The Big Leap

The Big Leap

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Big Leap S01E08-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝗗𝗶𝘀𝗻𝗲𝘆 𝗛𝗼𝘁𝘀𝘁𝗮𝗿

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-02-12
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

-Pukul berapa ini? -Saatnya beraksi.

-Pukul berapa ini? -Saatnya beraksi!

Jika ada yang kau suka di acara ini,

Semuanya, tepuk tangan dan bersoraklah.

Biar kudengar tepuk tangan dan sorakan kalian.

Jika kau melihat sesuatu

yang tak bisa kau lakukan,

taruh uang di ember.

Hei, Bung. Ayo.

Tunggu.

Apa kotak itu baru saja bergerak?

Kira-kira apa itu?

Itu Justin, anak ajaib.

Para hadirin, Justin si anak ajaib.

Beri tepuk tangan untuknya.

Lihat semua uang itu.

Wajah ini adalah penghasil uang.

Baiklah, Nak, jangan habiskan semuanya di satu tempat.

Itu untukku. Aku harus pergi.

Hei.

-Apa ini? -Hadiah.

Untuk ibu?

Dari mana kau dapat uang untuk ini?

Aku, Spence, dan Luca menari untuk tip.

Jangan beri tahu Ayah.

Baiklah. Kau akan menyalakannya?

-Ya. -Baiklah.

Ya.

Ya?

Kemarilah.

Justin, jangan ada air menggenang di talang itu.

Ingat, kau sedang dalam masa percobaan, Nak.

Jangan bermalas-malasan.

Apa maksudnya percobaan?

Kubilang kau butuh pekerjaan.

-Apa? -Kau tahu sifatnya.

Aku tak bisa bilang aku memintamu kembali, dia akan panik.

Bersikaplah seolah kau butuh pekerjaan ini.

Katakan kau menghargai kesempatannya.

Aku tak akan mengatakan itu.

Justin bilang dia sangat senang kau memberinya kesempatan.

Dia terlalu emosional untuk bicara.

Tetap fokus, Nak.

Jangan terlalu sedih dan jatuh dari tangga.

Ayah yang jatuh dari tangga.

-Itu Ayah. -Bung! Terlalu cepat.

Semuanya, kita bersemangat.

Tapi juga sedih karena Reggie pergi.

Mengerti?

Siapa yang akan menonton acara ini jika tak ada dia?

Bibiku, Pat, bilang dia akan menontonnya langsung di Hulu.

Lihat, Bibi Pat mau. Baiklah.

Ayo mulai suara. Tolong nyalakan lampunya.

Semuanya, berpura-puralah saling menyukai.

Terima kasih.

Isyarat untuk Reggie.

Reggie.

Ya, pidato!

Astaga, terima kasih banyak atas semua dukungan kalian.

Aku akan mengingat kalian

sementara aku bermain di luar sana.

Ya.

Satu hal lagi.

Apa?

Baiklah, apa yang kau...

THE BIG LEAP

Kita sudah selesai, bukan?

Periksa kontrakmu.

Kamera mengikutimu sampai acara selesai.

Jessica menemanimu.

Kursi depan. Berangkat, Semuanya!

-Hei, Alan. -Ya.

Akan kuakui kami mengalami beberapa kemunduran.

Semangat sedang rendah.

Kami kehilangan Justin, penari terbaik kami.

Juga Reggie, penari yang biasa saja,

tapi penarik penonton terbanyak.

Tapi aku masih di sini. Aku yakin semua orang tenang karena itu.

Aku harus memberitahumu, aku merasakan beban produksi ini

di bahuku.

Aku merindukan Justin.

Kecemasan Simon terwujud

dalam sikap sok penyelamat

dan aku sudah muak.

Mereka hanya marah karena aku mengungkap trauma Gabby,

lalu diusir dari acara.

Tapi kini aku kembali dengan peran yang lebih besar.

Jadi, aku minta maaf

bahwa aku burung foniks yang akan selalu bangkit dari abu.

Tapi cepat atau lambat, mereka harus memaafkanku, bukan?

Gadis kulit putih ini tiba-tiba mengambil peran pangeran.

Pangeran Sampah.

Belum lagi Aja. Dia meninggalkan kita untuk jadi penyihir.

Dia meninggalkan kalian.

-Dia sudah mati bagi kami. -Mati.

Aku Penyihir.

Aku punya visi untuk acara ini,

tapi satu-satunya orang yang kuandalkan

untuk berhasil, pergi dan mengkhianatiku.

Kukira Justin pulang untuk merawat ayahnya yang terluka

dan menyelamatkan bisnis keluarga yang kesulitan?

