The first 200 lines.
Tidak setetes pun darahmu mengalir dalam tubuh Dae Young.
Aku membesarkannya dengan baik.
Lihatlah Dae Young. Dia pemuda yang baik.
Dia sempurna. Tidak sepertimu.
Kenapa Dae Young tidak ada di sini?
Dae Young, sarapan sudah siap. Dae Young!
Dia sudah pergi?
Dae Young.
Ada apa, Dae Young?
Apa yang terjadi?
Kenapa kamu menangis?
Melihat
Kakak saja
membuatku menangis.
Itu omong kosong.
Beri tahu apa yang terjadi.
Gara-gara aku,
Ibu mengalami hidup yang sulit.
Kamu sudah dewasa.
Pasti bagus kalau kamu tetap di sekolah kedokteran.
Kenapa membuat Ibu sangat sedih kalau kamu akan kembali?
Setelah aku pergi,
apa Ibu sering menangis?
Kenapa ditanya lagi?
Ayah sangat menyalahkan Ibu, katanya kamu pergi gara-gara Ibu.
Kenapa Ayah
selalu memarahinya dan memandangnya rendah?
Kenapa? Apa mereka masih sering bertengkar?
Kamu pasti benar-benar sedih.
Ibu dan Ayah bertengkar
sebenarnya merupakan salah kakak.
Kenapa?
Selagi kamu di Afrika,
kami sering bertengkar karena pertunangan kakak.
Ibu terus menentang,
tapi Ayah mengabaikan dia.
Pernikahannya sudah terjadi.
Kenapa mereka masih mengeluh?
Kakak banyak melakukan hal jahat kepada Ibu dan Ayah.
Kupikir mereka sudah berbaikan karena Ibu mulai bekerja.
Seorang pria tidak boleh menangis karena hal seperti ini.
Sakit.
Dae Young menangis begitu melihatku.
Kupikir ada yang tidak beres.
Semua ini salahku.
Apa maksudmu itu salahmu?
Saat Ibu menentang pernikahan kita,
aku salah paham terhadap Ibu dan sangat jahat kepadanya.
Aku mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya.
Hanya Dae Young dan aku orang yang bisa diandalkannya,
aku membuat Ibu dan Ayah terpisah,
dan kini mereka tidur terpisah.
Ibu dan Ayah tidur di kamar yang berbeda?
Mereka hanya berpura-pura tidur bersama saat kita di sana
agar tidak malu di depanmu.
Kalau kita berkunjung setiap malam,
mereka akan terus tidur bersama.
Bagaimana kamu bisa bercanda saat aku serius?
Aku tidak bercanda.
Bagaimana kalau kita tinggal bersama mereka
dan mencoba mengubah ayahmu? Maksudku...
Kita bisa memengaruhi dia.
Apa Ayah akan mendengarkanmu?
Kita harus berusaha semampu kita.
Kita tidak bisa diam saja padahal kita bertanggung jawab.
Baiklah.
Kamu sangat mahir menangani pasien.
Bahkan orang paling cerewet pun meleleh di dekatmu.
Kamu bisa memperlakukan Ayah seperti pasien.
Apa? Astaga.
Ayo datang mendadak malam ini.
Aku akan bilang sedang tidak sehat.
Ini aku.
Datanglah mengambil buku dan barang-barang Dong Hyun.
Aku tidak bisa ke tempatmu.
Kamu sudah lihat waktu itu.
Kamu bahkan tidak bisa datang untuk mengambil barang-barang Dong Hyun?
Aku bukannya berhati-hati di dekatnya.
Aku tidak mau membuatnya stres.
Dia tegang karenamu.
Baiklah, kalau begitu, aku akan datang ke klinik.
Tidak, jangan datang ke sini. Itu lebih buruk lagi.
Dia suka datang tanpa memberi tahu.
Lalu aku harus bagaimana?
Apakah kita berpacaran?
Tidak bisakah seorang ibu memberikan kado ulang tahun untuk anaknya?
Apa kamu ingat kafe di perempatan yang sering kita datangi?
Temui aku di sana.
Aku sungguh tidak suka ini.
Soo Mi, aku akan pergi sebentar.
Kamu mau ke mana?
Kamu akan pergi berapa lama?
Aku akan mengunjungi teman di klinik dokter hewan dekat perempatan.
Baiklah, sampai nanti.
- Soo Mi, dia pergi ke mana? - Apa?
Dia baru saja keluar.
Dia bilang mau pergi ke mana?
Bagaimana kamu tahu dia baru saja pergi?
Kamu tidak perlu tahu. Dia pergi ke mana?
Dia bilang akan ke klinik dokter hewan temannya.
Klinik dokter hewan teman?
Baiklah.
Apa itu?
Aku sudah bilang kepadamu.
