Different Dreams (Yimong / 이몽)

Different Dreams (Yimong / 이몽)

Download Indonesian Subtitle

Release info

이몽一Different Dreams一E19-E20 NEXT-VIU
이몽一Different Dreams一E21-E22 NEXT-VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-06-09
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, organisasi, tempat, dan kejadian hanyalah fiktif"

"Different Dreams, Episode 19, Tukang Listrik"

Aku akan bertahan.

Won Bong bagaimana?

Di mana Won Bong?

Pasien darurat, ke sini.

- Dokter, di sini. - Di sini.

Dokter.

"Kediaman gubernur"

Di mana Gubernur?

Di kamarnya. Kenapa kamu di sini?

Sedang apa kamu?

Ini situasi darurat.

- Aku harus melindungi Gubernur. - Polisi saja sudah cukup!

Lalu selama ini apa saja yang dilakukan polisi?

Hiroshi.

Jangan bilang...

Oda.

Aku hanya berusaha melindunginya.

Seorang tukang listrik dirawat di rumah sakit.

Sudah kamu identifikasi?

Pagi ini listrik padam, pihak pemeliharaan memanggilnya.

Lalu kenapa ada tukang listrik di TKP?

Kurasa dia yang menemukan bom itu.

Untuk menyalakan listrik, dia mungkin harus berkeliling.

Tolong kirimkan detektif ke Rumah Sakit Umum Pemerintah.

Sudah kukirim,

tapi polisi militer tidak mengizinkan mereka masuk.

Gubernur harus mengambil keputusan.

Kalau terlalu terlambat,

Anda akan dihina dan dipaksa meninggalkan Gyeongseong.

Dengarkan baik-baik perkataanku ini.

Bukan bom yang meledak di Kantor Gubernur Joseon.

"Trafo terlalu panas."

"Tukang listrik yang mencoba memperbaikinya terluka parah."

Perintahkan semua media untuk memberitakannya seperti itu.

Cegah siapa pun membicarakannya.

Kita tidak bisa mencegah saksi untuk membicarakannya.

Ada juga keluarga polisi militer yang wafat.

Rumor pasti akan terdistorsi.

Apa yang dilakukan Biro Kepolisian?

Kami membatasi Stasiun Gyeongseong

dan semua jalan utama menuju berbagai daerah.

Termasuk Pelabuhan Jemulpo.

Keberadaan, penjelasan, alamat, dan tanggal tiba.

- Interogasi orang Jepang juga. - Baik.

Ambil semua surat pernyataan dari Korps Pahlawan

dan bakar.

Juga,

pastikan semua pekerja

di Kantor Gubernur Joseon menutup mulut.

Baik.

Cari dan bujuk mereka yang mengenal Kim Seung Jin

dan kirim mata-mata.

Periksa identitas semua orang yang berada

di Stasiun Gyeongseong, Pelabuhan Jemulpo, penginapan, dan toko.

Baik. Bapak sendiri mau ke mana?

Ke rumah sakit.

Apa yang kamu rencakan?

Kecilkan suaramu. Gubernur sedang beristirahat.

Tarik mundur satuan pengamananmu.

Suruh orangmu pergi!

Mulai saat ini,

berdasarkan UU Ketertiban Umum dan UU Gubernur Joseon,

militer akan menjaga ketertiban umum di sini, di Gyeongseong.

Investigasi dan persidangan atas kasus ini

akan berada di bawah yurisdiksi markas militer.

Apa yang kamu lakukan?

Apa ini? Dasar bedebah.

Turunkan pistolmu.

Lepaskan aku!

Hanya sampai gubernur baru tiba.

Bekerjasamalah.

Biarkan dia berdiri.

Kenta.

Kamu yakin tidak apa?

Jangan cemas.

Ini memang tugasku.

Kamu mungkin memiliki dokumennya,

tapi kamu akan ketahuan jika mereka menghubungi Universitas Fudan.

Kamu harus menemui Lee Young Jin sebelum hal itu terjadi.

Baiklah.

Aku belum menikah, jadi, tidak masalah bagiku,

tapi kamu sudah tidak pulang tiga hari ini.

Bagaimana lagi? Rumah sakit sedang sangat sibuk.

Jaksa Fukuda!

Dokter Lee sedang di ruang operasi.

Kudengar ada pasien yang selamat

dari Kantor Gubernur Joseon.

Benar, tapi dia sedang dioperasi.

