ERASED

ERASED (僕だけがいない街)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Boku Dake ga Inai Machi Episode 11 Subtite Indonesia
A Commentary by Leo_Link
Boku Dake ga Inai Machi Ep.11 Subtite Indonesia 720p, Kalau ingin Kara kebaca gunakan Daum Player/Pot Player!

Tags

other
Published on: 2016-03-25
Downloads: 66
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

diriku menunggu, menunggu dirimu

sampai esok hari berjalan seperti masa lalu

aku datang untuk berhenti, berhenti untuk berkaca

pada hari di mana aku harus meratapi diri

kenanganku terbentang menjadi abadi

dan kusadari diriku tak bisa mencari kebenarannya

aku pun jadi selalu menyakiti diri

menangis sendirian di sudut hatiku

masa lalu menyuruhku jangan menyerah

namun semua mengalir layaknya air di sungai

"penyesalan," aku ingin sekali mengatakannya

tapi aku kehilangan kesempatanku di hari itu

aku menunggu, menunggu dirimu

sampai esok hari berjalan seperti masa lalu

hari ini aku menyakiti diriku lagi

mengukir bekas luka agar selalu kuingat

karena ku tak ingin melupakan dirimu

hanya akulah satu-satunya yang mengawasimu

masa lalu maupun masa depanmu

penderitaanmu maupun kegembiraanmu segalanya

aku percaya seseorang akan menjadi lebih baik hati

saat mereka sudah lebih dewasa

namun diriku masih tak berubah dari saat kecil

karena aku masih ingin melindungimu

selagi diriku terbangun dari kegelapan

cakrawala yang luas di depan menantiku

kota yang menyembunyikan kita berdua

tertutupi salju sampai tak diketahui siapapun

di dalam lubuk hatiku ini dirimulah luka yang terbesar yang pernah terukir

yang biasa membuatmu tersenyum di dalam dunia ini

akan kurebut kembali nyanyian yang membuatmu tersenyum

Maukah kau mendengarkan cerita tentang masa laluku?

Ini cerita saat aku masih kelas enam SD.

Suatu saat, seorang anak gadis, teman sekelasku,

membawa tujuh-delapan hamster di dalam kotak ke arahku.

Karena kecerobohannya, hamster tersebut berkembang biak,

dan karena itu, dia tidak bisa menjaga hamster tersebut.

Aku yang bersedia menjaga mereka,

saat aku sampai di rumah, aku mengisi botol bekas anggur dengan air

dan memasukkan semua hamster tersebut ke dalamnya.

Tiga jam setelahnya, setelah makan malam, aku kembali ke kamarku,

dan aku terkejut dengan apa yang kulihat.

Ada satu hamster yang berhasil bertahan karena berdiri di atas tubuh hamser lain yang mengambang.

Jujur saja, hal itu membuatku tertarik.

Aku memberi nama hamster itu Spice dan memutuskan untuk membesarkannya.

Saat aku melihat kejadian tersebut,

aku memikirkan sebuah cerita pendek yang berjudul, "Jaring Laba-Laba".

Apa kau mengetahuinya?

Seorang pendosa bernama Kandata yang dilempar ke dalam neraka.

Shakyamuni tergerak setelah melihat tindakannya yang menyelamatkan nyawa seekor laba-laba,

sehingga Shakyamuni menurunkan jaring laba-laba dari surga untuknya.

Kandata mulai memanjat jaring tersebut,

dan menendang seluruh pendosa yang mengikutinya.

Tapi benang tersebut terputus, dan Kandata jatuh kembali ke neraka.

Mungkin kau takkan percaya dengan cerita ini, tapi aku akan tetap mengatakannya padamu.

Tidak, menurutku kau pasti mengerti.

Sejak aku bertemu dengan Spice,

aku merasa seperti melihat sebuah jaring laba-laba.

Aku membunuh semua orang yang terikat dengan jaring tersebut.

Tapi suatu hari, ada anak laki-laki yang mengacaukan rencanaku.

Dan aku melihat jaring laba-laba

di atas kepala anak itu.

Yashiro!

Aku mengetahui masa depanmu!

Tapi, dia tidak mati.

Aku akan memberinya nama Spice dan mulai mengamatinya.

Dan anak itu adalah kau Satoru.

Semuanya menjadi 987 yen.

Terima kasih.

Oh iya, bukankah Satoru pernah mengatakannya padaku?

Sebenarnya, Ibu bisa langsung pergi ke Ueno tanpa harus mengganti kereta.

Itu benar.

Apa maksud ucapannya waktu itu, ya?

Selamat pagi, Satoru.

Ya, ini mengejutkan.

Kamu bisa tertidur sampai 15 tahun.

Lima ... belas ... tahun ....

Oh, kau bisa berbicara, ya.

Kurasa kamu tidak perlu menunggu lama untuk menjalani proses rehabilitasi.

Sepertinya Ibuku menghabiskan waktu sekitar empat jam dalam sehari untuk merawat tubuhku selama 15 tahun.

Dalam tiga tahun terakhir, dia menggunakan perangkat EMS

untuk berjaga-jaga jika sewaktu-sewaktu aku terbangun.

Dia merawat sendi dan ototku.

Dari anak kelas lima yang hanya memiliki tinggi 139 cm, menjadi seseorang yang memiliki tinggi 169 cm.

