Iblis Dalam Kandungan

Iblis Dalam Kandungan

Download Indonesian Subtitle

Release info

Iblis Dalam Kandungan 2022 1080p WEB-DL x264 AAC
A Commentary by subteks
AI natural translated by subteks.me

Tags

webdl
ai-translated
Published on: 2026-06-04
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bagaimana keadaan istriku?

Maafkan saya.

Saya sudah melakukan segalanya.

Permisi.

Suster.

Maaf, Tuan. Saya benar-benar bingung.

Saya sudah bekerja 10 tahun bersama dokter ini.

Tapi saya belum pernah melihat janin hilang dari rahim.

Saya sangat menyesal. Mohon permisi.

Aku.....

Sebenarnya aku mandul.

Aku tidak tahu bagaimana Atikah bisa hamil.

Bayiku.

Iblis.

Iblis yang menghamili istrimu.

Dan iblis yang sama telah mengambil janinnya.

Desa ini percaya pada takhayul semacam itu.

Bayiku.

Bayiku!

Atikah?

Atikah!

Atikah! Atikah!

Bayiku.

Bayiku. -Atikah.

Berikan gunting itu padaku.

Atikah. -Di mana bayiku?

Berikan gunting itu padaku. Ayo.

Atikah! Atikah!

Atikah!

Atikah?

Atikah!

Tolong! Atikah!

Iblis dalam Kandungan

Bayinya sehat.

Lihat, dia melambai padamu.

Lucu sekali.

Sudah selesai? -Ya.

Kau harus berhati-hati, Bu.

Pre-eklampsia.

Tekanan darah tinggimu...

...bisa menghambat oksigen ke plasenta.

Apa maksudnya? -Jika tidak ditangani dengan benar...

...itu akan berbahaya bukan hanya bagi bayimu...

...tapi juga bagimu.

Jadi apa yang harus kami lakukan?

Kau perlu menjaga stabilitas emosi istrimu.

Buat dia merasa nyaman.

Dan yang paling penting, kau harus selalu ada di sisinya.

Ingat, nasib bayi ini...

...ada di tanganmu.

Bukan tanganku.

Apa kau yakin soal ini?

Kau meninggalkan karier yang bagus.

Demi kami.

Tentu saja aku yakin.

Aku akan melakukan apa saja untukmu dan anak-anak kita.

Aku baru saja pindah ke departemen lain.

Aku hanya butuh doa darimu agar semuanya berjalan lancar.

Buka tirainya.

Vito, jangan berlari.

Vito!

Wow!

Tolong bantu ini.

Astaga, ini membosankan sekali.

Berapa jam waktu yang dibutuhkan untuk ke sekolah?

Tempat ini sangat terpencil.

Bisa tidak kau berhenti mengeluh?

Pergilah dan bereskan kamarmu.

Hei, Alani! -Biarkan saja dia.

Aku akan bicara dengannya nanti.

Baiklah.

Ayo, hati-hati melangkah.

Mang Ujang, apa kabar? -Saya baik, Tuan.

Semuanya lancar? -Ya, syukur kepada Tuhan.

Ini istriku. -Saya Amelia.

Panggil saja saya Mang Ujang.

Sudah berapa bulan, Bu?

Lima hari lagi, genap tujuh bulan.

Aku akan mengadakan syukuran.

Bisa bantu undang semua orang?

Kau ingin mengundang warga desa?

Tentu saja.

Dan jika ada yang ingin membantu masak, beri tahu aku.

Tentu, Bu.

Terima kasih. -Sama-sama.

Terima kasih Mang Ujang. -Sama-sama.

Kau suka? -Aku menyukainya.

Oh?

Apa? -Kau yang melakukan semua ini?

Ya, benar.

Terima kasih.

Sekarang.....

Apa? -Tolonglah, kumohon.

Sekali saja.

Aku mau pergi. -Sekali saja.

Baik?

Ayah?

Dengar.

Vito!

Vito! Vito?

Vito! -Celanamu kotor.

Vito.

Maaf, Tuan. Saya lihat dia jatuh dari ayunan.

Tidak apa-apa, hanya sedikit sakit.

Baiklah, ayo masuk.

