The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX
Ketika Semenanjung Korea masih berperang dingin,
nama Cha Moohyuk seperti malaikat maut untuk para agen ganda.
Menuju Kedutaan Tiongkok. Blokir jalan.
KEDUTAAN REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK
Tetap di sini, aku akan mengurusnya.
Baik, Pak.
Kawan, maafkan aku.
Aku tak melatihmu seperti ini.
Kau sudah merasa nyaman, ya? Hingga menjadi lamban.
Kawan.
Jangan bunuh aku.
Apakah itu hal terakhir yang ingin kau katakan?
Era perpecahan telah berakhir.
Katakan lagi.
Kudengar para petinggi telah mencapai keputusan.
Orang-orang seperti kita hanya digunakan dan dibuang!
Mengingat pertemanan kita, aku berniat membunuhmu tanpa rasa sakit.
Bajingan!
Tapi, seperti yang kita semua tahu,
apa yang dikatakan agen ganda itu benar.
REPUBLIK DEMOKRATIK RAKYAT KOREA, KEMENTERIAN KEAMANAN NEGARA
Ini akan menjadi seperti tim yang tidak pernah ada.
Apa tugasku mulai sekarang?
Tugas? Mungkin sebagai penjaga keamanan.
MEROKOK MENYEBABKAN IMPOTENSI
Tidak, terima kasih.
Apa yang dilihat Moohyuk adalah kobaran api era baru.
Di dalamnya,
seluruh hidup yang dia dedikasikan terbakar menjadi abu.
Selamat malam.
Kau siapa?
Kau pernah ke markas kami di gedung percetakan, 'kan?
Oh, itu…
- Kau pasti rekannya Woojin. - Aku Cha Moohyuk.
- Itu dia. - Tolong katakan sesuatu.
Tolong satu kata saja.
Di mana Kapten Cha?
Agen Korea Utara mengatakan dia pergi untuk menyelidiki sesuatu.
- Selarut ini? - Aku tak tahu detailnya.
Kenapa kita berkumpul selarut ini? Apa yang terjadi?
Menurutmu, ini apa?
Belakangan ini mataku buram. Apa ini?
- Ini… - Ini adalah uang seratus ribu won.
Benar. Ini uang.
Mereka sedang mencetak uang di sana.
Inspektur Seon sering menceritakanmu.
Benarkah?
Ya, dia bilang sering datang ke sini.
Sudah lama aku ingin berkunjung,
dan kebetulan aku melihatmu masuk ke kafe saat perjalanan pulang.
Ya, ini belum dibuka secara resmi.
Apakah aku mengganggumu?
Maaf, aku hanya kelaparan.
Tidak apa-apa. Rekan Woojin adalah tamu istimewa bagiku.
Kalau begitu…
aku harus menghidangkan apa?
KETUA SEON WOOJIN
Dia tidak menjawab?
Ya.
Jadi,
sandera menyelipkannya di sakumu untuk memberi tahu kita
bahwa perampok sedang mencetak uang?
Tapi, bagaimana mungkin?
Apakah uang bisa dicetak oleh sembarang orang?
Bagaimana dengan nomor seri?
Meski mereka bisa mencetak, itu akan bisa dilacak.
Mereka punya peretas.
Mungkin mereka juga punya seorang ahli percetakan.
Aku juga tidak tahu.
Tapi, sudah jelas mengapa mereka tampak seperti mengulur waktu.
Yang terpenting, kita tahu apa tujuan mereka.
Kita perlu mengubah strategi.
Tunggu sebentar.
Jika ucapanmu benar,
ini bukan masalah yang bisa kita tangani sendiri.
Laporkan pada petinggi.
Mari periksa gedung percetakan, apakah para perampok
sungguh mencetak uang.
Aku akan periksa penggunaan listrik gedung Percetakan Uang.
Oke.
Aku akan segera melaporkan dan memastikannya.
Bersiap bergerak setelah dapat perintah.
Baik.
Mereka sungguh bajingan.
Mereka pasti sangat menikmati mencium uang baru.
Biarkan mereka.
Itu tidak akan bertahan lama.
Kau pasti sangat lapar.
Ini sangat lezat.
Tapi, mengapa kafe ini belum dibuka selama dua bulan?
Bisnismu akan berjalan dengan baik.
Aku kurang melakukan riset pasar.
Banyak yang bilang kopiku terlalu pahit dibanding yang orang Utara minum.
Oh, maksudmu kopi Sambok? Itu mirip kopi instan Korea Selatan.
Ya.
Aku akan memikirkan lagi menu dan konsep kafe ini.
Omong-omong, kamar kecil ada di mana?
Oh, maksudmu toilet? Ada di sebelah sana.
Toiletnya bukan di sebelah sini.
Begitu rupanya.
Omong-omong, ruangan apa ini?
