Specials

Release info

When A Man Loves E12 130509 HDTV H264 720p-KOR
A Commentary by Lupak
Visit Us @IDFL.us

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-05-12
Downloads: 32
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Thanks to Original Uploader riri13

Diterjemahkan Oleh LUPAK

Episode 12

Maaf.

Keluarlah.

- Dimana kau? - Aku di dalam kamar.

Sungguh? Aku ke sana sekarang.

Bisakah kau menghubungi Jae Hee untuk datang?

Jae Hee.

Ya.

Apa yang kau lakukan di dalam sana?

Aku lupa gelas anggur. Hanya ada dua di dalam.

Begitu. Yeah, kau harus menggunakan gelas baru untuk setiap anggur yang berbeda.

Aku hampir lupa.

Kau cepat sekali datangnya. Kau datang segera setelah Mi Do menghubungimu?

Ya.

Sampai jumpa nanti. Aku juga mau mengambil gelas dari kamarku.

Ini dia.

Hanya kamarku yang punya 4 gelas?

Kau bilang hanya ada 2 di kamar Mi Do.

Aku sedikit bingung soal gelasnya.

Begitu. Kau tidak dengar deringan telpon Mi Do?

Aku memanggilmu di depan kamarmu. Kudengar deringan telpon tapi kau tidak angkat.

Aku sedang mandi.

Bukankah kau bilang kau baru kembali dari air panas?

Kau mandi lagi?

Aku kena sesuatu di punggung.

Begitu. Aku tidak tahu kau sebersih itu.

Hidupku akan menjadi sulit.

Ayo kita minum.

Kenapa ada bunga?

Itu hadiahku untuk Mi Do.

Aku mau memberi dia selamat kerena melakukan apa yang dia impikan.

Mereka tidak menghubungimu dari perusahaan?

Untuk apa?

- Untuk semuanya. - Tidak.

Kenapa wajah kalian tegang? Apa sedang marah?

Kurasa kami cemas akan pertemuan penting besok.

Kau tidak perlu cemas. Apa kau juga?

Tidak.

Kau juga tidak terlihat senang.

Kurasa aku lelah karena mandi air panas terlalu lama.

Aku mau mengajak kalian makan di luar bersamaku.

Aku makan di kamar saja.

Kalian berdua makanlah di luar.

Kau mau pergi?

Aku juga mau istirahat. Kita makan malam sehabis pertemuan besok.

Baiklah kalau begitu. Ayo kita minum dan beristirahat.

[ Loyal Investment mengunjungi Korea dari Hong Kong]

Pertemuan besok sangat penting.

Tolong berhati-hatilah.

Ya, Aku mengerti.

Aku punya dua dasi. Aku tiak tahu yang mana yang lebih baik.

Bagaimana menurutmu?

- Yang ini. - Ini?

Ya. Aku juga berpikir begitu.

Aku juga ingin memakai ini. Ini sempurna.

Aku ingin kita bisa lakukan ini setiap pagi.

Apa itu di sepatumu?

Ini noda. Tidak mau hilang.

Mereka tamu penting. Tidak bisa begitu. Apa kau tidak punya yang lain?

Bukankah itu sepatu?

Yeah! Ini baru.

Apa nodanya seburuk itu?

Ini lebih baik. Kenakan ini.

Cepat.

Tidur nyenyak?

Apa malam kalian juga indah?

Kami tidak tidur bersama. Aku hanya meminta pendapat soal dasi.

Aku tidak tanya kalau kalian tidur bersama.

Ayo pergi. Kita akan telat.

Mi Do. Sepatu itu cantik sekali.

Hai, Aku Baek Sung Joo. Sengan berjumpa dengan anda.

- Senang berjumpa denganmu. - Senang berjumpa denganmu.

- Senang berjumpa denganmu. - Senang berjumpa denganmu.

Aku berusaha mendapatkan tempat terbaik di Seoul.

Kuharap kalian menyukainya.

Aku senang kalian menyukainya.

Apa kita mulai saja dengan secangkir teh?

Aku mau memperkenalkanmu sebuah galeri hebat di Korea.

Bagaimana kalau nanti spa antar wanita?

Terima kasih.

Nona.

Hai Jae Hee. Sudah lama.

Orang-orang Loyal Investment belum datang.

- Kenapa mereka akan ke sana? - Huh?

Kupikir di Gangwon-do selama 2 malam dan 3 hari.

Kami sudah siap di sini sejak kemarin.

Itu saat aku rekan bisnis Han.

Aku bukan rekan bisnisnya lagi. Bukankah kau sudah tahu?

Kalau begitu bagaimana dengan pertemuan hari ini?

Aku yang akan mengurus mereka. Jangan khawatir.

Apa maksudnya itu?

Aku akan berusaha mencari tempat terbaik bagi mereka untuk berinvestasi.

Bagaimana bisa kau lakukan ini?

Ini jaringanku.

Aku saingan Han sekarang. Bagaimana lagi?

Tolong urus Han untukku.

Aku tidak mengerti.

Ada tempat pemancingan ikan yang bagus di sana.

Makanlah sebelum kalian kembali.

Pandangilah bunga saat kalian di sana.

Tamu anda sedang menunggu.

Apa yang dia katakan?

