The first 200 lines.
"Episode 12"
Matanya bersinar setiap kali dia melihat makanan.
Ini.
Pilih apapun yang ingin kau makan.
Hasil tes harusnya sudah keluar hari ini.
Coba aku telepon mereka.
Aku meninggalkan HP-ku.
Apa kau akan makan semua ini?
Dia pasti mengira aku benar-benar kaya.
Tidak, beli tiga saja.
Baiklah.
Kau tidak boleh makan seperti ini saat berada di tempat penampungan anak-anak.
Baiklah, aku akan membeli semua ini.
Apa itu tempat penampungan?
Dengar. Itu...
...tempat di mana anak-anak menyukaimu...,
...berkumpul, bermain, belajar,
...dan hidup bersama.
Tetap disini. Aku akan membayarnya.
Aku ingin tinggal dengan Ayah.
Kenapa dia di sini?
Laboratorium pemeriksaan genetik.
Tes DNA?
Tunggu satu hari.
Tolong lakukan sesuatu setelah hasilnya keluar.
Hari ini adalah hari itu.
Aku perlu berdandan untuk hari seperti ini.
Setelah itu, aku akan menyelesaikan masalah ini dengan elegan.
Ibu.
- Ibu. - Ya?
Apa kau mau pergi ke suatu tempat?
Kenapa kau sangat lamban untuk orang muda?
Jangan hanya mengisi perutmu dengan hal-hal seperti itu.
Isi otakmu dengan pengetahuan.
Kepalamu dan kepalaku sama-sama kosong.
Jadi, kau mau kemana?
Hari ini adalah hari ujiannya ayah mertuamu.
Benar. Hari ini.
Haruskah kita pergi ke rumah mertuaku?
Kita seharusnya tidak pergi kesana.
Mereka mungkin pergi "di sana".
Ayo pergi "disana".
Dimana "disana"?
Mereka tidak bisa membawa anak ke motel atau sauna.
"Di sana" adalah satu-satunya tempat.
Oke.
Bu, apa kita boleh ikut campur dalam urusan mereka?
Aku punya tiga adik laki-laki.
Kapan pun bibi dan pamanmu dalam masalah,
aku akan membantu menyelesaikan masalah mereka.
Aku juga akan selalu memecahkan masalah untuk teman-temanku.
Nama panggilanku adalah "Peluit dari Cheongdam".
Baik.
- Lakukan yang terbaik untuk meniup peluitnya. - Baik.
Astaga.
Mereka membuat semuanya berantakan.
Kemana mereka semua pergi?
Ya ampun.
Tunggu.
Ini adalah kaus kaki anak-anak. Kenapa ada disini?
Kenapa ada sepatu anak kecil? Apa ini?
Aku membelinya sebagai hadiah untuk istrinya So Won.
Tapi sekarang dia tidak hamil, aku akan memberikannya nanti.
Apa ada anak kecil di rumah ini?
Ya, So Won.
Kenapa Ibu yang menjawab teleponnya?
Aku menelepon Ayah.
Dia pasti lupa meninggalkan HP-nya di sini.
Bu, dimana kau sekarang?
Di apartemenmu.
Hei, apa ada anak kecil yang tinggal di apartemen ini?
Apa?
Anak kecil? Kenapa Ibu tanya begitu?
Aku melihat kaus kaki anak-anak.
Terakhir kali, aku juga melihat sepatu anak-anak.
Aku mengerti. Nah, itu...
Anak tetangga sebelah sering datang. Jangan khawatir tentang itu.
Tunggu, Bu. Ibu jangan terus berada disana.
Ibu harus pulang sekarang. Cepat.
Hei, tidak mungkin.
Rumahmu berantakan. Aku harus membersihkannya sebelum pergi.
Aku tidak ingin Ibu kelelahan. Pulang saja.
Cepat.
Jangan mengkhawatirkanku.
Tapi So Won,
ada surat untuk ayahmu.
Ini berasal dari Pusat Pengujian DNA dari Rumah Sakit Umum Korea.
Tentang apa ini?
Apa? Itu...
Bu, apa kau sudah membukanya?
Kau belum membukanya, kan?
Ya, aku belum membukanya.
Apa ini?
Jangan membukanya. Jangan.
Bu, kau tidak boleh membukanya. Oke? Kau tidak boleh membukanya.
Aku sedang dalam perjalanan kesana, jadi jangan membukanya.
Ini membuatku gila.
Pak Kim, jika melihat penjual buah di pinggir jalan, hentikan mobilnya.
Kenapa kau membeli buah pada saat seperti ini?
Lihat dirimu.
Ada anak kecil. Bagaimana aku bisa pergi tanpa membawa hadiah?
Selain itu, anak itu bukan sembarang anak.
Itu adik iparmu.
Hei, jangan lupa kalau dia adik iparmu.
Kau benar.