Dokter Lee yang memimpin operasi.

Siapa nama si tukang listrik itu?

Tunggu sebentar.

Harusnya ada di sini.

Kaito. Kuroba Kaito.

"Kantor Perawat"

Dia ditangkap karena kamu.

Kamu siapa?

Aku Koda Rei.

Aku dikirim ke sini dari Universitas Fudan di Shanghai.

"Dikirim ke sini"?

Universitas Fudan di Shanghai.

Dokter Lee belum memberitahukannya?

Maaf.

Dia sudah dua jam di ruang operasi.

Kamu bisa langsung bekerja, bukan?

Ya.

Sekarang juga?

Kita kekurangan orang, kita harus menerima bantuan siapa pun yang ada.

Tetap saja ada prosedur yang harus kita ikuti.

Biarkan aku pulang.

Kamu hanya perlu mengikutinya.

Baik.

Silakan ikut aku ke sini.

Setidaknya kembalikan uang untuk tiket kami.

Kereta kami sebentar lagi berangkat.

Kudengar ada bom meledak di Kantor Gubernur Joseon.

- Pasti berita itu benar. - Hei.

Ke sini.

Mana tata kramamu?

Astaga!

Bawa dia.

Halo, Para Detektif.

Di sini hanya ada daging dan alkohol.

Pikirkan saja urusanmu sendiri.

Begini, kalau tiba-tiba masuk seperti ini,

bisnisku akan terpengaruh.

Sepertinya kamu tahu

apa yang kucari.

Ini lingkungan yang dikunjungi para buruh seusai kerja

untuk minum-minum.

Kalau mau terus berbisnis di sini, cepat minggir.

Ada yang harus kuurus di penginapan di ujung sana.

Aku tidak pernah menghalangi jalan Anda, Pak.

Kamu pernah mencincang seseorang dengan pisau itu?

Inspektur Kepala.

Karena pistol ini

sudah pernah menembak orang.

Tepatnya banyak orang.

Apa itu?

Kamu tahu, dokter juga manusia.

Mereka harus makan agar bisa terus fokus.

Dia sedang di ruang operasi?

Ya.

Sudah tiga jam.

Boleh aku yang bawakan?

Tentu.

- Ruangannya di sana. - Baik.

Kupikir aku akan mati kehausan.

Astaga, melelahkan sekali.

Sepertinya ini kali pertamaku melihatmu.

Aku dikirim ke sini.

Dokter Lee Young Jin memintaku ke sini.

Tolong perban seluruh wajahnya dari atas filtrumnya.

- Baik, Dokter. - Ya, Dokter.

Dia ingin kita menutup wajahnya, bukan?

Ya.

Lakukanlah.

Baik.

Mereka tidak curiga?

Itu surat rekomendasi palsu,

jadi, aku butuh bantuanmu.

Aku akan mengurusnya.

Bagaimana keadaan Pemimpin?

Untuk sementara ini

aku tidak bisa memastikan apa pun.

Bisakah kita mengeluarkannya?

Tidak sekarang.

Tamat riwayatnya jika dia

meninggalkan rumah sakit.

Tapi semakin lama dia di sini

semakin besar kemungkinan identitasnya terungkap.

Serahkan saja padaku.

Aku akan mencari cara.

Kita tidak bisa menunggu terlalu lama.

Aku sempat berpikir lebih baik kalau dia mati,

tapi jika ada yang berusaha menyelamatkannya,

aku bisa berharap.

Kenapa tukang listrik itu di sana?

Karena listrik padam.

Kamu mengenalnya?

Biasanya Pak Yoshino yang datang memperbaiki,

tapi beberapa hari lalu dia mengalami kecelakaan.

Dia terluka parah.

Aku juga kasihan pada tukang listrik ini.

Ini kali pertamanya dia ke sini dan dia sudah terluka.

Sebentar.

Ini kali pertamanya?

Ya, aku belum pernah melihatnya,

tapi aku sendiri yang menghubungi mereka.

Aku sudah memeriksa identitasnya dan menyimpannya di daftar.

Nama tukang listrik itu Kaito.

- Benar, bukan? - Ya, benar.

Kuroba Kaito.

"Kaito, Istirahat total, tidak sadar"

Jika ada seseorang di hatiku,

akan timbul ketakutan.

Memiliki seseorang untuk dilindungi

hanya akan membuat kita lebih lemah.

Kamu

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left