Testimony of N

Testimony of N (Nのために)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

N no Tame ni E02 HDTV x264
A Commentary by Allovara_Subs
http://allovara.blogspot.co.id

Tags

HDTV
hdtv
x264
HD
Published on: 2016-03-18
Downloads: 42
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayo, Naruse-kun!

N no Tame ni

Aku tinggal dengannya mulai hari ini.

- Kenapa kita harus pindah? - Kamu punya uang?

- Apa ibu yang menghabiskan semua uangnya? - Dia akan segera sadar karena aku yang lebih baik.

Kamu harus berlutut dan mengatakan "tolong" setiap kali.

Tolong beri kami beberapa makanan!

Lihat keatas.

Ke-ren.. Ke-ren..

Sebelum akhir tahun, aku menjual tempat ini.

Naruse-kun dan Sugishita-san, sebelum mereka pindah ke Tokyo,

telah terjadi insiden yang berbeda di Aokagejima.

Di dalam ruangan sebuah apartemen lantai 48, Sky Rose Garden,

seorang pria dan wanita, Noguchi Takahiro-san

dan istrinya Naoko-san, ditemukan tak sadarkan diri.

dan dilarikan ke rumah sakit, tetapi kematian mereka dikonfirmasi sesaat setelah itu.

Sewaktu ditanyai oleh MPD, Tersangka Nishizaki,

menyatakan bahwa ia telah melihat Naoko-san sejak 6 bulan yang lalu.

10 tahun kemudian

Kamu Nishizaki Masato-san, kan?

Namaku Takano Shigeru.

Kamu tidak membunuhnya kan, Nishizaki-san?

"Semuanya untuk N."

"Apa yang kami lakukan hanya itu."

Siapa N?

Apa yang kamu inginkan?

Aku ingin tahu siapa pelakunya.

Aku ingin tahu kenapa 4 orang itu berada ditempat yang sama dan untuk siapa.

Untuk menemukan buktinya,

Aku datang untuk menemuimu.

Apakah kamu merasa..

tanpa wanita ini, sama sekali tidak ada artinya didunia ini?

Aku..

Aku..

..membunuh bajingan yang telah membunuh wanita berhargaku.

Dalam arti, balas dendam.

Aku tidak menyesalinya.

Aku tidak punya alasan untuk melarikan diri atau sembunyi.

Hanya memikirkan Naoko,

aku telah menerima hukumannya.

Kasus ini selesai.

Aku telah membayar kejahatanku juga.

Tidak ada yang bisa diperoleh dari menggali ke masa lalu lagi.

Jika kamu mencari hobi saat pasca-pensiun, carilah sesuatu yang menyenangkan.

- Tapi Nishizaki-san... - Aku sibuk dari yang kamu pikirkan.

Apa yang sudah berubah dari 10 tahun yang lewat ini?

Umm.

..hati orang-orang menjadi kesepian.

Mereka juga sudah kesepian dari dulu.

Terima kasih kopinya.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Suatu hari ada orang yang tiba-tiba..

..jatuh kedalam lubang kejadian.

Mimpi dan harapan yang tidak pernah putus,

..dan mereka hidup dengan perbedaan yang sempurna dari sebelumnya.

Itu, tidak diragukan lagi, adalah kasus dengan dua orang ini.

Tahun 2000

- Aku tidak bisa menemukannya. - Kemana ibu pergi?

- Kenapa dia tidak disini? - Mungkin dia pergi belanja?

- Tidak ada toko yang buka pagi ini. - Apa ayah sudah mencoba menelponnya?

Ya, tapi dia tidak menjawab.

Benarkah? Lalu kamu aman, kan?

Tolong temui Shuhei-san and Shinji-kun nanti, oke?

Mereka berdua mengkhawatirkanmu.

Baik, sampai jumpa.

Dia baik-baik saja. Dia bertindak masuk akal, dia pergi kerumah orang tuanya.

Apa maksudmu masuk akal? Kenapa dia pergi tanpa memberitahu kita?

- Kalian bertengkar lagi? - Tutup mulutmu.

- Aku akan mendapatkannya sekarang juga. - Biarkan saja dia.

- Biarkan dia, nanti saja. - Dia nanti akan kembali juga, kan?

Aku tidak akan membiarkannya dirumah bahkan jika dia kembali.

Sialan!

Dia ingin dia kembali atau tidak? Apa yang dia inginkan?

Mereka sering bertengkar?

Ini pertama kalinya dia kabur dari rumah.

Aku dengar dia memutuskan untuk menjual Sazanami.

Jika dia memberikan restoran segera,

Ayah dan ibu tidak akan berkelahi lagi. Itu yang aku harapkan..

Ini tidak mudah.

Restoran ini sudah milik keluarga selama beberapa generasi.

Bagaimana jika ada keracunan makanan dan restoran ditutup, atau..

..bagaimana jika restoran kebakaran.

Aku ingin tahu apakah ayah ingin menjualnya segera.

Jangan katakan hal seperti itu.

Shinji-kun, kenapa kamu tidak sarapan bersama kami?

Tidak apa-apa. Aku akan membeli roti.

Dia baik-baik saja?

Kamu telah bekerja keras bulan ini. Ibumu belum tahu, kan?

Tidak apa-apa. Jika aku meninggalkannya, dia akan tidur sampai siang.

Sampai siang?

Aku cemburu.

Tentang beasiswa yang kamu bicarakan itu.

Kamu tidak dapat mengajukan permohonan jika pendapatan tahunanmu lebih dari 8 juta yen.

