The first 200 lines.
Namaku Ma Roo, Kang Ma Roo.
Aku Jae Hee, Han Jae Hee.
Aku tahu kau siapa. Kau gadis tercantik di lingkungan kita.
Faktanya...
Semua mimpiku menjadi kenyataan saat itu.
Jae Hee yang membuat hatiku terhanyut...
...sedang tersenyum tepat di depanku.
Lalu kenapa kau jual mahal?
Karena kau merasa minder dengannya?
Sudah jelas latar belakang keluargamu tak sebanding dengannya...
Tapi jika hanya melihatmu saja, kau punya segalanya.
Kau cocok jadi gebetan.
Jika aku cocok jadi gebetan, apa kau sendiri tak menginginkannya?
Jika kau tak mau, tak apa.
Aku mau.
Pegang kata-katamu.
Kau tak bisa menariknya kembali.
Jika kau menarik ucapanmu, langit akan menghukummu.
- Kau milikku sekarang! - Aku menjadi tamak dan mulai berangan-angan.
Sesuatu yang masih tak kupercaya... Han Jae Hee jadi milikku.
Aku sangat bersyukur dia ada di sampingku.
Aku yakin...
Meski aku tak mampu memberimu ketenaran dan kekayaan...
Akan kuberikan segalanya untuk menjagamu dan mencintaimu.
Aku takkan pernah membuatmu kesepian.
Aku takkan meninggalkanmu.
Apapun yang terjadi, aku takkan melepas tanganmu.
Dimanapun aku berada, kau akan selalu bisa menemukanku.
Hidupku dimulai bersamamu...
...dan aku berjanji mengakhirinya bersamamu.
Kuharap Jae Hee merasakan hal yang sama.
30 Juni, 2003. Ma Roo.
Diterjemahkan oleh : Sue Valentino , CalVter , filmar
Episode 6
- Aku tampak seperti wanita gila, kan? - Tidak.
Apa maksudmu tidak?
Jika aku memakai bunga di kepalaku, pasti aku terlihat konyol.
Itu karena aku sedang jatuh cinta.
Kenapa cinta bisa membuat orang merasa begitu lemah dan tak berdaya?
Aku masih kaget setelah menyadarinya.
Lalu apa yang sebelumnya kurasakan?
Aku yakin itu cinta.
Apa dia pria yang waktu itu?
Pria yang membuat Presiden marah?
Aku harus belanja baju baru.
Bukan yang seperti celana ini, tapi mungkin gaun atau rok?
Sesuatu yang feminim, seksi, dan lembut...
Dimana aku bisa belajar berdandan?
Nona Kim dari kantor sekretaris tampaknya cukup mahir berdandan.
Bisa kau panggilkan dia?
Sudah kubilang jangan terlalu kaget.
Sudah kuperingatkan betapa gilanya aku.
Kau harus merahasiakannya.
Jika Presiden mengetahuinya...
...dia mungkin benar-benar bisa mengirimku ke rumah sakit jiwa.
Direktur!
Minumlah obat penenang...
Aku Suh Eun Gee.
Aku belum makan seharian.
Bisa kau mengusirku setelah aku makan dulu?
Bibi, apa ada yang bisa dimakan?
Kau masih bisa makan pada saat seperti ini?
Aku harus memandikan Eun Suk.
Tak peduli seberapa tak tahu malunya dirimu...
Bagaimana kau bisa makan setelah membuat bencana di perusahaan?
Aku hanya akan makan nasi dan minum lalu pergi.
Tak ada makanan buatmu di rumah ini. Keluar!
Hanya pergi dari rumah ini saja?
Kartu kredit, mobil, hotel, dan semua dari Tae San akan dihentikan.
Pengacara Park!
Cepat ambil kartu kredit dan kunci mobilnya.
Hubungi hotel dan beritahu mereka untuk melarang dia masuk mulai saat ini.
Dan...
Bagi Pengacara Park dan sekretaris Hyun yang merupakan karyawan Tae San,
Atau siapa saja yang bekerja untuk Tae San...
Pastikan kau tak menyebabkan masalah atau meminta uang.
- Presiden! - Lalu...
- Apa masih ada lagi? - Kau tak perlu masuk kerja lagi.
Jika aku menahan orang sepertimu sehari lagi saja...
Aku khawatir Tae San mungkin akan bangkrut.
Aku ingin tahu...
"Bagus! Akhirnya, Eun Gee berhasil menyelamatkan resor."
"Resor ini bisa saja dijual kepada penipu yang akan menghancurkannya."
"Resor yang ditinggalkan oleh mendiang istriku untukku..."
"Putriku dengan bangga melindunginya."
Pernahkah ayah berpikir untuk memujiku sekali saja?
Bukankah kau bilang kerugian dari kesepatakan resor mencapai 13.35 miliar Won?
Aku hendak menuntutmu...
Tapi ibu Eun Suk mencegahku.
Berhasil. Kau menangkapnya dengan baik.
Eun Suk, kau mau bolanya?
- Kenapa kau masih disini? - Presiden!
Niatnya baik. Mohon maafkan dia kali ini.
Dia tak mengatakan hal seperti, "Aku bersalah. Aku bodoh. Maafkan aku."
Dia bahkan tak tahu apa kesalahannya.
- Bagaimana aku bisa memaafkan dia? - Direktur!
Mengenai resor Aomori...
Itu adalah hal terpuji dan tercerdas yang pernah kulakukan.
