The first 200 lines.
"Episode 56"
Ibu...
Maaf, Bu,
tapi aku harus pergi.
Kamu tidak boleh ke mana-mana.
Kamu tidak boleh ke mana-mana!
Hidup dan mati itu sudah takdir.
Dia tewas lima tahun lalu.
Mari doakan saja jiwanya beristirahat dalam damai.
Dosa besar apa
yang kulakukan di kehidupan lampau
sampai semua cucuku...
Andai tahu,
aku sudah memeluk Do Kyung sekali lagi.
Aku bahkan tidak tahu dia mati.
Jika perkataan Dokter Lee benar,
kita tidak bisa memaafkan Esther
dan Nam Joon. Selamanya.
Pimpinan.
Tolong balaskan dendam Do Kyung.
Hei, ada apa?
Apa? Kamu menangkap Esther?
Di mana?
Nam Joon, aku memercayaimu.
Kamu menghancurkan hidup menantuku
dan putriku,
tapi kamu bernyali memakan makananku?
Dasar keji. Kamu monster!
Ibu, mari jangan lakukan ini di sini. Hentikan.
Lepaskan.
Ibu mau mencabik-cabik bedebah itu!
Apa katamu saat berlutut di rumahku?
Katamu kamu akan memastikan keluarga kami tidak terluka lagi,
bahwa kami tidak akan sedih lagi.
Itu katamu.
Saat mendengar kamu bilang begitu,
aku amat bersyukur.
Itu menghangatkan hatiku.
Tapi kamu yang menghancurkan keluarga kami?
Teganya kamu mempermainkan kami.
Aku bahkan memercayaimu!
Aku membelamu!
Teganya kamu melakukan ini kepadaku.
Katakan sesuatu.
Katakan sesuatu!
Apa Anda Kim Nam Joon?
Ya.
Dia Kim Nam Joon.
Tolong bantu investigasi kematian Park Do Kyung.
- Ada apa ini? - Apa?
Pak Park Do Kyung tewas?
Tidak mungkin.
Aku saksi atau tersangka?
Mereka akan tahu kamu saksi atau tersangka
setelah melakukan investigasi.
Apa Anda?
Anda yang melaporkanku?
Apa lagi yang kalian tunggu?
Bawa dan interogasi dia.
Kurasa aku harus menuntaskan urusanku juga di sini.
Sudah kubilang tidak.
Biar kuperiksa.
Pak Park datang ke kantor...
Ada apa ini?
Pak Park.
Lihat? Dia baik-baik saja. Kenapa dia mati?
Apa?
Aku mati?
Ada hal buruk yang terjadi.
Pak Kim Nam Joon dibawa polisi.
Tapi saat membawanya,
mereka bilang sesuatu soal kematian Anda...
Lihat?
Kita salah dengar.
Kapan?
Kapan mereka membawa Nam Joon?
Di mana kamu menangkapnya?
Di bandara. Dia mau ke luar negeri.
Dia tidak tahu dia dilarang ke luar negeri.
Maaf, Ayah.
Maaf.
Pak.
Hei.
Kudengar Kim Nam Joon dibawa polisi.
Anda tidak akan membiarkan
Esther saja yang diinterogasi kali ini?
Esther bilang Nam Joon sekongkolnya juga
dan itu amat memungkinkan, menimbang situasinya.
Nam Joon juga akan diinterogasi.
Jika satu orang masih lepas,
siapa tahu mereka akan berbuat apa?
Jangan lampiaskan kemarahan akan kematian Do Kyung kepadaku.
Aku tersinggung.
Investigasi akan menunjukkan kamu bersalah atau tidak.
Apa Pimpinan tahu soal ini?
Aku belum memberitahunya.
Akan kuberi tahu setelah pulang.
Maaf.
Serta
sampai jumpa di rumah.
Ada yang harus kamu ketahui.
Apa?
Berdiri.
Tanggalkan barang-barang kalian.
Dia mungkin mengira bisa lolos dengan perbuatannya,
Nam Joon si Bedebah.
Tidak akan mudah memenjarakannya.
