Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal EP120 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-15
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Siapa yang melakukannya?

Siapa yang memberikan video itu pada Bang Yoon Tae?

Sepengetahuanku, kamulah yang selalu membuntuti So Yu, Nona Yoon.

- Apa itu perbuatanmu? - Bukan, Pak.

Itu sungguh bukan perbuatanku.

Aku bahkan tidak pernah melihat video itu.

Aku serius.

Aku juga tidak pernah melihatnya.

- Kalian tidak memberiku pilihan. - Apa maksud Anda, Pak?

Ibuku memintaku

untuk mengambil tindakan disipliner terhadap kalian,

tapi aku memilih menempuh jalur hukum saja.

Kalian boleh pergi.

Aku tidak ada hubungannya dengan tim ini

setelah ditugaskan ke kantor direktur eksekutif.

Pak Choi bertanggung jawab atas semua fail dan dokumen.

Kamu pikir kantorku adalah kafe untuk makan siang?

Kenapa kalian selalu datang ke sini?

Jika tidak ingin aku datang ke sini,

berikan tunjangan Ye Ji sekaligus dalam jumlah besar.

Dengan begitu, aku tidak akan datang meskipun kamu memintaku.

Kamu bilang sudah dapat uang.

Kamu mendapatkannya dari putri tunggal DH Fashion.

Jadi, aku yakin jumlahnya besar.

Gunakan itu untuk bertahan saat ini.

Aku akan mengirimkan tunjangan anak dalam waktu dekat.

Kamu mendapatkan uang dari putri tunggal DH Fashion?

Itu bukan urusanmu.

Bagaimana kamu kenal putri tunggal DH Fashion?

Hong Baek Hee membawanya ke Grup LX

untuk menjadikan dia menantunya.

Apa dia berpura-pura menjadi putri tunggal DH Fashion?

Hong Baek Hee tidak akan pernah tertipu pada hal seperti itu.

Kamu sungguh membuat putri tunggal DH Fashion memberimu uang?

- Bagaimana caranya? - Dia kecanduan judi.

Bagaimana kamu mengetahuinya?

Apa kamu juga berjudi?

Dia menyuruh Sekretaris Woo membuntutinya.

Jadi, berapa banyak yang kamu dapatkan?

- Pak. - Astaga, bisakah kamu mengetuk?

Aku penasaran kenapa kamu tidak ada di sini.

- Ada apa? - Pak Choi datang menemui Anda.

Hei, aku sudah bilang jangan biarkan dia masuk kantorku.

Rupanya, ada hal mendesak yang ingin dia sampaikan pada Anda.

Bagaimana jika Se Hyun memergokinya di sini?

Aku ingin kamu membuat Bang Yoon Tae mengaku

bahwa dia menyuruhmu merekayasa tanggal di video.

Apa?

Kamu ingin ditugaskan ke cabang luar negeri?

Ya, aku ingin pergi secepatnya.

Apa kamu memanfaatkan rekayasa

video So Yu dan Se Hyun untuk mengancamku sekarang?

Hei.

Bukankah aku sudah memberitahumu

bahwa pegawai dari kantor Bu Hong membuatku merasa tidak nyaman?

Seharusnya Anda tidak setuju dengan ide itu sampai akhir.

Tapi Anda yang memintaku untuk membawanya kepada Anda.

Dasar...

Aku ingin fail asli video itu.

Kamu harus membayarku untuk itu.

Apa?

Kamu mencoba memerasku.

Hei.

Aku memintamu merekayasa foto seolah-olah Se Hyun dan So Yu

berdiri di depan motel.

Aku tidak pernah meminta video.

- Tapi kamu puas. - Puas?

Kamu membuat itu supaya bisa mengancamku, bukan?

Pak, tolong lepaskan.

Anda harus akui bahwa posisi kita kurang menguntungkan saat ini.

Kurang menguntungkan?

Jika dia memberi tahu Ketua Choi atau Hong Se Hyun

bahwa kita memintanya untuk merekayasa foto,

kita hanya perlu menunggu waktu hingga kita dipecat.

Jadi bagaimana?

Apa maksudmu aku harus mengabulkan keinginannya?

Apa Anda punya solusi lain?

Kalian berkomplot, bukan?

Mantan istrimu yang menyarankan

untuk menggunakan seseorang dari tim Bu Hong.

Choon Mi?

Apa kalian mendapat perintah pribadi dari Choon Mi?

- Astaga. - Katakan padaku yang sebenarnya.

Kamu memutuskan untuk bekerja dengannya, bukan?

- Apa dia menjanjikan 30 persen? - Apa?

Atau 40 persen?

Katakan padaku! Kamu juga!

Dasar...

- Kemarilah. - Baik.

Apa kamu bekerja untuknya? Katakan padaku yang sebenarnya.

- Katakan. 40 persen? - Aku tidak bekerja untuknya.

Anda benar-benar keliru, Pak.

"Rumah Sakit Universitas Daehan"

Kamu akan pingsan bila terus begini.

Kamu harus beristirahat di kamar rawat.

Aku merasa lebih nyaman di sini.

Kamu selalu berada di sini saat waktu makan siang,

dan kamu bergegas datang setelah bekerja.

