The first 188 lines.
Baik, kawan, duduklah.
Kau siap ?
Mari gosok tanganmu.
Mau hitung bersama Ibu ?
Baik.
Satu..,.. Dua..,..
Tiga..,.. Empat..,..
Kau mau ke kamar mandi, kawan ?
Ibu ingin jadi sahabat baikmu.
Selamat malam, Jonah.
Hei, sudah kau bawa alat asma Sarah ?
Ya, dan kau sudah..,..
Menggosok Jonah ?
Yap.
Bagus.
Jangan lupa kita pergi ke rumah saudaraku..,..
Untuk santap malam besok.
Craig membenciku.
Dia tak membencimu.
Dia memang selalu bertingkah brengsek.
Menurutmu dia lebih menghargaiku Setelah aku naik jabatan ?
Tidak.
Tapi kuyakin Dia sangat bersemangat..,..
Menunjukkan G-Wagon barunya pada kita.
"Mobilku keren, bung"
Ya.
"Hitam legam, seperti Justin Bieber"
"Usiaku masih 41 tahun"
Ibu, aku tak bisa menemukan buku-ku.
Sarah, cepat pakai sepatumu.
Jonah. Jonah.
Sekarang kita sedang tak main - main.
Jonah, masukkan kakimu, Kakimu masuk kemari.
Tak ada kaki pisang, ayolah.
- Masuk kemari. - Aku tak bisa menemukannya !
Sarah, cari di kamar Ibu ! Kau tinggalkan di kamar Ibu !
Astaga..,.. Tenanglah.
Tenanglah. Tenanglah.
Ini bukan tempat parkir kita.
- Apa ? - Pergilah ke tempat parkir lain.
Tidak, sayang, Tempat parkir lainnya penuh.
Kita harus parkir di sini hari ini.
- Tempat parkir lain. - Jangan lagi.
Tempat parkir lain. Tempat parkir lain.
- Tempat parkir lain. - Jonah, Ibu harus menemui, Ny. Bell..,..
- Tempat parkir lain ! - Tiga menit lalu.
- Jonah, Jangan. Mari parkir di sini. - Tempat parkir lain !
- Tempat parkir lain ! - Jonah, kumohon.
- Tempat parkir lain ! - Ibu harus menemui Ny. Bell..,..
- Tidak ! - Tiga menit lalu.
- Tidak, tidak ! - Mari parkir di sini.
- Ibu, suruh dia berhenti ! - Tempat parkir lain, Ibu !
- Tempat parkir lain ! - Dia harus selalu dengan rutinitasnya.
- Tempat parkir lain ! - Dia tak suka jika berbeda.
Ya Tuhanku ! Demi Yesus Kristus !
Tempat parkir lainnya penuh, Kita parkir di sini.
- Tidak ! Tidak ! - Jonah !
Kau senang sekarang ?
Cepatlah.
Cepatlah.
Hai.
Hai, Laurie.
Maaf, aku terlambat.
Jalannya macet.
- Hai, Marlo. - Hai.
Oh, kau sudah cuti hamil ?
Sepertinya akan segera melahirkan.
- Ya, Jumat terakhir aku bekerja. - Wauw.
- Suatu berkah. - Ya.
Maaf aku harus mengatakan ini..,..
Aku harus membicarakan soal Jonah.
Bu Marvish bilang padaku bahwa Jonah masih..,..
Kesulitan di dalam Kelas, Dan sekarang kami mulai..,..
Khawatir soal perkembangan emosionalnya.
Taman Kanak - Kanak memang transisi sulit.
Tapi, sekarang sudah April.
Itu benar, ya.
Dan dia bisa dapat gangguan besar juga..,..
Dalam kehidupan ini.
- Itu..,.. Oh, ya, ya. - Ya.
Aku sudah memikirkan itu semua.
Benar, Jonah itu anak menyenangkan. Kami menyayanginya.
Asal kau tahu, dia..,.. Dia anak yang tak biasa.
Dia..,.. Unik.
Tapi masih ada 24 anak lainnya di kelas.
Tak adil bagi mereka jika Jonah..,..
Dapat banyak perhatian gurunya sepanjang waktu.
- Itu tak adil, kau harus tahu..,.. - Ya.
Kami sudah menjalankan segala terapi di Rumah.
- Bagus. - Dia semakin membaik.
Kami melakukan terapi baru padanya yang..,..
Kami rasa Jonah bisa dapat Keuntungan jika ada pembimbing khusus.
