The first 200 lines.
"Episode 17"
Di mana Ha Jung?
Dia sedang tidur di dalam.
Halo, Direktur Jang.
Halo. Tolong bawa anak itu.
Baik, Pak.
Apa yang kamu lakukan?
Aku hanya memintanya menjaga Ha Jung.
Jika kita meninggikan suara,
mungkin dia akan takut.
Kudengar
Pil Joo membawamu kemari
agar kamu bisa membuat keputusan mengenai konferensi pers itu.
Kamu sudah memutuskannya?
Belum.
Apa yang kamu ragukan?
Pernyataanku di depan pers.
Apa yang harus kukatakan kepada pers
untuk menyakiti dirimu dan Eksekutif Jung.
Aku ragu karena tidak bisa memikirkan perkataan itu.
Demi Ha Jung.
Seo Won.
Aku membiarkanmu demi Ha Jung
karena kamu ibunya.
Ini kesepakatan satu kali.
Dan kamu
baru saja menggunakannya.
Boo Cheon.
Sekarang,
ada
alasan
aku harus menjadi pimpinan meski nyawaku taruhannya.
Aku harus menjadi pimpinan seakan hidupku bergantung pada itu.
Aku tidak perlu membiarkan mereka,
yang menghalangiku, hidup.
Seo Won.
Jika aku memohon seperti ini,
bukankah seharusnya cukup?
Haruskah aku
memohon lagi?
Jika kamu menyingkirkan Yoon Seo Won saat itu,
dia pasti tidak akan bisa membuat masalah.
Bagaimana jika wanita hina itu mengadakan konferensi pers
dan menghancurkan Boo Cheon? Apa tindakanmu?
Kamu hanya mencederai kakinya.
Sekretaris Oh, sadarkah
kamu hanya membahayakan Boo Cheon?
Kang Pil Joo tidak menjawab teleponku.
Jemput dia.
Nona Na.
Akhirnya kalung ini
kembali kepada pemilik aslinya setelah 20 tahun.
Hanya ini
benda peninggalan ayahku.
Terima kasih, Nona Na.
Sama-sama,
Pak Jang Eun Cheon.
Bu Icheon
mengenali kalung itu.
Katanya Kakek memberikannya kepada Wakil Pimpinan Jang Soo Man.
Kupikir kamu Jo In Ho,
ternyata kamu Kang Pil Joo.
Lalu kupikir kamu Kang Pil Joo,
ternyata kamu Jang Eun Cheon.
Peringatan kematian Kang Pil Joo.
Aku melihatmu mengadakan peringatan kematian
dengan papan nama Kang Pil Joo.
Saat melihatmu melakukan itu dengan papan namamu,
aku memikirkan penyebabmu
masuk ke sungai saat masih kecil.
Pasti ada
hal buruk dan tercela yang tidak bisa kupahami.
Dan itu belum berakhir.
Itu yang kupikirkan.
Aku akan menarik ucapanku
mengenai hidup bahagiamu.
Apa pun yang kamu katakan,
saat kamu tidak bisa menggunakan nama aslimu,
kamu tidak hidup dengan bahagia.
Aku perlu tahu
aku, Boo Cheon, dan kamu...
Bagaimana kita bertiga
menjadi seperti ini.
Kenapa kamu
menyembunyikan nama aslimu
dan hidup di Cheon A.
Aku percaya aku punya hak
menanyakan itu.
Aku akan memberitahumu,
tapi
jika kamu ingin mendengar kisahku,
kamu harus bersiap-siap.
Kamu harus siap
mendengar
apa pun yang perlu kukatakan.
Kembalilah saat kamu siap.
Aku
siap.
Jadi,
katakan kepadaku.
Pengacara Kang.
Kamu harus menemui Eksekutif Jung sekarang.
Katanya dia menelepon beberapa kali, tapi kamu tidak menjawab.
Kamu sudah menemukan Yoon Seo Won?
