The first 182 lines.
Akademi Kerajaan
Siswi Akademi Kerajaan
Episode 19
A-Qi.
Aku selalu bilang ingin menikahimu.
Namun, aku belum memberitahumu yang paling penting.
- Zhuo Wenyuan. - Dengarkan aku dulu.
Saat kecil di perbatasan, hanya kau yang memperlakukanku dengan adil.
Setelah berpisah, kita surat-menyurat.
Bagi aku yang sendirian di Bianjing, kau adalah temanku satu-satunya.
Saat bertemu denganmu,…
…aku sudah bertekad.
Sebenarnya, aku selalu menyukaimu.
Zhuo Wenyuan.
Aku tiba-tiba merasa…
…sepertinya aku mengatakan ini bukan untukmu.
Melainkan untukku.
Aku tahu.
Sebenarnya aku tahu dengan jelas.
Kau dan Yan Yunzhi saling menyukai.
Namun,…
Namun, aku menyukaimu,…
…itu adalah urusanku sendiri.
Pemburu sebaik apa pun,…
…jika tak ada mangsa, juga tak akan mendapatkan apa pun.
Selain itu, kita sudah besar.
Sebagus apa pun busur masa kecil ini,…
…juga sudah tak cocok dengan aku yang sekarang.
Kukembalikan.
Zhuo Wenyuan.
Aku katakan sekali lagi.
Dalam hatiku, hanya ada Yan Yunzhi seorang.
Kau tak perlu membuang-buang waktu untukku.
Dengan begini,…
…kita baru bisa terus menjadi teman.
Aku pergi dulu.
Jika tak memikirkan pertemanan saat kecil,…
…kita juga tak akan seperti ini.
Sang Qi.
Kau yang memaksaku mengambil jalan ini.
Sudah pulang?
Keluar dengan Zhuo Wenyuan?
Bagaimana kau tahu?
Apakah aku tak boleh tahu?
Bukan itu maksudku.
Kalian keluar begitu lama.
Apakah aku harus tahu apa yang kalian katakan?
Tentu, harus dikatakan.
Aku belum ingin tahu.
Kau masih tertawa? Apa yang lucu?
Aku sangat serius.
Kau sungguh tak ingin tahu apa yang kami katakan?
Tentu saja ingin.
Namun, aku tak seharusnya tahu.
Jangan bertele-tele.
Ini adalah kewajiban menjadi orang.
Meskipun aku tak seharusnya tahu apa yang kalian katakan,…
…tapi bukan berarti aku tak keberatan,…
…apalagi kau tak perlu menebusnya.
Apakah masih marah?
Bolehkah menebusnya seperti ini?
Masih marah?
Tak mungkin, 'kan?
Tak marah lagi.
Kelak kita menikah, di mana kau ingin mengadakan upacara?
Menikah?
Kenapa kau cepat sekali membahas pernikahan?
Bukankah harus melamar dulu sebelum menikah?
Benar.
Berdasarkan urutan, seharusnya melamar dulu.
Namun, jika lamaran, itu diatur oleh orang tua.
Masalah kunjungan, kita juga tak bisa ikut campur.
Berbeda dengan upacara.
Jika upacara, kita bisa memutuskannya sendiri.
Ini hanya sekali dalam seumur hidup.
Aku ingin membuatmu mengingatnya seumur hidup.
Di Akademi Kerajaan saja.
Akademi Kerajaan adalah tempat kita berkenalan.
Bagi Kak Yu juga sangat bermakna.
Baik, di Akademi Kerajaan.
Namun,…
…aku ingin mengadakan pesta kepulangan di perbatasan.
Baik, ikuti katamu.
Kalau begitu, apa nama anak kita kelak?
Katakanlah.
Siapa namanya?
Kenapa tiba-tiba membahas hal ini?
Kak.
Aku ingin memberitahumu sebuah hal besar.
Dia…
Dia bilang dia ingin menikahiku.
Lalu, aku juga tak menyangka, dia begitu cermat dan pengertian.
Dia tahu Akademi Kerajaan sangat berarti bagiku.
Dia berinisiatif berkata ingin menikah di Akademi Kerajaan.
Lalu, aku bilang padanya,…
…aku ingin mengadakan pesta kepulangan di perbatasan.
