The first 200 lines.
POKER FACE Eps 5: Waktu Monyet
Tidak, itu konyol.
Kuberi tahu, itu kembali jadi planet.
Pluto itu selalu planet.
Tidak, Sekarang planet lagi.
Seperti ketika kau mencoba beri tahu
Stroberi itu kacang.
- Stroberi itu kacang. - Tidak.
Apa pun yang berbiji adalah kacang.
- Raspberry? - Sebuah kacang.
Aku benci pendapatmu.
- Tots-ku jadi - Wah.
Jadi, apa yang kita tonton malam ini?
ingin lanjutkan "Euphorica"?
Anak-anak yang mengira mereka ciptakan seks? Tidak terima kasih.
Sial. Fletcher punya remotnya.
Hei, Fletcher. Kita ingin nonton "Shark Tank."
Mayoritas kuasai remot.
Mayoritas kuasai kakiku diatas pantatmu.
Film sampah apa ini?
Kau sudah nonton "Quaintsfordshire Murders"
dan sekarang kau ingin kami peduli siapa yang meninggal di Norwegia?
- Ssst! - Si pirang pelakunya.
Lacur.
Irene, kau sudah isi daya gelang hatimu?
Aku yakin, Billy.
Itu lucu karena, aku menunjukkan:
Irene. 0%. Tanpa transmisi.
Kau mau lacak setiap gerakanku,
Agar kau tahu tiap kali aku ke toilet
dan kau bisa tahu kalau aku lagi buang air besar
Ini bukan GPS, Irene,
fungsinya melacak tanda-tanda vital.
Kau tak bisa membuatku seperti anjing.
Guguk!
Kesempatan terakhir.
Untuk daftar perjalanan kebun binatang.
Tentu. Bagus.
Tapi tunggu.
Apa kita akan kembali ke masa lalu untuk ganti popok,
dan nonton "Teletubbies"?
Kita bukan balita, Betty.
Kita pernah lihat burung emu sebelumnya.
Jika kau tak dapat berusaha
menjadi bagian komunitas yang lebih positif,
Aku mungkin harus laporkan tumbuhan narkobamu ke administrasi.
Tidak tidak tidak tidak.
- Tidak tidak tidak. - Obat penyelamat hidup kita.
Aku tahu kau tak menderita glaukoma.
Dan aku benci sihir Cina yang kau mainkan ini.
Apa ini, rune?
Itu benar, Betty.
Kami adalah pemuja setan yang sukai narkoba.
Dasar polisi sialan.
Baiklah sekarang.
Jadi anda tinggal di lantai tiga.
Itu unit perawatan medis kami.
Aku bisa memberimu tur lengkap fasilitasnya.
Dan siapkan untukmu sistem gelang hati.
Tapi aku akan biarkan kau menetap dulu.
Kau berpikir yang kupikirkan?
Kita harus bunuh bajingan itu.
Aman?
Awas, Earnhardt.
Ini bukan mobil-mobilan.
Maafkan aku. Tunggu sebentar, Irene.
Kurasa aku jalan terlalu cepat.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Mario Andretti di sini.
Joyce, kau bisa bawa aku ke toilet?
Kau harus pergi lagi?
Cepatlah keluar.
Busnya sudah di sini.
Hewan-hewan itu takkan ke mana-mana.
Kita tidak boleh lewatkan pertunjukan orangutan.
Dia sangat mengesankan.
Betty, menurutmu Velcro mengesankan.
Aku sangat senang...
Kau kembali.
Sekarang 11:10. Bus segera berangkat.
Aku mau kencing. Apa yang dia lakukan di sana?
Aku tak tahu harus bilang apa kepadamu.
Dia alami diare.
Cukup. Aku sudah muak.
Busnya siap.
Betty. Betty!
Bagus.
Kau mau bantu aku cebok?
Karena celah pantatku punya celah lagi.
Masalah besar.
Perhatian.
Diharapkan tamu dari Panti jompo Mossy Oaks,
agar temui pemandu kebun binatang
di area primata.
Melanie tampil sekarang.
Baik. Kupikir ini bagus.
- Disini? - Baik.
Di Sini. Mari kita lakukan.
