The first 200 lines.
Kau di rumah?
Mau pergi kemana?
Aku mau nonton film.
Yah, pergilah.
Mi-Hee di rumah?
Kenapa?
Jika kalian tidak kemana-mana, mari kita pergi bersama.
Mi-Hee tidak di rumah.
Benarkah?
Sebenarnya aku tidak kemana-mana.
Kalau begitu ayo kita pergi.
Bisakah kau menungguku 5 menit?
Baiklah.
Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubCrews
Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubCrews
Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubCrews
Bagaimana?
Lepaskan ini, terlihat mengerikan.
Dia pergi, dan bilang mau jogging dan berenang.
Dan kemudian dia melihat gunung ini, kan?
Dan, bilang "ini gunung!"
Makan ini.
Itu sangat lucu.
Apa yang kalian berdua lakukan?
Doggie, kemari, kesini.
Jika kau tidak mendengarkanku, Aku akan membuangmu.
Doggies, Doggie.
Kalian berdua sama saja, kalian mempermainkanku.
Aku sudah lama tidak melihatmu.
Terima kasih sudah mengajakku nonton hari ini.
Sebenarnya aku mau mentraktirmu makan malam.
Tapi aku belum gajian.
Saat kita sudah sampai, apa yang kau mau?
Aku yang masak.
Apa?
Apa yang kau mau?
Kau mau membuat makan malam?
Saat kau bertindak, bukankah kau harus memikirkan perasaan orang lain juga?
Apa kita tidak berarti buatmu?
Tidakkah kau lelah seperti itu?
Hentikan mobilnya, aku mau turun.
Bagaimana ini, masakannya tidak banyak.
Tidak apa.
Aku akan makan.
Hmm, ini enak
Haruskah kita minum?
Kau ada minuman?
Akan lebih baik jika Mi-Hee ada di sini.
Halo, ini Kang In-Wook.
Ini Jung Jae-Min.
Ya, bicaralah.
Dimana kau?
Aku ada di rumah.
Tidak buruk.
Maaf, tapi bisakah kau berikan teleponnya ke Lee Soo-Jung tetanggamu?
Sebentar.
Telepon buatmu.
Buatku?
Halo?
Halo?
Kalian tinggal bersama?
Apa?
Aku bercanda.
Kenapa kau mengatakan itu ke orang lain?
Apa yang kau katakan?
Apa maksudmu?
Kau tidak tahu.
Ya.
Aku bilang, aku tidak peduli padamu.
Jadi jangan terlalu dekat denganku di depan orang lain.
Kenapa dia meneleponku mengatakan sesuatu yang sangat konyol, pria itu benar-benar aneh.
Siapa itu?
Halo, apa kau melihat Soo-Jung?
Mi-Hee.
Apa yang kau lakukan di sini?
Kau sudah makan?
Belum.
Masuklah makan bersama kami.
Baiklah.
Begitu aku tidak di rumah, kau menunjukkan sifat aslimu.
Jika tidak makan malam bersamanya, makan malam di rumahnya, sekarang ditambah nonton.
Kenapa kau tidak membaca buku ini?
Malahan kau membasahinya dengan air liurmu.
Jika kau dapat kerja, kau harus cari tempat tinggal sendiri, atau tinggal bersama In-Wook.
Selama kau tidak di sini, aku masih memiliki kesempatan.
Ganteng, dan dia bisa masak juga. Apa yang harus kulakukan?
Nikmati waktu di depan toko kita.
Bagian depan toko mewakili wajah kita.
Ya, saya akan mengingatnya.
Bagaimana proses semuanya?
Kami membuat iklannya sekarang, dan akan diputar di TV.
Siapa yang urus? Perencanaan atau bagian Pemasaran?
Bagian Pemasaran yang bertanggung jawab.
Dan Kang In-Wook akan mengawasinya, jangan khawatir.
Aku tahu, aku akan urus semuanya.
Manajer Jung, kau terlambat.
Maaf.
Kenapa kau terlambat?
Aku ada urusan.
Urusan apa?
Bagaimanapun, aku sibuk.
Apa?
Bagaimana kau bisa begitu kasar pada ketua?
