Release info

World Within EP02
A Commentary by Irmawati
Viki Version. Diedit sedikit kalimat yang tidak pas

Tags

other
Published on: 2015-12-25
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Wah.. orang ini tahu cara menulis. Bagus banget!

Seorang sutradara baru saja menerima skrip terbaik dalam hidupnya.

Begini caranya nulis.. mengagumkan...

Seseorang mendengar kabar bahwa dia mendapat pekerjaan pertama dalam hidupnya.

Seorang yang lain kembali ke dunia drama yang dirindukannya.

Tapi satu momen bisa membunuh debar kegembiraan yang diberikan oleh pekerjaan itu.

Berdebar

Berdebar-debar dengan harapan baru : Kekuatan.

Itulah yang terjadi ketika debar tersebut bertemu dengan Power.

Suatu hubungan.

Suatu hubungan antara debar kegembiraan dengan Power.

Tak terkecuali dalam cinta.

Aku sedang di meja depan rumahmu.

Berbaring dan menatap bintang..

Kamu pulang nggak sih?

Ketika kita berpikir bahwa kita lebih hebat atau lebih lemah dari orang lain.

Kubilang kalau datang ke rumahku nelpon dulu!

Kenapa sih nggak dengar?

Aku lagi kerja, udah dulu ya.

Bahkan debar dalam cinta, cinta pun bisa kadaluarsa.

Dari mana saja kau?

Hei, Gil-Ho! Stuntman nya sudah siap?

Sudah.

Kita perlu kabel nih, cepat!

Kau lihat di belakang sana.

Adakah hubungan murni yang tidak dicemari oleh sebuah susunan kekuatan?

Ketika debar tetap menjadi debar. Apakah ada hubungan seperti itu?

Sambungkan kabelnya.

Lihat di atas.

Kita belum tahu hal itu.

Sudah siap belum?

Sudah!

Semua siap? KIta mulai!

Sini, tim lighting!

Oke.

Cut! Oke!

Ganti...

Ayo mulai, cepat!

Ayolah!

Loncat! Hey kamu! Loncat!!!

Aku bilang loncat!!

Kau mau cari gara-gara denganku ya?!

Kemarin kau berterima kasih karena aku mempekerjakanmu...

.. kau bilang kau gembira dan berdebar-debar.

Tapi kenapa kau tidak bisa loncat?

Hei hei... lagi ngapain sih?

Hei, kalau mau kerja, cepatlah!

Ya Tuhan! Lagi berdoa atau ngapain sih disitu?

Kalau dia datang untuk mencari nafkah.

Mungkin akan lebih gampang kalau dia loncat dengan berpikir sekarang atau tidak sama sekali.

Dia pikir kita sedang piknik apa?

Sekarang dia malah sekarat di jembatan.

Kapan mau loncatnya? Kita perlu ke adegan selanjutnya!

Jangan diburu-buru.. kau juga bakal takut...

Makanya aku jadi sutradara, bukan stuntman!

Yang nunggu di bawah air pasti sudah khawatir...

Kami siap!

Oke! Ayo mulai!

1,2,3! Cue!

Cut!

Cut!

Oke!

Hasilnya bagus! Bagus!

Hei, Yang Sook-young, hei!

Orang yang anda panggil tidak dapat dihubungi...

Kubilang berhenti!

Benar-benar bodoh!

Bolehkah kami melihat ceritanya?

Kelihatannya bagus ya?

Aku nggak suka cerita yang provokatif seperti ini.

Apakah aku terlalu jujur lagi?

Cut, Oke!

Kerja yang bagus semuanya, kerja yang bagus.

Besok kita ketemu di lokasi Suwon.

Hanya tim A yang berangkat jam 7 pagi, Yeoido.

Beristirahatlah malam ini.

Apa kau benar2 bilang kepadanya bahwa kau tidak ingin bekerja denganku?

Iya, dan tidak ada alasannya.

Aku sangat gembira kembali ke departemen Drama setelah 2 tahun di Kangrung.

Dan bahkan aku memakai jas hari ini.

Tapi kantor malah menyuruhku ke bagian Consulting.

Kak tolonglah, biarkan aku masuk ke tim mu.

Aku tahu, aku tahu, kau tidak punya lowongan lagi.

Tapi kau bisa mengeluarkan seseorang dan memasukkanku!

Lupakan saja apa kataku.

Tapi, bisakah kau bilang "ya" dalam keadaan apapun contohnya pada Chul, Byun-Guk, dan Joon-young?

Kau bercanda?

Aku kan pernah bilang jangan minum waktu kerja?

Kau tahu lah kak, apapun selain itu..

Aku bisa pura-pura bunuh diri kalau kau mau.

Benarkah? Kalau begitu jangan bunuh diri, kerjalah pada Song Gyu-Ho.

Aku akan nyetir sendiri. Kalian berdua keluar sekarang.

Dia bilang kita berdua...

Sampai besok?

Kau ngapain?

Kau mau pulang kan? Dekat dengan rumahku.

Aku tidak akan pulang.

Kalau aku bermaksud pulang, aku takkan bawa mobil ke lokasi.

Kenapa kau selalu gugup setiap bersamaku?

Kau dapat skrip baru kan?

Sebaiknya kau lihat, sangat mengagumkan.

Kau bersedia menjadi produserku, untuk mengambil keuntungan dariku kan?

Apa kau sedang PMS?

Jadi apakah PMS ku 30 hari dalam sebulan??

Punyaku sudah berlalu minggu lalu.

Apa kau tahu dimana kita sekarang?

Dimana? Gelap nggak kelihatan apa-apa.

Berapa sih IQ mu?

