Six Feet Under

Six Feet Under

Download Indonesian Subtitle

Season 4

Release info

Six Feet Under - Fourth Season (2004) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kita pikir kita tahu apa yang sanggup kita lakukan...

Tapi mungkin ada yang lebih dari menjadi seorang manusia...

Daripada yang diketahui para ilmuwan, bukan?

Aku suka sains. Aku paling suka ilmu kelautan.

Maksudku narkoba yang kita pakai sekarang...

Dibuat oleh sains.

Itulah yang sangat mencengangkan dari sains.

Ini ilmiah.

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu juga.

Bruno, wajahmu seperti bersinar dari bawah.

Kau seperti lampu lava.

Kau seperti terbuat dari manusia gula-gula.

Memang.

- Biar aku coba. - Tidak. Ayo.

Aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu.

Aku membuatnya. Aku tidak membelinya.

Bruno, pesta yang meriah.

- Crambone, semuanya terjadi, Bung. - Saatnya?

- Saatnya selalu terus berlangsung. - Ya, benar.

Ya.

- Kita mau ke mana? - Ke tempat yang lebih tinggi.

Ayo.

Kita tidak seharusnya berada di atas sini.

Tidak, kita selalu harus berada di atas sini.

Lihat.

Itulah tragedi kehidupan.

- Sandy, tragedi adalah... - Namaku Cindy.

Kau lihat?

Itu juga nama yang cantik.

Ada banyak sekali nama yang cantik.

Aku mau mencabik-cabik semua nama yang ada.

Aku ingin mencintai semua nama, jantung, dan darahnya...

- Ayo kita kembali ke pesta. - Tidak, aku harus pergi.

Bruno?

- Maafkan aku. - Tidak perlu minta maaf.

Aku tak tahu harus ke mana lagi.

Ini tidak masalah.

Bagaimana kau bisa babak belur?

Itu tidak penting.

Di sebuah bar.

Kapan boleh merusak diri sendiri? Kapan kau bisa melakukannya?

- Claire. - Aku sungguh-sungguh.

Aku muak dengan omong kosong Nate.

Aku benci dia tidak datang ke pernikahan ibu kita.

Aku muak dengan...

Aku muak dengan keadaan yang selalu buruk.

Maaf, tapi aku muak.

Aku akan menjaga Maya malam ini kalau kau mau.

Tidak, tidak apa-apa. Biar aku saja.

Sepertinya itu keahlianku.

- Selamat malam. - Selamat malam.

- Semoga bermimpi indah. - Terima kasih.

Rasanya aku sudah makan kue ini selama 12 bulan.

Aku tidak mau mengatakan apa-apa.

Aku rasa sebaiknya aku pergi.

Kau bisa menginap di sini, kalau kau mau.

Di sini?

Ya, kalau kau terlalu mabuk untuk menyetir, atau yang lain.

- Kurasa aku bisa menyetir. - Apa salahnya dengan di sini?

- Tidak apa-apa. - Di sini aku tumbuh.

Tak ada yang salah dengan tempat ini.

Hanya saja aku belum pernah menginap di rumahmu. Itu maksudku.

Kau bisa menginap di sini. Itu saja maksudku.

Dengar, aku sudah lelah.

Ibuku baru saja menikahi seseorang. Izinkan aku tegang sedikit.

Lakukan apa pun yang kau mau. Aku tidak peduli.

- Kalau begitu menginaplah. - Baiklah.

- Astaga. - Ya, ampun.

Aku harus ke Santa Barbara untuk mengambil jasadnya.

- Untuk mengambil jasad istriku. - Tidurlah.

Aku tidak bisa.

Semuanya tidak masuk akal. Sangat tidak masuk akal.

Tidur saja, Nate. Itu membantu.

- Aneh sekali. - Apa?

Di sini lebih sepi daripada di...

"Tempatmu"?

Ya.

Ya, lebih sepi.

Dan lebih aneh.

Apa yang aneh?

Entah. Pikiran bahwa aku bermesraan di ranjang yang sama...

Tempat ibuku sering membacakan "The Runaway Bunny" dahulu.

Buku "The Five Chinese Brothers".

Astaga.

Apa itu? Itu Claire?

Bukan.

George!

Baiklah.

Tadi menyenangkan.

Tentu saja.

Aku menikah lagi.

- Dan? - Tidak apa-apa.

Aku hanya tak pernah menduga akan menikah lagi.

Apakah kau bahagia?

Sangat bahagia.

Aku juga.

Aku menyesal anak-anakmu tidak bisa datang ke pernikahan.

Mereka sangat sibuk. Aku mengerti.

Tapi kapan-kapan aku mau bertemu mereka.

Brian dan Maggie? Tentu saja.

Kau tahu banyak sekali tentang keluargaku...

