The first 195 lines.
Apa… yang terjadi?
Tak mungkin.
Ternyata kau datang.
Somenki!
Kaukah yang melakukan ini?
Setelah menerima permintaanmu untuk bala bantuan, kukirimkan beberapa dulu.
Tapi, semuanya dibunuh.
Hingga akhirnya Sett pun mati.
Wajar kan kalau aku dikirim ke sini?
Hanya membunuh manusia di satu negara saja,
kenapa tidak bisa dilakukan dengan baik?
Ada tiga orang yang lolos…
Bukan.
Empat orang.
Kau sudah jadi manusia sekarang.
Somenki!
Kau ini!
Apa kau punya cara menembakkan meriam hantu?
Apa kekuatannya sama seperti yang dulu?
Bagaimana dengan Sendo?
Yang lebih penting adalah tandukmu!
Kau sudah jadi manusia.
Jika kau masih punya rasa malu, mati saja!
Akan kukirim kau ke neraka!
Benar juga.
Bunuh saja aku…
Tunggu!
Bisakah anak ini kuambil?
Kau sudah tahu situasinya?
Seberapa kuat Somenki, tergantung pada meriam hantu yang tadi…
Tidak apa-apa.
Tenang saja.
PEACH BOY RIVERSIDE
RAS DAN TEMPAT PERLINDUNGAN
Berikutnya,
Frau, bagaimana?
Sekarang aku sangat takut!
Sally mengalahkan walrus itu.
Kau sangat kuat.
Kubilang, aku tidak ingat!
Apa kau yang mengalahkan Sett?
Benar.
-Tapi, aku tak ingat… -Menarik!
Hentikan, Somenki.
Sumeragi?
Mengapa kau menghentikanku?
Ini perintah.
Dia bicara dengan orang lain.
Perintahnya adalah membunuh semua manusia di negeri ini, kan?
Memang benar.
Tapi, anak itu pengecualian.
Jika kau melakukan sesuatu padanya, urusannya akan jadi merepotkan.
Kenapa bisa jadi merepotkan?
Benarkah?
Akan kujelaskan setelah kau kembali.
Pokoknya, jangan apa-apakan mereka.
Cepatlah kembali!
Ini juga 'perintah'.
Aku mengerti.
Menjijikkan.
Yang barusan sangat menakutkan.
Bagus, bagus.
Sungguh, ini sudah selesai atau belum?
Hal-hal yang tak bisa dijelaskan, ditambah dengan orang yang tak jelas.
Tapi…
Dia benar-benar menghilang.
Semuanya hilang.
Hawthorn!
Oh, ya, Hawthorn dipukul lebih keras daripada kita!
Hawthorn!
Aku memanggilmu! Kau tidak dengar?
Bertahanlah!
Sally.
Ada apa ini?
Apa ini mimpi?
Hawthorn…
Kau harus bertahan!
Lihatlah kami yang sekarang!
Kita tak punya senjata, air, atau makanan!
Pokoknya, kita harus melakukan sesuatu!
Aku tahu kau dipukul keras dan otakmu kacau.
Tapi, kau harus bertahan!
Benar.
Pokoknya, kita pergi ke kota terdekat dulu.
Aku pikir… di mana ini?
Maaf, pikiranku masih kacau.
Jika kita berjalan sekitar setengah hari ke arah barat,
pasti ada kota di sana.
Bagaimana kau tahu?
Untuk menaklukkan negara ini,
aku mendapatkan letak geografisnya lebih dulu.
Aku tak punya tujuan seperti kalian.
Jadi, kubantu kalian sedikit.
Tunggu, apa yang kau sentuh?
Anak baik.
Ayo kita berangkat.
Baiklah.
Hawthorn, kau bisa berdiri?
Kita cari penginapan dulu saja.
Meski kita tidak punya uang?
Aku masih punya sedikit uang.
