The first 200 lines.
Terima kasih, Ayah.
Terima kasih sudah datang.
Hai, dengan senang hati.
Ini adalah tempat yang indah.
Terlihat lebih indah di saat musim hujan.
Hujan sepanjang waktu.
Ngomong², bagaimana kamu menemukan tempat ini?
Butuh waktu 6 jam untuk sampai ke sini dari Delhi.
Tempat ini bukanlah yang terkenal.
Namun, aku menemukannya.
Ayah tahu aku sangat berbakat.
Iya itu kamu.
Dan tempat ini di tengah hutan.
Menakjubkan.
Ya, ayah. spesialisasi tempat ini adalah...
...di tengah hutan.
Glendale Forest Hotel.
Sangat indah.
Ini adalah Boutique Hotel.
Maksudnya?
Artinya tidak seperti hotel biasa.
Jumlah kamarnya, tapi setiap kamar sangat unik.
Dan jumlah staf sedikit, untuk perhatian pribadi.
Ini akan menjadi resepsionis
Ah...resepsionis!
Lantai yang sangat baik. - Ya.
Bagus.
Saya akan membuat ruangan ini menjadi ruang makan.
Dan kamu melakukan semua ini sendiri?
Tanpa bantuan.
Ya.
Aku sangat bangga padamu.
Ayo.
Wow!
Kamar tamu lewat sini. - Bagus.
Dan aku akan merancang sendiri setiap kamar tamu.
Aku tidak tahu kalau kamu seorang desainer interior juga.
Kamu tahu aku, ayah.
Ayah!
Halo.
Kontraktor Fateh Singh berbicara dari Chandigarh.
Fateh Singh, kapan dekorasi Natal sampai sini?
Maaf, Nyonya.
Butuh waktu lama untuk mengantarnya.
Kendaraan baru saja menuju hotel Anda.
Mungkin sampai sana besok pagi.
Anda bisa memeriksanya secara menyeluruh.
Terima kasih dan mohon maaf.
Oke.
Ganesh. Dimana kamu?
Berapa lama waktu yang diperlukan?
Pertama aku berada di tengah hutan.
Dan kedua, kontraktor telah memanggilku.
Kita perlu mengirim barang ke Glendale Hotel sebelum fajar.
Oke, baik, baik.
Cepat. Cepat.
Siapa disana?
Siapa di sana?
Siapa di sana?
Translated & Subtitled by: Ainür Röfiq
Surabaya, Desember 2014
Copyright © Ainür Röfiq 2014
Lebih tinggi.
Lebih tinggi.
Hati-hati.
Apakah ini benar Nyonya?
Lebih tinggi.
Ya.
Nyonya. - Ya.
Tuan Rawat menunggu anda.
Kamu pergilah. Aku segera datang. - Ya, Nyonya.
Apakah kamu mengatur tempat ini? - Ya, Nyonya.
Hai, Mr Rawat.
Halo...Halo...Halo...
Hai, Aku senang anda telah datang.
Dengan senang hati Nyonya.
Ini dari semua orang Bank Global India, untuk anda.
Terima kasih banyak.
Dan ada satu hal lagi. Ini.
Ini sangat indah untuk anda. - Terima kasih.
Nyonya, ini adalah hotel pertama anda.
Kami dari bank berharap bahwa...
...anda segera meresmikan hotel dengan nama yang sama.
Terima kasih banyak.
Dan pikirkan hanya bank kami untuk investasi.
Tentu saja.
Ketukan pada kayu... Semoga semua itu terjadi.
Ya, Nyonya.
Oh wow, apakah itu nyata? - Tidak, itu tidak nyata.
Tapi kita dapat mengatur taman safari jika anda mau.
Wow!
Dapatkah anda bayangkan kami di sekolah yang sama, kelas yang sama.
Duduk dua bangku terpisah dari satu sama lain.
Kita tidak pernah berbicara satu sama lain.
Pergi ke perguruan tinggi yang sama.
Kami bahkan memiliki teman yang sama, namun kita tidak pernah berbicara.
Itu benar² manis.
Akhirnya, saya pikir kami berbicara di Regal Cinema, dekat Connaught Place.
Ketika saya punya dua tiket.
Dan dibuang oleh teman saya pada saat terakhir.
Jadi kita melihat film, pergi untuk minum kopi.
