The first 200 lines.
Huang Wei!
Aku rindu sekali padamu!
Hei semua orang mencarimu
Mari kita temui mereka
Oke baiklah.
Huang Wei terima kasih sudah datang / Terima kasih, mari bersulang
Untuk kesehatanmu Inspektur
Kuminta kau ke Hongkong karena aku membutuhkanmu menangani satu kasus
Ini mungkin melibatkan Perwira tinggi di Kepolisian
Aku butuh wajah baru untuk melakukan penyamaran
Miao Seng akan membantumu / Baik
Ayah, berhentilah bicara pekerjaan, ayo makan.
atau semua makanan menjadi dingin
Baik, kita bahas besok saja di kantor. Ayo makan!
Siap Pak.
Untuk kepulanganmu, ayo bersulang / Bersulang
Dia baru saja pulang dan kau sudah mencoba membuatnya mabuk
Ya Fang sangat mempedulikanmu
Aku yang seharusnya memberikan penghormatan.
Dulu aku hanya mabuk-mabukan disini sampai Miao Seng mengirimku ke rehabilitasi.
Lalu Inspektur membantuku masuk Akademi Kepolisian Hongkong
Jika bukan karena Miao Seng dan Inspektur aku takkan berada di sini saat ini.
Untuk kalian berdua. terima kasih pak.
Hujannya deras sekali
Perlu kuantar ke mobil? / Tidak usah, mobilku dekat
Selamat malam, Inspektur. / Selamat malam Miao Seng.
Ayah, aku antar Huang Wei ke hotelnya, Istirahatlah!.
Selamat malam, Inspektur. sampai besok. Istirahatlah.
Sudah larut sebaiknya pulang dan istirahat.
Baiklah.
Siapa yang menemui Inspektur, selarut ini?
Jangan lari!
"Sidik Jari Tersangka"
"Nomor Sidik Jari:"
"Nomor Pencocokan:"
"Carl Chan, dieksekusi mati 10 Januari 1987."
Aneh, bagaimana mungkin pembunuhnya sudah dieksekusi 3 bulan yang lalu?
Miao Seng, bagaimana menurutmu?
Pembunuhan ini direncanakan dengan baik.
Menggunakan orang yang diduga mati untuk melakukan pembunuhan.
Entah ada orang yang meretas data komputer
atau ada yang tidak beres di penjara.
Sudah jangan minum lagi
Aku baik saja, pulanglah kalau kau mau.
Aku ingin menyendiri dulu
Baiklah
Aku duluan, sampai jumpa.
Ronnie, beri aku obatnya.
Kau punya uang tidak? / Tidak punya
Tidak punya? jual saja tubuhmu
Aku sudah tidak kuat! / Enyah dari sini!
Bos, orang itu memperhatikanmu.
Memperhatikan apa?
Menurutmu ini setimpal?
Kita sudah memeriksanya, komputernya aman-aman saja
Penjara satu-satunya petunjuk kita. harus kuselidiki.
Kau bisa terbunuh.
Aku terima resikonya.
Bagaimana dengan Ya Fang?
Jangan cerita padanya sampai kasus ini selesai.
Baiklah, tapi penyerangan itu kejahatan serius
Kau bisa dipidana selama 2 tahun
Demi keselamatanmu di penjara
Jangan sampai identitasmu bocor dan diketahui
Nasibmu ada ditanganmu
Ambil ini. Kuberitahu kau peraturan di sini
Di bajumu tertera nomor, kalau lupa nomormu maka dihukum sel 10 hari.
Berkelahi dibolehkan sabtu sore
Berkelahi tanpa pengawasan disel 10 hari
Bel pertama berbunyi pukul 7:55, bel kedua berbunyi 8:00.
Jangan melawan petugas, jangan coba melarikan diri.
Jangan memperkosa sesama napi. jangan merusak fasilitas.
Barangsiapa melanggar dihukum 6 bulan kerja paksa.
Jangan merokok di atas ranjang, jika melanggar disel 10 hari.
Setiap sabtu mengganti sprei
Ditukar sprei atas dan bawah, jika melanggar disel 10 hari.
Hafalkan peraturan itu, jika kaulupa maka disel 10 hari.
Baik, ini kamarmu
Sudah-sudah, kalian menyingkir semua.
Maaf itu ranjangku, ranjangmu di bawah.
Orang terakhir di ranjang itu kasus penipuan
Dia tidak kuat, akhirnya bunuh diri
Baru sekali ini masuk penjara?
Jangan diam saja, kau butuh teman di penjara ini.
Namaku Xiao Cung.
Namaku Huang Wei
Pemeriksaan kamar! serahkan rokokmu!
Rokok utuh, banyak duit kau rupanya! / Kau menakutiku!
Siapa yang menang?
