The first 200 lines.
Sebelumnya di The Resident.
Masalah kakinya kambuh lagi.
Lepaskan tekanan dari kakimu dengan ini.
Tidak, itu konsesi untuk penyakit, dan aku takkan selamat.
Dengar, aku bersiap untuk kematian ibuku.
Saat dia wafat, entah apa yang akan kulakukan.
Sebanyak 163 resep antipsikotik ditulis atas namamu di enam klinik berbeda.
Tidak. Aku tidak melakukan ini.
Mafia sering terlibat dalam penipuan Medicare.
Kini ada kekerasan dalam jumlah besar.
Dokter yang membantu penyelidikan kami telah dibunuh.
-Aku tidak percaya ini. -Percayalah.
Pria berusia 26 tahun ditemukan di Taman Piedmont.
Overdosis karena olanzapine.
Kami bisa membawanya kembali, tapi menemukan ini padanya.
Ada namamu di sana, tapi catatan menunjukkan kau tak pernah merawatnya.
Karena aku tidak merawatnya.
Seperti overdosis beberapa pekan lalu.
Resep ini dari apotek yang sama seperti sebelumnya.
Menurutmu ini kebetulan?
Tidak.
-Kami baru saja tutup. -Aku dokter di Chastain.
Seorang pasien datang ke UGD kami
karena overdosis obat yang dia beli di apotek ini.
Aku tercatat sebagai yang meresepkannya, tapi aku tak menulisnya.
Aku turut sedih mendengarnya,
tapi aku tidak yakin bagaimana aku bisa membantumu, Dokter...
Hawkins.
Ini bukan kali pertama.
Kau tahu siapa yang meresepkan ini?
Aku sungguh berpikir itu resepmu.
Aku tak tahu pasien overdosis.
Aku hanya mengisi resep yang datang.
Phoebe.
Makin banyak resep palsu yang ditulis,
makin banyak orang bisa terluka.
Kau tahu apa yang terjadi?
Tunggu di sini.
Biar kuambil beberapa catatan.
Siapa itu?
Kenapa kau masih di sini?
Apa dia bertanya?
Tidak, dia bukan siapa-siapa.
Hanya pasien yang mau isi ulang obat.
Kartu kreditnya tak terlacak, jadi, aku mengambil catatannya.
-Halo? -Pager-mu mati.
Tim Go telah diaktifkan. Insiden banyak korban jiwa.
Abernathy and Lowery.
-Aku akan menemuimu di sana. -Cepat. Kami membutuhkanmu.
Sekarang.
-Dari mana saja kau? -Akan kuberi tahu nanti.
Dua mobil adalah mobil balap jalanan.
Satu kehilangan kendali. Menabrak toko kelontong.
Dua orang kritis. Salah satu sopirnya. Satunya lagi adalah pemilik toko.
Baiklah. Mari berpencar. Aku akan merawat yang ini.
Kami sudah mencoba segalanya untuk memindahkannya,
tapi potongan logam dari pintu telah menusuk perutnya.
Sakit.
Luka tusuk di perut. Memindahkannya bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan.
Dia mengalami fraktur terbuka di tulang paha.
-Paramedis memasang torniket. -Dia masih berdarah.
Mari beri dia darah. Tapi kita tidak bisa menunggu lagi.
Kita harus bebaskan dia.
Ambil gergaji lingkar.
Dia masih dalam fibrilasi ventrikel.
Aku akan melakukan USG.
Kau harus menyelamatkan ibuku.
Mobil itu masuk lewat jendela.
Dia mendorongku.
Dia mengalami memar jantung.
Jantungnya rusak.
Kita harus memulai ECPR dan membuat ruang operasi sementara.
Baik.
Kami akan memotong logam yang tersangkut di perutmu, ya?
Biar aku saja. Sudutku lebih baik.
Pegangi dia.
Baiklah. Keluarkan dia dan kirim ke Chastain.
Ambil papan di sini.
Kami butuh papan!
Mari kita buat medan steril.
Kami akan pasangkan ECMO.
Bisa bantu kami?
Kau yakin?
-Dia takkan selamat sampai ke rumah sakit. -Kau tak tahu itu.
Kita hanya perlu menyokong jantungnya.
Lanjutkan kompresi, beri dia amio, dan bawa dia ke UGD.
ECMO akan berhasil.
Ini pernah dilakukan di lapangan sebelumnya.
Ya, jarang terjadi.
Dalam situasi ini, ECMO bisa memperburuk keadaan.
Dia bisa mati dalam sekejap atau mati otak.
Atau dia hidup.
Lalu akan ada banyak potensi komplikasi.
Lakukan! Kumohon.
Aku tidak suka ini.
-Kukira kau sudah pergi. -Hawkins menghubungiku.
Dia ingin aku kembali.
Dokter Austin, suatu kehormatan bertugas malam denganmu.
Aku siap membantu apa pun keperluanmu. Katakan saja apa yang harus kulakukan.
Jangan lakukan hal bodoh. Artinya jangan lakukan apa pun.