Dan kemudian memutuskan untuk makan malam.
Dan tiga minggu kemudian kami jadian.
Tiga hari kemudian...kami menikah.
Wow!
Ini adalah kamar suite bulan madu kami.
Wow! sangat indah.
Yang terbaik untuk Anda.
Jadi sedih.
Kenapa?
Karena aku akan menutup tirainya.
Tunggu. Tunggu. Tunggu. Tunggu.
Apa masalahnya?
Nyonya, saya mencoba yang terbaik, tapi aku tidak bisa memperbaiki oven ini.
Dia tidak mengerjakannya dengan benar Nyonya saat pertama bekerja.
Bagaimana anda mengharapkan dia untuk bekerja?
Saya telah mengatakan kepadanya dari hari pertama.
Jadi mengapa kamu tidak memperbaikinya sendiri?
Nyonya, dengan izin anda saya akan bawa ke servis.
Tukang servis akan memakan waktu 10 hari untuk memperbaiki itu.
Dan pestanya adalah hari ini, dasar idiot.
Nyonya, katakan padanya untuk bersikap baik.
Kalau tidak?
Tenang, Tuan². Kami tidak ingin ada perkelahian di sini.
Kamu pergi, dan telpon tukang servisnya.
Pergilah.
Rajender.
Apa yang akan kita lakukan jika oven tidak bisa digunakan?
Nyonya, saya bisa membuat kue tanpa oven.
Tapi itu akan menjadi kue sponge.
Silakan membuatnya.
Aku tahu ketika saya mempekerjakan kamu...
Aku mempekerjakan koki terbaik di dunia.
Apa ini, Deep?
Mengapa tirainya sangat pendek?
Nyonya, mereka telah mengukur ruangan nomor 10.
Dan membuat tirai untuk ruangan ini.
Mereka pikir ukuran kedua ruangan sama.
Ya Tuhan!
Baiklah.
Pergilah ke kamarku.
Ambil tirai dan perbaiki ruangan ini.
Oke. - Pergilah.
Kamu juga.
Nyonya.
Ya. - Nyonya, kontraktor dari Chandigarh tersebut.
Dia mengatakan bahwa truknya mengalami kecelakaan...
...dan dia tidak dapa mengantarkan barangnya tepat pada waktunya.
Ya Tuhan!
Mengapa semuanya terjadi pada hari ini?
Telepon Tuan Gupta.
Buat semuanya menjadi beres.
Para tamu sedang berada di jalan.
Kami tidak dapat membatalkan pesta ini tanpa biaya apapun.
Ya, Nyonya. - Pergilah.
Jadi kamu disini akhirnya.
Apa?
Saya telah mencoba menghubungimu selama 2 jam.
Telepon kamu matikan.
Bukan begitu caranya.
Dan kamu sendirian.
Ya saya masih sendiri.
Maksudku, musisi kamu, Band kamu?
Kamu penyanyi, kan?
Iya.
Aku bisa menyanyi sedikit.
Menyanyi sedikit?
Ini adalah pembuakaan hotelku.
Dan itu adalah hari yang sangat istimewa bagiku.
Bagiku juga.
Aku bisa mendengarkan musik di telingaku.
Oke.
Jika kamu ingin berlatih, aulanya ada di sana.
Ayah saya pernah berkata, bahwa.
Rumah tidak hanya terbuat dari dinding yang indah.
Tapi juga dari orang² yang hidup di dalamnya.
Dulunya, tempat ini adalah bekas reruntuhan.
Tapi sekarang anda telah membuatnya hidup lagi.
Kalian semua telah merubah reruntuhan ini menjadi pondok hutan yang indah.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semuanya telah menjadi tamu pertama saya.
Dan saya ingin mengucapkan selamat Natal untuk semuanya.
Dan saya harap anda betah tinggal disini.
Terima kasih.
Sebuah detak jantung.
Dibutuhkan dalam dada setiap saat.
Bernafas diperlukan setiap saat.
untuk semua orang untuk hidup.
Dengan cara yang sama, hati yang naif ini juga membutuhkan.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Kekasihku.
Copyright © Ainür Röfiq 2014
Kevlin, ambil peralatan musiknya cepat. - Ya.
Maaf Nyonya, kami terlambat menuju kesini.
Hujannya benar² lebat di jalan?
No comments yet. Be the first to leave one.