Money Flower (Donkkot / 돈꽃)

Money Flower (Donkkot / 돈꽃)

Download Indonesian Subtitle

Release info

돈꽃 Money Flower E18 180113 id-VIU
돈꽃 Money Flower E17 180113 id-VIU
A Commentary by anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT. Kami hanya menyelaraskannya. Kunjungi vkatchu.wordpress.com

Tags

other
Published on: 2018-01-14
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 17"

Di mana Ha Jung?

Dia sedang tidur di dalam.

Halo, Direktur Jang.

Halo. Tolong bawa anak itu.

Baik, Pak.

Apa yang kamu lakukan?

Aku hanya memintanya menjaga Ha Jung.

Jika kita meninggikan suara,

mungkin dia akan takut.

Kudengar

Pil Joo membawamu kemari

agar kamu bisa membuat keputusan mengenai konferensi pers itu.

Kamu sudah memutuskannya?

Belum.

Apa yang kamu ragukan?

Pernyataanku di depan pers.

Apa yang harus kukatakan kepada pers

untuk menyakiti dirimu dan Eksekutif Jung.

Aku ragu karena tidak bisa memikirkan perkataan itu.

Demi Ha Jung.

Seo Won.

Aku membiarkanmu demi Ha Jung

karena kamu ibunya.

Ini kesepakatan satu kali.

Dan kamu

baru saja menggunakannya.

Boo Cheon.

Sekarang,

ada

alasan

aku harus menjadi pimpinan meski nyawaku taruhannya.

Aku harus menjadi pimpinan seakan hidupku bergantung pada itu.

Aku tidak perlu membiarkan mereka,

yang menghalangiku, hidup.

Seo Won.

Jika aku memohon seperti ini,

bukankah seharusnya cukup?

Haruskah aku

memohon lagi?

Jika kamu menyingkirkan Yoon Seo Won saat itu,

dia pasti tidak akan bisa membuat masalah.

Bagaimana jika wanita hina itu mengadakan konferensi pers

dan menghancurkan Boo Cheon? Apa tindakanmu?

Kamu hanya mencederai kakinya.

Sekretaris Oh, sadarkah

kamu hanya membahayakan Boo Cheon?

Kang Pil Joo tidak menjawab teleponku.

Jemput dia.

Nona Na.

Akhirnya kalung ini

kembali kepada pemilik aslinya setelah 20 tahun.

Hanya ini

benda peninggalan ayahku.

Terima kasih, Nona Na.

Sama-sama,

Pak Jang Eun Cheon.

Bu Icheon

mengenali kalung itu.

Katanya Kakek memberikannya kepada Wakil Pimpinan Jang Soo Man.

Kupikir kamu Jo In Ho,

ternyata kamu Kang Pil Joo.

Lalu kupikir kamu Kang Pil Joo,

ternyata kamu Jang Eun Cheon.

Peringatan kematian Kang Pil Joo.

Aku melihatmu mengadakan peringatan kematian

dengan papan nama Kang Pil Joo.

Saat melihatmu melakukan itu dengan papan namamu,

aku memikirkan penyebabmu

masuk ke sungai saat masih kecil.

Pasti ada

hal buruk dan tercela yang tidak bisa kupahami.

Dan itu belum berakhir.

Itu yang kupikirkan.

Aku akan menarik ucapanku

mengenai hidup bahagiamu.

Apa pun yang kamu katakan,

saat kamu tidak bisa menggunakan nama aslimu,

kamu tidak hidup dengan bahagia.

Aku perlu tahu

aku, Boo Cheon, dan kamu...

Bagaimana kita bertiga

menjadi seperti ini.

Kenapa kamu

menyembunyikan nama aslimu

dan hidup di Cheon A.

Aku percaya aku punya hak

menanyakan itu.

Aku akan memberitahumu,

tapi

jika kamu ingin mendengar kisahku,

kamu harus bersiap-siap.

Kamu harus siap

mendengar

apa pun yang perlu kukatakan.

Kembalilah saat kamu siap.

Aku

siap.

Jadi,

katakan kepadaku.

Pengacara Kang.

Kamu harus menemui Eksekutif Jung sekarang.

