The first 192 lines.
My Lonely Planet
♔ Follow My Instagram @skysoultan ♔ Episode 19
Kalian melihat data yang ada di tangan,
apa yang dirasakan?
Sebagai CEO WALNUT
aku sangat malu.
Semua sumber daya yang kita miliki,
bisa dibilang
merupakan standar terbaik di industri bidang ini.
Tapi sekarang?
Kita bahkan tak bisa melawan sebuah bengkel kecil.
Ayo, siapa yang bisa kasih tahu aku
sebenarnya apa penyebabnya?
Kamu katakan.
Gampang, bosnya adalah CEO Miao.
Kemudian, rekan kerjanya adalah nona jelek itu.
Tapi, mereka berdua
sungguh seperti pepatah tak kenal maka tak sayang.
Siapa pun tak menyangka mereka berdua bisa bersama.
Yang cowok urus operasional, yang cewek urus desain.
Tapi ada banyak merek e-commerce
merupakan tipe toko suami istri seperti ini.
Jadi maksud kamu,
kita kalah kepada mereka adalah hal yang wajar.
Benarkah?
Bukan seperti itu juga maksudnya.
Tapi CEO Miao memang memiliki kemampuan.
Di sini tidak ada CEO Miao,
hanya ada Manajer Hao.
Mengerti?
Mengerti.
Kalau suka Anda boleh coba lihat-lihat lagi.
Halo.
Bayar pakai apa?
Wechat atau Alipay?
Kartu kredit.
Baik.
Terima kasih.
Halo.
Halo, bro.
Datanglah ke pesta pertunanganku.
Zhou Song?
Kamu sudah mau menikah?
Iya.
Ceweknya kamu pernah ketemu. Li Zhizhi.
Harus datang ya.
Nanti aku kirim alamatnya kepadamu.
Sampai ketemu akhir pekan.
Pesta pertunangan mantan pacar.
Apakah dia masih ingat kamu?
Jangan-jangan ingin kabur bersamamu
saat di pestanya.
Kamu bisa tidak kurangi nonton
sinetron sialan bersama Sansan?
Bukan mantan pacarku yang ungkit,
tapi calon suaminya.
Tapi aku juga tidak akrab dengannya,
kenapa dia mengundangku?
Terus apa pendapatmu? Pergi atau tidak?
Pergi untuk apa?
Mau pergi kamu pergi saja.
Kalau gitu pergi aja.
Karena adalah mantan pacar,
kita bisa perlakukan dia
sebagai bintang yang terisolasi.
Untuk bintang seperti ini,
tidak peduli dia berada di luar angkasa
bertabrakan dengan bintang lain, hancur berantakan
atau dia berada di luar angkasa bisa meledak
abu hilang berterbangan.
Atau mungkin dia ditelan lubang hitam,
atau mungkin dia...
Tunggu, tunggu...
Kita jangan mengatakannya dengan begitu sadis bisa?
Kalau begitu aku katakan dengan cara lain.
Kamu lihat.
Bagaimanapun Zhou Song adalah teman kamu.
Zhizhi, hanya calon istri temanmu.
Sebagai manusia yang normal,
kita harus memperlakukan dengan tepat
seluruh kegiatan sosialisasi masyarakat.
Terus kenapa kamu tidak pergi?
Kecuali kamu merasa cemas karena alasan tertentu.
Kapan aku cemas karena alasan tertentu?
Aku kasih tahu kamu.
Dari awal aku sudah melepaskan masalah ini dengan tuntas.
Aku tidak hanya mau pergi.
Aku juga akan pergi dengan terang-terangan.
Yang aku bilang juga pergi.
Tanggal 26 hari ulang tahunmu.
Seharusnya temani kamu merayakannya.
Tapi Bi Guan sudah beli tiket,
kami berdua siap-siap pergi melancong.
Kadonya aku kasih kamu lebih awal.
Terima kasih.
Dulu kamu selalu menemaniku
melewati ulang tahun selama bertahun-tahun.
Tahun ini kamu temanilah Dr. Bi baik-baik.
Ling Sansan.
Kamu...
Kamu kasih aku kado apa ini?
Kamu dan Miao Yu berlarut-larut,
aku ini membantu kalian mempercepat waktu.
Kami...
Kami tidak buru-buru.
Tidak buru-buru?
Kami yang melihat saja sudah merasa cemas.
Waktu kamu ulang tahun nanti,
mungkin Miao Yu akan melakukan hal yang romantis.
Orang seperti dia bisa melakukan hal romantis seperti apa?
Itu belum tentu.
Sudah pulang?
Apa yang kamu bawa di tangamu?
Bukan apa-apa.
Ohya, kasih tahu kamu berita bagus.
Proposal investasi dengan Manajer Yu,
sudah tandatangan!
Benarkah?
Bagus sekali.
Kapan kita bisa pergi merayakannya?
Kapan-kapan bisa.
Ohya, tanggal 26 kamu sudah ada acara?
Belum ada.
Kebetulan, kamu atur untukku.
Baik!
Jadi kita ke mana?
Hotel Baihua.
Aku, bukan itu maksudku.
Begini.
Zhou Song dan Li Zhizhi mengadakan pesta pertunangan pada hari itu,
Mengharuskan aku untuk pergi.
Langsung tolak sepertinya kurang cocok,
tapi aku pergi sendiri bisa merasa canggung.
Bagaimana kalau kamu temani aku pergi?
Zhizhi tunangan pada hari itu?
Baik!
Lalu, hari itu ada acara lain lagi?
Ada acara apa lagi?
Menghadiri pesta sudah cukup capek.
Kenapa banner saja tidak ada?
Biasanya,
bukannya bisa pajang satu di sini untuk memandu jalan?
Mungkin orangnya ingin lebih tertutup.
Tertutup?
Apakah cocok dengan karakter Zhou Song?
Halo.
Halo.
Boleh tanya sebentar?
Pesta pertunangan Tuan Zhou Song dan Li Zhizhi,
diadakan di mana?
Tuan, apakah Anda salah ingat?
Hari ini, hotel kami tidak ada acara ini.
Apakah salah hotel?
Tidak mungkin.
Coba lihat lagi.
Tidak salah.
Ray.
Kalian juga datang menghadiri pesta pertunangan?
Ternyata kamu juga teman Zhou Song?
Bukan.
Tapi seorang teman dekat yang ingin aku datang.
Katanya permintaan khusus mempelainya,
berharap tamunya semakin banyak semakin bagus.
Ada permintaan seperti ini juga?
Pestanya ada di depan,
kalau tidak kita ke sana saja.
Ayo.
Agak aneh.
Orang tua pihak cowoknya tidak datang.
Semuanya anak muda,
satu orang dewasa saja tidak ada.
Ya, tidak seharusnya.
Pengantin wanita keluar.
Pengantin wanitanya datang.
Sudah keluar.
Serasi sekali.
Cantik juga.
Pria dan wanita yang cantik.
Cantik sekali.
Iya.
Para keluarga dan teman sekalian.
Pertama-taman, terima kasih sudah meluangkan waktu
datang ke sini untuk ikut meramaikan.
Aku jamin, hari ini akan membuat kalian melihat dengan luas.
Tidak akan membuat kalian datang sia-sia.
Yang duduk di sampingku ini kalian semua kenal.
Pacar aku, Li Zhizhi.
Cantik bukan?
Wajah yang cantik,
make-up yang halus.
Postur badannya
dan macam-macam kelembutan dan perhatiannya,
No comments yet. Be the first to leave one.