Bisa berjalan? -Bisa.

Lain kali harus berhati-hati. -Baik.

Percayalah padaku.

Kau akan terbiasa di sini.

Jika saja kau bisa membuka hatimu sedikit saja.

Kau akan menyukai tempat ini.

Terutama karena kita semua bersama.

Marni.

Mau uang tambahan?

Tentu. Ada pekerjaan untukku?

Bosku mencari seseorang untuk membantu masak di rumahnya.

Benarkah? -Sempurna, bukan?

Siapa bosmu?

Pemilik rumah di bawah sana.

Kau mau pekerjaannya?

Kau harus bersyukur pada ayahmu.

Dia meninggalkan pekerjaannya di Jakarta.

Pindah ke sini bersama kita.

Supaya dia punya lebih banyak waktu untukku dan untukmu.

Kau tahu kan...

...penyakitku bisa berbahaya?

Aku tahu, tapi aku bisa.....

Apa?

Tinggal sendiri di Jakarta?

Di asrama?

Aku tidak bisa membiarkanmu.

Aku tidak bisa melepasmu. Aku juga tidak bisa meninggalkan Vito.

Kita keluarga. Kita harus tetap bersama.

Untuk apa aku mengadopsimu dan Vito...

...jika akhirnya kita tidak hidup bersama?

Bukankah itu rumah Bu Atikah? -Dulu begitu.

Tidak, terima kasih. Semua orang tahu tempat itu berhantu.

Benar? -Ya, seram sekali!

Aku mempertaruhkan nyawaku. Aku tidak mau!

Bu. Apa Ibu sudah menemukan obatnya?

Belum, Sayang, Ibu sudah mencari ke mana-mana.

Aku akan cari di kotak ini.

Sayang, tidak usah.

Kau harus pergi ke acara warga itu, pergilah.

Nanti mereka membicarakanmu.

Aku tidak punya waktu untuk membantumu besok.

Astaga, Sayang.

Cukup. Dengarkan aku.

Setelah pekerjaanmu selesai...

...kau bisa berkendara ke Jakarta untuk mengambil obatku.

Hanya tiga hari, aku bisa mengatasinya.

Sayang. Acaranya berlangsung sampai tengah malam.

Tidak apa-apa. Mang Ujang menunggumu di luar.

Pergilah.

Baiklah. Aku pergi, tapi jaga diri di rumah.

Hubungi aku jika ada apa-apa. -Baik.

Baik? Baiklah.

Vito, jaga ibumu. -Baik, Ayah.

Aku harus pergi. Sampai jumpa.

Vito.

Ya, Bu? -Setelah selesai...

...biarkan jendelanya terbuka.

Baik.

Agar udaranya bisa masuk.

Hai, si kecil.

Semoga kau betah di sini.

Kita belum selesai membereskan barang.

Tapi aku janji akan melakukannya.

Baik?

Si kecil. Sampai nanti.

Bu?

Bu?

Ayah, aku terkejut!

Kau saja yang tidak melihatku.

Kenapa belum tidur? -Yah, aku.....

Apa?

Aku tidak bisa tidur.

Masuklah ke kamarmu.

Ayah akan kunci pintunya, ya?

Sayang, aku harus pergi bekerja.

Si kecil, tetaplah sehat di dalam, ya?

Jaga ibumu.

Selamat pagi.

Hai, Mang Ujang! -Pagi, Bu.

Terima kasih. -Bapak mau pergi kerja?

Tidak juga, Mang Ujang.

Saya ditugaskan memeriksa...

...tanah longsor yang terjadi di bukit sebelah sana.

Oh, tanah longsor itu?

Saya tahu soal itu. -Ya, yang itu.

Silakan jalan, Pak. -Baik, Sayang, sampai jumpa nanti.

Ingat, hubungi aku jika ada apa-apa.

Baik. -Hati-hati.

Baik. Kau juga.

Sampai jumpa nanti, Mang Ujang. -Ya, Pak.

Saya juga harus pergi. Permisi, Bu.

Terima kasih, Mang Ujang. -Sama-sama.

Alani?

Vito?

Alani?

Iblis Dalam Kandungan subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left