Specials

Release info

비켜라 운명아 It's My Life E48 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-10
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Beluga.

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Ayah bilang tingkat cacatnya tinggi. Ayah bohong?

Ayah memang berbohong.

Ayah berbohong karena ingin bertemu denganmu.

Bisa-bisanya Ayah melakukan itu.

Pak Ahn dan aku amat stres sekarang untuk mengajak Han Mi Ra bergabung.

Kenapa Ayah melakukan ini?

Sudah ayah bilang jangan membicarakannya di hadapan ayah.

Ayah akan terus merendahkannya

di depan anggota tim lain?

Kamu membicarakannya lebih dahulu.

Sekarang, aku bisa melihat kemiripan kalian.

Apa maksudmu?

Orang-orang bilang aku mirip ibuku.

Bukan wajah kalian, tapi kesan kalian.

Kalian memiliki kesan yang mirip.

"Kesan"?

Kesan apa?

Berkelas, modern,

cerdas, elegan, dan mudah bergaul.

Benarkah itu?

Kami memang berkelas dan modern.

Pak Koo, kamu pandai merayu.

Aku tidak sedang merayu kalian. Aku serius.

- Kamu tidak pernah mengecewakanku. - Ya.

Seung Joo, dia lulusan Universitas Hanguk juga.

Dia berasal dari keluarga guru dan kakaknya seorang dosen.

Mungkin itu sebabnya dia sangat cerdas.

Ayah sudah bertemu denganku. Jadi, sudah, bukan? Aku akan pergi.

Hei, ayah ingin makan malam denganmu. Kamu mau ke mana?

Pak Ahn sedang mengasuh sendirian.

Aku harus membantunya.

Hei, kamu bisa membantunya setelah makan malam.

Astaga.

Baiklah. Ayo makan malam.

Kita mau makan apa? Semur babat? Mau?

Aku mau.

- Kamu mau ikut? - Ya.

Kalau begitu, ayah mau juga.

Permisi.

- Hei! - Ya, ini aku.

Kapan kamu bebas?

Aku bebas hari ini.

Jadi, bisnismu lancar?

Tidak juga. Hidupku pas-pasan.

Aku jarang mendapat pekerjaan karena kini perzinaan legal.

- Duduklah. - Baik.

Astaga, sudah berapa lama ini?

Benar.

Omong-omong, ada apa kamu kemari?

Bisakah kamu melacak nomor ponsel dan mengetahui lokasi seseorang?

Itu tidak akan sulit.

Namun, itu ilegal, jadi, biayanya cukup mahal.

Hei, kita dipenjara bersama. Kamu sungguh akan seperti ini?

Baiklah, akan kulakukan untukmu.

Butuh waktu berapa lama?

- Berikan nomornya. - Baik.

Pemilik nomor ponsel itu

akan menjadi sumber keuanganku.

Jika kamu menemukannya,

aku akan mentraktirmu minum di tempat mewah.

Sudah lama tidak bertemu.

Sudah tujuh atau delapan tahun, ya?

Bagaimana keadaanmu selama ini?

Aku tinggal di AS.

Seperti orang lain, aku makan,

jalan-jalan,

dan berbelanja.

Aku juga belajar.

Kamu tidak rindu bekerja di dunia hiburan?

Jujur, terkadang aku merindukannya.

Namun, tidak sekarang.

Aku sangat puas dengan hidupku saat ini.

Aku akan langsung saja.

Pasti ada alasan Anda ingin bertemu denganku.

Bicaralah.

Ada kontes untuk memutuskan

siapa yang akan mewarisi Hyunkang.

Putraku memenangkan babak pertama, jadi, jika dia menang babak kedua,

tidak akan ada babak ketiga.

- Jadi, apa kamu... - Jika ini tentang kontes itu,

aku sudah menolak.

Kamu menolak?

Kamu bertemu dengan siapa?

Tunggu, kamu sudah bertemu dengan putraku, Si Woo?

Dia bilang namanya Ahn Nam Jin.

Bukankah Anda mengirimnya?

Ya.

Aku mengirimnya.

Apa yang anak itu rencanakan?

Bagaimana dia bisa menemukan Mi Ra?