Kapan kamu makan dan tidur?

Aku merasa dia akan segera bangun

seakan-akan dia tidur

seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

Kurasa inilah sebabnya Seo Jun meminta bantuanku.

Dia meminta bantuanmu?

Dia memintaku untuk menjagamu dan bayimu dengan baik.

Seo Jun yang menjadi alasan bagiku

untuk hidup sebagai putri ayahku.

Jika bukan karena dia, aku pasti sudah pergi.

Aku tidak akan sanggup menanggungnya.

Anggap saja aku perwakilan Seo Jun sampai dia bangun.

Jadi, lakukan saja apa yang aku katakan.

Kamu sebaiknya pergi.

Kenapa kamu ingin sup ayam? Kamu tidak terlalu suka ayam.

Tiba-tiba aku mulai menginginkannya.

Duduklah.

Makanlah sedikit.

Kenapa? Apa kamu tidak enak badan?

Tidak.

Mau kubawakan makanan lain?

Tidak apa-apa. Kamu sebaiknya makan.

Aku akan pergi saja.

So Yu.

Apa kamu baik-baik saja?

Apa Seo Kyung menyukai sup ayamnya?

Tapi dia biasanya tidak makan ayam.

Kenapa kamu begitu kasar kepadanya jika kamu mengenalnya dengan baik?

Melihat dia tiba-tiba ingin sesuatu yang biasanya tidak disukainya,

apa kamu pikir dia hamil?

Sepertinya orang lain yang hamil.

Orang lain? Siapa?

Kupikir sup ayam itu untuk So Yu.

Tapi dia tidak bisa makan karena mual-mual.

Mual-mual?

So Yu mual-mual? Apa kamu yakin?

Dahulu aku terkenal karena membuat makanan sehat untuk wanita hamil.

Aku sering untuk bagi wanita hamil, jadi, aku yakin.

Mudah menyadari kalau dia hamil.

Bukankah dia memberitahumu kalau dia tidak hamil?

Dasar berengsek.

Apa kamu pikir dia mengandung bayi Seo Jun?

Aku tidak percaya dia selingkuh dari Seo Jun.

Mereka selalu saling menatap dengan penuh cinta.

Kamu juga melihatnya dengan Se Hyun di depan motel.

Aku tidak mengerti.

Anggaplah dia beralih pada Se Hyun

setelah mengetahui tentang penyakit Seo Jun.

Lalu kenapa dia selalu datang ke rumah sakit?

Dia berkunjung setiap hari meski kamu selalu menyulitkannya.

Bagaimana jika dia mengandung bayi Seo Jun?

Jika dia mengandung bayinya,

dia pasti sudah memberitahuku. Kenapa dia diam saja?

Kurasa kamu benar.

Mungkin dia mengetahui bahwa dia hamil

setelah beralih pada Se Hyun.

Seo Jun memberi tahu kita bahwa perjalanan mereka ke Sokcho

seperti bulan madu.

Berhentilah membicarakan bocah kasar itu.

So Yu kasar atau tidak, itu tidak penting.

Yang penting adalah mengetahui siapa ayahnya

jika dia memang hamil.

Astaga.

Jin Bok, berhentilah berdiri dengan tiba-tiba seperti itu.

Bagaimana jika kamu akhirnya pingsan lagi?

Kamu harus tidur siang.

Seo Jun ingin kamu melakukan itu.

Terima kasih.

Ayah.

Sedang apa Ayah di sinis sekarang?

Panggil So Yu untuk menemuiku.

Kenapa tiba-tiba?

Berhentilah bertanya, dan bawa saja dia jika kuminta.

Apa dia di ruang isolasi? Mau aku saja yang memanggilnya?

Kenapa Ayah tidak memeriksa kondisi Seo Jun lebih dahulu?

Jin Bok.

Kamu...

Kenapa kamu berbaring di tempat tidur anakku?

Apa kamu tidak takut pada langit?

Aku memintanya agar diinfus.

So Yu, apa kamu hamil?

Aku hanya mengalami anemia.

Anemia?

Nona Do begitu yakin kalau kamu sedang hamil.

Apa kamu benar-benar tidak hamil?

Tidak, aku tidak hamil.

Pergilah ke dokter kandungan dan lakukan pemeriksaan besok.

Telepon dokter kandungan dan buat reservasi.

Maaf aku harus mengatakan ini,

tapi aku tidak punya alasan untuk melakukan pemeriksaan.

Apa?

Aku memang mencintai anakmu,

tapi bukan berarti kamu berhak untuk menindasku.

Apa yang baru kamu katakan?

Aku tidak percaya anakku berakhir dengan berandalan sepertimu.

Kamu pikir siapa dirimu hingga bisa berbaring di ranjang anakku

dan menerima infus?

Kamulah yang membuat Seo Jun tidak bangun.

Dia tidak bangun karena merasa kesal dengan apa yang telah kamu lakukan.

Dia bilang dia tidak hamil. Kenapa kamu seperti ini padanya?

Memang benar kamu berselingkuh dari anakku.

- Aku tidak pernah selingkuh. - Dia bilang dia tidak selingkuh.

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left