Apa maksudmu kau sibuk? Lebih diperjelas.
Sudahlah.
Bagaimana kabar anda?
Ada apa denganku?
Masuk.
Apa?
Saya menemukan Cho Sang-Bae.
Jadi?
Bukankah anda menyuruh saya mencarinya?
Baiklah.
Sekarang apa yang harus kulakukan dengan Cho Sang-Bae?
Keluar!
Untukmu, baca ini.
Ya.
Tidak peduli apapun, kurasa lebih baik menggunakan nalurimu.
Aku selalu percaya ada cara lain menafsirkannya.
Dengan membaca informasi yang sama.
Jika kau menggunakan nalurimu untuk menafsirkan ini.
Kau akan bisa membaca isi datanya.
Dan itulah yang membedakan bakat.
Cobalah.
Apa yang kau inginkan kali ini? Kau harusnya mengurus masalahmu sendiri.
Tn. Kang In-Wook, kau di bagian mana?
Pemasaran atau Perencanaan?
Kami belum selesai. Bisakah kau keluar dulu.
Tn. Kang In-Wook, kembali ke ruanganmu.
Manajer Jung.
Jika kau mau memanggil staf dari Pemasaran.
Kau harus meminta izinku.
Baiklah, Tn. Kang.
Lain waktu minta izin Manajer Jung sebelum kau menemuiku.
Ada apa denganmu?
Kenapa kau harus marah-marah di depan staf?
Aku memanggilnya tidak ada hubungannya dengan Pemasaran.
Kenapa Kang In-Wook?
Dia sangat cerdas.
Kau punya orang cerdas lain di Departemen Perencanaanmu.
Mereka tidak bisa.
Apa kau di sini karena itu?
Kau ada masalah dengan Kang In-Wook? Kenapa?
Kak, kau menyukai Young-Joo?
Apa?
Aku sudah berpikir, hanya itu alasannya.
Kau ... Dia dia dia tunanganmu. Lupakan itu, aku sibuk.
Jika kau tidak menyukainya, lupakan saja. Aku pergi.
Begitu banyak kali ini?
Ya
Ini aneh.
Kenapa?
Biasanya dia hanya memaket yang diperlukan saja.
Kenapa dia memaket begitu banyak kali ini?
Aku perlu tanda tangan?
Ya.
Apa yang anda lihat?
Tidak ada.
Kau mau kemana?
Makan siang, sudah makan?
Belum.
Kalau begitu kami pergi.
Ayo kita pergi bersama.
Bagaimana presentasinya nanti?
Minggu depan.
Produk itu akan menarik para remaja kali ini.
Siapa yang bertanggung jawab?
Saya.
Hasilnya belum keluar? Kan sudah lama.
Setelah saya menerimanya, saya akan kirimkan ke kantor anda.
Tidakkah kau tahu kalau kerahnya terlalu rendah?
Bukankah lebih baik jika sedikit lebih ke atas.
Saya akan periksa lagi.
Ini suatu kehormatan.
Manajer mau makan siang bersama kami di kafetaria.
Suasananya terasa begitu berbeda.
Seperti tidak ada penghalang di antara tim.
Desain iklan kali ini terlalu kuno,
Kau coba mengakomodasi selera ketua?
Kalian lebih baik memikirkannya lagi.
Bukankah aku menyuruhmu memeriksa bajunya, kenapa begitu lama?
Aku lapar jadi aku makan dulu.
Kau harus pergi makan siang sekarang.
Lalu kenapa kau kembali tidak membawa apapun?
Kau punya otak?
Kau lupa membawa ini.
Terima kasih.
Kau sepertinya tahu Kang In-Wook baik.
Ya, cukup baik.
Bagaimana?
Dia tinggal di sebelahku.
Disebelahmu?
Kau mau aku bawa kemana?
Aku tidak butuh itu sekarang, kembalikan ke gudang.
Kupikir kau menyuruhku membawanya kesini.
Aku harus mengecek dan memastikannya.
Oh ya, sebelum kau pulang hari ini.
Susun kembali catatan dari semua pengunjung.
Baiklah ... Kita akan lihat, siapa yang lebih pintar!
Masuk.
No comments yet. Be the first to leave one.