Jika hal yang sama terjadi lagi...
- Aku akan membuat pilihan yang sama. - Direktur!
Keluar!
Pakaian dan barang-barangku di dalam koper ini...
...semua berasal dari Tae San, jadi aku meninggalkannya.
Aku mau melepaskan pakaian ini juga...
Tapi aku tak bisa keluar telanjang, kan?
Jaga diri anda, presiden!
Direktur!
Direktur! Eun Gee!
Kau tak dengar apa yang dikatakan Presiden?
Semua yang bekerja untuk Tae San...
Aku tak boleh menimbulkan masalah bagi mereka.
Aku berikan bukan sebagai anggota tim kuasa hukum Tae San.
Aku memberikan ini sebagai seorang teman yang sudah mengenalmu sejak kau mulai merangkak.
Ambillah!
Tak apa. Bagaimanapun juga kau bekerja untuk Tae San.
Aku tak mau melanggar aturan.
Ambil ini, dan kunci mobil ada di kamarku.
Aku ambil sedikit uangnya.
- Apa kau sungguh bisa pergi dari sini dengan tenang? - Apa yang bisa kulakukan?
Kata Presiden aku menyebabkan bencana keuangan bagi perusahaan.
Tolong jaga Presiden dengan baik!
- Boleh kutanya sesuatu? - Silahkan.
Dimana aku bisa menunggu bus?
Selesai!
Kau tampak begitu tampan hari ini!
Kau bahkan terlihat seperti Presiden.
Kau yang terbaik!
- Kenapa kau matikan? - Kenapa kau begitu gembira?
Tentu saja, ini menyenangkan!
Aku bahagia dengan segala hal di dunia.
Apa aku harus ikut audisi penari latar yang di selenggarakan oleh Tim Leessang?
Kenapa kau tak bergabung denganku?
Kita akan dibayar banyak karena kelihatannya mereka baik.
Kau merindukan Yoo Ra, kan?
Yoo Ra? Omong kosong!
Siapa Yoo Ra?
Aku tahu Yoo Ree dari SNSD, tapi aku tak tahu siapa itu Yoo Ra.
Jae Gil!
Siapa itu?
Bukankah kau orang yang datang ke Joo Mun Jin?
- Hai! - Hai!
- Kakakmu ada di rumah? - Dia pergi bekerja.
Bisa aku minta alamat tempat kerjanya?
Minuman apa yang banyak diminum Van Gogh hingga akhirnya ia memotong telinganya sendiri?
Oh, Absinthe.
Tolong, segelas Absinthe.
Aku menyewa bar ini untuk semalam.
Hanya ada kita berdua malam ini.
Tolong, segelas Absinthe.
Tak peduli di mana dan apa yang kau lakukan, kau tetap saja sukses.
Kau cukup hebat sanggup meluluhkan Suh Eun Gee yang begitu dingin.
Kenapa kau tak berhenti memanipulasi dia dan biarkan dia kembali ke tempat asalnya?
Dia gadis yang malang.
Sudah cukup jahat aku menghancurkan dirinya. Aku tak butuh bantuanmu.
Dia mencoba sebisanya bersikap kuat dan tegar...
Tapi dia bukan tandinganku.
Bagaimana bisa seseorang yang punya banyak beban mengalahkan orang yang tak punya beban?
Aku tak peduli uangmu mau kau apakan...
Bagaimana kalau kau pulang dan meracau di rumah saja?
Aku serius saat kubilang aku akan kembali padamu.
Aku juga masih mencintai Kang Ma Roo.
Seorang wanita bernama Suh Eun Gee sedang menuju kesana.
Jika kau bersama wanita lain, suruh mereka pergi. Dia tiba 10 menit lagi.
Kau cukup memberitahuku alamatnya saja.
Aku juga mau ke sana.
Aku kerja disana juga.
- Aku menyanyi di bar itu. - Begitu.
Kau mau tanda tanganku?
Halo, Ma Roo!
Kudengar kau sedang menuju kesini.
Ya, aku segera tiba.
Baguslah!
Aku bisa gila karena aku merindukanmu.
Aku diusir dari rumah.
Itu yang kuharapkan jadi sudah kusiapkan kamar untukmu.
Kau boleh tinggal di kamarku... bersamaku.
Aku lapar.
Kau mau makan apa?
Jika aku bisa, aku akan membuatkannya untukmu.
Aku mau Ramen, pangsit goreng, dan kue beras pedas.
Aku suka seleramu.
Akan kubuatkan untukmu. Cepat kemari.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu!
Aku juga.
Aku mencintaimu... Suh Eun Gee.
Pacarku mau datang. Bar ditutup hari ini.
Kau mau sampai sejauh mana?
Tampaknya dia 100% tulus padamu.
Bagaimana kau akan mengatasinya setelah kau memanfaatkan seorang gadis lugu?
Kau pikir aku 100% berpura-pura padanya?
Aku seorang pria muda sehat yang lumayan cerdas.
Dia muda, pintar, cantik, menyenangkan, dengan latar belakang keluarga yang menakjubkan.
Kenapa kau berpikir aku berpura-pura dengannya?
Berapa lama lagi?
Kita hampir sampai. TInggal satu gang lagi.
Kau masih mau tanda tanganku?
Ya.
Kenapa kau tak pergi sekarang? Kau tahu dimana pintunya.
Dia akan tiba sebentar lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.