Baik. Kau siap?
Ya. Aku baik.
- Kau tak terlihat siap. - Aku baik. Hanya...
Hei gadis?
- Kau tak apa? - Ya ya.
Lepaskan ini.
Aku tak rasakan denyutnya.
Jalan!
Mengisi daya.
Siap.
Dan siap.
Sayang, siapa itu?
Orang baru dari kamar 312, Ben.
Serangan jantung.
Apakah ada pembunuhan yang sempurna?
Aku sudah tanyakan ini ke burung hantu.
Ssst!
- Hei, kau tak keberatan? - Maaf.
Hei, jangan khawatirkan Fletcher.
Keluarga Fletcher. Terima kasih.
Aku harus akui, mereka sangat antusias.
Apa mereka, Belanda?
Tidak, hanya suka hal pembunuhan,
Sangat kasar.
Sekarang, aku tak pernah beri tahu
seorang wanita kapan harus berhenti mengisap.
Apa-apaan ini?
Pete,
Berhentilah ganggu gadis baru itu, ayolah.
Dan jangan lupa untuk daftar perjalanan kebun binatang minggu depan.
Dia pria yang sangat mesum.
- Itulah si mesum Pete. - Jelas sekali.
Jauhi seluruh gengnya,
Cal si klamidia dan Greg si gonorea.
Mereka menakutkan.
Yah, setidaknya iklannya benar kan?
Sebenarnya, kupikir Greg yang mengidap klamidia.
Jadi, semacam skenario Islandia-Greenland.
Aku tahu segalanya soal semua orang yang tinggal di sini.
Tetap bersamaku. Aku Betty.
Semoga bukan Betty si botulisme.
Kebanyakan orang tidak sadar semua hal
dapat kau lakukan dengan Panci Presto.
Kue keju. Telur dadar-Denver.
Aku pernah buat beef bourguignon dalam 22 menit.
Nona-nona, apa kau bisa matikan
pemutar musikmu?
Hati-hati dengan keduanya.
Mereka penjahat.
- Dan pecandu. - Benar.
Mereka jadikan tempat ini rumah dosa.
Apapun yang kau lakukan
jauhi Joyce dan Irene.
Aku tidak mau tahu.
Sungguh tidak.
Itu payah.
Kalian mengalahkanku,
Karena kalian sepasang hiu acak-acakan.
Performamu kurang. Kau terlalu tegang.
- Kau perlu santai. - Tidak, aku santai.
Cuma ini kemampuanku? Apa aku tegang?
- Kau harus coba terapi kemarahan. - Apa itu?
Hal itu terasa bagus.
Hei, ayolah. Jangkau yang dalam.
Mulai dari labia.
kau tahu...
Kupikir lebih baik tetap seperti ini.
Kau tak ingin melihat itu didepanku
Kau takkan tahan.
Hal itu yang habiskan waktu kami di Penjara Bedford Hills.
Ya.
Gila. Kalian pernah dipenjara? di Bagian utara.
Kami tahanan politik.
Wow, tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Bagaimana kau bisa masuk?
Dulu waktu mahasiswa situasi penuh gejolak.
- Ya. Tahun 60-an. - Kau dengar itu?
- Tahun 70-an, brengsek. - Benar.
Aku akan katakan tahun 90-an karena kain flanel kau pakai.
Kau lebih baik tak bahas ini.
Maafkan aku
Hanya sepasang remaja dengan shuffleboard.
Wah-wah!
- Irene! - Ya, itu benar.
Kau sangat berprinsip.
Maksudku, ini diluar harapanku.
Aku dulu berada di jalan lurus
sebelum aku bertemu iblis pelindungku.
- Apa? - Ya.
Dia berteriak dengan mahasiswi di alun-alun,
Dan aku mendengar yang dia teriakkan
dan otakku terbuka.
Dunia tak masuk akal sebelum itu...
Dan kemudian terjadilah.
Itu menggemaskan.
Dia merekrutku.
Mengubah hidupku.
Mengenalkanku ke Gabriel.
Oh-la-la.
Siapa Gabriel ini?
Gabriel yang memulai grup.
No comments yet. Be the first to leave one.