The first 200 lines.
Ada yang ingin kukatakan.
Sekarang...
Dengarkan baik-baik
perkataanku kepadamu.
Seperti yang kamu lihat semalam,
aku tidak punya wewenang di rumah ini.
Aku tidak bisa melindungimu.
Ibu.
Itu tidak benar.
Na Hye Mi sudah kembali.
Ibunya Tae Ho kembali.
Kamu sangat mengenalnya.
Dia membuat Tae Ho muda memimpin
dan berusaha membuat keluarga ini menjadi miliknya.
Aku bisa
mencegah itu.
Kamu mungkin tidak akan bisa.
Banyak yang memihak Ibunya Tae Ho.
Tae Ho juga punya banyak paman.
Tapi kamu tidak memiliki siapa pun.
Kamu bahkan tidak punya saudara.
Hanya aku yang kamu miliki.
Tapi aku tidak bisa menolongmu saat keadaan darurat
dan mungkin aku akan dipinggirkan.
- Ibu. - Dengar baik-baik.
Inilah kenyataan.
Kamu harus tetap kuat.
Bangun kekuatanmu segera.
Kamu harus mencari orang yang bisa memihakmu.
Kamu harus mencari orang yang bisa diandalkan
dan bisa menolongmu saat keadaan darurat.
Agar keluarga ini tidak merendahkanmu.
Kamu butuh keluarga lain yang bisa mendukungmu.
Yang kamu butuhkan adalah
mertua yang bisa diandalkan.
Itu sebabnya aku berusaha keras
mempertemukanmu dengan So Hee dari Grup Sungil.
Ibu.
Aku tidak akan pernah bisa membentuk keluarga dari perjodohan.
Itu hanya kontrak.
Tapi kamu tidak bisa diam saja.
Kalau begitu,
menurut Ibu aku bisa bertahan di keluarga itu?
Tidakkah mereka juga punya tujuan sendiri?
Ibu tidak pernah tahu siapa yang akhirnya akan menjadi musuh.
Lalu kamu akan bagaimana?
Ada banyak orang yang mengincarmu.
Mereka jelas ingin menjatuhkanmu. Kamu akan bagaimana?
Kamu masih bermain-main dengan cinta?
Kamu masih belum bisa melepaskan Bu Kang?
Sudah kubilang.
Bu Kang sudah pergi.
Aku tidak ingin Ibu membicarakan
Bu Kang untuk sementara ini.
Seperti kata Ibu, aku ingin fokus dengan keadaan.
Aku akan memikirkan apa tindakanku saat pergi bekerja besok.
Aku akan mengadakan rapat dengan para dewan.
Aku ingin
Ibu percaya dan menungguku.
Aku mengatakan ini untuk memastikan.
Tapi aku tidak ingin ayahku atau siapa pun
menelepon Bu Kang lagi
dan mengganggunya
soal pernikahan.
Tolong
jangan ganggu dia.
Aku tidak ingin
dia terluka
untuk alasan apa pun.
Tolong
bantulah Bu Kang.
Aku pamit, Ibu.
Sudah kuduga, seharusnya aku menjagamu.
Tidak ada yang mengingatkanmu untuk minum obat kecuali aku.
In Suk melakukan itu.
Cara dia menjagamu tidak sama, bukan?
Ingin hidangan apa untuk makan siang?
Apa pun yang ingin kamu makan.
Baik.
Sayang, pikirkan kesehatanmu saat bekerja, ya?
Baik.
Sampai jumpa saat makan siang.
Kamu sudah datang.
Ya, Bu.
Bisa tinggalkan kami?
Bagaimana dengan permintaanku?
Ini.
"Profil Personal"
Dia cantik.
Dia juga kompeten.
Ibunya mengelola usaha restoran sup tulang sapi?
Ya, benar.
Yang benar saja, Tae Ju. Dia luar biasa.
Kenapa dia memilih gadis dari restoran sup tulang sapi
dari semua gadis keluarga kaya?
Lagi pula, wanita ini lebih tua. Kudengar dia penyelianya.
Itu benar.
Dirut Park.
Bagaimana menurutmu?
Apa maksud Anda?
Menurutmu,
menjadikan dia menantuku
akan menolongku atau melukaiku?
Aku tidak yakin.