Mobil menabrak pejalan kaki.
Ditemukan dengan fibrilasi ventrikel dengan memar jantung.
-Ibu. -Ini putrinya, Alicia.
-Ayo keluarkan dia dari sini. -Hei, Zach.
-Antar dia ke ruang tunggu. -Dikanulasi di lokasi.
Sesaat mengalami ROSC, tapi masih berulang kali mengalami V-fib.
Ranjang 11 siap.
Tunggu? ECPR?
Kalian di luar standar untuk ini.
Tak pernah selama karier bedahku aku melihat ini dilakukan di lapangan.
Kami sempat berdebat soal itu.
-Itu risiko yang harus kami ambil. -Mungkin.
Mungkin?
Mungkin kalian berdua harus sepaham.
Tekanan darah turun 70/50. Menaikkan norepinefrin.
Putrinya ingin tahu kapan dia bisa bertemu ibunya.
Itu ide bagus. Bawa saja dia masuk sekarang.
Tunggu. Suara itu tidak bagus.
IVC-nya turun di sekitar kanula.
Memasukkan seliter cairan.
Dia mengalami hipovolemik.
Dia gagal dalam ECMO. Inilah yang kutakutkan.
Tim Lapangan tak mengikuti protokol.
Sekarang kita diharapkan memperbaiki semua komplikasi yang disebabkan ECMO.
-Kita kehilangan semua tekanan. -Aku turunkan RPM.
Kita tak tahu apa-apa tanpa pemantauan tekanan darah.
Ini anak yang mengemudikan mobil?
-Ya, kedua kakinya patah. -Luka tusuk di perut.
Kemungkinan ada luka limpa juga.
Dia kehilangan banyak darah.
Saturasinya menurun drastis. Dia harus diintubasi.
Hati-hati dengan syok hemoragiknya.
Dia bisa gagal jantung begitu diinduksi.
Tolong menyingkir.
Hei, bunyikan Bell itu.
Buat dirimu berguna. Suntikkan obat ini.
-Tak apa-apa. -Biar kutangani, Bos Voss.
Astaga. Kelinci saljuku rusak. Ini masih baru.
Ini Jayci Lee, ahli anestesi nokturnal baru kami.
Aku akan di sini semalaman, setiap malam, mulai sekarang.
Kebanyakan orang tidak suka bekerja lembur.
Aku menjadi hidup saat matahari terbenam.
Saat itulah aku keluar dari peti matiku.
Mungkinkah aku vampir?
Bisa kita bahas rasa haus darahmu lain kali?
Saturasi kembali naik.
Tekanan darah juga stabil.
Baiklah. Bawa Max ke pemindaian.
Sampai jumpa di ruang operasi.
Pesta.
Aku akan membawa obatnya.
Dia direkrut dari RSU Atlanta. Dia sangat populer.
-Tangkapan besar. -Ya.
Terus katakan itu kepada dirimu.
Lihat dan pelajari.
Tn. Zhou?
Bagaimana istriku?
Kami berusaha menstabilkannya agar bisa memindahkannya ke ICU.
Apa dia akan baik-baik saja?
Keadaannya tak pasti saat ini, tapi dia...
Ibumu menderita luka serius di jantungnya.
Dokter kami harus merawatnya dengan agresif di lapangan
dan ada komplikasi yang kami tangani sekarang.
Tidak.
-Tidak... Ibu. -Jangan khawatir.
Dia punya kesempatan selamat.
Kami meninggalkan Tiongkok tanpa apa pun.
Membangun kehidupan di sini.
Toko itu idenya.
Dia pernah mengatasi rintangan panjang. Dia akan melakukannya lagi.
Kami akan terus mengabarimu.
Terima kasih, Dokter.
Di mana putraku?
Istriku ditelepon, katanya dia ada di sini.
Putra kami mengalami kecelakaan mobil.
Permisi. Siapa namanya?
Maximo Camacho.
Ayah. Itu orang tua pembalap jalanan yang melakukan ini kepada Ibu.
Dia akan dibawa ke CT.
Dia tidak akan tetap di sini.
Ada ruang VIP yang menunggunya di RSU Atlanta.
Ayah macam apa yang memberi anak mobil secepat itu?
Putramu menabrakkan mobilnya ke toko kami.
Ibuku bisa mati.
Mari kita tenang.
Aku harus pergi, tapi dr. Brooks
akan meminta kalian menunggu di ruang tunggu terpisah.
Bagus.
Jadi, ikutlah denganku.
Aku akan segera kembali dengan kalian.
Kau dengar dia?
Maximo menabrak seseorang.
Ibu gadis itu.
Dia terluka dan melukai orang lain.
Ini salahmu.
Wanita, usia 30-an. Detak jantung 140.
Ditemukan tidak responsif di bawah tangga apartemennya.
Ranjang 10.
Tetangga yang menelepon bilang dia mabuk dan histeris.
Ayo pindahkan dia.
No comments yet. Be the first to leave one.