Release info

ㅡThe Imperial CoronerㅡE11 Indo
ㅡThe Imperial CoronerㅡE12 Indo
A Commentary by skysoultan
WeTV. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2021-05-01
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nona Leng cedera demi menyelamatkan aku.

Syukurlah Kapten Xiao keburu tiba.

Dari gaji militer kapten Xiao, pangeran menemukan...

...koin perunggu bercetak huruf Qian tiruan.

Pangeran berkata, Gubernur Li Zhang berkemungkinan besar terkait.

Tuan Jing bertaruh dengan pangeran dan menuju biro daerah.

Sementara aku membawa pangeran dan kapten Xiao pulang ke rumah.

Tidak disangkat dicegat kakakku.

Salam pertemuannya ganas.

Dasar emosi ini.

Benar-benar habis akal.

Tuan, aku punya permintaan yang kurang pantas.

Katakanlah, jangan sungkan.

Di luar sudah gelap.

Tidak tahu apakah tuan boleh mengijinkan kami...

...untuk bermalam di sini?

Sungguh?

Masih mau tinggal di sini?

Tuan ini...

Kami adalah keluarga forensik.

Biasanya, warga sekitar...

Menganggap keluarga forensik sial.

Mereka bahkan tidak ingin masuk halaman rumah.

Anda... benar-benar ingin tinggal di sini?

Forensik membersihkan penyesalan jiwa korban.

Membantu biro negara memberantas kejahatan.

Apa yang sial?

Biro setiap daerah memiliki kamar mayat.

Chuchu juga pernah melihat.

Kediamanku di Chang'an juga memiliki kamar mayat dan ruang otopsi.

Kalau ingin membahas sial,

Takutknya kami berimbang.

Rumahmu memiliki ruang otopsi?

Ada. Rumahnya benar-benar ada.

Aku pernah otopsi di sana.

Hasil otopsi adalah akar pemeriksaan kasus.

Perbedaan kecil akan berakibat besar.

Sebagai pelaksana pidana,

Harus menangani dengan hati-hati.

Cepat bereskan kamar.

Lalu siapkan masakan enak dan arak bagus.

Kau tidak tahu di mana arak bagus.

Aku yang simpan, aku tahu di mana.

Aku pergi ambilkan.

Ikutlah bersamaku.

Zhang Yun, Chen Feng.

Siap.

Pergi cari Jing Yi.

Beritahu dia,

Aku tinggal di sini malam ini.

Biar dia lakukan apa yang harus dia lakukan.

Tak perlu menungguku.

Siap.

"Digelar Forensik Kecil"

"Episode ke-11"

Kak. Apa yang kau lakukan?

Beritahu kakak...

Apa yang mereka kerjakan?

Bukankah tadi sudah bilang?

Satu penjabat pidana di istana,

satunya lagi kakaknya.

Seorang pemimpin pasukan.

Memberantas pemberontak di daerah ini.

Ini semua sungguhan.

Kau sendirian ke Chang'an.

Bagaimana bisa kenal mereka?

Kenal saat ujian forensik.

Ujian forensik, ujian sampai ke rumah orang?

Saat aku di Chang'an,

terus membantunya menginvestigasi kasus.

Dia mengijinkanku tinggal di rumahnya.

Untuk kemudahan konsultasi.

Kau masih tinggal di rumah orang?

Bukankah katanya biar Jing Yi mengulur waktu Li Zhang?

Seusai makan malam, bertemu kembali di biro daerah bersama?

Kenapa tiba-tiba terpikir tinggal di sini?

Tidakkah kau merasa...

Cara Keluarga Chu memperlakukan Chuchu...

...tidak seperti memperlakukan anak kandung?

Kulihat mereka baik terhadap Nona Chu.

Memang baik.

Tapi baik dalam tahap yang janggal.

Janggal?

Chu Ping sebagai ayah,

biarpun menyayangi Chuchu,

Tapi cara menyayanginya agak asing.

Asing?

Sebelum meninggalkan ibukota, aku membuat ibu cemas semalaman...

...karena mengejar kasus.

Sewaktu aku mencarinya dan meminta air teh,

Dia dengan geram mengatakan,

tidak beri aku seteguk air pun.

Chuchu lama meninggalkan rumah.

Tanpa kabar.

Tiba-tiba pulang sekarang.

Chu Ping tak menyalahkannya.

