The first 200 lines.
Kita melanjutkan dengan How Do You Play?
- tapi tidak ada format pengaturan. - Benar.
Hari ini, kita melakukan hal berbeda.
- Aku tahu soal lagumu di televisi. - Benar.
"Pekan lalu, pemain drum genius diperkenalkan ke dunia!"
Aku merekam ketukan drum dan mereka menciptakannya dari sana.
Semua musisi bergiliran mengerjakan dengan ketukanmu.
- Kudengar ada kehebohan. - Mereka masih syuting.
Aku menerima saran apa pun.
Karena
aku tidak melakukannya dengan sukarela.
Apa kamu tersedak?
Yang benar saja.
Jika tidak mau bermain,
seharusnya kamu tidak menerima stik drum itu.
Bagaimana bisa tidak kulakukan saat kamera merekam?
- Kamu harus melakukannya? - Ya.
Sebagai orang yang pernah belajar bermain drum,
kamu memainkannya cukup baik setelah sedikit iseng memainkannya.
- Iseng memainkannya? - Iseng memainkannya?
Sekarang kamu bicara jujur.
- Ayolah, Defconn. - Kamu bilang dia hebat.
Orang-orang sepertinya banyak berharap sekarang.
Benar.
"Komentar dukungan dan ketertarikan di internet berhamburan"
Semua musisi yang berpartisipasi terkenal.
- Sedikit polesan mengubah semuanya. - Tentu saja.
Mereka seperti mengelola pabrik.
Jadi, bisa kita kembali ke How Do You Play?
Aku suka menonton acara Yu Jae Seok "Infinite Challenge".
"Satu-satunya anggota tetap di acara itu"
Dari sudut pandang kami, sebagai para karakter pendukung...
"Karakter pendukung"?
Sejujurnya, melihatmu di antara kita semua,
kamu sungguh menonjol.
Kamu satu-satunya manusia di antara para alien.
"Alien satu sampai enam"
Kamu pilot kapal alien kita.
- Mari berangkat. - Pesawat alien kita.
Dengan telinga yang lancip,
kamu bisa menjadi pilotnya.
Kita berkumpul di sini hari ini
- untuk "Hidup di Korea". - Ya.
Kita semua menjadi juru kamera hari ini
dan menaiki beragam moda transportasi umum
untuk merekam suasana dinamis Korea.
Bukan hanya kita, tapi juru kamera profesional sungguhan
pergi ke jalanan seperti kita.
Mereka berkeliling seluruh Korea
dan merekam berbagai suasana dengan naik transportasi umum.
Dalam rentang waktu satu hari,
kita bepergian ke seluruh negeri.
Itu salah satu cara untuk melihat hal ini.
Baiklah, kalau begitu. Ayo.
Apa yang kamu rekam di sini?
Transportasi umum.
"Delapan kamera estafet ditambah sekitar 70 lagi"
"Transportasi umum adalah bagian dari hidup kita"
"46.469 bus, 16.397 kereta, 5.833 kereta bawah tanah"
"347 pesawat terbang, dan 8.912 kapal terdaftar"
"Rata-rata penggunaan transportasi umum"
"Seoul 43 menit, Provinsi Gyeonggi 90 menit, Incheon 47menit"
"6,66 miliar memakai kartu transit, 67,77 juta jumlah pengguna"
Ini sebuah moda transportasi,
tapi di satu sisi, hal ini menghubungkan hati penggunanya.
"Transportasi umum menghubungkan setiap sudut negara kita"
Kini publik yang memimpin.
"Rakyat adalah pahlawan"
"Menyenangkan bisa menulis namaku sendiri"
"Kisah tentang mereka yang terhubung dengan transportasi umum"
"Kamera estafet mengunjungi lokasi spesial"
"Momen menegangkan"
"Langkah tanpa henti menuju mereka yang membutuhkan bantuan"
"Apa ini rumahnya? Yang ini?"
"Kisah apa yang akan direkam semua kamera itu?"
"Meliput satu hari di Korea melalui transportasi umum"
"Kisah dari para rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat"
"Hidup di Korea"
"Hidup di Korea"
"Selagi kebanyakan orang sedang terlelap..."
"Defconn, Kota Metropolitan Seoul"
"Dia sudah bangun"
Bagaimana kabarmu? Sekarang pukul 3.23 pagi.
"Waktu saat ini, pukul 3.23 pagi"
Aku sudah tujuh tahun tampil di acara ragam dan ini kali pertama.
Aku sudah siap pukul 3 pagi.
Berat badanmu bertambah.
Itu masih pagi dan wajahku membengkak.
- Aku harus bagaimana? - Kamu dapat gambar solo.
Permisi?
Kim Tae Ho tidak ada di sini.
Aku ingin tahu di mana semua bersembunyi.
Hanya ada aku dan juru kameraku.
"Defconn dan belahan jiwanya"
Apa yang harus kulakukan di sini pukul 3 pagi dengan kamera?
- Halo, Pak. - Apa yang kamu lakukan?
