The first 200 lines.
Sub by NETFLIX Uploaded by Drafeir
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SPANYOL
Aku baca artikel soal kunjunganmu ke Barcelona.
Aku mengirimimu surel. Bisakah kau membacanya?
Aku enggan menjual kepadanya,
tapi harus kuputuskan besok.
Ayo bertemu di Granada.
Tunggulah di Hostal Bonita. Aku sering menginap di sana.
Jangan asal menyeberang!
STASIUN KERETA SANTS BARCELONA
Halo?
Halo?
EPISODE 1
Hei, kau mau ke mana?
Granada.
Bagus. Aku juga menuju ke sana.
Maukah kau membangunkan jika aku tertidur?
Terima kasih.
Para penumpang, sebentar lagi kita akan tiba di Stasiun Granada.
Para penumpang, pemberhentian selanjutnya adalah Stasiun Granada.
Bangun.
Sebentar lagi kita tiba di Granada.
Dia turun tanpa membawa tasnya?
Inilah saat terakhir keberadaan pria muda ini diketahui.
ROMANTIKA ALHAMBRA
...akan memecahkan rekor dari edisi sebelumnya.
Di antara yang lainnya, yang paling menarik perhatian
adalah lensa kontak pintar produksi J One
dari Korea Selatan.
Direktur J One, Yoo Jin-woo, mempresentasikan lensa kontaknya
sebagai perangkat pertama yang mendukung realitas virtual.
Ditambah lagi, pengalaman inovatif beresolusi tinggi
cukup membuktikan bahwa teknologi Korea makin berkembang.
Direktur Yoo Jin-woo akan merilis produk ini tahun depan.
Kemungkinan akan diluncurkan Desember tahun ini,
memberi cukup waktu untuk menambah konten.
Siapa kemari selarut ini?
Siapa?
Apa aku terlalu larut?
Siapa...
Ada kamar kosong?
Di sinilah cerita berawal.
Saat aku datang ke Granada,
mencari lelaki itu
saat dia sedang mencariku.
Silakan masuk.
Maaf. Kurasa aku membangunkanmu.
Tidak. Kau mungkin tiba larut malam di bandara.
Ya, penerbanganku tertunda.
Dari mana kau terbang?
Barcelona. Aku ada urusan bisnis di sana.
Baiklah. Kami jarang kedatangan tamu tanpa reservasi.
Ini perjalanan tak terduga.
Baik. Berapa lama kau berencana menginap?
Tidak yakin. Aku lihat nanti.
Bagaimana jika satu malam untuk saat ini?
Ya. Satu malam dahulu.
Tentu.
Ada kamar empat orang dan kamar ganda.
Harganya 20 dan 35 euro per malam.
Tidak termasuk sarapan.
- Sarapan tambah 6 euro... - Tunggu.
Tak ada kamar tunggal?
Tidak ada.
Kau tak punya kamar tunggal?
Orang yang menginap di kamar tunggal biasanya datang ke hotel.
Sebenarnya ada satu di lantai enam.
Aku ambil kamar itu.
Tapi di lantai enam.
Tidak masalah.
Baiklah.
Tidak ada lift?
Ini bangunan tua, jadi, tak mudah memasang lift.
Begitu?
Pak...
Kau membawa barang, mungkin sebaiknya ke hotel.
Akan kuberi daftar hotel sekitar dengan lift.
Tidak perlu. Aku akan menginap di sini.
Mungkin kau mau di kamar asrama?
Ada di lantai dua.
Kamar asrama? Seperti apa itu?
Para siswa sedang tidur, tapi kau boleh mengintip.
Ranjang paling atas kosong.
Ayo ke lantai enam.
Beratkah? Kau butuh bantuan?
Tidak, terima kasih. Lanjutkan.
Kau pasti sangat menjaga kopermu.
Ada benda berbahaya di dalamnya.
"Benda berbahaya"?
Aku membawa beberapa pistol.
Apa? Pistol?
Aku bercanda. Aku hanya tak ingin koperku tergores.
Boleh aku masuk?
Ya.
Maaf.
Belum dibereskan sejak kemarin.
Sejak kemarin? Kau yakin?
Kamar ini biasanya kosong, jadi, aku lupa memeriksanya.
Aku akan pastikan kamar ini dibersihkan besok pagi.
Kenapa jendelanya?