Ini ruangan pribadi.
Dan apa ini?
Itu hobi yang memalukan untuk pria paruh baya.
Ayo turun.
Tentu.
Ini Forensik dari Kepolisian ZEB.
Ini Kapten Cha Moohyuk dari Satuan Tugas.
Bisakah periksa sidik jari sekarang?
- Tentu, jika kasus itu terdaftar… - Tolong, ini mendesak.
Itu cucumu? Dia menggemaskan.
Apakah dia berusia tiga bulan?
Bagaimana kau tahu?
Apakah kau punya anak?
Tentu saja tidak.
Lihat tubuh ini.
Seorang ibu tak mungkin punya tubuh seperti ini.
Jangan khawatir. Kau akan segera bertemu dengan mereka.
Benarkah?
Aku tak berbohong untuk hal seperti itu.
Ayo pergi…
Astaga.
Ke pulau penuh kebahagiaan
Semuanya
Semuanya…
Bukankah kau mabuk dan merengek merindukan ibumu?
Kapan aku seperti itu? Berhenti bicara omong kosong.
Hei, cepat masuk.
Hei.
Kau penjaga keamanan yang baru, 'kan?
Bagaimana kabarmu?
BURUNG YANG MINUM DARAH
Apa yang kau lakukan di sana? Membaca buku?
Yang bertugas jaga sedang bermain-main, jadi aku menggantikannya.
Bukan karena kau merindukan kursi pemimpin?
Kursi ini pasti nyaman.
Sebenarnya, aku lebih suka lantai keras yang dingin.
Syukurlah kita dievakuasi.
Apakah polisi peduli dengan apa yang terjadi pada kita?
Siapa tahu?
Apakah mereka sejak awal ingin menyelamatkan kita?
Omong-omong,
aku mengerti jika Direktur tahu, tapi kenapa gadis itu juga tahu?
Apa maksudmu?
Tentang agen Park Chulwoo yang sedang menjalankan misi rahasia.
Maksudku, bagaimana gadis itu mengetahuinya?
Mungkin dia sudah diberi tahu lebih dahulu.
Dia bukan orang biasa.
Dia putri duta besar AS.
Seorang naratama.
Bagaimana kau bisa yakin?
Dia menyuruhku untuk evakuasi sandera.
Kurasa itu karena dia merasa bersalah.
Jadi mereka tak peduli
jika kita membusuk di sini selama para naratama bisa keluar?
Sudah cukup.
Di tengah perampokan dan penyanderaan di gedung Percetakan Uang,
perhatian dunia terfokus pada bagaimana pemerintah
Korea Selatan dan Utara akan menyelesaikannya.
Beberapa media asing telah menganalisis
apakah penanganan kedua negara sejauh ini tidak cukup …
- Pak, situasinya… - Putriku di sana selama berhari-hari!
Pak, tolong tenang.
Kau punya seorang putri juga! Apa menurutmu aku bisa tenang?
Aku mengerti sepenuhnya.
Itu sebabnya aku di sini untuk memastikan agar polisi tidak…
Hentikan omong kosongmu.
Bahkan jika sehelai rambut Anne terluka,
KTT Antar-Korea tak akan terwujud!
Pak.
Apa hubungannya dengan kasus perampokan ini?
Pak Kim, aku dan Direktur CIA seangkatan di Universitas Brown.
Dia mengatakan kepadaku,
bahwa kau dan Tuan Oh berniat ambil bagian dalam kerja sama ini.
- Itu tidak… - Cukup!
Beri tahu Tuan Oh.
Jika terjadi sesuatu pada Anne, dia tak akan mendapat apa pun.
Dia benar-benar kesal.
Melumpuhkan mereka dengan paksa bukan suatu pilihan, 'kan?
Omong-omong,
aku memiliki banyak koneksi, dan mendengar rumor aneh.
Mereka bilang perampok bajingan itu mencetak uang di dalam sana.
Apa? Bagaimana itu…
Kau tahu
berapa banyak uang yang aku keluarkan
untuk mengembangkan ladang tandus di Korea Utara?
Berapa banyak yang aku habiskan untuk menjadikanmu presiden?
Jika aku kehilangan uang itu,
maka kesepakatan kita akan batal.
Tapi, kau lihat sendiri bagaimana reaksi Marshall.
Kita tak bisa bertindak sembrono.
Jadi, apanya yang sulit?
Kita hanya perlu melindungi putrinya, 'kan?
Setelah memeriksa penggunaan listrik, mereka pasti menjalankan mesin cetak.
Apa kata petinggi?
Aku sudah melaporkannya.
Mereka sedang membahasnya, karena ini kasus penting.
Apa?
Bagaimana dengan nomor serinya? Apakah itu memungkinkan?
No comments yet. Be the first to leave one.