A Series of Unfortunate Events

A Series of Unfortunate Events

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

A Series Of Unfortunate Events S02E05 - The Vile Village Part One WebRip
A Commentary by atonim
Village of Fowl Devotees.

Tags

webrip
web
BRip
TS
Published on: 2018-04-05
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

A Series Of Unfortunate Events S02E05 The Vile Village Part 1

Berpalinglah, berpalinglah.

Berpalinglah, berpalinglah.

Acara ini akan merusak siangmu, seluruh hidupmu dan harimu.

Setiap episode hanya mengecewakanmu.

Jadi berpalinglah. Berpalinglah, berpalinglah.

Desa VFD penuh orang dengan penuh tata cara.

Quagmires diculik sekali lagi karena permata.

Baudelaires harus menyelamatkan mereka tapi berakhir di penjara.

Kau berharap situasi membaik, tapi kesempatan itu sudah tidak ada.

Berpaling saja, berpalinglah.

Hanya ada horor dan kesusahan di sepanjang jalan.

Tanya orang waras, "Haruskah kutonton?" Dan mereka akan katakan...

Berpalinglah, berpalinglah, berpalinglah.

Berpalinglah, berpalinglah.

Berpalinglah, berpalinglah.

Berpalinglah, berpalinglah.

Untuk Beatrice.

Saat kita bersama aku merasa sulit bernapas.

Kini, kau tidak bernapas.

Jika cerita yatim piatu Baudelaire adalah tentang perjalanan mobil,

maka itu tidak nikmat, tidak nyaman, dan lamanya tidak berkesudahan.

Perjalanan ini lamanya tidak berkesudahan.

Siapa sangka Hinterlands sangat jauh?

Itu sebabnya namanya Hinterlands.

Jangan sok tahu, Klaus. Beri tahu aku saat ada belokan.

Sudah lewat.

Namaku Lemony Snicket, dan aku punya janji sedih

untuk menceritakan kehidupan yatim piatu Baudelaire,

yang akan segera tiba di sini di desa VFD yang tidak elok.

Tidak lama mereka akan bingung dan heran...

dengan balai desa yang atraktif tapi reyot.

Putus asa dan sedih di dekat tengaran mencolok tapi aneh...

bernama Air Mancur Unggas.

Sudah takdir Baudelaires untuk tiba di sini.

Tapi kau bisa ke tempat lain.

Dan saat ini, kau akan berharap begitu.

"Butuh satu desa untuk merawat anak."

Sungguh peribahasa menyenangkan.

Peribahasa adalah frasa yang bisa terdengar misterius,

tapi, sebenarnya, bermakna bijak.

Kami tahu arti peribahasa.

Maka mungkin kau tahu arti yang satu ini...

tanggung jawab merawat pemuda adalah milik setiap anggota masyarakat.

Itulah yang akan terjadi pada kalian di desa VFD.

Bukannya memiliki satu wali,

yang bisa terbunuh atau berkomplot dengan penjahat,

kalian akan punya ratusan orang yang merawat kalian.

Apa yang bisa salah?

Semua sudah salah. Teman kami hilang 2 kali.

Ya. Yah...

Kau lihat brosur ini? Ada gambarnya.

Seluruh desa mengurus kita? Itu jumlah orang yang banyak.

Kurasa mereka akan cabut undi seperti dalam cerita Shirley Jackson.

Biasanya, aku lebih suka struktur keluarga tradisional,

tapi untuk alasan tidak diketahui, baik wali perorangan...

mau pun institusi akademik berjalan baik untuk kalian.

Alasannya diketahui. Alasannya Count Olaf.

Dia terus membuntuti kami. Dia menculik Quagmires.

- Kembar dua malang. - Kembar tiga.

Kembar dua. Kematian saudara mereka mengubah identitas kelahiran mereka.

- Tidak, itu tidak benar. - Itu tidak penting.

