Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok รัก Stories 2 ตอน เรื่องที่ขอ

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Bangkok Love Stories Plead S01E03 WEBRip x264-ION10
A Commentary by UFSIMV
EPS 03

Tags

webrip
web
x264
BRip
Published on: 2021-12-29
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Elle.

Ada hal-hal yang sudah ditakdirkan.

Kemarin,

setelah aku bertemu denganmu,

aku kehilangan penglihatanku.

Pembohong.

Pikirmu akan mengasihanimu jika kau jadi buta?

Elle.

Aku justru tak ingin kau mengasihaniku.

Bisa hitung jariku?

Tak ada jari.

Lihat? Kau tak buta!

Aku hanya menebak!

Kau pasti tak ingin bermain-main denganku.

Tak ingin?

Dari mana kau tahu perasaanku?

Kau tak kehilangan ibumu karena dikutuk sepertiku.

Elle.

Jangan mengasihaniku.

Aku tak mengasihanimu.

Merasa bersalah.

Bersalah?

Kau tahu bagian terberat

jadi seorang peramal?

Aku bisa memperingatkan,

tapi aku tak bisa apa-apa.

Tentu saja kau bisa.

Kau bisa peringatkan aku,

dan bilang kepadaku

untuk pergi ke kuil dan lakukan kebaikan.

Apa pun itu.

Kau seharusnya peringatkan aku,

agar aku bisa habiskan lebih banyak waktu bersama ibuku.

Meskipun aku melakukannya,

peringatanku tak bisa menjaga ibumu tetap hidup.

Kau peramal terburuk di dunia ini!

Peramal lainnya

pasti memberitahuku

untuk menghapus kesialanku

demi perpanjang hidup ibuku,

atau hal berguna lainnya.

Jika aku menyuruhmu,

kau akan lakukan?

Soal aku melakukannya atau tidak, itu urusanku.

Setidaknya,

kau harus memperingatkan aku.

Agar aku bisa

habiskan waktu lebih banyak bersama ibuku.

Ini salahku.

Maafkan aku.

Aku tak akan pernah

memaafkanmu atas ini.

Elle.

Aduh!

Hei, kau baik-baik saja?

Hei.

Kau buta sungguhan atau mau menipuku?

Maafkan aku.

Aku...

Aku juga minta maaf soal ibumu.

Andai saja itu semua

hanya mimpi.

Aku juga berharap begitu.

Namun, ini kenyataan.

Kau sedang apa?

Ambil tisunya.

Siapa kau?

Tee.

Astaga.

Kau kena air panas?

Sedikit, Ayah. Jangan cemas.

PIJAT KAKI TRADISIONAL TAIKANG

Ayolah, berhenti bernyanyi dan menari.

Kau tampak jelek.

Kau bisa melihatku?

Aku bisa tahu dengan mata tertutup.

Minggir.

Hei.

Jika kau bisa melihatku,

aku yakin

kau pasti

mau menjadi

penggemar beratku.

Kau terlambat 15 menit hari ini.

Kenapa kau datang?

Aku ingin membantumu.

Kau terlambat. Aku hampir selesai.

Aku pulang saja.

Aku kesal kepadamu.

Ini.

Pel lantainya. Embernya di belakang.

Bersihkan.

Kau ingin aku bersihkan apa?

Kau belum mandi hari ini?

Kemarilah.

Biar kubersihkan dirimu.

Biar kubersihkan secara menyeluruh.

Kau sudah gila? Pel lantainya.

Kau menatap bokongku, ya?

Tidak. Apa maksudmu?

Tidak.

Bohong. Kalau tidak kau tak akan berhenti bernyanyi.

Setiap mengepel, kau menatap bokong dan dadaku.

Tak ada yang bisa dilihat darimu.

Aku lebih besar.

Jika ketahuan menatapku lagi,

kubunuh kau.

Kau sangat menakutkan, Wanita Super.

Jangan cemas.

Kau bukan tipeku.

Untuk apa aku menatapmu?

Sungguh?

Lalu tipemu seperti apa?

Kenapa kau ingin tahu?

Untuk berjaga-jaga

jika aku bertemu orang seperti itu.

Begitu.

Aku suka

wanita kecil

dengan kulit bersih,

yang manis.

Begitu.

Aku suka wanita berponi.

Mereka tampak nakal. Aku suka.

Dan yang terpenting,

bibirnya harus kecil

untuk aku cium.

Halo.

Ada apa, Tee?

Aku baru mau membuka panti pijatnya.

Aku bisa mengobrol.

Tentu saja.

Tentu, biar kulakukan di rumah.

Dah.

Kau mau lakukan apa di rumahmu?

Aku tak bisa beri tahu.

Ini rahasia kami.

Aku pesan

roti mentega satu, dan roti kustar telur satu.

Begitu.

Berarti aku pesan yang stroberi.

Bisa titip dahulu?

Jika kau mau,

aku bisa cari pakaian lamaku dan memakainya

agar kau tak begitu rindukan Hua. Bagaimana?

Tidak!

Kenapa kau begini?

Liu.

Astaga. Tee.

Kau sungguh tak bisa melihat.

Aku kasihan kepadamu.

Aku pulang sekarang.

Tee.

Tee.

Tee marah kepadaku?

Apa Liu kesal kepadaku

sampai dia tak buka hari ini?

Hong.

Pesan sekotak lumpia.

Jangan pakai sosis Tiongkok, daging babi,

telur, dan mentimun.

Astaga. Jika kau banyak maunya, beli saja di tempat lain.

Ayolah.

Kenapa harus beli di tempat lain? Aku ingin makan lumpiamu.

Tambahkan taoge dan tahu saja.

Lumpiamu yang terbaik.

Tak bisa makan yang lain.

Sungguh?

Tak boleh.

Kenapa tidak?

Jika mau beli, kau harus makan semua isinya.

Ayolah.

Kau biasanya mau buatkan untukku.

Kenapa kau marah-marah?

Aku tak jadi beli.

Hei, Muay.

Ya.

Aku akan kembali. Tolong jaga saat aku pergi.

Ayolah. Jaga kiosku.

Mau ke mana? Aku harus apa jika ada pelanggan? Aku tak bisa.

Jangan pedulikan.

Apa?

BERKAT BUDDHA MENERANGI SEMUA

KESIALAN. PENYAKIT KRONIS. LAKUKAN KEBAIKAN UNTUK BUANG SIAL.

SIAL. ANGGOTA KELUARGA TAK KEMBALI.

PENYAKIT BERAT. SIAL DALAM CINTA. MIMPI BURUK.

Liu.

Kau hanya akan menderita jika mencemaskan Tee.

Bukankah kau bilang

ada hal-hal yang sudah ditakdirkan?

Semua itu tak bisa diubah.

Liu.

Maafkan aku

sebab berpakaian seperti Hua pada hari itu.

Dan maafkan aku sebab aku bicara begitu kepada Tee.

Tampaknya aku hanya membuat masalah.

Aku begitu stres.

Aku bisa saja menutup kiosku.

Bangkok Love Stories: Plead subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Bangkok Love Stories: Plead

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left