Pokoknya, maaf aku tidak bisa membantu.

Kamu tidak bisa melakukan ini kepadaku.

Aku memberimu kontrak model eksklusif dengan Hyunkang

saat kamu masih pemula dan membantumu menjadi terkenal.

Kamu sudah lupa?

Mengenai itu, aku sangat berterima kasih.

Berkat Anda, aku mendapat banyak penggemar

dan uang juga.

Benar, kupikir kamu telah melupakan semua itu.

Kalau begitu, kamu harus tahu

orang yang baik akan membalas kebaikan seperti itu.

Bukankah begitu?

Itu benar,

tapi ada suatu keadaan yang membuatku tidak bisa kembali.

Aku bisa melakukan hal lain untuk Anda,

tapi aku jelas tidak bisa melakukan itu.

Kamu memiliki anak perempuan, bukan?

Siapa namanya?

Benar. Bagaimana keadaannya?

- Siapa? - Pak Nam Do Joon.

Orang-orang di dunia politik menghormatinya.

Jika orang-orang tahu kamu memiliki anak di luar nikah dengannya,

kariernya sebagai politikus akan berakhir.

Kamu tidak akan apa-apa?

Beri aku waktu untuk berpikir.

Ya, kamu akan butuh waktu untuk memikirkannya.

Satu minggu akan cukup, bukan?

Jika kamu mengabaikan teleponku

atau diam-diam ke luar negeri selama satu minggu itu,

akan kuungkap hubunganmu dengan Nam Do Joon ke media.

Jika aku tidak mendapat jawaban yang kumau,

hasilnya akan sama.

Akan kutunggu teleponmu.

Anda keterlaluan.

Akan kudapatkan foto anakmu besok.

Jika kuberi tahu media tanpa foto anakmu,

orang-orang tidak akan memercayaiku.

Akan kukirimkan foto-fotonya.

Seorang ibu

akan melakukan apa pun demi anaknya.

Aku juga melakukan ini kepadamu

demi putraku, Si Woo.

Jangan terlalu kecewa kepadaku.

Semoga kamu juga akan membuat keputusan bijak.

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji!

Soo Ji.

Soo Ji.

Kamu menatapku sekarang?

Itu. Beluga.

Baik. Akan kubelikan itu untukmu.

Ini.

- Aku ingin membayar ini. - Baik.

- Totalnya 17,80 dolar. - Ini.

Silakan.

Ayo.

Tunggu.

Ya, Nona Han.

Antar Soo Ji sekarang.

Sekarang?

Soo Ji pasti sangat lapar.

- Bagaimana jika kubelikan dia... - Itu tidak perlu.

- Kamu tidak akan mengasuhnya lagi. - Apa?

Apa aku melakukan kesalahan?

Akan kukirim alamatnya, jadi, antar dia sekarang.

Soo Ji, ayo pergi sekarang.

Aku ingin makan malam denganmu, tapi ibumu pasti sibuk.

Ayo.

Ayo menonton film malam ini.

"Ayo menonton film malam ini"

Laporan temaku untuk kontes kedua belum selesai.

"Laporan temaku untuk kontes kedua belum selesai"

Kalau begitu, ayo makan malam bersama saja.

Kita bisa menonton film nanti.

"Kalau begitu, ayo makan malam bersama saja"

"Kita bisa menonton film nanti"

Ayo makan bersama besok.

Aku ingin berfokus pada pekerjaanku hari ini.

Jika kamu tidak makan, aku juga tidak akan makan.

Astaga. Kamu kekanak-kanakan?

"Astaga. Kamu kekanak-kanakan?"

Temui aku di tempat parkir sepulang kerja.

Aku akan menunggu di sana.

Itu aneh.

Seolah-olah mereka sedang bermain tenis meja.

Mereka tidak sedang saling berbalas SMS, bukan?

Ada apa ini? Itu bahkan lebih aneh.

Apa yang aneh?

Kenapa mereka saling berbalas SMS?

Mereka bisa mengobrol saja.

Kami tahu, tapi waktunya terlalu tepat.

Serahkan laporan tema untuk kontes kedua besok.

Aku akan pulang sekarang.

- Sampai besok, Pak Choi. - Sampai besok.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left