Ya. Boo Cheon dalam perjalanan untuk menemuinya.
Kamu membiarkannya pergi sendiri?
Dia tidak tahu apa pun. Apa yang akan dia lakukan?
Tidak ada yang bisa
berbicara dengan Seo Won lebih baik daripada Boo Cheon.
Mereka bahkan memiliki anak.
Aku tidak bertanya sebaik apa hubungan mereka.
Bukan itu intinya.
Kita harus mencegah Yoon Seo Won berbicara.
Astaga.
"Boo Cheon"
Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif...
Tidak ada satu pun pria
yang kusukai di Mooshimwon.
Nomor yang Anda tuju
sedang tidak aktif...
Dia masih belum menjawab.
Pasti terjadi sesuatu.
Ibu.
Seo Won tidak akan mengadakan
konferensi pers./- Sungguh?
Kamu sudah berbicara dengannya?
Apa yang membuatnya berubah pikiran?
Aku berusaha keras membujuknya.
Dia bilang tidak akan melakukannya.
Bagus, Boo Cheon.
Tentu saja.
Aku akan menjadi pimpinan.
Ini bukan apa-apa.
Kita masih harus mengurungnya untuk sementara ini.
Ibu, aku sudah membereskannya.
Percayalah kepada anak Ibu.
Astaga, Bu.
Baik.
Ibu memercayaimu
karena kamu sangat yakin.
Kalian tidurlah.
Hei.
Pisau itu...
Aku memerlukannya untuk memohon kepada Seo Won.
Aku sudah mengembalikannya.
Jangan salahkan aku nanti jika pisau itu hilang.
Ayo tidur.
Ibu bisa tenang.
Pil Joo.
Apa Boo Cheon...
"Yoon Seo Won"
Yoon Seo Won berada di Hotel Cheong A.
Dia tidak menjawab teleponnya.
Dia pasti sedang tidur. Kamu tahu jam berapa ini?
Yoon Seo Won.
Yoon Seo Won.
"Mooshimwon"
Apakah berhasil?
Syukurlah. Sudah kuduga.
Dia hanya marah. Dia tidak benar-benar...
Kamu seharusnya menyapa jika berada di sini.
Ini.
Kakek memakainya
sejak hari pertama mendirikan bisnis Cheong A.
Kakek.
Aku berkata kamu lebih suka
menerima saham atau uang tunai.
Tapi dia ingin memberikannya kepadamu.
Jadi, dia mengeluarkannya beberapa hari lalu.
Dia bahkan memintaku melicinkannya
dan memperlakukannya seperti bayi
agar manik-maniknya tidak jatuh.
Banyak sekali permintaannya.
Kamu kecewa karena itu bukan saham?
Tidak, Kakek.
Aku lebih menyukai ini daripada saham.
Tentu saja, aku akan lebih bahagia jika Kakek juga memberiku saham.
Lihat, anak ini sudah menjadi pria dewasa.
Kamu jauh lebih baik daripada ayahmu.
Pak, ada satu hal lagi yang harus Anda katakan kepadanya.
Apa?/- Anda memakai swipoa itu
di depan para pelanggan
hanya agar mereka tidak curiga.
Tapi Anda sudah selesai
menghitung harganya dalam kepala.
Benar.
Kakek bisa menghitungnya dalam kepala lebih cepat.
Kakek masih satu-satunya orang tercepat
yang membaca laporan keuangan Cheong A.
Itu aspek penting yang dibutuhkan pengusaha.
Kamu harus tahu dengan cepat apa yang paling menguntungkan,
lalu berpura-pura tidak tahu apa pun
tanpa ekspresi.
Tanpa ekspresi!
Baik, Kakek.
Aku akan mengingatnya.
Kakek mendirikan bisnis Cheong A saat berusia 19 tahun.
Jadi, kakek rasa swipoa itu berusia 60 tahun, bukan?
Mungkin sekitar 70 tahun.
Benarkah?
No comments yet. Be the first to leave one.