Sebaiknya kau ke hotel saja.
Tangganya juga akan merepotkan.
Kau menyuruhku turun lagi ke bawah?
Dengan ini?
Tidak mau.
- Kurasa akan sulit. - Rasanya seperti dihukum mati.
Siapa yang datang selarut ini?
Tamu pria di lantai enam.
Entah mau apa pria itu kemari. Dia membuatku tak nyaman.
Kenapa?
Dia jelas kaya, Nenek.
Semua yang dimilikinya tampak sangat mahal.
Jam tangan dan kopernya juga merek mewah.
Omong kosong. Menurutmu semuanya asli?
- Pasti barang palsu. - Begitukah?
Lalu kenapa orang yang sanggup membeli barang mewah menginap di kamar itu?
Nenek benar. Kenapa aku tak terpikir itu barang palsu?
Masuklah. Ayo tidur.
Baiklah.
Apa-apaan ini?
Astaga, berdebu sekali di sini.
Tak ada tempat sampah di kamar ini?
Airnya sangat pelan. Jangan buang tisu ke dalam toilet.
Jika tersumbat, silakan gunakan toilet di lantai dasar.
Sial.
Pak.
Apa yang terjadi?
- Halo? - Pak, kau di mana?
Kau baru bangun?
Ya. Aku baru bangun dan tak melihatmu di sini.
Kau sedang apa?
Sedang apa? Memperbaiki toilet.
Apa? Memperbaiki apa?
Aku berada di Granada.
Granada? Baiklah.
Di mana itu? Sebuah kelab?
Kau tak tahu Granada?
Sebuah kota di selatan Spanyol.
Apa? Granada yang itu?
Maksudmu, kau sungguh berada di Granada sekarang?
Kenapa mendadak ke sana? Kau tak memberitahuku.
Pesawat kita ke Seoul pukul 09.00.
Kenapa kau pergi ke sana...
Sungguh absurd.
Menurutmu ini absurd?
Kuberi tahu kau yang lebih absurd.
Aku ingin ke Granada, jadi, kubangunkan sekretarisku.
Tapi sekretarisku, yang mabuk dan pingsan, tak mau bangun.
Dia bahkan memakiku karena membangunkannya.
Jadi, aku terpaksa membeli tiket pesawat dan pergi sendirian.
Karena sekretarisku tak berguna dan tak bisa apa-apa.
Menurutmu ini masuk akal?
Kita sudah menyelesaikan seluruh agenda,
yang tersisa hanya naik pesawat,
dan ini malam terakhir, jadi...
Siapa bilang kita sudah selesai?
Urusanku belum selesai.
Apa kau atasanku?
Kau yang membuat keputusan? Kau direkturnya?
Kau pikir siapa dirimu?
Aku mohon maaf, Pak.
Kirim surat pengunduranmu segera setelah tiba di Seoul.
Bapak bercanda, 'kan?
- Terdengar bercanda? - Semoga saja.
Maaf. Aku serius.
Halo? Pak?
Astaga.
PAK YOO
- Halo? - Naik pesawat paling pagi kemari.
Telepon saat sampai.
Baik. Tidak masalah, Pak.
Kenapa dia pergi ke Granada tengah malam?
Astaga.
Astaga, ada apa dengan tempat ini?
Kenapa ada banyak sekali tangga?
Kenapa gelap sekali di sini?
Bagaimana jika tamu tewas terjatuh?
Jika tak bisa juga di sini,
akan kututup tempat ini.
MENGISI DAYA
Berapa lama lagi?
CHOI YANG-JU
Aku butuh setengah jam lagi.
SARAPAN 6 EURO
PERATURAN DAPUR HOSTAL BONITA
Mi instan gratis! Ini bonus spesial untuk tamu Bonita.
Selamat menikmati.
MI INSTAN
- Siapa kau? - Aku Jung Min-ju.
- Kau tinggal di sini? - Ya.
Pemilik hostel ini pasti ibumu.
Jelas dia kakakku.
- Dia kakakmu? - Astaga.
Kau kira dia ibuku?
Umurnya baru 27 tahun.
Begitu. Jangan beri tahu dia, ya?
Aku akan menari di sini. Tolong jangan hiraukan aku.
- Menari? - Hanya di saat ini aku bisa latihan.
Aku ada audisi minggu depan.
No comments yet. Be the first to leave one.