Jangan mulai lagi. Aku bahkan nggak punya tenaga untuk bertahan dari PMS ku karena putus dengan Joon-Gi.

Kau benar-benar nggak ada toleransi.

Ah, kak Ji-Oh!

Apa yang kau lakukan disini?

Umm.. memetakan filmku dan melihat lokasi!

Kukira kau pergi jauh setelah putus, tapi ternyata masih disini.

Jadi sekarang semua orang sudah tahu tentang aku putus.

Iya benar.

Ngomong-ngomong, aku perlu tempat baru, kamu kan punya kamar kosong?

Bolehkah buatku?

Ayo pergi.

Tunggu sebentar.

Apa kau melakukan ini kepada setiap cowok?

Sedikit..

Bukannya banyak?

Haha, ayo pergi.

Apa kau tahu bahwa aku suka padamu?

Aku telah mengagumimu selama satu setengah tahun.

Tapi aku nggak bisa bilang karena kau bersama Yeon-Hee.

Sekarang aku bisa bilang karena kau sudah putus dengannya.

Cuma mau bilang aja, biar kau tahu.

Aku ngerasa nggak enak badan. Mungkin aku makan Udon terlalu cepat, dan bikin perasaanku jadi aneh.

Jadi, Yeon-Hee akan cerai?

Hidupku berantakan.

Aku nembak kamu beberapa tahun yang lalu di restoran ini.

Dan sekarang aku nanya gimana keadaan pacarmu.

Kayaknya kau macarin aku karena aku mohon-mohon terus, dan kau nggak pernah benar-benar cinta padaku kan?

Seperti, "aku akan pacarin semua cewek yang naksir aku".

Kau cuma nanya karena kau ingin lebih sedih lagi kalau aku bilang iya?

Kenapa kau ingin sekali bertambah sedih? Memangnya ada apa?

Joon-Gi tidak mengangkat telponku. Aku masih ingin jadi temannya.

Seperti kau dan aku. Nggak jelek kan?

Seharusnya dulu kita benar-benar berpisah dan nggak ketemu satu sama lain.

Ya Tuhan, kau seperti cewek yang marah2! Malu2in!

Airnya masuk hidung, sialan!

Apa yang kau lakukan? Menjijikkan!

Itulah gunanya teman! Gak usah jaim!

Apa? Kau juga nggak meniup hidungmu di depan Joon-Gi dan menghisapnya lagi kan?

Tepat!

Cukup, ayo pergi!

Bukannya kau bilang akan kembali ke lokasi?

Nggak.

Apa kau marah Ji-Oh? Hei!

Benar-benar cowo yang berpikiran sempit!

Young-Hee mengalihkan pandangannya dari Won-Suk yang sedang tidur...

Usap lotion dan menutupnya.

Dan dia setengah membalikkan badan atasnya.

Lalu datang narasinya dalam adegan itu.

"Sekarang, kehidupanku terasa berat, sehingga aku merasa cinta mengganggu".

Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud, kehidupan berat sehingga cinta mengganggu?

Sudah cukup makan daging keringnya. Nggak bagus untuk gigimu.

Aku nanya, seperti apa rasanya saat cinta terasa mengganggu?

Hidup yang gampang ya? Jadi kau akan bekerja tentang itu walaupun nggak tahu artinya?

Wah, ini akan menjadi pekerjaan yang mengagumkan!

Sebuah serial TV adalah terjemahan dari manusia. Sebagai seorang sutradara serial TV...

Kau terlalu santai.

Gak punya ideology, gak punya pengetahuan tentang kerajaan masa lalu.

Jadi kau pikir kau seorang sutradara gara-gara bisa ngambil gambar keren?

Ini semua yang ingin kau katakan kan?

Kau bikin kumpulan gambar, tapi nggak tahu apa-apa.

Apa arti kerjaan ini bagimu?

Seperti game paling menarik di dunia.

Mungkin aku gak tahu apa-apatentang ideology atau kerajaan, tapi aku punya perasaan, jadi dengarkan.

Setelah Young-Jun melihat gambar dari bekas pacarnya.

Kemudian di sebuah subway besok harinya.

Won-Suk sedang duduk di subway. Kemudian ini narasinya :

"Aku ingin membunuh anakku".

Kemudian musiknya mulai.

Gambarnya memudar, lalu datang tulisan akhir nya.

Tertulis, "Kami menyebutnya cinta, tapi mereka menyebutnya pemberontakan". Wow!!

Minta soju dong.

Kau tahu, kau bertindak terlalu jauh kan?

Mending kau jadi aktris daripada sutradara.

Apa?

Gak mau!

Jangan pura-pura tidur, bangun dan pulanglah.

Aku tidak menelponmu sebab aku menyukai skripnya.

Kau menelponku karena kau ingin dengar aku suka skripnya ya?

Aku bicara dengan Ji-Oh tadi malam, maksudku, aku sangat menyukai skripnya.

Ngomong-ngomong, kapan kau akan memberikan sisanya?

Kau belum menyelesaikannya ya?

Apa? Kau pikir nulis skrip seperti main sulap?

Aku belum menulisnya.

Ngomong-ngomong, gimana rencanamu untuk casting?

Akan kutangani, gak usah takut.

Aku milih Jang-Min sebagai Won-Suk, Jung Mik-Yung sebagai Young-Hee.

Dan Jo Sung-Wan sebagai Young-Jun. Hubungi mereka.

Aku akan menanganinya..

Ayolah..

Sedang makan?

Jangan tinggal di studio tiap hari, datang ke Yeoido kapan-kapan.

Kenapa anjing ini? Biasanya semangat waktu diberi makan!

More Indonesian subtitles for Worlds Within

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left