Mungkin karena Chu Ping tidak se-emosi ibu?

Bukan.

Lalu, Chu He.

Perlakuannya juga tidak seperti kakak.

Chu He ini memang sedikit aneh.

Kalau kau lama tidak pulang,

Tiba-tiba diantar orang asing,

Aku pasti akan memastikan apakah kau baik-baik saja.

Asalkan kau baik-baik saja,

Orang yang mengantarmu tak berniat jahat,

Maka aku pasti harus berterima kasih pada semuanya.

Chu He sebaliknya,

sepertinya semakin kita ramah,

dia semakin peduli siapa kita.

semakin bermusuhan dengan kita.

Begini.

Kau gadis baik-baik,

mana boleh sembarang...

...tinggal di rumah pria asing?

Memangnya kau tahu apa niatnya?

Niatnya baik.

Kau tak tahu.

Waktu itu dompetku hilang,

Masih difitnah.

Dia yang menagkap pencuri itu.

Juga mengembalikan dompetku.

Aku diculik di jalanan,

juga orangnya yang menyelamatkan aku.

Lalu...

Dia sama sekali tidak memandang rendah aku.

Katanya aku adalah forensik terbaik yang dia temui.

Aku tidak lulus ujian forensik,

dia masih bersedia memberiku kesempatan.

Kak, dia sudah bilang.

Dia akan membawaku kembali ke Chang'an kalau merekrutku.

Jika tidak merekrutku,

juga akan memverifikasi asal-usulku,

dan menentukan tingkat kualifikasi forensikku.

Dia mau memverifikasi asal-usulmu?

Kak.

Kau pertama kali ikut ujian kualifikasi di daerah,

bukankah ada bagian ini juga?

Benar. Memang ada.

Aku tahu.

Orang luar...

...mengatakan kalau aku anak haram ayah.

Sejak kecil kalian selalu mengajariku untuk tidak menghiraukannya.

Dia adalah orang paling pintar dan adil yang pernah kutemui.

Dia pasti tidak akan percaya begitu saja.

Dia akan memeriksanya dengan jelas.

Kau harus menjadi forensik?

Keluarga Chu sejak turun-temurun semuanya forensik.

Aku juga orang Chu.

Tentu saja harus menjadi forensik.

Ini...!

Kalau di dunia ini benar-benar tidak ada Hakim bermuka giok,

maka yang paling membuat orang salut...

...adalah forensik di sisinya.

Tadinya kukira...

Dia mengantarku kembali ke rumah...

...karena tak menginginkanku lagi.

Tapi, dia masih ingin bermalam di rumah kami.

Berarti aku masih punya kesempatan.

Ini adalah kesempatan terakhirku.

Aku harus mengusahakannya.

Kau begitu ingin mengikutinya,

Kau tak mau keluargamu lagi?

Tentu saja bukan.

Tunggu setelah aku berprestasi,

aku akan menjemput kalian ke Chang'an.

Kak. Chang'an sangat besar.

Sangat indah.

Ada apa saja.

Kau pasti akan menyukainya.

Kakak tidak suka.

Kau memberitahuku tentang ayah di perjalanan.

Kau curiga, ayah ada hubungannya dengan keluarga Chu?

Ayah dengan keluarga Chu berhubungan.

Pasti ada petunjuk mengenai ayah.

Keluarga Chu dengan sengaja menutupi asal usul Chuchu.

Chuchu dengan sengaja menutupi asal usul liontin.

Titik keraguan ini...

Hanya bisa dipecahkan di sini.

Kau yakin dukun itu benar ayah kita?

Ini adalah satu-satunya kemungkinan.

Kulihat keluarga Chu semuanya orang jujur.

Atau, kita tanyakan langsung saja?

Masih belum saatnya.

Baik, baik. Turuti kata-katamu.

Tapi, pertimbangkanlah...

...untuk menambah pengawal.

Atau, aku panggilkan prajurit.

Kalau tidak, malam ini kau tidur bersamaku.

Sungguh maaf,

Ini desa terpencil.

Penduduk tidak banyak.

Juga tidak ada relasi.

Rumah yang bisa ditinggali orang tidak banyak.

Hanya bisa menyiapkan satu kamar.

Tidak apa-apa. Itu cukup.

Kami bersaudara juga sudah lama tidak tidur bersama.

Ya, 'kan?

Kalau begitu, terima kasih memaklumi.

Terima kasih.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left