The first 194 lines.
SpeXial - 愛這種離譜感覺 (Subtle Love)
Moon River Episode 15
Hao Xue.
Hao Xue.
Hao Xue, kau baik-baik saja?
Hao Xue! Apa yang kau pikirkan?
Apa?
Kenapa kau melamun?
Aku tidak melamun.
Kau tahu kapan kau hampir bilang
soal aku dan Mu Liu Bing tinggal bersama membuatku sangat ketakutan.
Sepertinya begitu.
Xiao Xi, boleh aku bertanya padamu?
Apa pendapatmu soal Kak Che?
Kenapa tiba-tiba kau tanya aku soal ini?
Jawab saja.
Senior Che orang yang baik, itu yang orang pikirkan.
Lalu, apa kau menyukainya?
Apa?
Kau tak boleh menyukainya, ya?
Hao Xue...
Aku mohon padamu.
Kau harus bersama kak Bing selamanya.
Ada apa? Hari ini kau aneh...
Tidak ada apa-apa.
Aku hanya agak gugup, dan aku berharap kau bisa selalu bersama Kak Bing.
Selalu bahagia, itu saja.
Selamat malam.
Subtitle bahasa Indonesia dibuat langsung oleh tim The Street Fighter Girl @ Viki
Apa hanya karena aku terlalu banyak berpikir?
Akankah kak Che benar-benar menyukai Xiao Xi?
Maaf Xiao Xi, aku sebenarnya tak memikirkan kebahagianmu.
Aku baru saja tahu.
Hanya jika kau dan Kak Bing bersama...
aku bisa benar-benar punya kesempatan bersama Kak Che.
Halo? Aku menunggu lama sekali.
Belum terjadi apa-apa.
Aku lelah sekali.
Apa yang terjadi?
Tidak apa, ada nyamuk.
Nona Sha Sha sangat kecewa tidak ada resepsi saat kau di gunung.
Dia sudah mengirim orang untuk menambah tiang telepon di Desa Pheonix.
Oh ya, akhirnya aku bisa nonton drama di teleponku.
Apa kau bodoh?
Dia habiskan banyak uang bukan agar kau bisa nonton drama.
Baik, aku tahu itu untuk memata-matai mereka.
Dasar bodoh, bagaimana bisa kau memukulku?
Siapa yang bodoh? Siapa yang memukulmu?
Hei! Halo?
Aku merasa tak enak pada Lucy,
pergi ke tempat kumuh sepertinya tidak normal, kan?
Ow, ow, ow, ow. Aneh, aku seperti mendengar sesuatu.
Letakkan di atas sana.
Tidak perlu, aku baik-baik saja.
Ming Xiao Xi, tidak apa-apa jika dokter bilang begitu.
Tidak apa-apa.
Jangan bilang kalau Ming Xiao Xi yang pemberani takut pergi ke dokter.
Aku tidak takut pergi ke rumah sakit, aku hanya merasa tak ada gunanya pergi untuk buang-buang uang.
Kau benar-benar tak mau pergi?
Ya, aku tak mau.
Kalau begitu aku tak punya pilihan lain.
Apa yang kau lakukan?
Aku membawa pasien tak patuh untuk menemui dokter.
Mu Liu Bing, turunkan aku.
Turunkan dia!
Kubilang turunkah dia, kau tidak mengerti?
Kakak Seperguruan Pertama.
Kau tidak dengar?
Kakak Seperguruan Pertama.
Menurut apa yang kau katakan, kelihatannya kakak seperguruan pertamamu hanya memiliki cinta tak terbalaskan untuk Xiao Xi.
Xiao Xi, sangat jelas menolak dia.
Teman sekelas Hao Xue, kau tak boleh bicara begitu.
Kau harus tahu bahwa di dalam hati kami, kakak seperguruan pertama bukan hanya murid dari keluarga Ming.
Dia pria yang tak terkalahkan.
Meskipun Xiao Xi menolaknya 100 kali,
aku percaya dia akan tetap mencintainya.
Dia tidak akan pernah menyerah dengan mudah.
Itu bukan gaya dari kakak seperguruan pertama kita.
Ada pria seperti ini di jaman sekarang...
sangatlah langka.
Cinta kakak seperguruan pertama Xiao Xi untuknya dikenal baik di desa ini.
Sungguh?
Lalu, aku sebenarnya aku ingin melihat wajah kakak seperguruan pertama.
Sungguh pria bertanggung jawab, aku menyukainya.
Kuberitahu, dia sangat tampan.
Sungguh? - Hao Xue
Aku tipe pria yang sama dengan kakak seperguruan pertama.
Kau? Berhenti bercanda.
Kakak seperguruan kedua!
Kakak seperguruan kedua!
Buruk.
Kau yang buruk, ada apa?
Kakak seperguruan pertama memukul seseorang.
Apa?
Cepat! Ayo pergi!
Kau tahu kau salah, kan?
Sebagai ahli beladiri, kau tak boleh sembarang memukul orang seperti itu, dosa.
Kakak seperguruan pertama, siapa yang kau pukul?
Aku minta maaf Guru, aku terlalu emosi.
Jika kau sadar kau salah, itu bagus.
Minta maaflah pada A-Bing.
Aku minta maaf, teman sekelas.
Tidak apa-apa, Kakak Seperguruan Pertama.
Jadi, apa hubunganmu dengan Xiao Xi?
Kakak Seperguruan Pertama, aku tidak ada hubungan dengannya.