Ada seorang guru yang khusus untuknya, Menemaninya sepanjang hari..,..
Dan memberinya segala dukungan yang dia butuhkan.
- Itu luar biasa. - Ya.
Jadi pembimbing itu salah satu staf di sini ?
Tidak, kami tak menyediakan pembimbing.
Jadi aku harus mencari pembimbing itu sendiri ?
Ya, kau harus membayarnya.
Aku harus membayar pembimbing ?
Satu pembimbing, Dia hanya perlu satu pembimbing.
Baik, akan kupikirkan.
Kami tak biasanya Melakukan akomodasi seperti itu..,..
Untuk murid di Saint V, Tapi kami menyayangi keluargamu, jadi..,..
- Terima kasih banyak, aku menghargainya. - Sama - sama.
- Itu bagus. - Ya.
- Ya. - Semoga harimu menyenangkan.
- Terima kasih, kau juga. - Sama - sama.
- Baik, dah. - Dah.
Selanjutnya.
Bisa aku..,..
Aku pesan skim latte tanpa kafein.
Kau tahu kalau..,..
Masih ada kafein di kopi tanpa kafein 'kan ?
Apa ?
Oh, ini, ya.
Asal kau tahu.
Masih ingin memesannya ?
Ya.
Dan Kue.
Marlo ?
Vy ?
Hei.
Apa yang kau lakukan di ini ?
Aku di Kota untuk pemakaman temanku.
- Ayahnya meninggal. - Oh, aku turut berduka.
Tak perlu, dia menyebalkan.
Apa yang kau lakukan di sini ? Kau tinggal di sini ?
Ya.
Punya dua anak.
Tak ada yang berubah.
Ya.
Aku harus pergi, Harus kuantar kopi ini pulang..,..
Sebelum sedingin dan sekering rahimku.
Kau masih punya nomerku ?
Aku punya nomer yang lama.
Ya, nomernya masih sama.
Aku masih di Bushwick.
Kau masih tinggal di apartemen itu?
Ya, kau harus meneleponku.
- Ya. - Baik.
Hei, kalian senang bertemu sepupu kalian ?
- Ya. - Apa anjingnya akan keluar ?
Jonah, kawan.
Anjing itu tak bisa melukaimu, Anjing itu begitu kecil.
Siapa nama anjing itu ?
Prosecco.
Aku ingin bunuh diri.
Apa ?
Tidak, Ibu hanya bercanda, sayang, seperti badut.
Dut..,.. Dut..,..
Kau baik saja ?
Apa itu mobil baru Paman Craig ?
Ya, itu mobil G-Wagon.
- Kita bisa beli satu ? - Tidak.
Kau pasti tak mau karena mobilnya mudah terbakar.
Ibu bercanda lagi.
Ya, itu sebabnya warnanya hitam seperti itu.
- Mungkin sudah terbakar. - Ibu bohong.
Jangan dekat - dekat.
Hei !
- Hei ! - Sarah, aku ingin mengambil sepatumu..,..
Langsung dari kakimu, Sepatumu imut sekali.
- Hei, Elyse. - Hei.
Hai, semua, kami membuat rintangan..,..
Dia ruang bermain jika kalian mau ikut bermain.
Dia Shasta, pengasuh anak kami.
- Hai. - Kami punya alat Karaoke.
Ya, kami punya mesin karaoke.
- Keren. - Bagus.
Shasta sangat keren.
Dia punya gelar sarjana dalam pendidikan anak usia dini.
Rasanya dia bisa mengajariku apa yang harus kulakukan.
Marlo, kau semakin bersinar.
Ya Tuhan, sungguh ? Aku rasanya seperti kapal sampah.
Apa ?
Oh, tahun 80'an, ada kapal raksasa..,..
Yang isinya penuh sampah dan..,..
Mengapung di Pesisir Timur selama berminggu - minggu..,..
Mereka tak tahu kemana harus membuangnya..,..
Akhirnya mereka memutuskan berlabuh di Brooklyn..,..
Membakar semua sampahnya.
Bulan kesembilan memang sulit.
- Aku ingat tak bisa pergi ke gym. - Ya !
- Biar kubawa ini. - Ya ! Keluarga Moreaus telah tiba.
Ini akan jadi malam hebat.
- Drew, apa kabarmu ? - Craig. Apa kabarmu ?
Senang bertemu denganmu. Marlo.
No comments yet. Be the first to leave one.