The first 152 lines.
Benar-Benar Tertukar
Baiklah.
Seperti ini.
Pelan-pelan.
Biarkan anginnya yang bekerja.
Ayah!
Tidak!
Tidak...
Tidak...
Berapa umurmu?
Berlututlah untuk menghormari Jenderal.
Sudahlah.
Kau ibunya On Dal?
Hah?
Aku menanyanyimu dengan bibir yang seperti bunga ini.
Kenapa kau tidak menjawabku?
Apa kecantikanku mengambil nafasmu?
Jenderal, bukan begitu.
Dia jadi tidak bisa bicara karena shock saat dia kehilangan suaminya.
Apa?
Bajingan kau.
Masih bisa kau hidup? Dasar idiot.
Apa yang dia katakan?
Aku yakin dia sedang berbicara tentang rupa jenderal.
Tentu.
Semoga kau jatuh ke genangan air dan tenggelam.
Aku mendapatkanmu.
Aku mengerti bagaimana perasaanmu.
Aku akan menanyakan satu pertanyaan.
Dimana anakmu...
...On Dal?
Tolong tetaplan di sisiku...
...tak peduli apapun.
Jangan mati.
Jangan menghilang.
"Jangan menghilang"?
Tak peduli apapun..,
...kau tidak boleh menghilang.
Apa?
Apa yang terjadi?
Boong Boong.
Boong Boong.
Sungguh keterampilan yang bagus.
Aku baru pertama kali melihat ini.
Itu takkan pernah patah.
Itu terbuat dari besi yang kuat dan langka.
Pedang itu dibuat oleh empu yang ahli.
Sebenarnya, saya berencana untuk memberikannya ke anak saya..,
...tapi Yang Mulia lebih membutuhkannya sekarang.
Aku?/ Seperti pedang ini yang takkan pernah patah..,
...jangan biarkan orang lain mematahkan keinginan Yang Mulia.
Keinginan Anda harus tercapai, Yang Mulia.
Jika aku sukses mencapai keinginanku..,
...aku akan mengembalikan pedang ini ke anakmu sebagai pemilik yang sebenarnya.
Terima kasih, temanku.
Putranya dan putriku...
...sedang bersama?
Yang Mulia.
Jenderal Ko telah mengurung ibu On Dal di Penjara Danyang.
Apa?
Bersiaplah. Aku akan pergi ke Danyang sendirian.
Yang Mulia./ Kau tahu juga.
Satu-satunya orang yang dapat menghentikan Il Yong adalah aku.
Namun, tapi jika para bangsawan tahu Anda meninggalkan takhta...
Karena itulah aku harus pergi dengan cepat dan diam-diam.
Bersiaplah.
Alangkah baiknya kau tahu dosamu.
Dosa? Apa yang sudah kulakukan?
Ini terjadi karena kau dan On Dal jatuh cinta.
Bagaimana bisa kita pulang sekarang?
Kau yakin?
Kau yakin kita harus membawa Tuan Putri dan On Dal kembali bersama?
Kau 'kan tidak yakin.
Kau tidak tahu setelah melihat mobilnya? Ini terjadi setelah kalian berdua pergi.
Kau baru saja menyerah?
Memikirkan kita tak punya jalan pulang?
Itu hanya yang kau pikirkan.
Baiklah. Anggap saja seperti itu. Lalu, menurutmu kenapa ini terjadi?
Ini cuma mobil sampah.
Tentu, ini mobil sampah.
Karena itulah mobil ini terbang kemana-mana, muncul dan menghilang.
Tapi secara kebetulan, momen sejarah menjadi melengkung (berubah), ini terjadi.
Itu yang mau kau katakan?
Aku tidak tahu. Perbaiki saja, oke?
Bagaimana bisa? Kau dan On Dal yang harusnya melakukan sesuatu untuk memerbaiki ini.
Aku tidak tahu.
Heol. Pers akan gila karena ini.
Bintang top Song Su Jeong jatuh cinta dan jadi buta...
...kepada pria yang umurnya 1,000 tahun lebih tua dan miskin!
Dasar...
Oh, tidak, jangan lakukan itu.
"Pria yang lebih tua 1,000 tahun...
...dan miskin..."
Apa yang kau lakukan, Su Jeong?
Leluhur miskin.
Kenapa kau sangat hot?
Apa yang kau lakukan?
Kau jadi aneh lagi?
Aku pasti sudah gila. Kenapa aku menyukaimu saat kau jadi aneh?
Yang lainnya juga begitu. Terima saja.
Kalau begitu kau harus terima ini juga.
Bulan setengah?/ Selagi kita bersama..,
...kita akan bangun kenangan bersama.
Dia bilang dia akan memenuhinya bersama. Itulah yang dikatakan ayahku.
Aku tak bisa bersamanya, tapi sekarang kita bersama.
Aku ingin memenuhi kenangannya.
Ada apa? Kau tidak mau melakukannya?
Aku ingin.
Tidak.
Tidak...
Aku tak tahu.
Aku ingin melakukannya sekarang, tapi...
...aku mungkin bisa menghilang suatu hari.
Kau kan sudah berjanji untuk tidak menghilang.
Kau mau menghilang?
Tidak. Aku tidak mau.
Tapi tetap saja, aku mungkin menghilang.
Apa? Menghilang?
Aku tidak bermaksud.../ Kita selesaikan saja nanti.
Apa?
Kita mungkin saja bertengkar besok.
Karena kepribadianmu, aku kadang-kadang bisa bangkit.
Hei./ Begitulah reaksimu.
Menyadari aku membuat kesalahan, aku akan berpikir cara menenangkan amarahmu.
Dan aku akan menyiapkan sesuatu seperti ini.
Karena kau merajuk, kau akan bertanya padaku, "Hanya ini yang kau berikan kepadaku?"
Seperti yang Nan Nyeon inginkan.
Tapi, kau yang akan menerimanya.
Seperti yang Nan Nyeon inginkan.
Kita akan melanjutkan ini lagi dan lagi.
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Maafkan aku atas kesalahan yang kubuat di masa depan.
Apa yang mau kau lakukan? Kau dalam masalah.
Karena kau menerima bunga dan permintaan maafnya..,
...kau harus bertarung denganku sama seperti banyaknya yang kau terima.
Kau tidak boleh menghilang sebelum itu.
Aku akan mengejarmu sampai akhir. Pasti.
Inikah perasaanmu?
Aku hanya melihat Tuan Putri melihatnya, jadi...
Lupakan. Hanya karena aku melihatnya?
Aku tidak butuh.
Inikah perasaanmu?
Aku hanya melihat Tuan Putri menyentuhnya.
Karena aku menyentuhnya?
Ya. / Moo Myung, kau tak punya kasih sayang.
Tak punya kasih sayang?
Kau tidak merasa buruk kepada bunga yang malang ini?
Harus ya, memetik makhkuk tak berdaya seperti itu?
Aku? / Kau tak tahu apa yang penting.
Bodoh kau!
Putri memanggilku bodoh.
No comments yet. Be the first to leave one.