Itu pakaian dan buku yang ditinggalkan Dong Hyun.
Dan ini?
Kado ulang tahun. Itu jam tangan.
Kenapa kamu sangat sibuk sampai-sampai
bahkan tidak bisa memberikannya ini?
Saat aku kembali dari berlatih, dia sudah tidak ada.
Ini kado ulang tahunnya. Berikanlah langsung kepadanya.
Kenapa kamu tidak
memberikannya saja kepadanya?
Kenapa?
Kamu sedih dia pergi tanpa bilang?
Kurasa
aku hanya memikirkan diriku.
Aku sangat senang mendapatkan peran sampai-sampai
kupikir Dong Hyun akan mengerti.
Bagaimana...
Bagaimana dia bisa pergi tanpa memberi tahu?
Aku tahu.
Dia membuatku sedih saat pergi dan bilang akan tinggal dengan ibunya.
Kali ini, dia pergi tanpa memberitahumu.
Dasar anak nakal.
Kamu pasti sedih.
Bagaimana kalau dia membenciku
karena tidak peduli terhadapnya?
Karena tidak bisa peduli?
Apa kamu tahu bahwa Dong Hyun sangat menyukaimu?
Dia menyombong bahwa kamu seorang aktris musikal.
Kamu bekerja setelah sekian lama
sehingga dia menyingkir agar kamu bisa berkonsentrasi.
Kamu sungguh berpikir begitu?
Memang tidak terlihat, tapi dia sangat memikirkan orang lain.
Dia tahu kamu sibuk sebelum pertunjukan.
Hei, itu bukan hal untuk ditangisi.
Jangan menangis.
Berhentilah.
Singkirkan tanganmu.
Bagaimana kamu bisa menemukan kami di sini?
Apa yang kalian lakukan?
Kenapa kamu terus memintanya datang?
Aku mau memberikan barang-barang Dong Hyun kepadanya.
Kamu bisa membawakannya kepadaku.
Kenapa kamu harus menghubungi Joon Ho?
Ayo pergi.
Namun...
Kamu tahu aku tidak suka saat kamu menemuinya.
Kamu salah paham.
Dia tidak bisa memberikan Dong Hyun kado ulang tahunnya.
Kami bertemu agar dia bisa memberikanku ini.
Dia bisa memberikannya langsung atau membawanya ke klinik.
Kamu akan salah paham kalau dia datang ke klinik.
Apa kalian sungguh bertemu karena kado Dong Hyun?
Lihatlah ini.
Kamu masih tidak percaya padaku?
Sayang, maafkan aku. Aku sungguh minta maaf.
Aku tidak tahu kalian bertemu karena kado.
Bagaimana kamu tahu bisa menemukanku di mana?
Aku menuju klinik untuk menemuimu dan kulihat kamu pergi.
Firasatku buruk karenanya aku mengikutimu.
Ternyata aku benar.
Tidak.
Aku tidak berselingkuh darimu. Karena Dong Hyun...
Apa kamu tipe pencemburu delusional?
Aku tidak seperti itu.
- Kamu sering bertemu dengannya... - Dia ibu Dong Hyun.
Aku pasti harus bertemu dengannya.
Apa kamu akan terus muncul tiba-tiba seperti itu?
Bisa aku saja yang menemuinya.
Suruh dia menghubungiku untuk hal-hal seperti ini.
Astaga.
Soo Mi, haruskah kamu melakukan ini?
Apa?
Apa kamu akan melaporkan tiap hal yang kulakukan?
Apa maksudmu?
Kamu memberi tahu istriku bahwa aku ke perempatan.
Tidak, aku hanya bilang kamu ke klinik dokter hewan temanmu.
Meski aku memang menerima ini sebagai hadiah darinya.
Dia membelimu dengan dompet itu?
Katamu leluhurmu memperjuangkan kemerdekaan.
Ya, tapi aku juga seorang wanita
dan siapa yang tidak suka barang buatan perancang?
Aku hanya memberitahunya
satu dari lima hal, fakta yang paling tidak penting.
Lalu bagaimana dia tahu di mana bisa menemukanku?
Direktur, apa baterai ponselmu lebih cepat habis daripada biasanya?
Bagaimana kamu tahu itu?
Kamu benar. Tidak bertahan sehari meskipun sudah diisi penuh.
Tunggu, aku punya firasat mengenai ini.
Berikan ponselmu kepadaku.
Juga kartu kreditmu.
Untuk apa?
Aku akan pergi membeli kopi.
Lihatlah apa istrimu meneleponku selagi aku pergi.
Apa yang dia maksud?
"Istri baru"
Soo Mi, direktur pergi ke mana kali ini?
Aku di klinik. Kenapa?
No comments yet. Be the first to leave one.