Katanya dia menelepon beberapa kali, tapi kamu tidak menjawab.

Kamu sudah menemukan Yoon Seo Won?

Ya. Boo Cheon dalam perjalanan untuk menemuinya.

Kamu membiarkannya pergi sendiri?

Dia tidak tahu apa pun. Apa yang akan dia lakukan?

Tidak ada yang bisa

berbicara dengan Seo Won lebih baik daripada Boo Cheon.

Mereka bahkan memiliki anak.

Aku tidak bertanya sebaik apa hubungan mereka.

Bukan itu intinya.

Kita harus mencegah Yoon Seo Won berbicara.

Astaga.

"Boo Cheon"

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif...

Tidak ada satu pun pria

yang kusukai di Mooshimwon.

Nomor yang Anda tuju

sedang tidak aktif...

Dia masih belum menjawab.

Pasti terjadi sesuatu.

Ibu.

Seo Won tidak akan mengadakan

konferensi pers./- Sungguh?

Kamu sudah berbicara dengannya?

Apa yang membuatnya berubah pikiran?

Aku berusaha keras membujuknya.

Dia bilang tidak akan melakukannya.

Bagus, Boo Cheon.

Tentu saja.

Aku akan menjadi pimpinan.

Ini bukan apa-apa.

Kita masih harus mengurungnya untuk sementara ini.

Ibu, aku sudah membereskannya.

Percayalah kepada anak Ibu.

Astaga, Bu.

Baik.

Ibu memercayaimu

karena kamu sangat yakin.

Kalian tidurlah.

Hei.

Pisau itu...

Aku memerlukannya untuk memohon kepada Seo Won.

Aku sudah mengembalikannya.

Jangan salahkan aku nanti jika pisau itu hilang.

Ayo tidur.

Ibu bisa tenang.

Pil Joo.

Apa Boo Cheon...

"Yoon Seo Won"

Yoon Seo Won berada di Hotel Cheong A.

Dia tidak menjawab teleponnya.

Dia pasti sedang tidur. Kamu tahu jam berapa ini?

Yoon Seo Won.

Yoon Seo Won.

"Mooshimwon"

Apakah berhasil?

Syukurlah. Sudah kuduga.

Dia hanya marah. Dia tidak benar-benar...

Kamu seharusnya menyapa jika berada di sini.

Ini.

Kakek memakainya

sejak hari pertama mendirikan bisnis Cheong A.

Kakek.

Aku berkata kamu lebih suka

menerima saham atau uang tunai.

Tapi dia ingin memberikannya kepadamu.

Jadi, dia mengeluarkannya beberapa hari lalu.

Dia bahkan memintaku melicinkannya

dan memperlakukannya seperti bayi

agar manik-maniknya tidak jatuh.

Banyak sekali permintaannya.

Kamu kecewa karena itu bukan saham?

Tidak, Kakek.

Aku lebih menyukai ini daripada saham.

Tentu saja, aku akan lebih bahagia jika Kakek juga memberiku saham.

Lihat, anak ini sudah menjadi pria dewasa.

Kamu jauh lebih baik daripada ayahmu.

Pak, ada satu hal lagi yang harus Anda katakan kepadanya.

Apa?/- Anda memakai swipoa itu

di depan para pelanggan

hanya agar mereka tidak curiga.

Tapi Anda sudah selesai

menghitung harganya dalam kepala.

Benar.

Kakek bisa menghitungnya dalam kepala lebih cepat.

Kakek masih satu-satunya orang tercepat

yang membaca laporan keuangan Cheong A.

Itu aspek penting yang dibutuhkan pengusaha.

Kamu harus tahu dengan cepat apa yang paling menguntungkan,

lalu berpura-pura tidak tahu apa pun

tanpa ekspresi.

Tanpa ekspresi!

Baik, Kakek.

Aku akan mengingatnya.

Kakek mendirikan bisnis Cheong A saat berusia 19 tahun.

Jadi, kakek rasa swipoa itu berusia 60 tahun, bukan?

Mungkin sekitar 70 tahun.

Benarkah?

More Indonesian subtitles for Money Flower (Donkkot / 돈꽃)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left