Keluargamu lebih penting dari ini, kan?

Tapi orang tuaku sudah berpisah.

Tapi ayahmu mendukungmu, kan?

- Tanpa dukungan orang tuamu.. - Aku mengirim kertas setiap pagi dan menyimpan uang.

Aku akan berhemat sampai kelulusan.

Lagian, aku tidak ingin membebani ayahku.

Bagaimana soal beasiswanya?

Tidak terlihat baik untuk satu lamaran.

Tapi aku yakin, ini akan berhasil.

- Bagaimana denganmu? - Aku pikir aku bisa mengurusnya.

Ayah bilang dia bisa mendapatkan sedikit perubahan setelah musim semi.

Jadi Sazanami akan dijual?

Kamu tahu, aku punya banyak kenangan dengan Sazanami.

Keluargamu sering makan disana juga, kan?

Semua perayaan pulau orang selalu berkunjung ke Sazanami.

Aku yakin ada banyak orang yang memiliki kenangan sepertiku.

Ayahku juga selalu berkata begitu.

Melindungi restoran akan melindungi kenangan banyak orang.

Kamu ingin mengurus restoran itu, kan?

Tidak ada gunanya memikirkan hal itu. Aku dipaksa mengubah pikiranku,

dan terus terang, aku tidak tahu apa yang aku inginkan.

Sekolah kita hampir tidak memiliki bahan referensi.

Tidak banyak orang yang ingin kuliah di Tokyo.

Bahkan jika mereka mengatakannya, itu Kansai.

Aku berpikir tentang pergi ke toko buku di daratan.

Untuk mencari informasi dan buku referensi.

- Mencari soal beasiswa.. - Aku akan pergi denganmu.

Terima kasih.

Dengan semua sistem bantuan keuangan ini, aku harus bisa mendapatkan sesuatu, kan?

Aku mungkin dapat bekerja tanpa membebani ayahku.

Bagaimana denganmu, Naruse-kun? Kamu punya segalanya?

Aku harus, ya..

Aku yakin kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan.

Kamu menghilangkan rotiku, jadi aku juga harus berusaha.

Ibu..

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Kamu ingin pergi ke suatu tempat?

Kamu mau pulang sekarang?

Tidak.

Kita mau kemana?

Kita punya tarif ferry.

Tapi, apa kamu lapar?

Ya.

- Cumi-cumi tempura kesukaanku. - Kenapa kamu mencampurkan tempura?

Cobalah. Ini yang paling bagus disini.

- Kamu benar. Ini sangat enak. - Aku selalu memikirkannya, tapi..

kamu memakannya karena kamu menikmatinya, kan?

- Itu bukan pelengkap, kan? - Ini pelengkap.

Ini pelengkap.

Kamu tidak bisa melihat horizon dari sini.

Aku ingin tahu seberapa jauh kamu melihatnya.

Saat kamu ke Tokyo, apakah kamu akan menetap disana?

Aku tidak yakin. Aku hanya memikirkan bagaimana keluar dari pulau ini.

Bagaimana menurut keluargamu?

Mereka bilang tidak masalah.

Aku ingin pergi lebih jauh.

Aku ingin melihat apa yang bisa kulihat dari atas sana.

Ambisi, ya?

Apa kamu memikirkan ambisi baru?

Mungin mempunyai anjing peliharaan atau merawat gigimu.

Itu.. sesuatu yang almarhum nenekku bilang.

Apa, apa?

Mati lebih lambat dari orang yang kamu nikahi.

Tetap disampingnya selama kamu bisa dan mengawasinya.

Aku tidak berharap itu disebut ambisi.

Tidak apa-apa, aku akan menambahkannya kedalam daftar.

Mati lebih lambat dari orang yang kamu nikahi.

Aku ingin tahu jika kamu dan aku..

..akan menikahi seseorang suatu hari nanti.

Aku ingin tahu bagaimana kita dewasa nanti.

Aku berharap hidup kita lebih menyenangkan dari sekarang.

Aku berharap..

..kita berdua bahagia.

N no Tame ni.

Episode 2

Aku pulang, maaf terlambat.

Nozomi-chan?

Ibu?

Apa semua ini?

Aku pergi shopping..

Bagaimana ibu membeli semua ini?

Lihat, jangan marah, ya?

Ini semua... orang ditoko bilang kalau aku bisa menggunakan kartu kredit-ku.

- Makanya aku bisa berbelanja dengan kartu.. - Mana kartunya?

- Tolong jangan marah. - Mana kartunya?

Jangan, Nozomi-chan.

Lihat, aku butuh itu.

Jika aku punya itu, aku bisa kembali seperti sebelumnya.

Jangan.

Maafkan aku..

Aku tahu aku tidak bisa kembali..

Tapi aku ingin kembali...

..kerumah itu.

Aku ingin kembali.

Aku sangat minta maaf, tapi barang-barang ini telah dibuka.

Aku takut kami tidak bisa mengambilnya kembali.

Kartu kredit?

Kita tidak bisa membayar tagihan.

- Apa yang dia beli? - Baju dan semuanya.

Kamu datang kesini hanya saat kamu butuh uang, ya?

Baju mana? Ibumu?

Dia tidak pernah menghasilkan uang sepeser pun dalam hidupnya.

Dia tidak memikirkan nilai uang.

Kamu pikir aku akan membayarnya?

Tidak, kan?

Awasi dia jadi kamu tidak perlu melakukan hal seperti ini.

Testimony of N subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Testimony of N

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left