CSI: Cyber

CSI: Cyber

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

CSI Cyber S02E16 720p HDTV X264-DIMENSION
A Commentary by AlphAbuAbu
Terjemahan Manual | visit cinemaindo.com for faster sub release

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2016-05-04
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tuhan memberkati. Terima kasih sudah menyaksikan.

Hari ini...

Aku akan bicara mengenai menahan godaan.

Sekarang, kita semua tahu kisah dari Alkitab

tentang David dan Goliath.

Sang Juara dari Philistine

melawan musuh yang lebih lemah dan lebih kecil

yang hanya memiliki keberanian untuk melawannya.

Anda lihat...

David sudah tahu dia akan menang.

Ada Tuhan bersamanya.

Goliath bisa seperti dosa itu

dalam hidup Anda yang

sangat sulit untuk dikalahkan, tapi Anda...

bisa seperti David.

Dengan Tuhan di sisi Anda...

Anda bisa mengalahkan musuh besar Anda

dan hidup bebas dari dosa.

Pertanyaannya:

Dosa mana yang menjadi Goliath Anda?

Kau dapat ini?

Ya, apa itu?

Aku tidak mem-follow orang ini.

Kau dapat ini?/ Apa ini?

Ada apa? Apa ada Peringatan AMBER?

Tidak ada apa-apa di ponselku.

Ini peringatan dari PicThread.

Oh, pantas saja--

Aku tidak pakai media sosial.

Homestead Harrison?

Aku tidak mem-follow siapa pun yang bernama Homestead Harrison.

Aku juga tidak./ Sepertinya

orang ini mengirimkan peringatan ke semua orang di sini.

Apa? Raven, apa kau lihat foto ini?

Tidak, bukan semua orang yang ada di ruangan ini.

Setiap pengguna di PicThread menerima foto ini.

Apa ini hoax?

Tidak.

Kepucatan di ujung jari-jarinya,

warna ungu menandakan kematian, jadi...

entah orang ini sangat berniat sampai memerhatikan sedetil itu,

atau memang orang itu mati.

Siapa yang memposting?

Aiden Harrison. Profille bilang dia tinggal di Boston.

Periksa. Postingan ini ber-geo-tag.

Kita harus memilih menunjukkan

lokasi kita di PicThread. Bukan aplikasi yang melakukannya.

Jadi Aiden Harrison ini ingin kita

mengetahui di mana foto ini diambil.

geo-tag bilang tempatnya adalah gereja di Boston.

Ini Aiden Harrison.

Sepertinya dia sudah lama di sini.

Dua atau tiga hari,

dari tampak dan baunya.

Gerejanya sedang direnovasi.

Memberi si pembunuhnya waktu sebelum mengirim foto itu.

Raven baru dapat pemberitahuan dari VICAP.

Dia dihilangkan hilang seminggu yang lalu./ Pembunuhnya pasti

meretas akun PicThread-nya.

Kenapa menunggu memposting gambar ini sampai tadi pagi?

Dan kenapa juga harus dipost?

Ini parah. Ada darah

dan cairah tubuh di portnya,

membasahi seluruhnya melalui keyboard.

Aku akan ambil semuanya ke CTOC,

lihat apa aku bisa mengembalikan datanya.

Baiklah.

Ayo bangun.

Wah, sial.

Ada yang harus dilakukan dulu.

Lidah orang ini dipotong.

Tersedak sampai mati karena darahnya sendiri.

Apa itu tato?

Ya, ini kode QR.

Mungkin petunjuk dari pembunuh kita.

Dia orang yang baik.

Ayah yang baik.

Suami yang baik.

Tolong terus doakan kami.

Siapa pun yang melakukan ini

harus berhadapan dengan Tuhan

dan diadili.

Aku tak bisa bayangkan

kehilangan orang tercinta dan mengetahui soal itu

di media sosial./ PicThread sudah menghapus fotonya,

tapi terlanjur menyebar luas, sudah ada di internet.

Selamanya.

Raven, apa kau bisa mencari tahu caranya

foto itu bisa terkirim ke setiap pengguna?/ Ini aneh memang.

Semua orang, semua subscriber PicThread,

sedang mem-follow Pastor Harrison.

Aku tahu khotbah online

seperti mimbar abad ke-21,

tapi itu gila, sampai sebanyak itu followernya?

Ya, beberapa yang paling populer

hanya memiliki empat atau lima juta.

Pastor Harrison sudah memakai media sosial selama lima tahun.

Dan minggu kemarin dia dapat 80.000 follower

di PicThread, tapi hari ini...

dia baru saja melebihi 200 juta follower.

