The first 200 lines.
Cepat, cepat, cepat.
Katakan kenapa kita memilih ini daripada menonton filmnya saja.
Jika mereka kehilangan fokus bahkan dalam milidetik...
...kau harus menyeret mereka keluar dari pagar dengan sekop.
Kau datang berharap melihat tabrakan?
Tidak, aku ingin melihat mereka... Tentu saja untuk lihat tabrakan.
Kau gila, Hunt./Ayo!
Lihat, Nick datang membawa makanan.
Hei, sobat./Ini dia.
Ya.
Hai, sayang./Hei.
Oh, astaga.
Waktunya kau simpan hal-hal lucu, Nicky boy./ Oh, terima kasih, sobat.
Ah, bagus.
Oh, astaga./ Oh. Ini. Mau minum?
Oh. Apakah itu straight-up Jack?/ Ini temannya Jim.
Mungkin nanti, ya?/Hei, sport.
Bolehkan pacarku meminjam teropongmu?
Ini sebenarnya bukan teropong. Ini lebih-
Minumlah sepuasmu.
Cepat, cepat, cepat.
Pelan-pelan, teman.
Craig Perry menutup pintu sementara Mark Helfrich mencoba menyusulnya.
Hei, terima kasih sudah membuatku bolos dari kuliah.
Aku sungguh membutuhkan ini.
Permisi. Maaf.
Itu keputusan yang hampir saja..
Hebat. Apa yang baru ku lewatkan?
Bisa lihat, nona?/Maaf, tidak.
Bisakah kau geser sedikit lagi?/ Bolehkah?
Tentu./Terima kasih, bung.
Terima kasih./ Ku pikir ksatria itu telah hilang.
Heh. Itu tak benar. Aku punya koboi ku disini.
Cari kamar sana.
Hei. Tutup dengan ini.
Oh, Bu, jangan tampon./ Pakai saja... Masukan.
Nick. Nick.
Ini geli./Aw, Bu.
Tidak, tidak, tidak./ Dia memasukan tampon ke telinganya.
Itu buruk.
Aku tak bisa lihat sekarang.
Hei, yang didepan duduklah, brengsek.
Mendekati separuh perjalanan.
Datang si petugas jaga.
Pak.
Tolong pindahkan kakimu. Terima kasih.
Hei, seberapa tua tempat ini?
Aku tak tahu.
Ayo, cepat./Cepat, cepat, cepat.
Pasang ban.
Apa itu?
Apakah aman duduk disini?
Tentu saja. 'Kan ada pagarnya. Kita aman.
Tenang.
Pemutaran ulang Camping World Regional Series race...
...diputar di Replay Race Channel pukul 3 sore.
Apa kau merasakannya?
Baru saja, disini.
Kau baik saja?
Aku merasa ada yang menyentuhku. Sesuatu yang aneh.
Cepat, cepat.
Ayo, ayo.
Dua oke./Cepat, cepat, cepat.
Tidak, tunggu! Obeng! Sial!
Oh.
Ayo, ayo. Cepat pergi!
Ayo.
Minggir!
Cepat. Kita pergi dari sini.
Ayo./Anak-anak, tunggu!
Cepat, Bu.
Bu!
Hei! Hei! Ini jalan keluar!
Ayo, cepat.
Hunt!/Janet!
Ayo cepat. Ayo./ Pintu keluar disebelah sana. Ayo.
Ayo, ayo! Lewat sini! Lari!
Lori!/Awas!
Lori. Lori, ayo, kita pergi! Kita keluar dari sini!
Cepat! Dorong!
Ayo!
Ow. Hei. Ada apa?
Kau baik saja?
Nick, apa ada masalah?
Oh, astaga, apa itu straight-up Jack?
Bukan, bukan, ini--/ Temannya Jim.
Kau tahu penyimpananku. Kau ular.
Koboi dengan topi. Dia duduk disini.
Permisi. Maaf.
Koboi.
Tampon. Dia mengambil tampon. Dia masukkan ke telinga anaknya.
Siapa?/Dia, yang disana.
Hei. Masukkan ini di telingamu.
Oh, Bu, jangan tampon./ Masukkan ini ke telingamu.
Hei, bagaimana kau tahu dia akan lakukan itu?
Itu tampon yang banyak yang dibawa oleh seorang wanita.
Nick? Nick. Ada apa?
"Duduk" semacam itu. "Duduk... Yang didepan duduklah, brengsek."
Yang didepan duduklah, brengsek.
Datang si petugas jaga.
Pak. Tolong pindahkan kakimu.
Terima kasih.
Ayo./Pindahkan.
Cepat ambilkan ban.