Aku pacarnya, apa ada masalah?
Nenek sepatu roda, apa yang kamu katakan?
Guru, bahkan jika aku adalah muridmu,
Aku ingin menantang dia bertarung.
Apa kau bilang?
Ini janjiku pada Xiao Xi.
Aku sudah bersumpah kalau aku akan melindungimu sepanjang hidupku.
Aku pelindungmu selama hidupmu.
Siapapun yang membulimu, itu akan jadi mimpi terburuk mereka.
Kakak Seperguruan Pertama, kau hanya bisa melindungi sampai aku menikah.
Setelah aku menikah, suamiku akan melindungiku.
Untuk sampai hari itu...
suamimu harus mengalahkanku dalam sebuah pertarungan.
Atau aku tak akan lepaskanmu.
Baiklah, suamiku harus menang melawanmu.
Tiga Tepukan Keluarga Ming.
Hmmm!
Ini adalah janji kami untuk Tiga Tepukan.
Jadi jika orang ini ingin jadi pacar Xiao Xi,
dia harus melewatiku dulu.
Xiao Xi, apa itu benar?
Kalian menggunakan Tiga Tepukan?
Y-ya, Ayah.
Tapi itu waktu aku masih kecil.
Meskipun kau masih kecil, itu tidak boleh!
Ini adalah Tiga Tepukan Keluarga Ming, itu bukan guyonan.
Kau kelihatannya suka menggunakan Tiga Tepukan.
Aku naif waktu aku kecil.
Karena kalian menggunakan Tiga Tepukan.
Aku tak bisa mengganggu.
Tapi, A-Bing, kau punya pilihan untuk menerima tantangan ini atau tidak.
Aku tidak akan memaksamu.
Jangan terima saja.
Aku terima.
Dia pasti mati. Ini kesempatan baik bagi Kakak Seperguruan Pertama untuk melatih otot-ototnya.
Lawan kakak sepergururan pertama akan mati atau terluka.
Itu sebabnya julukannya disebut "Mesin Penggiling Daging Manusia."
Aku akan memberimu waktu untuk menyelesaikan urusanmu. Malam ini kita akan bertempur di aula.
Kakak Seperguruan Pertama!
Apakah kau tahu kakak seperguruan pertama Xiao Xi adalah juara nasional seni bela diri?
Kenapa kau tak bilang itu lebih awal?
Aku baru saja tahu.
Terlambat untuk menyesal.
Jangan memaksakan diri, aku bisa pergi denganmu untuk memberitahu mereka.
Bagaimanapun, aku dulu murid karate tingkat awal.
Hei, apa yang kau lakukan? Kita mau kemana?
Menemui papaku, untuk bilang kalau kau mundur.
Tolong, aku Mu Liu Bing, selalu menempati kata-kataku. - Sepatu roda nenek.
Biar kutanya, apa kata-katamu lebih penting dari hidupmu?
Kata-kata lebih penting.
Senior Che, kau bujuk dia.
Sudah. Dia bilang dia dulu murid karate tingkat awal.
Baik semuanya, berhenti latihan dan istirahatlah.
Kakak Seperguruan Pertama, diam di tempat.
Terima kasih, Bu. Guru.
Berhenti sebentar.
Apa ada masalah Guru?
Kudengar jika teman sekelas Xiao Xi hanya belajar karate beberapa tahun.
Aku kau benar-benar mau bertarung melawan dia?
Guru, bagaimana mungkin aku tidak?
Selain ini, apa lagi yang bisa kulakukan untuk menandingin teman sekelas Xiao Xi?
Uang? Aku tak punya.
Aku bohong pada semua orang agar terlihat hebat saat aku bilang akan shuting film.
Aku pekerja serabutan. Aku hanya mendapatkan uang NT$ 2,000 (Rp 825.000) per bulan.
Mereka punya uang, kekuasaan dan tampang.
Bagaimana denganku?
Aku hanya punya kung fu yang guru ajarkan padaku.
Jika aku tak pakai ini untuk bersaing dengannya, apa lagi yang bisa kupakai?
Guru, apa yang bisa kupakai untuk bersaing?
Apa aku tak punya hak untuk menyukai Xiao Xi?
Apa kau tak ingin memberiku kesempatan terakhir ini?
Meskipun aku kalah...
aku akan mengakuinya. Aku tak keberatan jika aku tak akan pernah bisa menikah.
Tapi Guru.
Aku mohon padamu berikan aku kesempatan terakhir ini.
Kakak Seperguruan Pertama.
Kau pergi keluar selama beberapa hari
dan sekarang kau bisa bicara dengan baik.
Kau bicara dengan begitu baiknya kepada Gurumu, sehingga dia tidak bisa menjawabmu.
Guru, maaf aku terlalu banyak bicara.
Aku akan kowtow 50 kali untuk mengakui kesalahanku. ("Kowtow": berlutut dan membungkuk sangat rendah sampai kepala menyentuh tanah.)
Kau terlalu banyak bicara
tapi kau tak mengatakan hal yang salah.
Bertarunglah. Apa pun hasilnya, kau harus bersikap jongkok kuda...
selama satu jam untuk merenungkan diri.
Terima kasih, Guru.
Ingat, selama pertarungan, kau harus kerahkan semua kemampuanmu.
Terima kasih Guru...
Kuberitahu, malam ini akan jadi pertunjukan yang hebat.
No comments yet. Be the first to leave one.