Kenapa
aku menyukai gadis ini?
Apa?
Dia pintar. Aku yakin dia cepat belajar.
Meski dia cepat belajar,
dia tidak akan memiliki koneksi untuk melaksanakan apa pun.
Dia pun akan cepat menilai harus memihak siapa.
Terlebih, dia dan In Suk tidak akrab sama sekali.
Ya, benar begitu.
Dia punya semua faktor yang membuatku senang.
Menantu yang cerdas
dari keluarga tanpa koneksi
lebih mudah diatur dan diusir,
daripada menantu dari keluarga kaya.
Bukankah itu kesempatan bagus?
Ya.
Benar.
Kenapa kamu terlihat sangat gugup?
Dirut Park.
Kamu menyembunyikan sesuatu?
Tidak.
Bawa Kang Mi Ri kepadaku.
Itu...
Sebenarnya, Bu Kang Mi Ri sudah mengajukan pengunduran diri
dan meninggalkan perusahaan.
Apa maksudmu?
Kukira dia akan menikah dengan Tae Ju.
Begini,
setahuku, Bu Kang tidak tertarik untuk menikah.
Bagaimana bisa?
Pimpinan meninggalkan kesan mereka akan menikah.
Maksudmu In Suk tidak mengatakan itu kepadanya?
Apa ini?
Sedang apa kamu? Istirahatlah. Biarkan saja ini.
Tidak. Aku harus membersihkan tempat ini.
Kamu harus istirahat karena sekarang sudah tidak bekerja.
Kenapa bangun pagi sekali dan bersih-bersih?
Kamu membuat ibu patah hati.
Ayolah. Ini bukan sesuatu yang menyedihkan.
Bagaimana bisa aku tidur sementara ibunya sedang bekerja?
Lakukan saja yang harus Ibu lakukan.
Kalau begitu, jika ingin menyapu, mulailah dari pojok.
Ya.
Ingin makan siang apa?
Katakan. Ibu akan memasaknya.
Makan siang?
Bagaimana jika sujebi?
Sujebi?
Ya, aku ingin makan sujebi buatan Ibu.
Dengan zukini dan kentang.
Baiklah. Ibu akan memasak hidangan enak untukmu.
Baik.
Astaga. Kini aku harus membuat adonan.
"Hotel California"
Kami belum buka.
Hari ini kami buka siang.
Aku kemari untuk menemui Bu Kang Mi Ri.
Apa?
Astaga.
- Mi Ri. - Ya. Ada apa?
Kamu tahu siapa aku?
Ya, aku tahu.
Duduklah.
Mi Ri, ingin minum teh?
Tidak usah.
Bagaimana kamu tahu aku?
Tiga tahun lalu, aku melihat Anda di acara Hari Yayasan.
Kamu tidak melihatku di majalah?
Fotoku pernah terpampang di seluruh majalah.
Aktris Na Hye Mi, dan sebagainya.
Kukira kamu melihatku di majalah.
Aku tidak tertarik dengan gosip dan rumor.
Sudah kuduga, aku akan menyukaimu.
Kamu tidak mendengarkan gosip murahan.
Kamu wanita pintar yang berwawasan dan percaya diri.
Kamu sempurna menjadi menantuku.
Bu.
Kenapa kamu tidak mau menikahi Tae Ju?
Sebelum menjawab, jelaskan alasanmu mengundurkan diri.
Aku sudah bicara dengan Bu Jeon mengenai pengunduran diriku.
Semuanya juga sudah final.
Kenapa membicarakan itu dengan Bu Jeon?
Dia bukan siapa-siapa.
Dia bukan ibu kandung Tae Ju atau pun tuan rumah.
Dia hanya mengelola rumah. Akulah tuan rumah.
Kuharap kamu tidak ada di sini karena bicara dengan pelayan.
Kalau begitu, aku akan memperjelas niatku.
Aku tidak tertarik dengan pernikahan ini.
Kenapa tidak?
Ini kesempatan yang bagus untukmu.
Aku yakin setiap orang memiliki harga diri dan standar
saat menilai apakah ini kesempatan bagus atau bukan.
Bu Kang.
Kamu berlagak jual mahal?
Tidak.
Kamu tidak ingin menikah dengannya?
No comments yet. Be the first to leave one.