Itu mobil yang akan tabrakan.
Kita harus pergi dari sini./ Syukurlah.
Apa? Tidak, tidak. Aku bertaruh $500 dalam balapan ini./Tak ada yang peduli...
Kita harus pergi dari sini. Kita akan mati. Akan ada kecelakaan.
Hei, nak, itu tak lucu.
Kita harus pergi sekarang. Cepat./ Tenang, Nick.
Nick, tenanglah./Oh, astaga.
Apa masalahmu, bro? Lepaskan aku.
Ayo, kita pergi./ Tunggu. Anak-anak, tunggu!
Akan ku tendang bokongmu, banci!
Sialan!
Dasar bodoh.
Andy./Tetap disini.
Kembali kemari, nak!/ Hei, brengsek!
Apa kau sudah gila?/ Aku melihat semuanya.
Akan ada tabrakan./ Tentu saja ada tabrakan.
Selalu ada tabrakan disini.
Tabrakan apa?
Itu tabrakannya. Itu tabrakan yang ku bicarakan.
Kau bergurau? Itukah alasannya kenapa aku menahan si leher merah ini.
Jangan tersinggung.
Pak. Tidak, tidak--/ Tapi isteriku disana, brengsek!
Tidak, kau tak boleh kesana./ Lepaskan aku! Aku harus mencarinya!
Bung, tenang./Dia isteriku!
Lepaskan aku! Lepaksan tanganmu dariku!
Apa kau sudah gila?
Ini pesanannya./Terima kasih.
Tunggu sebentar./Tak masalah.
Nick, apakah itu seperti mimpi atau seperti suara berbisik dikepalamu?
Aku... aku melihatnya.
Bisakah kita lupakan ini?/ Apa kau bercanda?
Aku takkan pernah melupakan bayangan itu dari kepalaku.
Maksudku, wajah gadis itu.../ Janet. Dengar, aku tahu ini sulit.
Kita semua agak takut, oke?/ Tapi kenapa kita masih hidup?
Siapa peduli kenapa? Oke?
Jika kita selamat, kita layak untuk itu.
Hunt, bisakah kau simpan koin keberuntunganmu?
Teman-teman, lihat.
Ku rasa kita harus pergi ke tugu peringatan itu./Aku tak bisa.
Aku tak bisa kembali./Ya, masa bodoh.
Kita bisa memberikan tanda penghormatan untuk mereka.
Mereka siapa?
Mereka yang tak punya Dr. Xavier yang menyuruh mereka untuk pergi?
Mereka yang tak punya ini?
Ayo, Janet. Cium ini.
Itu pilihanmu, kepala atau ekor, tapi kau tahu aku suka kepala.
Aku tak percaya aku berkencan denganmu./ Aku tak percaya kau sangat beruntung.
Teman-teman, lihat. Kita disini.
Oke? Sesuatu memberikan kita kesempatan kedua...
...jadi ayo bersyukur untuk itu dan cobalah untuk memanfaatkannya.
Oke?
Ayo, kita pergi.
Kau baik saja?/Ya.
Oke.
Hai.
Hai, aku berharap kalian datang.
Aku ingin beterima kasih. Kau adalah pahlawan.
Karena peringatanmu, kami hidup dan dua putera kami selamat.
Dengar, aku bukan pahlawan, oke? Aku... tidak...
Kau tahu.
Bagaimana kau tahu itu akan terjadi?
Aku tak tahu./Dengar, kami senang kalian baik-baik saja.
Hati-hati.
Terima kasih.
Aku senang kau selamat.
Terima kasih.
Permisi.
Aku, petugas keamanan. George.
Nick.
Lori.
Hai./Hai.
Aku sangat ketakutan atas apa yang terjadi disana.
Aku ingin menanyakanmu bagaimana kau.../ Kau membunuh isteriku.
Aku ingin mengejarnya, tapi...
...kau, uh...
Aku turut berduka cita atas kehilanganmu.
Tak ada yang hidup selamanya, negro.
Hei, tak perlu seperti itu, bung./ Mundur, kau brengsek.
Sudah waktunya anda pergi, pak.
Waktu?
Waktumu akan datang, cokelat.
Ada apa?
Aku mimpi buruk.
Tak apa, itu cuma mimpi.
Kelihatan nyata.
Cobalah tenang dan kembali tidur.
Aku disini.
Sialan.
Hei, Ma. Ini sudah larut. Apa yang ibu lakukan selarut ini?
Oke.
Tidak, tidak, semuanya baik saja. Ya, baik saja.
Oke.
Waktu habis.
Sialan.
Akan ku bakar kau.
Dia mungkin tidak...
No comments yet. Be the first to leave one.