Cuma keterangan Esther
yang memberatkannya.
Tetap saja Pimpinan dan Wakil Pimpinan tahu dia jahat.
Dia akan diusir dari Aura.
Benar.
Tapi kenapa dia melakukannya?
Dia ada dendam apa kepada kita?
Tidak.
Mungkin dia ada dendam dengan keluarga Aura.
Ini amat memusingkan.
Permisi. Boleh aku minta satu mangkuk dongchimi lagi?
Tapi Bu,
apa belakangan ada yang mengganggu pikiran Ibu?
Apa maksudmu?
Soo Ho sudah kembali.
Keluarga kita hanya akan bahagia ke depannya.
Ibu amat bahagia sampai tertawa dalam tidur.
Ayah amat cemas. Katanya Ibu bertingkah aneh.
Aku menyadari
Ibu tidak makan banyak juga.
Ayahmu konyol. Jangan hiraukan dia.
Memikirkan kamu dan Soo Ho
bisa hidup bahagia bersama saja
sudah membuat ibu senang.
Ibu bahkan sampai kenyang tanpa makan.
Halo.
Aku menemukan pegawai yang tahu cucu Anda diadopsi siapa.
Ibu, ada apa?
Ada apa? Ada yang tidak beres?
Apa?
Ibu lupa ada rencana hari ini.
Ibu harus pergi.
Ibu.
Maaf, makan dan kembalilah bekerja.
Ayah rasa ibumu sedang memikirkan sesuatu.
Dia tidak bisa tidur semalaman
dan bilang dia mau ke toko,
tapi tidak pernah ada di sana saat ayah menelepon.
Katanya bukan apa-apa,
tapi pasti ada sesuatu.
Taksi!
Ibumu pergi lagi?
Ya.
Dia datang untuk makan siang, tapi tiba-tiba pergi.
Dia tampak amat tidak fokus.
Baik.
Ikuti dia. Cari tahu dia ke mana dan ada masalah apa.
Apa maksudmu, Nam Joon ditahan?
Kurasa Pak Park Gang Chul melaporkannya.
Dia mengorek keuangan Kim Nam Joon,
termasuk rekening bank dan transaksinya.
Cepat. Kita harus menemukannya lebih dahulu.
Aku yakin dia punya berkasku di kotak depositnya,
bukti bahwa dia putraku.
Tidak boleh ada yang tahu.
Ada kotak deposit atas nama Kim Nam Joon, bukan?
Kotak Kim Nam Joon?
Dia baru saja datang dan mengosongkannya.
Saat kami tiba, itu sudah dikosongkan.
Tidak ada yang tersisa.
Dia sudah kemari lebih dahulu.
Baik.
Jadi, tidak ada apa-apa di sana.
Benar.
Nam Joon mengosongkannya karena sudah tahu?
Apa aku sungguh membesarkan anak macan?
Siapa?
Ini aku, Ayah.
Kenapa kamu...
Hei.
Bagaimana bisa Wakil Pimpinan membawa polisi ke kantor?
Aku tahu Ayah kesal,
tapi aku tidak bisa membiarkan Nam Joon.
Kenapa kamu mengumumkan urusan keluarga kita ke luar?
Keluarga Aura sungguh kacau.
Kamu pasti senang
omong besar seperti itu!
Bagaimana jika harga saham Aura jatuh karena ini?
Aku tidak melakukannya sebagai Wakil Pimpinan
melainkan sebagai ayahnya Do Kyung.
Apa ayah bilang?
Ayah akan mencari bukti untuk menangkap mereka.
Entah ada bukti atau tidak,
keterlibatannya pada kematian Do Kyung saja
membuat Nam Joon tidak bisa dimaafkan.
Aku melakukannya karena tahu harus bertanggung jawab.
"Pengunduran Diri"
Pengunduran Diri? Apa ini?
Ini caramu bertanggung jawab? Dengan mengundurkan diri?
Kamu mengundurkan diri?
Maaf.
Kenapa...
Bawa yang kamu temukan di kotak deposit ke kantorku.
No comments yet. Be the first to leave one.