The first 200 lines.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Seks singkat sebelum berangkat kerja?
Kita punya handuk?/ Apa?
Handuk./ Ya, di sana.
Itu basah.
Aku mencuci semuanya kemarin. Maaf.
Dan itu belum kering?
Itu masih di mesin pengering. Aku lupa mengeluarkannya.
Aku bekerja seharian. Aku tak bisa mencuci pakaian dan semuanya.
Aku tahu.
Hei.
Itu bau.
Haruskah aku pakai yang itu?/ Ya.
Yakin?/ Ya, itu terlihat bagus.
Aku harus terlihat rapi hari ini karena dia datang.
Aku tahu, kau suda bilang.
Aku tak terlalu kering dengan handuk ini, bukan?
Mau aku yang melakukan itu?
Aku punya firasat buruk soal rapat ini, itu saja.
Ya, pasangkan itu untukku, bisa?
Yakin warna ini?/ Ya, itu terlihat cocok.
Jangan merasa buruk soal itu.
Aku tak bisa ke tempat lain lagi sekarang, bukan?
Tidak.
Baiklah. Itu bagus. Aku akan bangunkan anak-anak.
Bisa kau rapikan ranjangnya?
Kau mau yang mana?
Satu sendok besar? Sendok kecil?
Ada apa, Ted? Apa?
Kau tak mau makan sarapanmu? Kenapa?
Ibu buatkan sesuatu./ Siapa yang buang air besar?
Itu kau bau, bau, bau!
Ayo./ Tidak.
Ayo, anak-anak. Habiskan sarapanmu.
Ayah harus berangkat./ Ayah berangkat kerja.
Dah, kecil.
Dah, kecil./ Habiskan sarapan kalian.
Ayo, Ted. Ayolah./ Tidak. Tidak.
Jika tidak kau nanti akan kelaparan. Ayolah.
Dia tak harus jika tidak mau.
Ayo, ambil barang-barang kalian.
Baiklah, sampai nanti./ Dah, ayah.
Ayah sayang kalian. Dah.
Ayo, kita melambaikan tangan pada ayah di jendela.
Ayo!/ Cepat! Cepat!
Cepat, katakan sampai jumpa pada ayah di jendela.
Siap?
Kau menjatuhkan itu./ Dimana dia?
Dimana ayah?
Dimana ayah?/ Halo.
Halo.
Mata besar. Dah, mata besar.
Dah./ Sampai nanti.
Dah, Tn. Tukang Kentut./ Dah.
Kadang itu menabrak.../ Itu menabrak ke semak-semak.
Tidak!/ Dengan sarang laba-laba.
Tidak, Ibu tidak menabrak.
Ayo menyeberang di sini.
Lihat kiri dan kanan.
Kau harus memastikan.
Berhenti. Berhenti. Jalan.
Aku tahu, itu sangat buruk, bukan, sebelumnya?
Ya, itu.../ Dah, sayang.
Makan itu. Makan.
Kita masuk ke sana./ Itu benar.
Selamat pagi, Ted.
Kenapa kau tidak masuk dan temukan label namamu?
Kemari. Yang mana namamu?
Itu./ Bukan.
Bukan.
Itu dia.
Kau juga.
Sampai nanti. Semoga harimu indah. Sampai nanti.
Sampai nanti./ Semoga harimu indah.
Kemari, Ted, beri ibu kecupan.
Apa ini?
Ibu rasa itu kipas.
Itu kipas./ Itu kipas.
Dah./ Dah!
Kau membangunkan aku.
Maaf./ Kenapa kau bangun begitu pagi?
Aku mau membuat teh.
Kau mau teh?/ Tidak. Kemari.
Hei. Kemari./ Kenapa?
Jangan berisik.
Ayo.
Aku akan keluar./ Baiklah.
Butuh sesuatu?
Tidak. Tidak, aku tak apa.
Dimana anak-anak?
Di dapur.
Mereka menonton TV?
Baiklah.
Kita beruntung, bukan?
Ya.
Sangat istimewa, bukan?
Ya.
Tak semua orang seperti ini, bukan?
Kita melakukannya dengan benar.
Ya.
Aku akan beli arang dan beberapa alkohol, oke?
Oke.
Sampai nanti./ Berikan aku ciuman.
Sampai nanti.
Seandainya kita punya cemilan.
Sayang?
Hei, apa yang kau lakukan di sini?