Berkat liputan terus-menerus dalam koran istriku,

aku yakin Count Omar akan segera tertangkap.

- Olaf. - Ya, maksudku Omar.

Lagipula, aku ragu dia bisa menemukan kalian di Hinterlands.

Itu akan butuh waktu panjang tidak berkesudahan.

Kita mengikuti Baudelaires selama waktu panjang tidak berkesudahan.

Tidakkah itu menakjubkan?

Kabur dengan mobil memang tiada duanya.

Aku perlu kabur dari kota kelam dan kotor itu,

dan semua orang yang mengejarku di sana.

Jujurlah. Bagaimana topiku?

- Kau tampak cantik. - Andai kulitku sepertimu.

- Andai aku memakai kulitmu. - Kau tampak menawan.

Jangan lihat, tapi seseorang membuntuti kita.

Kubilang jangan lihat. Lupakan.

Oh, tidak. Apakah paparazzi atau pers?

Atau suamiku? Pengacaranya meneleponku.

Itu taksi. Sekitar 1 mil di belakang.

Dia sudah di belakang kita selama waktu yang tidak berkesudahan.

Kau baru mengatakannya sekarang?

- Aku ingin buat kejutan? - Apakah itu polisi?

Kenapa polisi naik taksi?

Tampaknya dia menaati aturan batas kecepatan.

Hanya ada 1 supir taksi kenalanku yang selalu menaati aturan.

Ada jalan pintas di sekitar sini. Coba lihat cara Snicket mengikuti kita.

Dia baru saja belok kiri tanpa menyalakan lampu sen.

Kejahatan pria itu tidak berbatas. Tapi kita akan segera mengejarnya.

Dia mengincar Baudelaires, dan kita tahu tujuan mereka.

VFD. Air mancur yang mempesona.

Bukankah biasanya air mancur memiliki air?

Biasanya, tapi ini "provinsi kering." Tidak ada air.

Itu maksudnya tidak ada alkohol.

Sama saja. Kalian tunggu di sini,

sementara aku ke balai desa dan selesaikan dokumen kalian.

Lalu aku akan pergi.

Aku harus mengemudi jauh kembali ke kota,

dan istriku dan aku punya tiket ke teater.

Sunny, jangan beri makan merpatinya.

Gagak.

Aku membaca 3 buku tentang gagak. Mereka tidak berbahaya.

Ada kata untuk menyebut kelompok gagak berjumlah besar.

Aku tidak bisa mengingatnya.

Exaltation.

- Itu untuk burung Lark. - Semoga kita di tempat yang benar.

Desa ini disebut VFD. Pasti ada kaitannya.

Kita dapat VFD yang salah di Veblen Hall. Kita bisa dapat VFD salah lagi.

Kuharap Duncan dan Isadora di sini.

Aku juga. Mungkin kita bisa tanya penduduk di sini.

Siapa?

Maksudmu...

Suara burung hantu...

Bagus sekali kau melatih panggilan burungmu,

tapi kalian ada pertemuan.

Dewan Tetua akan menemui kalian.

- Dewan Tetua? - Akan menemui kalian.

Mereka tahu semua tentang VFD. Mereka sama bijaknya dengan...

Apa burung yang terkenal misterius dan bijak?

- Jika mereka tahu semua... - Mereka bisa membantu.

Burung kuntul! Bukan, Mockingbird.

Selamat tinggal, Mr. Poe. Terima kasih tumpangannya.

Burung grackle? Bukan, nanti aku akan ingat.

Mungkin angsa batu kaki biru?

Bukankah aku melihat bar di sekitar sini tadi?

Bar ini adalah tempat sempurna untuk sembunyi sambil memburu Baudelaires.

Ooh, ada tiang. Kau yakin ini bukan kelab?

Itu tiang damkar, sayang.

Bar ini dulunya markas damkar sebelum ditutup...

karena perkara rumit dan misterius.

