The first 169 lines.
Sekarang sudah terasa...
diriku dalam One For All...
di tubuh Midoriya.
Sekarang, kau sedang berbincang dengan generasi sebelumnya, bukan?
Bagaimana keadaan... semuanya?
Kumohon... kalian harus selamat.
Sebelum kau siuman, ada yang perlu disampaikan kepadamu.
Maaf, telah memilih waktu di saat sulit seperti ini.
Namun, ini juga sebuah takdir.
Ini perkara pemilihan waktu.
Dahulu, Senior Banjo sudah mengatakan kepadanya, bukan?
Mereka... pewaris dari generasi sebelumnya...
Lagi-lagi, aku masuk ke alam mimpi.
Dahulu, kami hanya bisa bertindak sesuai peluang dan mengganggu aksimu.
Namun, sekarang sudah tidak ada batasan itu lagi.
Itu karena sekitar empat bulan lalu...
kekuatanku, yaitu One For All, telah berkembang dengan pesat.
Seiring perkembangannya, kesadaran para pewaris yang awalnya
telah berada dalam One For All, mulai terbentuk secara bertahap.
Melalui hal itu pula, para penerus sudah bisa mulai saling berkomunikasi.
Ditambah dengan pertempuran saat itu dan tarikan paksa dari kekuatan kakak,
kami bisa muncul dengan lebih mudah di hadapanmu.
Pokoknya, kau tenang saja, kami tidak akan mengintip hal pribadimu.
Aku lupa, kau tidak punya mulut.
Tidak, saat itu...
Shigaraki...
Aku berhasil berbicara.
Mulutku... samar-samar sedang terbentuk.
Ada beberapa hal... maksudnya hal apa?
Kau sudah bisa berbicara?
Biar aku yang menjelaskan.
Midoriya Izuku dan Shigaraki Tomura
Aku generasi keempat, namaku Shinomori Hikage.
Di pertempuran yang tadi itu, tanpa sengaja kau mengerahkan kekuatanku.
Iya...
Buku Catatan Midoriya, Quirk Pewaris Sebelumnya
Pewaris generasi keempat punya Quirk
yang bisa merasakan bahaya.
Kau berbicara tiba-tiba, aku menjadi kaget.
Maaf.
Aku sangat ingin merasakan hal yang telah kau rasakan tadi.
Dia sangat pintar berbicara...
Tuan Shinomori tidak suka hal duniawi.
Dia orang aneh yang hidup bagaikan biksu.
Era itu sangatlah kacau.
Selain aku, semuanya orang aneh.
Kau pernah mendengar berapa usiaku dan alasan kematianku?
Kau hidup hingga di usia 40 tahun, alasan kematianmu...
Hal ini tidak tertulis di data All Might.
Lebih tepatnya... seperti ditulis sampai setengah dan dicoret olehnya.
Alasan kematiannya mungkin karena menua.
Menua? Baru 40 tahun sudah...
Kami hanya menerka-nerka...
karena aku dan Banjo tidak bisa mengetahui alasan kematian yang pasti.
Kami baru tahu setelah diselidiki oleh Yagi.
Langsung membahas kesimpulan saja.
One For All sudah bukan kemampuan yang bisa digunakan oleh orang biasa.
Aku memiliki One For All untuk waktu yang sangat lama
sebelum diwariskan kepada Yagi.
Dalam 18 tahun ini, aku terus menghindari All For One
dan fokus dalam membina kekuatan.
Setelah mewarisinya, aku tahu kalau tidak akan bisa menang darinya.
Jadi, kuputuskan kalau generasiku adalah babak pembinaan kekuatan.
Hingga bertahun-tahun kemudian, di tubuhku mulai muncul retakan.
Awalnya, kukira latihanku belum cukup
atau terkena penyakit menular yang tidak diketahui.
Namun, setelah Yagi mendapatkan data rekam medis dan autopsiku,
kebenarannya pun terungkap.
Alasan bisa menua adalah karena memiliki terlalu banyak Quirk,
dapat membakar nyawa sendiri.
Nyawa... bagaimana bisa...?
Namun, mohon tunggu sebentar.
Dibandingkan dengan Tuan Shinomori, kekuatan All Might jauh lebih besar.
Namun, waktu dia memiliki Quirk, malah jauh lebih panjang.
Inilah hal yang harus kami beri tahu kepadamu.
Saat Yagi menyadari beban yang datang bersamaan dengan One For All,
dia juga menyadari hal yang sama.
Orang lain memilikinya di waktu singkat, mereka juga tewas saat pertempuran.
Jadi, dialah contoh paling dasarnya...
Lalu, dia mulai memikirkan yang dimiliki Shinomori, tapi tak dimilikinya.
All Might... tidak punya Quirk?
Benar.
Yagi, yang masih hidup dengan baik, mendapatkan data-data ini
dan menyampaikannya kepada kami di sini melalui kesadarannya.