Setelah memikirkannya, dia adalah saudara iparku yang paling muda.
Astaga, itu luar biasa.
Jangan membukanya. Jangan.
Ibu, kau tidak boleh membukanya. Oke? Kau tidak boleh membukanya.
Apa ini? Kenapa dia meributkan soal ini?
"Pusat Pengujian DNA dari Rumah Sakit Umum Korea"?
[Pusat Pengujian DNA dari Rumah Sakit Umum Korea]
"Pemenang penghargaan utama di antara rumah sakit dengan tingkat kepuasan yang tinggi..."
"...dalam tes DNA."
Tes DNA?
Apa artinya semua ini?
"Hasil tes menunjukkan probabilitas 99 persen dari ayah..."
"...atara klien, Lee Shin Mo, dan subjeknya, Oh Han Gyul."
Apa?
Apa kau ingin hidup dengan suatu tujuan?
Apa kau ingin membesarkan anak? Anak perempuan.
Ini hasil tesnya.
Ibu!
"Hasilnya menunjukkan kemungkinan 99 persen memiliki hubungan darah."
Kau sudah tahu?
Benar?
Ini...
Ini alasannya.
Ayahmu bahkan tidak pulang.
Dia menghabiskan hari di sini.
Ibu, tolong tenanglah. Aku akan menjelaskan semuanya.
Ayah tidak melakukan kesalahan apa pun.
Jadi jangan salah paham soal ini.
Ini semua adalah kesalahpahaman.
Kesalahpahaman?
Lalu apa ini?
Disini tertulis namanya, Lee Shin Mo.
Sudah jelas tertulis di sini.
Apa kau mengatakan kalau ini bukan tes DNA-nya?
Ini tes yang dia minta.
Dia memang melakukan tes DNA.
Tapi bukan seperti yang kau pikirkan, Bu.
Disini tertulis kalau probabilitas 99 persen,
tapi ini bukan kesalahan Ayah. Yang aku maksud adalah itu...
Ibu, tolong jangan salah paham.
Cukup. Aku tidak ingin mendengarnya.
Berhentilah mengatakan itu adalah kesalahpahaman. Dimana ayahmu?
Yah, aku tidak tahu di mana dia berada.
So Won, kau di sini?
Ya, Ayah!
Angkat dia dari punggungku. Dia tertidur.
Aigoo, dia berat sekali.
Ayah, kita punya masalah.
Masalah? Apa itu?
Ibu ada di dalam.
Apa?
Hei, kenapa kau baru memberitahuku sekarang?
Aku tidak datang kemari. Mengerti?
Young... Young...
Young Hye, kau disini?
Dia adalah anak tetangga sebelah.
Aku tidak tahu kenapa dia tidur di sini.
Astaga, dia aneh sekali.
Hei, bawa dia pulang. Aigoo.
Aigoo.
Apa yang kau lakukan?
Apa ini?
"Hasilnya menunjukkan kemungkinan 99 persen memiliki hubungan darah."
Bagaimana ini...
Aku benar.
Han Gyul adalah keluarga kita.
Astaga.
Kapan...
...kau akan berhenti melakukan ini?
Kau menganiayaku dan mencurahkan kemarahanmu kepadaku selama 34 tahun!
Karena itu tidak cukup, apa kau bertekad untuk menghancurkan hidupku?
Kau ingin menghancurkan hidupku?
Itu yang kau inginkan, bukan?
Sayang, aku mengerti kalau kau sudah membaca tulisan ini.
Jangan langsung menyimpulkan.
Aku bersumpah pada alam semesta.
Aku sudah menjalani hidupku tanpa meninggalkan rasa malu.
Hanya karena selembar kertas ini,
aku tidak bisa memaafkanmu jika kau memperlakukanku seperti bajingan,
penipu, dan orang yang brengsek.
Apa? Memaafkanku? Kau tidak memiliki hak untuk memaafkanku.
Kau tidak ingin aku memperlakukanmu seperti itu karena secarik kertas?
Baik. Maka sebaiknya kau mulai bicara dulu.
Anak itu. Siapa anak itu?
Hasil tesnya menunjukkan 99% kemungkinan ada hubungan darah antara kalian.
So Won bilang kalau dia adalah keluarga kita.
Siapa anak itu?
Ibu, itu...
Tidak, aku dengan jelas mengatakan agar kau tidak langsung menyimpulkan.
Apa kau ingin aku membuatmu menyesal memperlakukanku seperti pembohong?
Tuan Lee Shin Mo!
Baik. Aku mengerti. Aku akan memberitahumu.
Aku tidak memiliki apapun yang akan menghentikanku sekarang.
Aku akan menjelaskannya dengan jelas sehingga kau tidak dapat berbicara kembali kepadaku.
Jangan kaget saat mendengar ini.
No comments yet. Be the first to leave one.