Kulihat mereka tidak mengubah dekorasinya sedikit pun. Penjaga bar!

Sepertinya tidak ada yang pernah ke sini sejak lama.

Mungkin ini provinsi kering.

Oh, provinsi manis dan segar.

Aku tidak bisa...

Bernapas, bernapa, Esme. Kau terdengar seperti bankir itu.

Halo? Ada orang di sini?

Halo?

Halo? Ada orang? Halo?

'Pa kabar! Mau pesan apa...

orang asing yang tidak pernah kulihat sebelumnya?

Aku mau Sarsaparilla-mu yang paling dingin dan kuat.

Satu sarsaparilla datang!

Oh.

Ini dia.

Jadi, katakan, pelancong, kenapa kau datang ke sini?

Bagaimana jalanannya? Apa kau bawa anak-anak?

Aku senang memberitahumu bahwa kini Baudelaires milikmu.

- Benarkah? Itu mudah. - Milikmu dan warga lainnya.

Aku membawa mereka ke program perwalian berbasis peribahasa desa ini,

Butuh Satu Desa. Semoga beruntung.

L'Heimlich!

Aku selalu menginginkan anak yatim piatu.

Pagi ini kukira aku penjaga bar lajang yang kesepian.

Dan kini aku punya seharta anak-anak,

atau apa pun sebutannya untuk sekelompok mereka.

Baik, waktunya tutup. Butuh yang lain lagi selain bon?

Tidak, aku akan kembali ke kota.

Terima kasih untuk minuman menyegarkan tapi kemahalan ini.

Nikmati merawat anak secara gotong royong.

Istriku dan aku merawat Edgar dan Albert sendiri.

Butuh satu perjalanan ke Kibbutz untuk menyadari...

Tuhan memberkati.

Baudelaires ada di sini.

Mereka akan dirawat seluruh warga desa ini.

Kami dengar. Kami di sebelahmu, di balik meja berdebu ini.

Kau, bawakan Herring merah.

Kalian berdua, ambil kain untuk membersihkan debu.

Aku tidak ingin ada debu masuk hidung wanita yang kucintai.

Aku suka saat kau membicarakan selaput lendirku.

Aku tidak yakin lebih suka mana, selaputmu atau lendirmu.

Oh, Esme, akan kuberikan segala yang tidak kau punya di kota.

Sayang, aku sangat kaya. Aku punya segala keinginanku.

Dan kini aku di bar berdebu dengan sekumpulan aktor.

Aku wanita paling beruntung.

Ikan ini seberat dua anak yang diculik.

Sudah pasti.

Mereka diam saja. Haruskah kita tambah lubang udara?

Mereka tidak apa. Mungkin hanya serak karena terus berteriak.

Tapi jika Snicket membuntuti kita,

kita harus sembunyikan mereka di tempat yang tidak mencolok.

Lebih tidak mencolok dari patung ikan merah cerah?

Aku tahu tempatnya.

Selagi di sini, kita tidak boleh dikenali polisi.

Sayang, giliranmu.

Kostum, Semuanya!

Kostum!

Ini desa kecil penuh orang biasa.

Kita harus berbaur dengan orang polos, normal, jujur, tulus, sopan,

sederhana, teguh, terhormat.

Topi Bonnet-nya berlebihan.

Dewan Tetua mengadakan pertemuan khusus ini.

Halo, Sayang.

Kami senang kau tiba.

Naik ke mimbar agar para tetua bisa melihatmu.

- Halo, aku Violet Baudelaire. - Diam!

Aturan nomor 902 menyatakan tidak ada yang boleh bicara di atas mimbar.

Baudelaires, kami tahu kisah kalian. Kematian tragis orangtua kalian.

Meninggalnya banyak wali kalian.

Bagaimana kalian terus dikejar Count jahat pencuri harta kalian.

More Indonesian subtitles for A Series of Unfortunate Events

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left