Dr. Kitamura berkata kalau ini semua berkat Ibuku

dan ini adalah kejadian yang tak masuk akal.

Sekarang, Satoru, mungkin ini adalah saatnya.

Tolong jawab pertanyaanku yang selanjutnya.

Apa hal terakhir yang kauingat sebelum kau tertidur?

Hal terakhir yang kuingat ....

Lo?

Lo?

Apa, ya?

Ingatanku seperti terhalang dan terkunci di balik pintu yang kokoh.

Apa kauingin melihat dirimu sendiri?

Jangan terkejut, ya.

Apa?

Wajahmu sudah banyak berubah jika dibandingkan dengan dirimu yang berumur 11 tahun.

Ya, karena ingatanmu juga kacau,

mungkin ada semacam perbedaan rasa mengenai dirimu sendiri.

Saat itu, kupikir yang dia katakan itu benar,

tapi meski aku memang berasal dari era Heisei,

aku tak merasakan apa pun mengenai tempat ini.

"Kesabaran." "Monitor pengukur detak jantung."

"Perasaan akan kehilangan." "Penghakiman."

Aku bisa membaca semuanya.

Sejak kapan aku mempelajarinya?

Siapa aku ini?

Selamat pagi, Satoru.

Selamat pagi.

Satoru, ada tamu untukmu.

Lama tak berjumpa, Satoru.

Kau terlihat baik-baik saja, Satoru.

Kenya Kobayashi dan Hiromi Sugita

adalah teman terdekatku.

Sekarang, Kenya sudah menjadi pengacara, dan Hiromi sudah menjadi dokter.

Aku membicarakan hal- hal kecil bersama mereka.

Sepertinya Kenya ingin mengatakan sesuatu padaku,

tapi sepertinya Ibuku sudah memberi peringatan yang keras.

Karena itu, kami cuma sebatas ngobrol.

Dadah!

Dadah!

Ada banyak hal yang ingin kutanyakan padanya,

tapi Ibuku berusaha untuk menghindari topik yang berkaitan dengan masa laluku.

Ibuku telah menghabiskan waktu selama lima belas tahun hanya untukku,

dan Ibu selalu percaya kalau aku akan terbangun suatu saat nanti.

Jika itu yang diinginkan Ibuku, sepertinya aku tak perlu mengingat masa lalu.

Apa kamu baik-baik saja?

Bagaimana kalau kita akhiri saja untuk hari ini?

Satoru!

Selamat, Kayo.

Episode 11

Masa Depan

Aku sudah menikah.

Dan namaku sudah menjadi Kayo Sugita.

Jadi Ayah dari anak itu adalah Hiromi?

Ya.

Sepertinya Hiromi ingin mengatakan sesuatu padaku.

Mungkin itu tentang anaknya.

Mungkin.

Oh iya, anak ini memiliki alis panjang seperti Hiromi, ya.

Ya, meski dia adalah anak laki-laki.

Namanya adalah Mirai.

Mirai: Masa Depan

Mirai, ya ....

Itu adalah nama yang bagus.

Satoru.

Jujur saja, kami merasa tak nyaman.

Apa tidak masalah kalau hanya kami yang berbahagia?

Mungkin kami juga menjadi salah satu penyebab atas keadaanmu.

Kami merasa ...

... kalau kami sudah meninggalkanmu.

Kayo, takdirku adalah milikku sendiri.

Kau tidak perlu merasa bertanggung jawab.

Aku menjadi seperti ini, pasti karena akulah yang telah mengharapkannya.

Padahal kau sudah tertidur selama 15 tahun, tapi cara bicaramu masih sama saja.

Meski begitu, Satoru ....

Aku yang dulunya hanya berpikir akan terus sendirian,

tapi sekarang aku sudah memiliki keluarga,

ini semua karena kau.

Terima kasih.

Terima kasih, ya.

Apa yang sudah kulakukan?

Cup, cup.

Apa kau lapar?

Cup, cup.

Satoru?

Apa kau baik-baik saja?

Ya.

Maaf tiba-tiba aku menceritakan banyak hal padamu.

Kau pasti lelah, 'kan?

Kalau begitu, aku akan datang lagi.

Ya, dadah.

Ah, Satoru, kau sudah kembali, ya?

Ya.

Tadi Hinazuki datang ke sini.

Ya, aku juga melihatnya.

Anaknya sangat menggemaskan, ya?

Hei.

Ibu.

Apa?

Mereka datang lagi.

Ada apa?

Para fotografer penebar gosip.

Mereka ingin menulis artikel tentangmu yang sudah tertidur selama 15 tahun.

Ah, benar juga, Satoru.

Apa ada yang ingin kamu bicarakan dengan ibu?

Tidak, tidak ada apa-apa.

Silakan.

Halo.

Terima kasih untuk semuanya.

Dr. Kitamura, kapan aku bisa berjalan lagi?

Aku tidak tahu.

Semua itu tergantung padamu.

Kalau begitu, izinkan aku melakukan rehabilitasi dua kali lipat.

Aku ingin segera pergi ke luar.

Aku akan memikirkannya.

Aku permisi sebentar.

Ya, terima kasih banyak, Pak Kepala.

Proses pemulihannya berjalan baik.

More Indonesian subtitles for ERASED

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left