani urusan polisi dan rumah sakit untuk kita.

Benar sekali.

Jae Hee, kami sangat bahagia.

Bagaimana dengan makanannya?

James pasti kelaparan sekarang.

Ya.

Santai saja.

Makanlah denganku.

Sebenarnya, aku sudah makan sebelum datang ke sini.

Begitu rupanya.

Kamu berusaha keras membantuku hari ini, bukan?

Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang sibuk.

Jadi, aku mendengar orang memanggilmu Pak Yoo.

Anda tidak tahu namaku?

Maafkan aku.

Kurasa aku mendengarnya, tapi...

Woo Jae Hee.

Begitu rupanya.

Nama yang keren.

Seperti yang kamu tahu, namaku James.

Tapi aku belum bisa mengingat margaku.

Ayah bohong, bukan?

Apa?

Ayah bisa memberitahuku yang sebenarnya.

Ayah tidak amnesia, bukan?

Ayah ingin lari dari kenyataan dan membuat semuanya kembali

- seperti dahulu... - Aku tahu.

Apa?

Aku tahu

aku merepotkan semua orang.

Kepada semua penghuni di Vila Samgwang

dan...

Dan kamu, Pak Yoo...

Dia benar-benar andal berpura-pura.

Woo Jae Hee.

Aku juga beban bagimu, Pak Yoo.

Aku tahu aku membuat semua orang lelah.

Dengan begitu, aku harus

pergi mulai saat ini.

Aku akan mencari uang dengan cara apa pun

dan membayar yang kamu keluarkan di rumah sakit hari ini.

Beri tahu penghuni Vila Samgwang aku kabur dari rumah sakit.

Terima kasih untuk semuanya.

Ayah, aku... Maksudku, tunggu saja.

Apa ini sungguhan?

Maksud Ayah, ini bukan lelucon yang buruk?

Seandainya

aku berbohong.

Maaf atas masalah yang kutimbulkan.

Tunggu.

Ayah mau ke mana?

Jaga dirimu.

Pak Yoo Jae Hee.

Yoo Jae Hee?

Apa itu tadi? Apa dia serius?

Baiklah. Dia pasti ingin pulang sekarang.

Dia pasti tidak nyaman tinggal ramai-ramai di Vila Samgwang.

Pak Woo Jung Hoo, tidak bisa begini.

Kalau begitu, jaga dirimu.

Sampai jumpa.

Begini...

Ayah punya uang untuk ongkos bus?

Aku punya uang pemberian Bu Lee.

Baiklah. Naiklah taksi dengan itu.

Astaga, Ayah sulit dipercaya.

Ini konyol.

Aku senang tidak memberi tahu Ibu.

Pak.

- Apa? Ada apa? - Tolong jangan bunuh aku.

Aku akan segera mengembalikan uangmu.

- Tidak, bukan begitu. Pak. - Ayah.

Aku akan mengembalikan uangnya.

- Pak. - Ayah.

- Aku akan membayarmu kembali. - Astaga.

Pak Yoo Jae Hee. Pak Yoo Jae Hee, tolong aku.

Dia agak sakit. Maafkan aku.

Baiklah.

- Maafkan aku. - Ayo.

Ayah baik-baik saja?

Terima kasih banyak, Pak Yoo Jae Hee.

Terima kasih.

Aku bukan Yoo Jae Hee.

Woo Jae Hee.

Kubilang Woo Jae Hee!

Pak Woo Jae Hee.

Ayo. Aku akan mengantar Ayah pulang.

Tidak.

Kalau begitu, aku akan pergi.

Ayah mau tertangkap perundung lagi?

Tidak.

Kalau begitu, ikutlah denganku.

Baiklah.

Tunggu.

Seorang pria tampan sepertimu

tidak boleh ada hal seperti ini di jaketnya.

Begini... itu...

Pakaian Ayah...

Kurasa aku terlihat sangat keren.

Bukankah begitu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left