The first 200 lines.
Ibu baik-baik saja?
Sakura?
Sulih bahasa: Alph Abu Abu
Episode 4
Kutukan Keluarga Wakasugi
Paket irodori sudah siap.
Silakan minta saya jika Anda ingin menambah nasi.
Permisi.
Selamat datang.
Mas Ryota?
Wato?
Lama tidak bertemu!
Bukannya kau dokter?
Sudah berhenti.
Begitu, ya? Ya, kelihatannya kau baik-baik saja.
Mas Ryota juga sudah menikah, `kan?
Ya.
Ada yang aneh?
Mbak Tachibana!
Dimulai dari mana, ya?
Ya sudah. Tutup mulut, lalu tarik nafas lewat hidung.
...2, 3, 4.
Tahan nafas lalu hitung sampai tujuh.
...2, 3, 4, 5, 6, 7.
Aku sesak!
Lepaskan sampai hitungan kedelapan.
...2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Nah, jadi kesimpulannya...
Kau bertamu ke rumah Minato Anna si mantan artis,
lalu terjadi insiden.
Betul! Betul begitu!
Memikirkannya saja kesal!
Hei, dengar. Dengar!/ Aku dengar.
Waktu itu, Anna sedang membicarakan mantan pacarnya yang aktor.
Lalu, dia menunjukkan cincin berliannya yang diberikannya.
Cantiknya!
Bagus, `kan?
Boleh difoto?
Tentu, tentu! Aku juga difoto, ya!
Bagaimana kelihatannya?/ Bagus!
PIN 1126...1126.
Eh, maaf./ Ah, tidak apa-apa.
Banyak sekali!
Aduh, maaf.
Oh, iya. Aku baru memasang jacuzzi, lo.
Sungguh?
Mau lihat?
Mau!
Sungguh? Mari, mari!
Kemari.
Pancarannya enak sekali setelah yoga.
Besar sekali labunya!
Ini bagus.
Eh? Yang benar, dong.
Merahnya bagus!
Aneh banget, sih.
Kulkasnya seperti apa, ya?
Oh, biasa saja.
Sayang-sayang kalau difoto!
Bu Hatano.
Iya, iya. Aku ke situ!
Coba kita foto pintu masuknya.
Setelah itu, kami ngeteh lagi. Lalu...
Hilang. Cincinku hilang!
Cincinku hilang!
Padahal tadi ada.
Apa ada... yang mencuri?
Tadi ada yang telat ke atas.
Bukan aku, lo!
Bukan aku, lo!
Jahatnya!
Sini ponselnya. 1126, `kan?
Kok bisa tahu?
Cepat lanjutkan.
Dibilang, jahat sekali kan aku dituduh mencuri?!
Hei!
Ini kasus paling bodoh yang aku dapat.
Eh?
Pelakunya Minato Anna.
Yang Bu Hanato lihat itu berlian palsu.
Dia mau mengumpulkan uang asuransi.
Palsu?/ Betul.
Berlian aslinya mungkin disembunyikan.
Tapi mungkin juga dijual.
Tidak, dia itu punya banyak uang, lo!
Dia punya buku saham dan kado pemegang saham.
Saham perusahaan itu bulan kemarin jatuh.
Anna pasti rugi besar.
Tunggu. Jadi di mana berlian palsunya?
Mungkin dia sembunyikan di sofa, `kan?
Di fotonya sekilas menunjukkan itu.
Betul!
Sherlock memang hebat.
Kasus yang bodoh. Ada kasus yang menarik tidak, ya?
Aku butuh bantuan.
Aku dapat kasus mustahil! Hei!
Kumohon! Hei.
Aku Wakasugi.
Salam.
Ini Sherlock.
T-Tunggu, jangan langsung... Maaf, dia agak aneh.
Lewat sini.
Suara apa itu?
Di situ?
Tunggu, tunggu, tunggu!
Sumber kebijaksanaan dan kehidupan kita.
Dewa Luhu, Dewa Luhu.
Semoga Engkau merestui.
Dewa Luhu, Dewa Luhu.
Kami lakukan apa saja agar Dewa Luhu merestui.
Dewa Luhu, Dewa Luhu.
Ibu. Ibu!
Buat apa pengusiran setan ini?
Mengabaikan kutukan itu bisa membuat ruh jahat murka.
Ruh jahat murka...
Siapa?
Ini teman waktu kecil.
Dan itu temannya./ Bukan teman.
Dia detektif konsultan.
Aku ingin dia memeriksa kejadian Sakura.
Oh. Sesukamu saja.
Aku menikah lagi setahun lalu.
Kami tinggal dengan mertuaku di sini.
Aku, istriku Sakura, bersama putraku Daiki.
Kami mendapat bayi, Wakana. Jadi sekarang berlima.
Tiga hari lalu, hal aneh terjadi.
Istriku menggigit lengan Wakana dan meminum darahnya.
Untungnya, bayinya baik-baik saja.
Tapi sejak itu, istriku terus berbaring.
Kenapa dia menggigit bayi itu. Aku tidak paham.
Mertuaku menyalahkan kejadian spranatural.
Supranatural?
Dia kira istriku dirasuki kutukan kelelawar,
lalu berubah menjadi vampire.
Vampire?
Leluhur kami membunuh seluruh kelelawar di gudang.
Katanya, roh yang dendam itu mengutuk istriku.
Aku ingin cari tahu kenapa Bu Sakura meminum darah Wakana.
Kalau ini benar-benar kutukan...
Ngawur saja.
Kelelawar ngamuk, kutukan, vampire?
Hal yang tidak ilmiah.
Hanya spesies kelelawar vampire yang minum darah.
Di Jepang tidak ada.
Leluhur kalian mungkin membunuh kelelawar rumah.
Ruh mereka hanya bisa bergantung.
Membuat orang minum darah? Mana mungkin.
Lalu kenapa dia meminum darah Wakana?
Pasti ada alasan lain.
Apa Mbak Sakura pernah bertingkah aneh?
Aku tidak melihatnya.
Pendeta Luhu, silakan lewat sini.
Pendeta Luhu?
Itu putraku, Daiki.
Daiki, ayo beri salam.
Maaf.
Semenjak adiknya lahir, dia bertingkah begitu.
Permisi.
Jangan dibuka!
Jangan foto-foto!
Maaf, dia tidak punya tata krama.
Kenapa kau gigit anakmu sendiri?
Maaf.
Aku tidak ingat apa-apa.
Kenapa tidak diperiksa saja vampirenya?
Jangan sebut begitu!
Jangan disentuh!
Kau juga jangan sentuh tanganku!
Ada apa?
Pulang sana!
Lo? Tunggu!
Daiki, kenapa kau ini!
Maaf.
Lo?
Aku tidak boleh bertemu Wakana lagi?
Nanti boleh bertemu.
Sekarang, istirahat saja dulu.
Wakana...
Dia terlahir dengan kelainan jantung.
Aku ingin terus bersama dia.
Selain itu...
Bagaimana dengan Daiki?
Tadi aku lihat dia main sendiri.
Sepertinya dia agak murung.
Begitu, ya?
Sudah mau pulang?
Mbak Sherlock?
Permisi.
Kenapa? Mau pulang?
Dia menyuruhku pulang.
Dia?
Maaf.
Daiki, maaf, ya. Orang ini memang aneh.
Sherlock, tunggu sebentar!
Daiki! Hoi!
Dasar bocah, lebih baik tidak ada.
Maaf.
Tak kusangka, kau tidak bisa akur sama anak-anak.
Bukan tidak akur, tapi benci.
Kenapa benci?
No comments yet. Be the first to leave one.