Dan aku hanya tahu sedikit tentang keluargamu.

Aku yakin suatu saat kau akan bertemu mereka.

- Di pemakamanku atau sebelumnya. - George.

- Itu juga jika mereka mau datang. - George, aku serius.

Dengar...

Kau menjalani hidupmu dengan satu cara.

Aku menjalani hidupku dengan cara lain.

Akibatnya berbeda.

Tapi aku katakan ini padamu...

Setiap hari ketika aku bangun, aku senang aku hidup.

Dan kalau orang-orang tidak suka dengan caraku...

Itu urusan mereka.

Tapi sekarang...

Aku sangat bahagia telah menemukanmu.

Aku melihat ke depan, bukan ke belakang.

Mengerti?

Apa kau pikir kita terlalu berisik?

Ya, kita mungkin terlalu berisik.

- Nate? - Kau tak perlu mengatakannya.

Aku tahu.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Hubungi aku jika kau butuh apa pun.

Ya, akan aku lakukan.

Aku menunggu sampai pukul 16.00. Dia tidak pernah datang.

Ya, Tuhan. Maafkan aku.

Tidak apa-apa. Lagi pula aku tidak bisa tidur.

Kau percaya itu? Aku seperti benar-benar dinodai.

Aku tidak tahu kalau kata"George" bisa terdengar sangat cabul.

Baguslah untuk mereka.

- Kau mau kopi lagi? - Ya, tolong.

Kita harus pergi dari rumah ini jika mereka terus melakukan itu.

Ke luar dari negara bagian ini.

Ke luar dari alam semesta.

Apa yang terjadi padamu?

Lisa meninggal.

Astaga.

Mayatnya ditemukan hanyut di Carpinteria beberapa hari lalu.

Beberapa anak menemukannya.

Lab baru tahu identitasnya kemarin.

- Mereka tahu apa yang terjadi? - Dia tenggelam.

- Dia tenggelam begitu saja? - Begitulah kata mereka.

Tidak ada bukti terjadi sesuatu yang buruk.

Tapi dia bisa berenang, bukan?

Ya, hanya saja dia sepertinya tenggelam.

Astaga.

Jadi, aku harus menemui koroner di sana dan mengambilnya.

Aku akan ikut denganmu.

Terima kasih.

Nate, apa yang terjadi pada wajahmu?

Aku berkelahi.

Selamat pagi, Semuanya.

Aku harap kami tidak membuat kalian tidak bisa tidur semalam.

Mereka menemukan mayat Lisa.

Dia sudah mati.

Ya, Tuhan.

- Aku ikut berduka. - Aku juga.

Aku juga.

Angelica?

Sayang, aku harus masuk kerja sepuluh menit lagi.

David akan pergi ke sana dengan Nate, jadi...

Tunggu sebentar, Sayang. Angelica, ayolah!

Tunggu sebentar.

Kenapa kau pulang larut sekali tadi malam?

Aku bekerja.

Ada jasad yang masuk.

Jasad gadis muda. Kau tak mau mendengarnya.

Terima kasih sudah mengurus kami dengan sangat baik.

Angelica, aku serius!

Jadi, Keith.

Bagaimana dengannya?

Kalian kembali bersama?

Tidak.

Dia ada di tempatmu pagi ini.

Dia agak mabuk semalam. Aku mengizinkannya menginap.

Aku hanya bersikap sopan.

Sopan dan bernafsu.

Dan bernafsu. Terima kasih sudah menyinggungnya.

Aku tak pernah mengira Lisa dan aku akan bersama selamanya.

Aku selalu merasa akan ada sesuatu yang terjadi dan mengakhirinya.

Aku hanya tidak mau menjadi penyebabnya.

Kau tak akan percaya betapa seringnya aku berpikir...

"Tolong jangan sampai penyebabnya aku."

- Dan memang bukan. - Bukan?

Baguslah untukku.

Baumu tidak enak sekali.

Cairan pembalsam. Maaf.

Baunya menyerap ke mana-mana.

Baunya seperti sangat dingin dan kesepian.

Tapi juga anehnya manis, seperti rambut perempuan tua.

Itu bau Velvetone.

Pelembap.

Itu untuk menutupi bau yang satunya.

Aku akan mandi dulu sebelum tidur.

Ketika aku mati, aku tak mau cairan itu tadi dalam tubuhku.

- Ya, aku tidak menyalahkanmu. - Tidak, aku serius.

Aku tidak mau diberi zat kimia dan dimasukkan ke peti.

Aku hanya mau dibawa ke sebuah tempat terbuka...

Di sebuah hutan di suatu tempat, dan dikubur langsung ke tanah.

Tidak ada apa pun antara aku dan Bumi yang menciptakanku.

More Indonesian subtitles for Six Feet Under

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left