Bagaimana bisa?/ Aku belum tahu.

Pasti diretas. Tunggu, lihat ini.

Dia baru-baru ini mulai memposting

soal menjungkirkan perarutan pernikahan gay

dan memprostes klik aborsi.

Itu menarik, `kan?

Jika kau kukuh melawan topik politik,

itu membuat percikan yang lebih besar secara online.

Mendapatkan begitu banyak follower dengan cara seperti itu.

Ya, tapi postingan kontroversial bisa membuat orang-orang marah.

Bahkan bisa membunuh.

Apa yang kau temukan, Nelson?/ Kode QR biasa.

Seperti yang ada di seluruh iklan majalah, hanya yang ini

terhubung pada website dengan domain Swedia.

Lihat ini.

Sekarang...

Saat aku pindai kode QR-nya

yang kita temukan di Pastur Harrison.

sensor gambar di ponselku

membaca data, dalam kasus ini, alamat website.

Lalu apa yang ada di website itu?

Aku tidak tahu. Aku cuma tahu alamatnya.

Mungkin itu situs phishing

atau mungkin menyimpan malware ke network.

Ya, tapi aku ingin membuat koneksi terisolasi

untuk meminda kode QR itu, lalu kita bisa lihat apa yang ada di website itu.

Hanya ponsel ini yang akan

terkena.

Lakukan./ Baik.

Itu yang aku maksud.

Baik, jadi sidik jari yang bisa kudapatkan dari laptop itu

hanya milik Pastur Harrison.

Dan sebelum tertutup darah,

laptop ini masih baru.

Hanya ada satu file ber-user di seluruh hard disknya.

"Jika kau tidak bisa bicara baik,

jangan bicara sama sekali."

Dan ini bukannya hasil copy-paste, lihat.

Ada typo

di beberapa baris.

Makin ke bawah, makin parah.

Kapan dokumen ini dibuat?

Dari datanya sih...

tiga hari lalu./ Jadi setelah

Pastur Harrison dilaporkan hilang.

Jadi dia diikat di kursi

dan dipaksa menulis ini terus menerus.

Ada 10.000 baris di sini.

Bahkan mengetik 60 kata per menit,

butuh berhari-hari.

Ada yang ingin memberi dia pelajaran.

Oh, benarkah? Aku tidak tahu.

Baiklah, kita cari Avery.

Aku tidak tahu.

Wah, kau sudah lihat ini?/ Aku tidak tahu.

Waw.

Ini tidak mungkin kebetulan.

Kita dapat foto baru./ Ya, sudah lihat.

Pentas pembunuhan lain yang dikirim ke semua orang di PicThread?

Setelah kami memindai kode QR

dan masuk ke situsnya, pesan ini muncul.

"Ada hal yang lebih baik tetap tertutup."

Dan ponsel semua orang mulai

mendapat peringatan PicThread baru.

Jadi hal yang kita lakukan memicu itu muncul?

Jadi kita sedang melihat satu, mungkin dua korban di sini.

Hastag #GraphicWarning.

Sama seperti di foto yang satunya.

Jadi target kita ingin kita tahu

ini terhubung dengan pembunuhan yang sebelumnya.

Ini seperti Zodiac Killer

yang mengirim surat ke media.

Kita punya pembunuh berantai yang mengejek kita

di media sosial.

Kode QR (quick response) - sebuah pola kotak hitam-putih yang bisa dipindai dengan kamera di smartphone untuk mengunduh informasi.

Ponselku berdering menyangkut

foto di PicThread.

Anak Presiden sendiri menerima gambar itu.

Dia memanggilku untuk jawabannya.

Aku harap kau punya.

Kedua foto itu punya geo-tag.

Petugas hukum setempat sedang bergerak

ke lokasi kedua.

Kita tidak tertinggal jauh./ Dan aku mengerti

Divisi Cyber kita bertanggung jawab

atas foto kedua itu terpublis?/ Saat halaman itu dibuka

di CTOC, hal itu menjalankan skrip yang otomatis memposting

foto selanjutnya di PicThread.

Target itu ingin FBI bertanggung jawab karena mengirimnya.

Aku janji, ini tidak akan terjadi lagi.

Bagus.

Ayolah, kau tidak bisa membagi

satu jam saja untuk ayahmu?

Ayah, aku minta maaf.

Kau harus membatalkan makan siang kita.

Kasus ini datang begitu saja.

Aku paham.

Tapi, bisa kita bicara sebentar?

Ini penting.

Ya. Ya.

More Indonesian subtitles for CSI: Cyber

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left