The first 200 lines.
Hai, saya Amanda Riley dari Tourista World Travel.
Ya, semua pasti lancar, Bu Smith.
Ya, saya mengerti, kami bekerja secepat mungkin.
Astaga, aku rindu merokok saat krisis.
Ah, bagus. Bu Smith mengirimkan foto.
Coba kita periksa fotonya.
RENCANAKAN PERJALANAN IMPIANMU BERSAMA KAMI
Tidak, serius,
apa maksudnya ini?
Itu dia.
Bu Smith, ini hari keberuntunganmu.
Kami tahu di mana Anda dan Pak Smith.
Ya, Anda naik pelayaran pesta minuman yang salah.
Baik, sepertinya kaus grup wisatanya memang mirip.
Ya, kami akan memutar balik turnya untuk segera menjemput Anda.
Tak pernah membosankan.
Bagus, Amanda.
Krisis Senin kita yang lain, Vietnam.
Itu masuk daftar sepuluh teratas liburan impian.
Klien terus memilih perusahaan lain
karena kita tak punya satu bus wisata yang siaga di sana.
Belum.
Aku suka nada mengundang ini. Apa rencanamu?
Saigon Silver Star.
Perusahaan keluarga kecil. Pemiliknya berencana menjualnya.
Memang belum banyak dikenal, tapi ulasan daringnya bagus.
Siapa perwakilan yang kita kirim untuk melihat apa patut ditawar?
Aku ingin mengirimmu, tapi kurasa kau akan sibuk.
- Sibuk? - Ya.
John menelepon. Dia ingin memastikan kau pulang lebih awal, tidak lembur.
Dia jelas punya rencana penting, jadi kubuatkan janji manikur pukul 16:00.
Manikur? Aku tak mengerti.
Kau tak mengerti? Kalian lama sekali berpacaran.
Tapi lima tahun itu tidak "lama sekali".
Dan tiba-tiba dia memintamu pulang lebih awal.
Dia jelas mau meminangmu.
Aku sudah menikah sembilan kali. Aku hafal. Jangan ragukan aku.
Warna apa yang cocok
untuk salah satu malam terpenting dalam hidupku?
- Jadi, maksudmu acara spesial? - Mungkin.
Itu tanganmu.
Mona, bosku, berpikir pacarku akan melamar malam ini.
Wow. Sepertinya menggembirakan.
Kurasa, kukira... Entah apa yang sebenarnya kukira,
tapi kurasa momen ini tak akan pernah datang, kau tahu?
Aku dan John begitu fokus dengan karier kami.
- Dia bekerja? Hebat. - Ya.
Dia seorang akuntan.
Dia menangani kasus penggelapan pajak yang rumit.
Pacarku juga pernah begitu.
Tapi bukan sebagai akuntan.
Kau mau membicarakannya?
- Tidak. - Oke.
Tak bisa. Perintah pengadilan.
Lalu, kata bosku waktu manikur adalah waktu pelanggan.
Ceritakanlah kisah cintamu.
Pertama kencan, kami ke malam seni lukis dan minum.
John membayar pakai kupon, tak masalah.
Lalu kami melukis bunga matahari.
Ternyata kami berdua pelukis yang payah,
tapi mahir minum anggur, jadi di situlah kesamaan kami.
Tapi aku tahu dia jodohku beberapa minggu setelahnya
saat dia menawarkan mengurus pajakku.
Pajak. Seksi.
Itu bahasa cintanya.
Wow.
Jadi, dia pria dewasa sejati.
Tepat.
Dan kami... Kami berdua merasa nyaman, kau tahu?
Rasanya... menyenangkan.
Aku tak percaya bahwa setahun dari sekarang aku akan menikah.
Dan aku bekerja di bidang wisata,
jadi kuharap aku bisa merencanakan bulan madu sempurna kami,
lalu kami bisa langsung memulai hidup normal baru kami.
Mungkin bahkan mencari rumah.
Astaga.
Kau sudah memutuskan warnanya?
Benar.
Bagaimana kalau merah?
Merah itu sebuah pernyataan. Bergelora. Siapa yang tak suka pernyataan menggelora?
Atau warna lain. Mungkin...
Warna biru.
Seperti benda yang dipinjam, berwarna biru.
Aku tak mengikuti.
Itu ungkapan. Tak penting.
Ini saja. Ini pas. Warna klasik.
Itu warna yang kau pakai.
Tepat sekali. Netral, bisa diandalkan.
Cocok dengan semua pakaian. Maksudku, warna ini sahabat setiamu.
Oke.
Hei, terima kasih sudah mendengarkan.
Tenang saja.
Menjadi perawat kuku hanya sampingan. Aku sebetulnya pembimbing hidup.
Membantu orang menemukan renjananya adalah renjana sejatiku.
Pasti kau hebat melakukannya,
tapi aku merasa akhirnya hidupku sudah sesuai
dan semua hal makin baik saja.
