The first 104 lines.
THE STEAMROLLER AND THE VIOLIN
Skenario: A. Konchalovsky dan Andrea Tarkovsky
Sutradara: Andrea Tarkovsky
Sinematografi: Vadim Yusov
Desain produksi: S. Agoian Musik: V. Ovchinnikov
Komposer: V. Krachkovsky
Penata suara: V. Krachkovsky Editor: L. Butuzovoy
Busana: A. Martinson Tata rias: A. Makashovoy
Editor: S. Bahmetyeva
Perangkai adegan: B. Pluzhnikov Operator kamera: V. Sevostyanov
Desain produksi: A. Rudachenko
Orkestra: E. Hachaturyan
Editor gambar: A. Karetin
Memperkenalkan: Igor Fomchenko sebagai Sasha
V. Zamansky sebagai Sergei N. Arhangelskaya sebagai si Gadis
Bagian Produksi Film dan Literatur Anak-Anak
Hai, pincang.
Berikan balonku!
Hei! Si pemusik kabur!
Tangkap dia!
Berikan balalaika-mu!
Kenapa kalian menjahilinya?
Pergilah, jangan takut.
Halo.
Jangan menangis. Jangan menangis.
Kenapa, sayang? Nilai B itu bagus.
Jangan terlalu bersemangat, Sasha.
Dan jangan berayun.
Dari atas!
Tak seirama. Kenapa denganmu?
Sekali lagi, mulai dari atas.
Tempo. Tempo.
Hitung waktunya, Sasha.
Ulangi lagi.
Cukup.
Bagaimana caranya mengajarimu? Terlalu banyak imajinasi.
Sampai jumpa.
Tunggu, Seryoga! Berhenti! Berhenti!
- Turun. Ayo berdansa. - Apa?
Ayo berdansa.
Saat makan siang nanti, belikan aku es krim.
Dan makanlah pai Eskimo.
Kau akan mentraktirku dan menjadi lapar.
Sergei, butuh bantuan? Atau mau dikerjakan sendiri?
Atau mau kupanggilkan 15 orang untuk membantumu.
Tolong ambilkan kuncinya.
Lihat? Itu di sana.
Lihat, pemusik itu ada di sana.
Kemarilah.
Apa?
Mau naik? Ayo.
Tuas ini untuk apa?
Itu bukan tuas, tapi persneling mundur.
Mundur? Mana kemudinya?
- Tak ada. - Apa maksudmu?
- Kemudinya hilang. - Mustahil!
- Tak ada yang mustahil. - Lalu bagaimana bisa berjalan maju?
Tak tahu ya? Ini kemudinya.
Kau tak butuh bantuan?
Boleh aku menjawabnya?
- Abaikan dia. - Apa?
Mau mengemudikannya?
Ayo!
Pemusik!
- Lihat itu? - Kenapa?
Dorong maju.
Lalu tarik ke belakang.
Hei, pemusik, turun!
Kau hanya bisa main biola saja.
Lihat dia.
Berhenti! Bagus.
- Boleh mengemudikannya lagi? - Tidak, nanti bisa terlambat makan siang.
Minggir, anak-anak. Kalian menghalangi jalan.
Baiklah, ayo makan siang.
Aku datang.
- Jangan menggangguku, Vic. - Berani melakukannya lagi?
Itu tak adil.
- Ayo bantu dia. - Kau saja.
- Lalu kau? - Dua lawan satu?
- Tapi aku membawa ini. - Akan kubawakan.
Sampai jumpa.
Apa kau hanya berani melawan anak yang lebih kecil darimu?
Apa?
Jangan ganggu dia, atau kau akan kuhajar!
Majulah!
Mau ke mana?
Ayo.
Mau kuhajar lagi?
- Di mana kau? - Di sini.
Ayo pergi.
Ibumu tak akan mengenalimu.
Tapi jika dia mengetahuinya... Siapa yang dihajar?
Sebaiknya kau cuci muka.
Jangan takut pada siapa pun. Aku juga dulu sering dipukuli.
Aku tak takut.
Aku memukulnya sangat keras sehingga dia...
- Benar-benar seorang pekerja. - Pekerja apanya?
Dia pemusik.
- Apa kau bilang? - Pemusik.
Oh, kau tersinggung.
Kembali kemari!
Apa yang kau lakukan?
Kau pikir roti itu gratis?
Atau bisa tumbuh dari pohon?
No comments yet. Be the first to leave one.