Dia langsung setuju tanpa ragu-ragu.
Dia juga bilang,…
…satu anak bisa mengikuti margaku.
Anak yang lainnya bisa mengikuti marganya.
Dengan begini, kita bisa mempunyai dua anak.
Tidak, dia bilang tak hanya dua anak.
Namun, boleh punya banyak anak.
Malu sekali.
Dua anak.
Kalau empat anak,…
…berarti dua anak mengikuti marganya, dua anak lagi mengikuti margaku.
Putri Keluarga Sang sudah dewasa.
Aku, Sang Wei, tak akan pernah bisa lolos dari bencana ini.
Kak Yu.
Makam Sang Yu Ada kabar baik.
A-Qi tidak mengecewakanmu.
Mendapatkan peringkat 18 dua terbaik di ujian kerajaan.
Kami sudah sepakat, setelah ujian kerajaan selesai,…
…akan mengumumkan hubungan kami.
Tak hanya begini, kemarin aku menyiapkan mas kawin semalaman.
Hari ini berencana pergi ke kediamanmu untuk melamar.
Kak Yu, aku tak akan mengecewakanmu.
Aku akan menjaga A-Qi sebaik mungkin…
…dalam hidupku.
Dasar bocah.
Takdirmu dengan Keluarga Sang tidak dangkal.
Menteri Militer Sang.
Sejak awal, aku sudah dengar bahwa kau sangat akrab dengan Yu'er.
Kau masih sering mengunjunginya selama bertahun-tahun.
Bisa menjadi teman dekat Kak Yu…
…adalah kebahagiaan terbesar hidupku.
Yu'er adalah Yu'er, A-Qi adalah A-Qi.
Aku tak akan bertele-tele lagi.
Aku tak menyetujui hubunganmu dengan A-Qi.
Apakah Anda punya kekhawatiran?
Bagaimanapun, saya akan melakukan yang terbaik hingga Anda puas.
Aku akan terus terang.
Kau bukan calon yang paling memuaskan di hatiku.
Aku berterima kasih kau membantu putriku mengikuti ujian kerajaan.
Namun, aku hanya punya satu putri.
Aku tak bisa melihatnya menderita sedikit pun.
Aku harus mencari…
…suami yang bisa melindunginya dengan baik.
Menteri Militer Sang.
Saya mengerti maksud Anda.
Namun, aku akan tetap datang melamar.
Kali ini Anda tak setuju, saya datang lagi lain kali.
Aku akan membuat semua orang melihat tekadku.
Cobalah terus-menerus.
Kulihat sampai kapan kau bisa bertahan.
Pergilah.
Kak Yu, aku pergi dulu.
Makam Sang Yu
Kediaman Pembimbing Agung
Sudah pulang?
Hormat pada Ibu.
Aku ingin memberi tahu Ibu suatu hal.
Tak mungkin membuat masalah lagi di luar, 'kan?
Kini aku sudah menyelesaikan pendidikan,…
…baru berani memberi tahu Ibu.
Aku sudah punya kekasih.
Berharap Ibu mau membantuku untuk melamar di kediamannya.
Baik.
Aku sangat mengkhawatirkan hal ini.
Aku sudah menyiapkan maskawin untukmu.
Gadis keluarga mana?
Keluarga Sang.
Menteri Militer Sang?
Aku pernah mendengarnya.
Namun, aku tak menyangka kau akan menikahinya.
Ibu sudah tahu?
Aku bahkan khawatir…
Aku tahu apa yang kau khawatirkan.
Orang dari Keluarga Sang memang agak bebas.
Orang-orang luar suka bergosip.
Apakah kau khawatir aku tak setuju dan menghancurkan hubungan kalian?
Aku tak peduli apa yang dikatakan orang luar.
Aku sudah lama menyukainya.
Dia ceria dan sangat pengertian.
Juga punya pemikiran dan pendirian sendiri.
Bukan gadis biasa.
Aku sudah tahu.
Mendengarmu berkata begitu, sangat bagus.
Dengar-dengar, dia tumbuh besar di perbatasan.
Postur tubuhnya bagus.
Keturunan Keluarga Yan pasti akan sangat kuat.
No comments yet. Be the first to leave one.