Dengan adanya demihuman, pasti sulit mencari penginapan, kan?
Tenang, serahkan saja padaku.
Maafkan saya.
Kami tidak bisa membiarkan demihuman menginap.
Maksudku, kau…
Bos.
Kau masih ingat wajahku?
Aku komandan kesatria Kerajaan Rimdarl.
Hawthorn Grator.
Ternyata kau komandan yang biasa datang berpatroli.
Akhirnya kau ingat.
Tapi, kenapa Anda membawa demihuman lagi?
Apa Anda sedang bertugas?
Apa yang terjadi?
Dia demihuman yang tidak mengancam.
Aku janji.
Bisa kau izinkan kami menginap?
Apa?
Ke mana saja kita pergi, demihuman selalu jadi sasaran.
Beginilah kami dididik.
Kita tak bisa apa-apa.
Didikan?
Tak usah bicarakan lagi. Ambil ini.
Pakai ini untuk membeli makanan darurat atau semacamnya.
Jangan menghabiskan uang sembarangan.
Bagiku yang kehilangan pekerjaan, ini semua uang milikku.
Syukurlah.
Sepertinya kau sudah segar lagi.
Aku dibangunkan Sally yang tak terkalahkan.
Meski kau tak bersedia, aku juga akan jadi segar lagi.
Begitukah?
Kalau begitu, aku berangkat.
Hati-hati.
Kau kenapa?
Ini benar-benar buruk.
Aku tak kuat terus tersenyum.
Ternyata kau berpura-pura di depan manusia itu.
Tapi, ini tak bisa dihindari.
Salah sedikit saja, kau bisa mati.
Bukan.
Bukan alasan itu.
Bagaimanapun juga, aku seorang kesatria.
Aku tak pernah menyia-nyiakan hidup.
Tapi…
Aku harus mempertaruhkan nyawaku pada rakyat yang kulindungi,
melayani tuanku.
Dan rumah tempat aku bisa pulang,
semuanya menghilang saat aku memikirkannya…
Hawthorn, semuanya mungkin jadi lebih baik!
Jadi, semangatlah.
Frau.
Apa maksudmu 'mungkin'? Apa itu?
Aku tak tahan lagi.
Kau benar-benar luar biasa.
Maaf, aku membuat kalian melihat penampilanku yang menyedihkan.
Aku akan mengambil air.
Aku ingin menenangkan kepalaku.
Apakah namamu Frau?
Kau sangat dekat dengan manusia.
Apa kau benar-benar demihuman?
Frau berpetualang.
Aku sendirian, selalu didiskriminasi.
Dilempari batu.
Bahkan wortelku dibawa pergi.
Frau terjatuh di pinggir jalan.
Tapi, aku bertemu Sally.
Dia peduli padaku.
Melindungi Frau dari siksaan manusia.
Dan…
Dia tersenyum pada Frau.
Mengapa dia tersenyum?
Karena dia adalah Sally.
Jadi, anak kecil harus pergi dengan Sally.
Lagi pula, aku tak ada tempat lain untuk pergi.
Kenapa kau barusan berkata 'anak kecil'?
Aku tak tahu namamu, jadi kupanggil 'anak kecil'.
Memalukan!
Lagi pula, Oni manusia tidak bisa punya nama sendiri.
Ini aturan kami.
Tidak punya nama itu tidak nyaman.
Aku tak bisa membantumu.
Kalau begitu, tolong bantu beri aku nama.
Wortel.
Kau tidak suka?
Siapa yang akan suka nama itu?
Pikirkan dengan serius!
Carrot!
Carrot…
Baiklah, nama ini boleh juga.
Untuk empat orang?
Apa uang ini cukup?
Bagiku yang kehilangan pekerjaan, ini semua uang milikku.
Apa tak masalah jika melanjutkan perjalanan seperti ini?
Jika tidak melanjutkan perjalanan ini,
No comments yet. Be the first to leave one.