The first 200 lines.
oikoshite ikenai sono wake ga
Pastinya kita itu mengerti,
kenapa kita
itsudatte bokura mo wakatteru
jangan boleh
sampai terkejar orang.
sono hi wo kesenaide
Jadi, jangan padamkan apimu.
kawaritai to tsuyoku negau hodo
Harapan kuatku
untuk mengubah diriku.
shoubu na kitsui wa nai kagayaita
Tanpa adanya kamu,
tak akan ada
kimi dasu no wa
pertarungan sengit.
omotte ni dasenai kimochi ga
Perasaan yang tak bisa kuungkapkan.
bokura no koko ni wa totsuzen
Terkadang itu bisa membuat,
kita terhambat
tsumatteru kara
di tempat yang sama.
namonai hibi ga mi wo musubu youni
Tiap hari bagaikan
tanpa sebuah arti,
mou nokottenai saigo no itteki wo
Tiap itupun kuperas
keringatku ini sampai--
shiboridashite !!
-sampai habis dan tak tersisa !!
oikoshite ikenai sono wake ga
Pastinya kita itu mengerti,
kenapa kita
itsudatte bokura mo wakatteru
jangan boleh
sampai terkejar orang.
fumidasu mou ippo ga
Karena yang menyelamatkan kita adalah
bokura wo tsukuru kara
tiap satu langkah
yang kita buat.
kachi mo make mo
Mau menang,
mau kalah.
nani hitotsu kimatteru shinai no ni
Itu bukanlah hal
yang tentukan segalanya.
sono hi wo kesenaide
Jadi, jangan padamkan apimu.
namida no mukou e !!
Timpal-balik tangisanmu !!
Mereka Yang Punya
Mereka Yang Punya
Mas Sohoku,
apa kalian punya bintang?
Bintang yang membawa keberuntungan dan kemenangan.
Eh, aku?
Aku punya!
Mungkin lebih kuat dari kalian.
Balapan akan dimulai delapan menit lagi.
Posisi ketiga dari keseluruhan turnamen kemarin ....
Jagoan Hiroshima Kureminami, murid kelas tiga Machimiya.
Hei, somplak, kami sedang konsentrasi!
Jangan ngalangin di depan, bego!
Sebentar, cuma sebentar.
Kalau sudah selesai, aku akan pergi.
Lagian, kita juga sama.
Kita juga sama?
Siapa orang ini?
Padahal semangat teman-teman di garis start sudah bagus.
Tunggu somplak!
Kau saja yang asal datang kemari!
Hei!
Hah?
Sebenarnya aku bisa menggunakan sihir.
Hah?
Sihir?
Eh, kubilang tunggu!
Hei, mau ngapain kau?
Aku dengar sebelum garis finis benar-benar tipis.
Salaman?
Eh?
Padahal timmu sudah amburadul saat balapan,
tau-tau, di saat terakhir ...
... kamu balapan sprint sampai finis dengan SMA Hakone.
Kinjou ini ...
... punya bintang juga, ya.
Fukutomi!
Juichi.
Eh?
Apa maksudnya ini? Hentikan.
Ternyata punya.
Kamu juga punya bintang.
Menang berturut-turut pada babak pertama dan kedua.
Nomor kuning ganda.
Wah, keren kali, ui.
Sudah kubilang hentikan.
Sebentar lagi.
Aku mohon sebentar lagi. Ya?
Ini sihirku.
Aku bisa menyedot bintang orang dengan menyentuhnya.
Tunggu sampai kusedot semuanya, ya?
Hei!
Sudah cukup dengan rencana tidak jelasmu,
dasar bego!
Hentikan, Arakita.
Tidak perlu.
Aku tidak percaya hal itu.
Di Interhigh tahun lalu akulah jagoannya.
Di hari ketiga dan terakhir,
di lima kilometer terakhir aku dapat posisi keenam.
Keenam?
Perbedaan waktunya diluar harapan, tapi di tiga kilometer terakhir ...
... orang di depanku bannya bocor.
Saat satu kilometer ke depannya, ada yang terjatuh.
Dan orang di depannya lagi salah jalan.
Tanpa kusadari, aku naik ke posisi ketiga di podium.
Ketiga.
Dia benar-benar orang yang beruntung.
Balapan hari ini, Kureminami mulai 15 menit setelah yang terdepan.
Jujur saja, jaraknya sangat besar.
Dan untuk membalik keadaan sangatlah sulit.
Tapi, bukan berarti 100% tidak mungkin.
Tidak ada yang tahu akan bagaimana, itulah balap sepeda!
A ..., aku ....
Anu, tunggu sebentar!
Sohoku ....
Onoda!
Onoda!
Hei!
So ....
Sohoku akan berusaha.
Aku tidak tahu kami punya bintang atau tidak,
tapi Sohoku akan berjuang sekuat tenaga!
Buh!
Jatuh sebelum dimulai?
Kamu ini benar-benar tidak beruntung.
Kamu tidak punya, ya?
Karena kasihan, biar kutanya satu hal.
Onoda, masih kelas satu, ya?
Menurutmu, hal apa yang paling dibutuhkan dalam balap sepeda?
Kalau kamu dengar perkataanku tadi, pasti itu pertanyaan mudah.
Benar.
Sta ....
S-Sepeda!
Iya, 'kan?
Apa aku salah?
Sohoku punya pelawak sendiri?
Pasti mudah, ya.
Berjuanglah, Onoda.
Itu Kureminami yang berdiri di podium pemenang tahun lalu.
Iya.
Kenapa dia ada belakang sekali?
Kami punya cara sendiri untuk menang.
Balapan dimulai tiga menit lagi.
Apa Midousuji yang mulutnya enggak disekolahin itu datang?
Kau tidak berhak membicarakan orang, Yasutomo.
Hah?
Mereka mengirim perwakilan saat perayaan kemarin.
Pasti luka yang diterima sangat besar baginya.
Keterikatan yang murni dengan kemenangan ...,
apa menjadi bumerang bagimu, Midousuji?
Bersepeda tiga hari saja sudah sulit.
Itulah betapa sulitnya Interhigh.
Berdiri di garis start pada hari terakhir saja sudah susah payah.
Midousuji ....
SMA Hakone!
Sohoku!
Manami, rasakan ini baik-baik.
Tanpa kekuatan menahan tekanan ini, kau tak bisa menang.
Tidur!
Yang benar saja.
Apa sorakan dan tekanan ini serasa lagu tidur buatmu, Manami?
Anak ini ....
Datang.
Aku bisa merasakannya.
Walah?
Tadi Kak Toudou, bicara denganku, ya?
Aku tadi bilang punya keberanian juga tidur di sini.
Jangan tidur di garis start, bodoh!
Tidak, aku terlalu konsentrasi.
Saat kamu mengabaikan suara sekitarmu, jadinya pengen tidur, 'kan?
Tidak akan!
Aku selalu mereset ulang diriku saat bersepeda ...
... dengan serius.
Menghadapi pertarungan terberat ...
... dan gunung terbesar di Interhigh.
Dan itu membuatku sangat tidak sabar sekarang.
Anak ini ....
Benar-benar berkonsentrasi.
Musuhku mungkin Kak Toudou.
Tidak, ada Makishima dari Sohoku juga.
Oh, benar.
Dia climber juga, ya.
Musuh yang kuat.
Midousuji.
Jika dilihat dari dekat, besar juga.
Whoa! Kenapa dia? Jadi botak!
Dia datang dengan mengurangi tekanannya.
No comments yet. Be the first to leave one.