Berapa pasarannya? / 20 banding 1, dia takkan bertahan 30 detik.
Xiao Cung, ada apa ini?
Setiap napi baru diwajibkan bertarung dengan jawara penjara ini
Kalau aku menolak?
Semua napi akan mengeroyokmu benarkan, Xiao Cung?
Ya benar.
Lewat sini. Permisi, beri jalan.
Hei sobat, aku menjagokanmu.
Asal kau bertahan 30 detik, kau bisa membuatku kaya.
Hajar terus!
Masih ada 5 detik lagi!
Dia masih bertahan!
Angkat dia!
Biar aku!
Sudah berakhir.
Ayo.
20453? / Ada!
15783? / Ya!
11795? / Ya!
Surat dari putramu? / Ibunya menikah lagi
Ia mengirim Siao Cie di sekolah asrama. ulang tahunnya 2 hari lagi
Tapi ibunya lagi bulan madu dengan suami barunya.
Sekolah asrama ada bagusnya, anakmu bisa mandiri
Pak, aku ada daging segar di dapur, mau aku masak 'kan?
Sepertinya cocok disantap dengan anggur, Bapak mau coba?
Lekaslah / Baik pak.
Siao No, buka pintunya.
Terima kasih.
Hei pak, apa kau ingin menjadi sipir selamanya?
Mengapa kau bertanya begitu?
Kalau bapak ingin buka restoran, aku mau jadi kokinya
Yang benar saja kau.
Terserah, tapi jangan menyesal aku pernah menawarimu
Hei memang kau bisa memasak?
Tentu saja, mari kutunjukan
Tumis bawangnya
Masukkan dagingnya
Masukkan cabai
Beri merica
Pegang ini.
Matikan apinya
Hei!
Kau punya korek?
Terima kasih.
Sebentar lagi tahun baru, Kuharap aku bisa diberi cuti.
Istriku kabur dengan pria lain.
Ada apa denganmu?
Gajiku bahkan tidak cukup untuk membeli sepatu baru
Keluarlah, aku perlu memeriksa mobilmu.
Ada apa, pak?
Apa ibumu tidak memberimu makan?
Ibuku lebih kurus dariku.
Ada apa ini?
Kenapa kau berhenti tadi? Ini semua salahmu
Lempar bolanya
Tutu. / Ayah!
Kantor pusat, kami sudah menemukan mobil yang hilang
Kami berada di luar sekolah asrama Lawrence, mohon bantuan.
Kantor pusat
Kami sudah menemukan napi itu, mohon segerakan bala bantuan
Dengarkan gurumu, ayah akan menemuimu lagi
Jangan bohong, janji?
Janji.
Ayah sangat menyanyangimu.
Sekarang kembalilah ke asramamu. gurumu mencarimu.
Tapi aku tidak mau pulang.
Dengar ayah, larilah dan jangan menoleh ke belakang.
Kenapa?
Jika menoleh ayah akan menjadi batu. cepat atau kau tidak melihatku lagi.
Berjanjilah ayah akan menemuiku lagi?
Ayah hitung sampai 3, larilah secepatnya 1, 2, 3!
Jangan bergerak, angkat tangan!
Di atas ada Tuhan, di sini ada aku. lalu anjing-anjing.
Kau lebih hina dari seekor anjing
Jangan coba-coba melawanku lagi
Lekas minta maaf padanya!
Aku salah. maafkan aku
Ini kartu nama bosku, aku yakin kau sudah mengenalnya.
Dia akan memberimu setengah juta jika mengalah di kejuaraan besok.
Menurutlah untuk kebaikanmu.
Kalau hebat kalahkan aku saja.
Mengalah saja, aku jamin hidupmu senang
Bagaimana? / Penampilanmu sukses
Sepatumu.
Lain kali jangan pakai sepatu ini.
Lumayan. hari ini pukulanku bagus.
Pikirkan baik-baik.
Kiki!
Maafkan aku, aku sudah berusaha datang cepat. Jangan marah
Tolong maafkan aku.
Kumaafkan tapi jangan ulangi lagi
Ayo pesan makan
Kau pikir dirimu hebat?
Apa mau kalian? / Kiki jangan
Lepaskan dia!
Ayo pergi.
Kiki!
Kiki!
Tolong panggil ambulans!
Ginjalnya robek parah
Kau perlu $200,000 untuk biaya operasinya
Jika tidak dioperasi sekarang, nyawanya tidak akan tertolong.
selarut ini, dimana mencari uang sebanyak itu?
Dokter bisakah dioperasi terlebih dulu
Maaf, peraturan rumah sakit, aku tidak bisa membantumu
Upayakan kumpulkan biayanya
Aku berhenti!
Berapa taruhanmu?
Hanya ini yang kupunya
Aku lawan.
Baik, Full house . Aku menang
No comments yet. Be the first to leave one.