Benar sekali. Pengkhianatan berdarah dingin.

Jika kelompok tari tak saling sayang dan percaya,

produksi kami hancur.

Itu sebabnya aku punya ide

untuk menyatukan semua orang

aku mengadakan acara pengurungan kuno.

Maaf, apa kita sungguh akan melakukan ini?

Pesta menginap? Aku wanita dewasa.

Kau akan menyukainya.

Lagi pula, itu wajib.

Malam ini, kita sita ponsel mereka,

memaksa mereka bermain gim,

menjelajahi karakter mereka, dan saat matahari terbit, mereka akan terikat.

Jadi, kita akan mengurung

orang-orang yang saling membenci di sini.

-Agar mereka bisa terhubung. -Ini sempurna.

Maksudku, memasukkan orang-orang marah ke dalam satu tempat?

Hore! Aku pergi.

Kurasa kau melewatkan idenya.

Asal kau tahu, aku tidur telanjang.

Acara ini akan menyediakan piama, Junior.

Itu juga wajib.

Kita harus mengaburkan itu.

Itu akan mahal.

Aku tak ingat bagian ini di Swan Lake .

Aku tahu. Aku membuatnya.

Benno dan istrinya adalah perwujudan cinta sejati.

Kurasa Pangeran perlu melihat itu.

Lagi pula, Nick bilang tes kalian bagus.

Baik, istirahat lima menit.

Hei, kau baik-baik saja?

Ya, aku hanya lelah. Aku tak apa-apa.

Dengar, aku berpikir, setelah kemoterapi, mari berlibur.

Sepupuku punya pondok di Cape Cod.

-Ya, kedengarannya bagus. -Ya.

Aku harus melaporkanmu ke pengawas.

Apa? Aku mengirim pesan ke putri remajaku

yang dihukum sekolah

karena dia memprotes aturan berpakaian mereka.

Dia bilang itu seksisme. Tentu saja.

Dia punya semangat. Itu bagus.

Menurutmu begitu?

Bagaimana dengan ini? Ini pintu kamarnya.

Astaga, itu putri yang mengacungkan jari.

Ya, tentu saja.

Begitulah remaja. Mau bagaimana lagi?

Hei, aku menyelundupkan sesuatu untukmu.

-Astaga. -Ya. Kau tak bisa makan gluten?

-Ya. -Ya, aku juga.

Ini mengubah hidup.

Keren sekali, terima kasih. Aku menghargainya.

Hei, Pria Kecil.

Ya, ibu hanya menginap semalam.

Ya, Nenek tahu harus menyalakan lampu lava.

Kau dan Nenek akan menikmatinya,

lalu ibu akan kembali besok pagi.

Ibu sangat menyayangimu.

Baiklah.

Hei, apa itu? Apa itu brownie manis dari pria manis?

Bukan apa-apa.

Hanya hadiah ramah tamah.

Ya, dia tak memberiku.

-Apa kau bebas gluten? -Aku bukan kau.

Asal kau tahu, Nick, aku merasa positif.

Paula bisa. Dia akan sembuh.

-Dia beruntung memilikimu. -Kau bercanda?

Aku yang beruntung. Kami merencanakan perjalanan.

Pergi ke Cape Cod. Lobster setiap malam.

Aku akan memperlakukannya seperti seorang putri.

Kedengarannya bagus, Kawan.

Turun. Siap, tembak.

Siap, mulai.

Turun.

Ayo!

Tangkap.

Ayolah, Bung. Bangun.

Kalian pandai menyambut seorang saudara.

Bung, itu tekel karena rindu.

Jangan terlalu merindukanku.

Hei, hanya pengingat, kau menginginkan ini.

Hei!

-Itu dia, bukan? -Owen Aganno.

Jika ingin tempatmu kembali, kau harus melewati dia.

Pada dasarnya dia dirimu. Sepuluh tahun lalu.

Tidak, dia berbakat, tapi sombong dan telat satu jam untuk latihan.

Seperti kataku, kau sepuluh tahun lalu.

Ayo. Coba lagi!

Ini konyol dan memalukan.

Kau yang makan segenggam jamur

dan mengumumkan ke seluruh dunia bahwa kita tidur bersama.

Kini kita harus bicara dengan SDM.

Jujur saja. Jangan sampai kita dipecat.

Jangan memerintahku.

-Halo. -Hai.

Aku Bernadette.

Tujuan rapat ini adalah mendapatkan kejelasan

mengenai hubungan kalian di tempat kerja.

Kalian pernah berhubungan intim saat bekerja?

-Tidak. -Secara eksklusif.

The Big Leap subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Big Leap

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left