Selain itu, aku makin meyakini hal ini setelah mendengar ucapan kakak.
Dia bilang, kesadaran manusia akan terpatri dalam faktor Quirk.
Namun, Yagi tidak punya faktor ini, kenapa kesadarannya bisa berada di sini?
Sejauh ini, kami kira kesadaran tiap generasi berada di dalam One For All.
Namun, lebih tepatnya,
kesadaran generasi kedua hingga ketujuh,
berada di antara faktor yang diserap oleh One For All.
Namun, hanya Yagi yang berbeda.
Hanya kesadarannya yang berada di dalam One For All.
Wadah yang memiliki Quirk asli, tidak punya ruang tambahan,
jadi, tidak bisa memiliki One For All.
Kekuatannya akan meluap dan terdistorsi,
seperti memendeknya usia yang dialami oleh generasi keempat.
Yagi memiliki One For All selama 14 tahun.
One For All baru bisa beradaptasi di dalam wadah yang kosong,
lalu berubah menjadi Quirk-nya.
Diwariskan dari satu ke yang lain, entah kenapa kekuatan tiap generasi ini
berubah jadi kekuatan yang nilai sejatinya hanya bisa dipicu oleh orang tanpa Quirk.
Berarti, Quirk generasi ini sudah muncul
dan makin tidak bisa diserahkan kepada orang biasa?
One For All sudah tidak bisa diteruskan lagi.
Inikah yang ingin kalian sampaikan?
Orang tanpa Quirk sudah nyaris punah di generasimu.
Selain itu, asalkan di masa depan tidak muncul orang yang butuh kekuatan...
Ini hal yang belum dapat kami ketahui...
Permainan takdir yang membuat One For All bisa jatuh ke tangan kalian.
Jika kami bisa lebih cepat, mungkin bisa menghalangi pemiliknya...
Mungkin akan lebih sedikit orang yang mengalami kemalangan dan menderita...
Singkat kata, Bocah...
mungkin kau akan menjadi pewaris terakhir.
Aku... pewaris... terakhir?
Inilah poin utamanya.
Izuku.
Bisakah kau membunuh Tomura Shigaraki?
Bisakah kau membunuh Tomura Shigaraki?
Aku bukan meminta tolong kepadamu.
Aku menanyakan kehendakmu.
Setelah melihat ekspresi anak itu,
kau merasa kalau dia seperti sedang meminta tolong.
Kau berpikiran seperti itu, bukan?
Kami bisa terhubung dengan perasaanmu,
jadi, kami tentu mengetahui soal ini.
Permasalahannya ada pada...
di mata kami, dia tidak terlihat seperti sedang meminta tolong.
Aku tahu, dia dikikis oleh All For One,
jadi, dia terlihat sangat kesakitan.
Namun, dia bukan sedang meminta tolong.
Meski berada dalam situasi itu, di mata makhluk itu hanya ada kebencian.
Dia dibesarkan dengan cara seperti itu oleh All For One.
Kakak yang sudah kehilangan kebebasan fisiknya pasti mencoba
untuk menguasai jiwa dan raganya.
Semua ini demi mendapatkan One For All.
Aku dan generasi setelahku, En.
Dahulu, All For One pernah dua kali ingin merebut
One For All, tapi gagal.
Demi menyimpangkan prinsip One For All,
dibutuhkan kehendak dan perasaan yang lebih kuat untuk menekan One For All.
Harus seorang manusia yang tidak bisa memikul kehendaknya.
Kurasa, dia pasti ingin memanfaatkan kebencian kuat Shiragaki.
Asal mula kekuatan One For All...
adalah kehendak kuat yang tidak menyerah kepada All For One.
Selain itu, pemilik One For All saat ini
harus menekan dasar pemikiran All For One.
Yagi tampak telah berhasil,
tapi kakakku yang pantang menyerah, berjuang untuk bangkit kembali.
Izuku, aku mengatakan ini karena aku tahu, kau tidak akan bisa menghindar.
Langsung mengatakan hal ini, memang sangat kejam.
Shigaraki adalah cucuku.
Demi bertarung dengan All For One,
aku meninggalkan putraku...
hingga berakhir tragis seperti ini.
Aku tahu, sangat memalukan melimpahkan
semua utang orang dewasa yang gagal kepada remaja berusia 16 tahun,
tapi...
jika dia sungguh menjadi iblis besar, maka tidak ada yang bisa menghentikannya.
Tidak boleh memaafkannya, jangan saling memahami dengannya.
Di dunia ini ada orang-orang yang tidak bisa tertolong lagi.
Ketika terlihat seolah menolong orang, padahal orangnya tidak tertolong lagi,
bisakah kau...
memantapkan dirimu untuk membunuhnya demi menghentikan semua ini?
Menurutku...
dia terlihat sangat jengkel...
Bukan, itulah yang kurasakan.
Namun, saat kehendak Shigaraki menyusup
ke dalam One For All,
No comments yet. Be the first to leave one.