The first 200 lines.
Ada legenda tentang orang-orang...
terlahir dengan bakat membuat musik begitu murni...
yang bisa menembus tabir antara hidup dan mati.
Memanggil roh masa lalu dan masa depan.
Di Irlandia kuno, mereka disebut Filí.
Di tanah Choctaw, mereka menyebutnya penjaga api.
Dan di Afrika Barat...
mereka disebut griot.
Anugerah ini dapat membawa kesembuhan bagi komunitas mereka...
tapi juga bisa menarik kejahatan.
Sammie! / Ruthie.
Tidak, tidak.
Kemarilah, nak.
Tak apa.
Sammie! / Putraku sudah merasakan
panggilan dosa.
Namun Tuhan yang baik memanggil kita
...menjadi penjala manusia yang berbuat dosa...
dan menunjukkan jalan pada mereka.
Kuingin kau bersumpah padaku,
dan di hadapan jemaat ini...
untuk meninggalkan cara-cara berdosa itu di tempatnya.
Kuingin kau berjanji, sekarang juga.
Letakkan gitarmu, Samuel.
Atas nama Tuhan.
Taruh, Samuel.
Letakkan itu.
Kau memetik gitar malam ini?
Selamat pagi, Nona Beatrice.
Kau beritahu tempat kau bermain
atau aku harus mendengarnya dari kabar burung?
Semoga harimu menyenangkan, Beatrice.
Sampai jumpa di kebaktian besok pagi.
Kurasa itu memang kabar burung.
Selamat pagi, Bu.
Selamat pagi, sayang.
Jangan pakai itu di tubuhmu, Samuel.
Ayolah, Bu. Sabun tetaplah sabun.
Itu bisa mengeringkanmu.
Aku akan memakainya saat masih basah.
Nak, kamu bahkan tak punya kecerdasan
yang dimiliki angsa.
Sana pergilah.
Hey, Ibu bilang bangun.
Selamat pagi, Sammie.
Aku tak mau bangun.
Kau Hogwood?
Kalian kembar?
Tidak, kami sepupuan.
Yah.
Ini dia.
Dia memindahkan satu ton kayu dalam sebulan di masa kejayaannya.
Para pekerja tinggal di lantai atas.
Katakan,
apa yang kalian rencanakan dengan tempat ini?
Kalian yang membersih lantai ini?
Ya.
Ada apa di atas lantai ini?
Kukira kalian semua bertekad membeli tempat ini.
Semakin sering aku bersama kalian,
semakin aku tak yakin kalian serius tentang itu.
Tak ada "anak laki-laki" di sini.
Hanya pria dewasa.
Dengan uang pria dewasa.
Dan peluru pria dewasa.
Aku tak bermaksud apa-apa.
Sama seperti cara kami bicara di daerah sini.
Kami akan membelinya.
Pabrik, peralatannya,
sertanya tanahnya sekalian.
Wah, banyaknya.
Sekarang, pahamilah, itu adalah uang terakhir
yang kau lihat dari kami.
Dan jika kami melihatmu,
atau salah satu teman Klan-mu
melewati batas properti kami,
Kami akan bunuh mereka di tempat.
Sial.
Ku Klux Klan tak ada lagi.
Selamat pagi, Pastur.
Kau bangun pagi sekali, nak.
Seperti kau katakan...
"Kendalikan pekerjaan,
"jangan sampai pekerjaan mengendalikanmu."
Itu benar.
Kuota kerjaku untuk hari ini sudah kuselesaikan.
Ya, kubawa ini ke sini.
Kuingin kau membantuku menyampaikan khotbah besok.
1 Korintus, 10:13.
Bacalah.
"Tak ada godaan...
menguasaimu,
kecuali yang umum bagi umat manusia.
Tuhan itu setia.
Dia tak akan membiarkanmu tergoda
melampaui yang bisa kau tanggung.
Namun ketika kau tergoda...
Dia juga akan memberikan jalan keluar
hingga kau bisa menanggungnya."
Pastur, aku permisi dulu, aku bisa terlambat.
Terlambat apa, nak?
Tempat apa yang menurutmu lebih penting
dari pada berada di Rumah Tuhan?
Aku sudah kerja seminggu, Pastur.
Ingin libur dari semua ini selama sehari.