Dia akan memperkenalkan mereka pada orang lain.

Dia bilang dia saingan Han sekarang.

Itu kekanak-kanakan.

Dia ingin kita memakan ikan mentah sebelum pulang.

- Kurasa begitu. Ayo kita makan di sana. - Tn. Han.

Semua hal terjadi saat berbisnis. Ini bukan apa-apa.

Aku akan menemui Baek Sung Joo segera setelah sampai di Seoul.

Tidak perlu.

- Itu tidak perlu. - Tn. Han.

Ini bisnis.

Menghancurkan bisnis karena masalah pribadi adalah suatu kekanak-kanakan.

Kau memohon saat harus memohon. Dan bertahan saat harus bertahan.

Sung Joo dan aku tidak berhubungan lagi. Kau harus bisa menggantikan perannya.

Kau tahu dia mencintaimu bukan?

Kenapa kita perlu membicarakan ini?

Anda tahu semuanya. Tapi anda masih memanfaatkannya untuk bisnis.

Kau melewati batas. Berhentilah.

Ada alasan Baek Sung Joo melakukan hal yang tidak masuk akal ini.

Dia bukan ingin jadi pesaing. Dia terluka.

Kurasa itu bukan yang seharusnya kau katakan.

Ayo kembali.

Ayo pergi.

Kudengar kau bicara di telpon saat mandi air panas.

Tidak berhasil?

Aku tidak mau membicarakannya sekarang.

Apa kau mencintai Han Tae Sang?

Aku berterima kasih.

Kurasa dia tidak cocok untukmu.

Kurasa dia membantumu juga.

Dia orang baik.

Tapi yang kukatakan adalah dia bukan pasangan yang baik untukmu.

Bukan aku yang memutuskan.

Itu bukan kesalahan malam itu. Aku bersungguh-sungguh.

Kau bilang Tn. Han membantumu.

Kau seharusnya tidak melakukan itu.

Aku tahu apa yang terjadi antara kalian.

Aku bukan pertama kalinya tahu di kereta.

Aku mau melupakannya. Tapi tidak bisa.

Kau menyerah akan mimpimu demi seorang pria?

Bukankah kau yang serakah sekarang?

Kamu mau kencan?

Aku mau mengatakan sesuatu.

Kalau soal Baek Sung Joo, Aku lebih baik tidak mendengarnya.

Bukan soal dia.

- Kalau begitu? - Apa kau pergi ke Stage Plus?

Apa yang kau katakan pada mereka?

Aku hanya khawatir.

Ini berjalan sesuai dengan yang kau inginkan.

- Apa yang kau bicarakan? - Mereka batal mempekerjakanku.

- Kau mau menikah minggu ini? - Seo Mi Do.

Kurasa kau salah paham.

Apa yang kau katakan pada mereka?

- Apa kau meminta mereka untuk memecatku? - Aku tidak pernah melakukan itu.

Kenapa kau ke sana?

Apa mereka mau mempekerjakan seseorang kalau

saudara atau orang tua nya datang ke tempat kerja?

Mi Do. Biar aku kesana dan menanyakan lagi.

Sudah berakhir.

Aku sungguh minta maaf.

Kau pikir ini cinta? Membuatku tetap di sisimu?

Aku kalah. Lakukan apa yang kau inginkan.

Aku akan melakukan apapun yang kau minta.

Apakah kita menikah minggu ini atau bulan depan.

Aku akan lakukan apa yang kau inginkan.

- Yeah? - Chang Hee.

Ingin tahu kalau kau punya foto dengan Tn. Han saat kalian masih muda?

Kenapa?

Aku mau mempersiapkan ulang tahun perusahaan.

Mereka ingin menaruhnya di video pembukaan.

- Aku mungkin punya. - Bisa kau bawakan hari ini?

Sebentar. Aku sedang bersih-bersih.

Apa kau tahu putri pemilik toko buku itu? Apa dia benar-benar ingin membayarmu?

Kurasa dia bisa jadi pacarmu.

- Benarkah? - Tidak masalah.

Siapapun yang kau pilih aku terima.

Kita akan sampai di Seoul sebentar lagi.

Pastikan anda membawa barang bawaan masing-masing.

Kau mau pulang?

Tidak. Aku baik-baik saja.

Kau bisa istirahat di rumah.

Aku ada pekerjaan tersisa di kantor.

Baiklah. Aku mau pergi ke Nabi Capital.

Tn. Han. Aku akan menemui Baek Sung Joo.

Sudah kubilang kau tidak usah melakukan itu.

Aku berkata sebagai salah seorang direktur di perusahaan ini.

Tolong izinkan aku.

Juga aku mohon maaf karena bersikap kasar pagi tadi.

Apa dia menyukainya?

Dia mau membalas jasamu saat berada di Hong Kong atau Shanghai.

Katakan padanya aku pasti akan ke sana.

- Ya, Jae Hee. - Di mana kau?

Bisakah aku bertemu denganmu sebentar?

- Kau belum makan ikannya? - Aku perlu bicara denganmu.

Aku ada tamu sekarang. Tunggu aku di Seoul.

Mi Do! Apa yang terjadi?

Bukan kah kau harus di sana sampai besok?

More Indonesian subtitles for When a Man Falls in Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left