- Berhenti begitu. - Maaf.
Awas!
John?
Bukan, ada penyusup tampan yang merampok kulkas anggur.
Kurasa pacarku akan kesal kalau begitu.
Lebih baik kau undang dia.
Tampaknya aku beli sushi cukup banyak untuk semua pacarmu.
Mona menyuruhku pulang lebih awal.
Kita merayakan apa?
Anggur?
Boleh.
Bersulang.
Ayo duduk.
Amanda Riley.
Ini.
Lihat kita. Lima tahun.
- Kita berhasil. - Ya, itu waktu yang panjang, 'kan?
Ya, tapi relasi kita masih begitu kuat, 'kan?
- Sangat kuat. - Karena landasannya kokoh.
- Sangat kokoh. - Dan seperti itulah aku menilai kita.
Kita mirip mobil buatan Amerika yang dapat diandalkan.
Selalu stabil di Blue Book, harga jualnya pun bagus.
Metafora itu tidak pas. Aku gugup. Maaf.
Kau baik-baik saja, Sayang.
- Amanda. - Ya.
Ada...
banyak jenis unggas...
John, aku akan menghentikanmu. Oke?
Dengar, kau bukan tipe pria yang suka menunjukkan hal romantis,
jadi aku...
Aku tak akan membuatmu kesulitan dan langsung saja kujawab,
"Ya."
Ya?
Aku setuju dengan apa yang kupikirkan?
Kau mau pindah ke Ohio?
Reed meneleponku tempo hari.
- Reed? - Reed, teman sekamar saat kuliah.
Dan dia punya firma besar di Ohio...
dan dia memintaku memimpin seluruh divisi akuntansi forensik.
Ini kesempatan besar bagiku.
Apa aku akan pindah? Secara teknis, ya, "aku pindah".
tapi entah berapa lama atau apa yang akan kulakukan,
dan aku tak akan memintamu menunggu selagi aku mencari jawaban.
Aku meminta kita jeda. Itu saja.
Semua tetap sama. Kita sama.
Itu sebabnya aku menyinggung soal mobil kokoh tadi.
Omong-omong, hasil manikurmu cantik.
Katanya perawatan diri itu penting terlebih saat sendiri.
Bukan maksudku kau sendiri, tapi bagus melakukannya demi dirimu.
Oke. Amanda, aku...
Aku sadar aku seharusnya bisa menangani hal tadi lebih baik,
dan aku minta maaf, aku...
Kau tahu konfrontasi membuatku cemas.
Amanda, maafkan aku. Aku tak bermaksud menyakitimu.
Aku mencintaimu.
Jeda?
- Tak bisa membuat Amanda Riley menunggu. - Wanita sepertimu tidak.
Amanda Riley bukan orang
- yang dijadikan cadangan. - Bukan tipe begitu.
Amanda Riley tidak ditunda
macam operasi janggal yang orang terlalu malu untuk tanya.
Agak spesifik, tapi aku mengerti.
Kau perlu ke luar kota.
Kami memberangkatkanmu ke Vietnam.
Ya, pergi liburan idaman tepat setelah dicampakkan.
Persis. Menjelajahi negara indah untuk melupakan hatimu yang hancur
berkeping-keping.
Kau saja yang menyamar jadi pembeli rahasia kita.
Tur berikutnya dua hari lagi mulai dari Kota Ho Chi Minh ke Hanoi sampai Tet,
tahun barunya Vietnam.
Tahun baru.
Tahun baru, aku yang baru,
dimulai dengan membuat Tourista dikenal di Vietnam
sebagai perusahaan wisata besar.
- Aku suka kembalinya semangatmu. - Pura-pura.
Sudah kususun jadwal Vietnam idaman.
Setiap lokasi yang dibutuhkan tur untuk pengalaman bintang lima.
Pergi dan jadilah mata dan telinga kita di sana.
Perusahaan apa yang ingin kita beli?
Pergilah dan tunjukkan pada dunia siapa Amanda Riley.
DI MANA TEMPAT PENGAMBILAN BAGASI?
Hai.
KAU TAHU KOPERKU?
KOPER
Yang ada...
- Hành lys , lalu berputar-putar. - Pengambilan bagasi?
Ya!
- Bisa bahasa Inggris. - Ya.
Baik.
Aku penasaran kau akan melakukan apa.
Saigon Silver Star.
Aku Sinh. Sinh Thach, pemandu wisata barumu.
Kurasa kau bisa memperkenalkan diri dulu.
Bisa saja.
Untuk memastikan,
kau yakin itu bukan tasmu?
Berikutnya.
Asal kau tahu, ada cara yang lebih baik.
Aku kenal orang yang punya kenalan.
Sebentar, kau kenal orang yang punya kenalan orang yang...
Bisa mengembalikan kopermu.
Tak perlu.
Kurasa biar tenaga profesional maskapai yang menangani.
No comments yet. Be the first to leave one.