Untuk memainkan musik?
Untuk mabuk?
Untuk main perempuan, yang mengabaikan tanggung jawab
atas keluarga mereka
sampai mereka bisa saling berkeringat?
Aku akan kembali tepat waktu untuk layanan besok pagi.
Nak?
Kau terus menari dengan iblis...
suatu hari, dia akan mengikutimu pulang.
Hey, sepupu kecil, keluarlah.
Ada 2 dolar di sini, cepatlah.
Samuel!
Aw, tenang saja, Paman Jed.
Kami akan mengembalikan dia padamu dengan utuh.
Bagaimana kabarmu?
Ayahmu berbuat baik padamu?
Anggap, dia tidak mengasarimu 'kan?
Tidak. Tidak terlalu.
Bagaimana dengan si kecil?
Hanya ketika layak mendapatkannya.
Biasanya Ibu yang memukul.
Bagus. Paman Jed memang selalu baik.
Ya.
Ceritakan tentang Chicago.
Kudengar tak ada diskriminasi kulit hitam di sana.
Orang kulit hitam bisa pergi ke manapun sesukanya.
Dengar, nak, kau jangan percaya semua
yang kau dengar.
Kota ini bisa memenuhi pikiranmu dengan khayalan ini,
tapi aku dan sepupumu,
kami akan jujur padamu.
Chicago tak ada apa-apanya
tapi Mississippi malah banyak gedung-gedung tinggi
bukan perkebunan.
Dan itulah sebabnya kami kembali ke rumah.
Kurasa sebaiknya kita urus masalah yang kita kenal.
Jangan bergerak.
Biar kami yang urus truk ini, ya?
Sial. Cracker datangnya telat
membuat kita ketinggalan jadwal.
Aku berniat, kita bisa berangkat nanti malam.
Buka bar-nya akhir pekan depan.
Tidak, persetan sama itu. Harusnya malam ini.
Pembukaan resmi, mulailah ini dengan cara seru.
Atau kita mulai dengan satu kesalahan.
Lihatlah langit itu.
Hari yang sangat cerah untuk bebas, bukan begitu?
Klub Juke tempat nongkrong kita sendiri.
Untuk kita dan oleh kita.
Seperti yang selalu kita inginkan.
Satu-satunya kesempatan kita adalah jika kita berpencar.
Nah, siapa yang akan mengawasi truk
saat aku di sana ngobrol dengan keluarga Chow?
Kawan, biarkan mereka melihat kalau itu kamu.
Kita sudah lama pergi, Stack.
7 tahun kurang lama untuk melupakan kita.
Baiklah.
Awasi si bodoh ini. Pastikan dia tak membuat masalah.
Kau sudah cukup besar untuk mengalahkanku sekarang, huh?
Aku akan berusaha sebisaku.
Tidak, kau akan lakukan yang disuruh.
Kau tetap waspada terhadap siapapun yang menatapmu terlalu lama.
Orang ini tak tahu cara menjaga keselamatan diri.
Aku menyayangimu. / Aku juga menyayangimu.
Hati-hati. / Pasti.
Kau ikut aku.
Hey, nona.
Kemarilah.
Kau dari mana?
Shelby.
Kau pernah dengar tentang Si Kembar Smokestack?
Pernah.
Bagus. Namaku Smoke.
Tidak, tidak, tak apa. Kamu tidak dalam masalah.
Aku berniat memberimu uang.
Kuingin kau duduk di truk ini.
Dan jika ada orang bikin ulah atau menatap terlalu lama...
kuingin kau tekan klakson ini, paham?
Kau bisa?
Kau bisa perkirakan waktu?
Aku akan membayarmu 10 sen
untuk setiap menit aku pergi.
Apa kamu setuju? / Ya, pak.
Jangan begitu.
Kita sekarang sedang membahas angka.
Dan angka-angka harus selalu dikomunikasikan.
Kau mengerti?
Kau harus bisa tawar menawar.
Sekarang, 10 sen tak akan cukup buatmu.
Sebutkan lagi angka yang lain.
50 sen.
50 sen. Maksimal yang bisa kubayar.
Kita sudah sepakat?
Bagus. Masuklah.
Ingat, tekan klakson itu.
No comments yet. Be the first to leave one.