Aku juga tidak tahu.
Kamu mau ke suatu tempat?
Ya. Untuk bekerja.
Apa? Sekarang?
- Ke mana? - Aku harus bekerja.
Jika harus pergi bekerja sekarang,
pukul berapa kamu tidur?
Aku tidak tidur di waktu yang pasti.
- Tapi kamu berangkat sekarang? - Ya.
Mereka menunjukkan acara terlucu di saat seperti ini.
Itu dia.
Itu busnya?
- Apa itu busmu? - Ya.
Bus ini? Aku mengerti.
"Bus itu datang"
Kamu naik bus ini?
Ya, kurasa begitu.
Pasti itu alasanku ada di sini.
Kamu akan pergi sekarang? Halo, Pak.
Di sana tertulis "bus malam".
- Bus N adalah bus malam. - Bus N.
Mereka melaju di larut malam.
- Apa N singkatan dari "night"? - Ya.
Para aktor yang tidak punya uang dari Daehangno sering naik bus itu.
- Halo, senang bertemu denganmu. - Halo. Aku Defconn.
- Halo. Halo, Pak. - Hai.
Aku merekam ini untuk acara ragam MBC.
- Aku mendoakan kamu sukses. - Tetaplah sehat.
- Kudoakan yang terbaik untukmu. - Kenapa kamu tidak naik busnya?
- Tidak. - Sampai jumpa. Terima kasih.
"Mereka pergi di tengah-tengah sorakan hangat"
Pada pukul 3.40 pagi, bus itu
- Menuju Stasiun Hyehwa. - meninggalkan Onsu-dong,
dan pergi ke Stasiun Gunung Dobong.
Banyak orang terus naik bahkan di jam seperti ini.
Banyak orang naik bus ini.
Halo.
Halo.
"Membawa penumpang larut malam"
Halo.
Seperti kata pria tadi, busnya hampir penuh.
Ada begitu banyak orang.
Secara mengejutkan, bus ini sangat penting.
Kamu mau ke mana?
- Bekerja? - Bekerja? Sepagi ini?
- Ya. - Di mana kamu bekerja?
Di KBS.
- Jaringan Penyiaran Korea? - Ya.
Dan kamu akan bekerja sepagi ini?
Aku bekerja untuk berita pagi.
- Berita? - Ya.
- Berita pagi hari. - Ya.
Aku bertemu rekan staf penyiaran. Mari berjabat tangan.
Halo. Senang bertemu denganmu.
Dahulu aku bekerja di KBS.
Ya, benar.
"Defconn, peraih Hadiah Utama di Bidang Acara dan Hiburan"
Sekarang aku bekerja di MBC. Aku seorang pekerja lepas.
Kamu berangkat sekarang? Apa itu berita pagi?
Ya, berita pagi.
Benarkah?
Aku pernah mendengar soal itu. Kudengar itu sangat melelahkan.
- Kini aku sudah terbiasa. - Baiklah.
Sudah hampir setahun lamanya.
Tapi kamu tidak akan bisa berkumpul di malam hari bersama teman-teman.
Bisakah? Pukul berapa kamu tidur?
- Sekitar pukul 10 malam? - Pukul 10 malam?
Apa kamu naik bus ini setiap hari?
Ya, aku harus naik bus ini untuk tiba tepat waktu.
Apa arti bus ini bagimu?
Aku harus naik taksi jika melewatkannya.
"Aku harus naik taksi jika ketinggalan bus ini"
Kamu harus naik taksi jika terlambat.
- Ini spesial. - Ya.
Tarifnya juga sangat berbeda.
- Ya, sangat berbeda. - Berbeda, bukan?
Rekrut aku di suatu acara nanti.
- Baiklah. - Terima kasih.
Sampai jumpa. Terima kasih. Tetaplah sehat, Pak.
Ya. Terima kasih.
- Kamu mau pulang? - Ya.
Aku kembali dari Gwangju.
- Gwangju? Di Provinsi Jeolla? - Ya.
Aku menyopiri klien dan baru saja kembali.
- Apa kamu seorang sopir? - Ya.
Kamu tadi pergi ke Gwangju?
Ya, di Provinsi Jeolla.
- Dan kamu baru kembali? - Ya.
Dan sekarang kamu akan pulang?
Bagaimana pekerjaan menyopir? Apa sulit?
Tidak ada bus langsung dari sana.
Aku tidak bisa langsung pulang,
jadi, aku memutar jauh.
Kuharap anakmu tahu kamu bekerja keras.
- Berapa usia anakmu? - 12 tahun.
- 12 tahun? - Ya.
Dia pasti menggemaskan.
Nak, dengarkan Ayah dan Ibu.
Jangan sakit dan tumbuhlah dengan baik.
Banyak orang naik bus ini, bahkan sepagi ini.
- Hariku cukup sibuk. - Benar.
- Hidup memang sulit. - Benar.
Banyak orang naik bus ini untuk pergi bekerja.
Aku melihatnya. Aku tidak tahu itu.
No comments yet. Be the first to leave one.