Hei. Suasana hatimu sedang buruk?
Ayolah. Ini tak sepertimu.
Kelihatannya kau akan menangis.
Ayolah.
Merajuk?/ Aku tidak merajuk.
Merajuk di kamar anak.
Dimana gadisku?
Dimana gadisku yang bahagia? Ayolah.
Kita belum melakukan itu di sini, bukan?
Kita pernah melakukannya di sini? Itu pernah saat kita baru pindah.
Mark./ Bukan begitu?
Tidak./ Ayolah.
Jangan...
Mark, aku tidak mau.
Baiklah, aku bercanda.
Jangan.
Sayang?
Kenapa... Hei.
Hei.
Kau benar-benar marah, ya?
Ya.
Sial.
Apa aku keterlaluan?
Hei.
Kau bertemu seseorang?
Mark!
Aku tak percaya kau tanyakan itu padaku.
Aku tak bertemu orang lain.
Aku tak punya waktu bertemu orang lain.
Aku tak pernah bertemu orang lain.
Aku tidak pergi keluar, bukan?
Aku tidak benar-benar pergi./ Baiklah.
Apa? Siapa? seperti.../ Baiklah, baiklah, baiklah...
...tukang ledeng yang memperbaiki wastafel kapan hari?
Baiklah, maaf. Aku harusnya tidak mengatakan itu. Maaf.
Aku tak percaya kau tanyakan itu padaku...
Maafkan aku. Aku minta maaf. Aku tak bermaksud begitu.
Aku berusaha memikirkan...
Lihat itu dari sudut pandangku, oke?
Ini Sabtu. Ini salah satu hari liburku,
Dan kau menangis.
Itu sedikit aneh, bukan?
Aku tak menemui orang lain, Mark./ Baiklah, aku tak bermaksud begitu.
Aku hanya berusaha mencari tahu apa yang terjadi.
Itu bagus.
Apa kau akan kembali atau kau meninggalkan ruangan?
Kau berjalan meninggalkan aku.
Kau pergi dan meninggalkan aku lalu pergi ke ruangan sebelah.
Aku tak mau didekatmu.../ Tidak,
Aku berusaha mencari tahu ada apa denganmu.
Jangan berpaling dariku!
Jangan.
Entahlah, tapi kau berpikir akan membeli mobil seperti itu,
Itu akan datang dengan standar, tapi tidak.
Hotdog di sana. Kita punya sosis, sosis kecil.
Aku akan pergi ke toko.
Aku butuh saos tomat dan mustar,
Karena Ibu lupa membelinya.
Apa ada mustar?/ Tidak, aku sudah membelinya.
Terima kasih!
Bagus!
Ayo, sayang. Charlotte./ Tidak.
Siapa yang lapar?/ Luke mau yang itu.
Dia berlatih sekitar 20 jam seminggu,
Hampir setiap hari sepulang sekolah.
Jadi itu banyak berlarian dan pasti melelahkan.
Dia akan mewakili London dalam semacam kompetisi regional besar...
...atau kompetisi nasional, jadi..
Ya, sesuatu yang tak sabar untuk ditunggu.
Itu bagus, bukan?
Kenapa kau tak berdiri dan bermain bersama mereka?
Ayo, Florrie.
Siapa yang mau sosis?
Aku tidak membutuhkan itu./ Terima kasih.
Kau tak mengambilkan aku minuman?
Semua orang sudah punya./ Kau harus melakukan tugasmu...
Semuanya sudah mengambil minum.
Tidak, kau tak boleh masuk!
Tidak akan.
Kau mau lakukan sesuatu?
Apa? Aku hanya bersantai
Mereka menjadi sangat kacau.../ Kau selalu melakukan barbekyu.
Ya, itu benar.../ Kau tak izinkan aku melakukan itu.
Aku tak mau kau yang melakukan itu. Aku mau kau pastikan mereka...
Mereka tak mendapat minuman. Dan anak-anak saling bertengkar.
Aku tahu. Anak-anak baik-baik saja.
Ada yang mau tambah minum?
Apa kalian.../Tidak, aku baru mengambilnya. Terima kasih.
Kau sudah mengambilnya. Bagaimana denganmu?
Aku mau tambah minuman, tolong.
Ya?/ Tidak!
Terima kasih./ Tidak, tunggu, Florrie.
Apa itu bawang putih?/ Hummus adalah bawang putih.
No comments yet. Be the first to leave one.